PPM Kota Administrasi Jakara Timur Gelar Muscab Ke VIII

Setelah Ketua Mada DKI H Lulung A Lunggana terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) dan Markas Daerah PPM Provinsi DKI Jakarta mempercepat Musda, kini kepengurusan Markas Cabang PPM di 5 Wilayah Kota se-DKI Jakarta juga mempercepat Muscab, dan bertempat di Aula Kodim 0505 Kota Administrasi Jakarta Timur Mada PPM Kota Jakarta Timur menggelar Musyarawan Daerah yang ke VIII, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim 0505 Jaktim, Letkol Armed Kamin Tohari.

Dalam sambutannya, Dandim meminta pada seluruh jajaran PPM Kota Jakarta Timur untuk dapat memegang teguh Sumpah Prasetya, dengan meneladani nilai-nilai kejuangan yaitu rela berkorban untuk bangsa dan Negara, dengan kondisi bangsa seperti saat ini maka PPM Jakarta Timur harus dapat berkarya membantu masyarakat, pintanya.

Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto juga berharap akan peranserta PPM dalam membangun Kota Administrasi Jakarta Timur, sebagai Putra-Putri Pejuang dengan karakter nilai-nilai kejuangan, agar senantiasa membela kebenaran, sebagai kepala Pemerintahan Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto juga memuji akan kepengurusan Markas Cabang yang telah mampu mengemban tugas. sebagai organisasi Kader yang terus mencetap calon pemimpin bangsa,  hendaknya dalam Muscab ini akan dapat memilih Ketua PPM yang baru, serta menyusun kepengurusan yang akan dapat membawa organisasi menuju PPM yang maju dan terus berjuang untuk bangsa, pintanya.

Ketua PPM Kota Jakarta Timur H.T Damanik dalam laporannya menegaskan, bahwa Muscab PPM ini digelar dengan biaya sendiri, baik dari pengurus maupun dana organisasi, dan PPM tidak mengeluarkan proposal karena kita sanggup membiayai sendiri, dan PPM bukan ormas preman yang sering memalak kesana kemari, namun PPM adalah organisasi pemuda yang tetap konsisten dalam mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 serta membangun bangsa dan Negara, tegasnya.

Hal senada Ketua Markas Daerah PPM Provinsi DKI Jakarta Saharuddin S. Ip juga mengaku siap mempertahankan NKRI, dalam sambutannya Caleg DPRD DKI dari PPP Dapil Jakarta utara ini juga menekanka bahwa PPM adalah organisasi non politik, namun demikian PPM memberikan kesempatan anggotanya untuk mencalonkan diri menjadi caleg dari partai manapun juga, itu adalah hak masing-masing anggota, oleh sebab itu menyambut Pemilu 2014 mendatang seluruh anggota PPM hendaknya dapat membantu pemerintah untuk mensosialisasikan Pemilu agar menggunakan hak pilihnya.

Saat disinggung akan demo ke Komnas HAM beberapa waktu lalu, Saharuddin mengaku prihatin dengan keberadaan Komnas HAM, karena saat sipil terbunuh maka Komnas HAM kerja keras untuk mengungkap hal tersebut dengan menyudutkan TNI/POLRI sementara jika yang korban adalah militer maka Komnas HAM justu pada tidur dan tiak mau tahu dengan kejadian tersebut, ungkapnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.