Kabuparten Pekalongan Promosikan Batik di Anjungan Jateng TMII

Bersamaan dengan kegaitan Lomba Makanan Khas Daerah Jawa Tengah yang digelar di Anjungan Jateng, TMII oleh Pemprov Jateng bersama Paguyuban Warga Jawa Tengah Jabodetabek, Pemerintah Kabupaten Pekalongan didukung Paguyuban Warga Pekalongan (PWP)  Jabodetabek turut memamerkan potensi warga Pekalongan yaitu Batik.

Ketua Paguyuban Warga Pekalongan, Zulaini Soni disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa 10% Warga Pekalongan adalah perantau, yang selama ini telah banyak berkontribusi bagi kemajuan daerah, apalagi mereka sebagian besar adalah pedagang khususnya Batik, sehingga produksi Batik warga Pekalongan dapat terserap ke Pasar di Jabodetabek maupun di kota-kota besar di Indonesia.

Diakuinya warga Pekalongan yang berdagang di Jakarta dan sekitarnya adalah pedagang yang tidak menetap di Jakarta, tetapi mereka adalah perantau yang setelah berdagang pulang kampung, ini berarti uang yang mereka bawa ke Daerah cukup besar, untuk investasi di daerah, seperti membeli tanah serta membangun rumah serta daerahnya, jadi secara ekonomi kontribusi warga Paguyuban di Jabodetabek terhadap Daerah cukup besar, tegasnya.

Saat disinggung akan Produk Kuliner yang ditampilkan, Zulaini mengaku cukup bangga dengan partisipasi dalam Lomba Kuliner Daerah Jawa Tengah ini, kalau tahun lalu dengan menu Sego Megono mampu meraih juara Harapan, kita berharap dalam lomba ini dapat meningkat, dan warga PWP juga telah mengembangkan dengan membuat rumah makan Sego Megono, dan diharapkan Kabupaten Pekalongan disamping dikenal produk Batik juga makanan tradisionalnya, ungkapnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.