Motivasi Training Arief Dahsyat, Gugah Semangan Siswa SMKN 22 Jakarta Hadapi UN

Beberapa hari menjelang Ujian Nasional SMA/K diwilayah DKI Jakarta, seluruh siswa-siswi Kelas 12 SMKN 22 Jakarta memperoleh motivasi dari Arief Dahsyat, sehingga diharapkan para siswa akan lebih siap menghadapi UN secara mental spiritual, dan tidak lagi menganggap Ujian Nasional sebagai momok yang menakutkan.

Diakui Wakil Humas SMKN 22 Jakarta, Drs H.M. Yahya Siregar, bahwa motivasi tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, apa yang dilakukan oleh Arie Dahsyat telah mampu memberikan dorongan moril pada anak didik, sehingga para siswa sudah tidak lagi tekut menghadapi UN, tetapi justru sebaliknya mereka antusias menyambut UN dan ingin meraih nilai tinggi, Karena dengan Ujian Nasional tersebut akan membawa mereka kejenjang pendidikan tinggi, serta meraih cita-cita.

Lebih jauh HM Yahya juga menjelaskan, bahwa selama Kepala Sekolah dijabat oleh Drs. Eko Wahyu Wibowo prestasi siswa sangat maju, kepemimpinan beliau telah menghantarkan anak didik menjuarai beberapa kegiatan lomba, baik ditingkat Kota maupun Provinsi, bahkan salahsatu siswa SMKN 22 Jakarta, yaitu Dina Chaerani¸ mampu menjadi juara 2 Duta Plan se Indonesia, sehingga Dina Chaerani yang juga pernah juara 1 Debat B.Inggris tingkat DKI Jakarta tersebut, menjadi Duta Pelajar Indonesia dan diundang ke Bali mengikuti Konfrensi tingkat dunia, mewakili Pemerintah Indonesia. Dan saat Pengusaha Nasional Aburizal Bakrie hadir di SMKN 22 Jakarta beberapa hari lalu, Dina Chaerani juga diberi kesempatan untuk belajar gratis di Universitas Bakrie hingga Sarjana,

Disamping itu beberapa siswa seperti Reza Pratama juga mampu menjadi juara II lomba Web Design, tingkat Provinsi DKI Jakarta, dan saat disertakan ditingkat Nasional mampu menjuarai lomba tersebut sebagai juara I, saat Lomba Kompetensi Siswa tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur beberapa siswa juga meraih prestasi menggembirakan, dimana  Putri Humairoh juara III Akutansi, Frdayanti juara III Administrasi Perkantoran, Siti Nurjahan Juara II Pemasaran, Nurman Juara III TKJ Sofware, mereka akan ikut lomba tingkat Provinsi dan diharapkan mereka akan mampu menjadi terbaik dalam lomba tingkat Provinsi,  sehingga akan mengikuti LKS tingkat Nasional, yang pasti sekolah akan memberikan bimbingan khusus pada pemenang dan peserta Lomba Kempetasi Siswa tersebut.

Saat disinggung akan adanya pemberitaan disalahsatu media tentang adanya pungutan sumbangan pendidikan siswa di SMKN 22 Jakarta, H.M. Yahya Siregar menegaskan, bahwa sebagaimana Keputusan Gubernur akan Program Wajib Belajar 12 tahun, di SMKN 22 Jakarta sudah tidaklagi memungut uang sumbangan pendidikan, demikian juga uang kegiatan lain seperti Perpisahan dan Stady tour, karena perpisahan akan digelar sederhana di halaman sekolah, kalau mungkin ada siswa ingin menggelar Karya Wisata itu adalah kegiatan siswa kelas 12, dan sekolah atau guru tidak akan terlibat didalamnya, ungkapnya tegas.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.