Pergelaran Wayang Kulit UNIDRA, Dengan Ceritera Seri Banjaran Bima

Sebagaimana tradisi seusai menggelar acara Wisuda, Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) mengadakan Pergelaran Wayang Kulit, pertunjukan Kesenian Tradisional dengan ceritera Banjaran Bima Rabi tersebut di pergelarkan oleh  Dalang Ki Bayu Aji.

Disela acara tersebut, Rektor UNINDRA Prof DR H Sumaryoto pada wartawan menjelaskan, bahwa pegelaran Wayang Kulit ini sebagai bukti nyata UNINDRA dalam melestarikan dan mengembangkan Budaya asli Indonesia, khususnya daerah Jawa Tengah, jadi bukan sekedar slogan belaka, tetapi kongkrit bahwa jajaran UNINDRA turutserta melestarikan Wayang Kulit.

Diakuinya pergelaran ini juga sebagai bentuk pengabdian masyarakat, sebagaimana tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi, karena kita disamping memberikan hiburan warga yang berkunjung di TMII, juga melestarikan kesenian daerah, dimana untuk penabuh gamelan juga melibatkan para dosen, ini membuktikan bahwa kita bukan sekedar melestarikan tetapi juga mengembangkan seni tradisi masyarakat Indonesia.

UNESCO telah mengakui bahwa Wayang merupakan warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia, sangatlah menyedihkan jika dunia sudah mengakui, tetapi kita sendiri justru tidak peduli atau menelantarkan begitu saja, oleh sebab itu kita berharap Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta seluruh komponen bangsa agar memiliki kepedulian dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah, khususnya Wayang Kulit, paparnya.

Sementara saat disinggung akan ceritera Seri Banjaran Bima kali ini, H Sumaryoto menegaskan, bahwa ceritera ini, nantinya akan menceriterakan hingga berdirinya kerajaan Indraprasta, sehingga akan mengingatkan kita pada berdirinya Universitas Indraprasta PGRI, karena pada September 2013 UNINDRA akan menggelar Dies Natalis ke IX. Jadi kita ingin meningkatkan kepedulian jajaran UNINDRA agar lebih baik lagi dalam meningkatkan proses akademik di Unindra, tegasnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.