APTISI Wilayah III DKI Jakarta dan UIJ Sosialisasikan UU Hak Cipta

Masih ditemukannya Plagiasi Karya Ilmiah  Mahasiswa dan Dosen, yang sebenarnya melanggar Undang-Undang Nomor 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, telah mendorong  Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah III Daerah Khusus Ibukota Jakarta, untuk melakukan sosialisasi UU tersebut, dan untuk mensosialisasikannya APTISI menggandeng Universitas Swasta tertua di Indonesia, yang juga memiliki Fakultas Hukum, Universitas Islam Jakarta (UIJ).

Disela acara tersebut Ketua Panitia Seminar, yang juga Dekan Fakultas Hukum UIJ,  Dra Farhana, SH. MH. M.Pdi pada wartawan menjelaskan, bahwa Seminar Nasional tentang Pemahaman UU No.19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta ini,  dalam kaitannya dengan Plagiasi Karya Ilmiah Mahasiswa dan Dosen, kegiatan ini juga sebagai bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan dengan peningkatan pemahaman Hak Cipta diharapkan akan mampu meningkatkan karya ilmiah bagi Mahasiswa dan Dosen itu sendiri, serta diharapkan mahasiswa tidak terjebak pada Plagiat saat menyusun sebuah Karya Ilmiah, sehingga Karya Ilmiah mereka lebih berkualitas, tegasnya.

Sekretaris APTISI Wilayah III DKI Jakarta, Prof. DR. Ir. Raihan, MSi juga menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin APTISI dalam upaya membantu Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta dalam upaya menjembatani Peraturan Pemerintah dan Undang-Undang yang berhubungan dengan Hukum, dimana anggota APTISI Wilayah III DKI Jakarta saat ini ada 350 Perguruan Tinggi, kita ingin menjembatani problema di PTS dan mensosialisasikan peraturan yang berlaku, serta APTISI bersama seluruh anggota ingin mengkritisi peraturan yang tumpang tindih yang selama ini merugikan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, oleh sebab itu melalui kegiatan seperti ini kita berharap akan ada kesamaan persepti antara pengelola PTS dengan Pemerintah, APTISI akan terus memberikan masukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk bersama-sama membantun Pendidikan di Indonesia, khususnya Perguruan Tinggi agar lebih baik, sehingga menghasilkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkualitas, dengan paparan para Pakar dibidang Hukum dan Ha

k Cipta, kita berharap Seminar tentang Undang-Undang nomor.19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, akan mampu meningkatkan kualitas Karya Ilmiah bagi Dosen, papar Prof. Raihan.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.