KLH Minta Universitas Trilogi Turut Selamatkan Lingkungan

Pekan Lingkungan Indonesia 2013 yang digelar juga dalam memperingati Hari Lingkungan Indonesia yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Hal A JHCC Jakarta¸ kali ini mengusung tema “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi Untuk Selamatkan Lingkungan”.

Ketua panitia PLI 2013 yang Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup, Ilyas Asaad, di Jakarta, menegaskan, bahwa tema tersebut sengaja diusung untuk membuka kesadaran masyarakat atas pentingnya menyikapi pemanfaatan sumberdaya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara bijak.

Menurutnya perilaku konsumsi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhannya, 49,3 persen berupa bahan makanan yang berasal dari luar daerahnya, kndisi ini tentunya akan memberikan dampak bagi lingkungan seperti meningkatnya emisi karbon kegiatan pengangkutan bahan makanan dari daerah asal ke tempat tujuan. Hasil studi Kementerian Lingkungan Hidup pada 2012 menunjukkan indeks perilaku peduli lingkungan masih berkisar pada angka 0,57 dari angka mutlak satu, hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat belum berperilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, paparnya.

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya dalam sambutannya juga menegaskan, bahwa Masyarakat perlu mengurangi sampah hasil konsumsi. Karena limbah hasil konsumsi bahan makanan dari tahun ke tahun menjadi ancaman bagi peningkatan gas rumah kaca, pemanasan global, dan perubahan iklim.

Menurutnya persoalan lingkungan tidak dapat dilihat sebagai suatu hal yang berdiri sendiri, namun sangat terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya. perubahan perilaku melalui gaya hidup, tentu saja mengubah pola ekstraksi sumber daya alam dan energi. Untuk itu manusia didorong untuk tidak menggunakan sumber daya alam secara berlebihan, tegas Balthasar.

Sementara seusai melakukan penandatanganan MOU antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan Universitas Trilogi serta Yayasan Damandiri, Rektor Universitas Trilogi,DR. Subiakto Tjakrawerdaya pada wartawan menegaskan, bahwa sebagaimana program KLH untuk melakukan penghematan dan mengubah perilaku pola konsumsi masyarakat, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat, sebagaimana program Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Trilogi.

Kalau saat ini konsumsi beras yang terbuang mencapai 30%, kalau jumlah tersebut bisa diselamatkan berarti stok pangan juga meningkat 30%, ini sangat membantu pemerintah karena untuk menaikkan produksi beras seperti saat ini sangat sulit, maka kalau yang terbuang bisa diselamatkan atau dihemat, maka kebutuhan pangan akan tercukupi dan rakyat semakin sejahtera. Universitas Trilogi sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki komitmen dalam mencetak Sarjana Teknopreneur, juga akan berupaya mencetak para Sarjana Teknopreneur yang sadar lingkungan, paparnya.

Selain itu dilakukan pula penandatangan nota kerja sama tripatrit antara Kementerian Lingkungan Hidup, Yayasan Dana Sejahtera Mandiri tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Percepatan Pencapaian MDGs. PLI 2013 ini memang mengusung konsep zero waste event. Selama kegiatan berlangsung panitia berupaya agar tidak sedikitpun sampah keluar dari lokasi. Saat penutupan PLI akan disampaikan jumlah sampah yang dihasilkan dan hasil pengolahan sampah tersebut dapat dihitung nilai ekonominya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.