DPP LVRI Minta Pancasila Tetap Menjadi Landasan Negara

Menyikapi keberadaan Pancasila yang saat ini kurang dihargai oleh sekelompok masyarakat, bahkan dianggap sebagai hal yang dapat digarisbawahi serta dijadikan subyek belaka, telah menjadi keprihatinan para pejuang kemerdekaan yang kini bersatu dalam wadah Legium Veteran Republik Indonesia.

Menurut Ketua Umum DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Rais Abin bahwa Pancasila dan Perjuangan adalah satu, karena kemerdekaan ini dapat diraih dan Negara ini bisa terbentuk karena Pancasila, kita prihatin ada yang menganggap di era seperti saat ini ada yang menganggap bahwa Pancasila sudah tidak penting, dan mereka mempertanyakan relevansi Pancasila.

Disamping itu Pancasila saat ini juga dianggap sebagai salahsatu pilar kebangsaan, padahal Pancasila merupakan landasan dalam membentuk atau menyusun pilar-pilar yang lain, dan Pancasila tidak sama dengan UUD 45, NKRI maupun Bhineka Tunggal Ika, Pancasila harus jadi acuan bagi pilar yang lain. Pancasila adalah kunci keberhasilan bangsa.

Dengan kondisi tersebut seluruh jajaran LVRI kini akan terus berjuang untuk membangun kembali semangat untuk memahami dan menghayati Pancasila pada seluruh rakyat Indonesia, agar tetap menjungjung tinggi Pancasila sebagai idiologi dan falsafah Negara, veteran saat ini jumlahnya memang terbatas, namun apabila kita sudah mencapai saat daya dan waktu sangat terbatas, namun sampai akhir hayat akan terus berjuang dan menjunjung tinggi Pancasila sebagai kunci utama keberhasilan bangsa, serta sebagia Dasar Negara, sehingga kedepan diharapkan akan muncul generasi penerus yang lebih memahami dan menghayati Pancasila, papar Rais Abin.

Hal senada juga diungkapkan Pakar Sejarah Yudi Latif yang juga sebagai pembicara Seminar, bahwa nilai-nilai luhur yang ada pada Pancasila, saat ini sudah mulai berkurang, bahwa dengan kemajemukannya bangsa ini bisa terbentuk, namun dalam perkembangannya nilai-nilai luhur tersebut gagal diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, dan gagal diterapkan dalam kebijakan Negara;  ke lima nilai  tersebut ada kemerosotan  dimana rasa toleransi antar agama juga sudah berkurang, demikian juga nilai kemanusiaan yang adil dan beradap juga sudah luntur.

Oleh  sebab itu kita harus bisa menunjukkan kembali keyakinan¸ bahwa Pancasila  merupakan pandangan hidup yang cocok bagi bangsa ini, serta kebijakan Negara seperti Undang-Undang dan Peraturan Daerah harus selaras dengan Pancasila, tegas Yudi Latif.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.