Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

PPM Kota Administrasi Jakara Timur Gelar Muscab Ke VIII

Setelah Ketua Mada DKI H Lulung A Lunggana terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) dan Markas Daerah PPM Provinsi DKI Jakarta mempercepat Musda, kini kepengurusan Markas Cabang PPM di 5 Wilayah Kota se-DKI Jakarta juga mempercepat Muscab, dan bertempat di Aula Kodim 0505 Kota Administrasi Jakarta Timur Mada PPM Kota Jakarta Timur menggelar Musyarawan Daerah yang ke VIII, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim 0505 Jaktim, Letkol Armed Kamin Tohari.

Dalam sambutannya, Dandim meminta pada seluruh jajaran PPM Kota Jakarta Timur untuk dapat memegang teguh Sumpah Prasetya, dengan meneladani nilai-nilai kejuangan yaitu rela berkorban untuk bangsa dan Negara, dengan kondisi bangsa seperti saat ini maka PPM Jakarta Timur harus dapat berkarya membantu masyarakat, pintanya.

Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto juga berharap akan peranserta PPM dalam membangun Kota Administrasi Jakarta Timur, sebagai Putra-Putri Pejuang dengan karakter nilai-nilai kejuangan, agar senantiasa membela kebenaran, sebagai kepala Pemerintahan Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto juga memuji akan kepengurusan Markas Cabang yang telah mampu mengemban tugas. sebagai organisasi Kader yang terus mencetap calon pemimpin bangsa,  hendaknya dalam Muscab ini akan dapat memilih Ketua PPM yang baru, serta menyusun kepengurusan yang akan dapat membawa organisasi menuju PPM yang maju dan terus berjuang untuk bangsa, pintanya.

Ketua PPM Kota Jakarta Timur H.T Damanik dalam laporannya menegaskan, bahwa Muscab PPM ini digelar dengan biaya sendiri, baik dari pengurus maupun dana organisasi, dan PPM tidak mengeluarkan proposal karena kita sanggup membiayai sendiri, dan PPM bukan ormas preman yang sering memalak kesana kemari, namun PPM adalah organisasi pemuda yang tetap konsisten dalam mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 serta membangun bangsa dan Negara, tegasnya.

Hal senada Ketua Markas Daerah PPM Provinsi DKI Jakarta Saharuddin S. Ip juga mengaku siap mempertahankan NKRI, dalam sambutannya Caleg DPRD DKI dari PPP Dapil Jakarta utara ini juga menekanka bahwa PPM adalah organisasi non politik, namun demikian PPM memberikan kesempatan anggotanya untuk mencalonkan diri menjadi caleg dari partai manapun juga, itu adalah hak masing-masing anggota, oleh sebab itu menyambut Pemilu 2014 mendatang seluruh anggota PPM hendaknya dapat membantu pemerintah untuk mensosialisasikan Pemilu agar menggunakan hak pilihnya.

Saat disinggung akan demo ke Komnas HAM beberapa waktu lalu, Saharuddin mengaku prihatin dengan keberadaan Komnas HAM, karena saat sipil terbunuh maka Komnas HAM kerja keras untuk mengungkap hal tersebut dengan menyudutkan TNI/POLRI sementara jika yang korban adalah militer maka Komnas HAM justu pada tidur dan tiak mau tahu dengan kejadian tersebut, ungkapnya.

Delegasi Jordania Kunjungi UIA

Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) sebagai salahsatu Lembaga Perguruan Tinggi yang memiliki jaringan dengan universitas Islam di beberapa negera di dunia, beberapa waktu lalu menerima kunjungan dari Delegasi Negara Jordania dan Taek Yeung University Korea. Kehadiran delegasi tersebut sebagai upaya menindaklanjuti kerjasama antar Universitas.

Dalam sambutannya, Rektor UIA, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA dalam kesempatan tersebut juga memperkenalkan lebaga pendidikan yang dipimpinnya, mulai dari TK, SDI hingga , Universitas Islam As-Syafi’iyah serta Pesantren Khusus Yatim dan Pesantren Putri, lembaga pendidikan yang dipimpinnya telah mampu melahirkan pemimpin bangsa dan tersebar di beberapa lembaga pemerintah maupun swasta.

Sementara saat disinggung akan kegiatan Konferensi Internasional tentang Islam, Peradaban, dan Perdamaian, yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta beberapa hari lalu, Prof Hj. Tutty Alawiyah AS pada wartawan menegaskan, bahwa Konferensi tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi, yang pertama,  mengajak dunia Islam terus meningkatkan pemahaman tentang Islam sebagai rahmatan li al-'alamin melalui pendidikan, dakwah, pelatihan, buku-buku, publikasi, dan media.

Kedua, mengajak dunia Islam untuk terus-menerus membangun dialog antara berbagai mazhab pemikiran dalam Islam, agama, budaya, dan peradaban yang sejalan dengan Sunah Nabi Muhammad SAW seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Ketiga, mendorong semua organisasi Islam untuk memanfaatkan sumber daya mereka dan pengaruhnya untuk menyebarluaskan perdamaian yang di bangun di atas dasar keadilan, pemahaman, dan harmoni serta mendukung resolusi damai.

Keempat, menarik semua bangsa untuk menghargai dan menghormati agama dan keyakinan, sesuai pesan Tuhan dan Para Rasul, dan menjamin kebebasan yang bertanggung jawab mengenai hal-hal yang bisa berdampak negatif dan tidak diinginkan pada masyarakat.

Kelima, mengundang dunia Islam untuk memanfaatkan media modern dan komunikasi teknologi agar pengajaran Islam lebih menarik dan menyebarkan pesan keadilan, perdamaian, cinta, dan harmoni.

Keenam, menarik semua bangsa untuk memanfaatkan dan berbagi sumber daya yang tersedia dan semua cara yang mungkin untuk memperkuat peran pendidikan dalam memberdayakan masyarakat dan kualitas generasi muda. Ketujuh, mendorong dunia Islam untuk memperkuat kerja sama antar pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat untuk memaksimalkan infrastruktur ekonomi Islam seperti wakaf, zakat, sedekah, serta perbankan dan bisnis syariah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.

Kedelapan, mendorong dunia Islam untuk mendirikan lembaga Zakat dan Takaful berskala dunia yang akan digunakan untuk pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia Muslim. Dan terakhir, mengajak dan mendorong dunia Islam untuk mengadopsi berbagai rekomendasi konferensi dan mencari cara yang tepat untuk merealisasikannya, tegas Ketua Umum BKMT yang juga Ketua IMWU.

H. Akhmad Murtado Buka Pekan Olah Raga Pondok Pesantren Provinsi DKI Jakarta

Bertampat di Gelanggang Olahraga New Center Otista Jakarta Timur, Kepala kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta  H. Akhmad Murtado secara resmi membuka acara Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Daerah (POSPEDA) Prov. DKI Jakarta.

Didepan para wartawan, H. Akhmad Murtado mengaku kegiatan ini merupakan persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional, dimana para pemenang akan mewakili DKI Jakarta untuk tingkat nasional (POSPENAS), peserta kali ini adalah seluruh pondok pesantren yang ada diwilayah DKI Jakarta, kegiatan ini digelar mulai tanggal 2 hingga tanggal 5 April, kita berharap akan mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik, sehingga DKI Jakarta akan mampu menjadi juara umum, papar Kakanwil Kemenag.

Hal senada juga diungkapkan Kabid Pengembangan Olahraga Dinas Olahraga dan Pemuda Pemprov. DKI Jakarta Syahrizal Jamil bahwa Disorda mendukung penuh kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Daerah Prov. DKI Jakarta ini, Pospeda yang kini digelar merupakan panggung olahraga bagi para santri, untuk membuktikan bahwa santri juga memiliki kemampuan dalam bidang olahraga, dengan diikuti oleh para santri dari beberapa pesantren di Jakarta, juga diharapkan akan meningkatkan silaturahmi para santri maupun pengelola pondok pesantren, tegas Syahrizal.

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Lepas 911 Wisudawan Diisi Orasi Ilmiah Gubernur Jokowi

Sebagaimana tradisi dalam melepas mahasiswa yang telah menyelesaikan program akademik, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, menggelar acara Wisuda, wajah ceria terpancar dari wisudawan maupun keluarganya ditengah acara Wisuda. Dan dalam orasi ilmiahnya ditampilkan Mantan Pengusaha Mebel yang kini menjadi Gubernur DKI Jakarta Ir. H Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prof. DR. H. Sunarto, MSi bahwa wisuda kali ini merupakan upacara Wisuda ke 52, dengan melepas 911 Sarjana dan Magister, mereka akan segera mengabdikan diri ketengah masyarakat, sesuai ilmu yang telah diraih disini, kami mengucapkan terimakasih pada orang tua wisudawan yang telah mempercayakan pada Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Sehingga mereka kini sudah menjadi Sarjana.
  
Prof. Sunarto juga mengaku, bahwa dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, kini Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) tengah menyelesaikan pembangunan Gedung Perkuliahan 6 lantai di kawasan Bintaro termasuk gedung Laboratorium dan studio terpadu, semua dibangun dengan konsep gedung pendidikan Modern, sehingga akan mendukung peran Universitas Moestopo (Beragama) dalam mencetak Sarjana-sarjana yang bermutu dan berdaya saing tinggi, tegasnya.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Jokowi dalam orasi ilmiah memaparkan, dihadapan 911 wisudawan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), mengaku tidak ingin menyebutnya sebagai orasi, tetapi lebih memilih memberikan sambutan, salah satu yang ditekankan Jokowi adalah tentang kemandirian dan kewirausahaan.

Gubernur DKI Jakarta, Mantan Walikota Solo yang sebelumnya adalah Pengusaha dibidang Furniture tersebut, meminta pada seluruh alumni untuk dapat membuka lapangan kerja, menurut Jokowi di Jakarta ini sangat terbuka untuk berwirausaha¸ peluang sangat terbuka silahkan membuka usaha, pemerintah daerah akan mempermudah perijinan, tegasnya.

Jokowi juga meminta agar wisudawan memiliki keberanian, kalau ingin berwirausaha yang penting mulai dulu, jangan memikirkan nanti laku apa tidak, rugi atau untung, yang penting buka usahanya lalu cari jalan dan solusinya, demikian juga kalau gagal jangan putus asa, cari jalan terbaik, karena kalau usaha furniture gagal lalu ganti usaha makanan, setahun gagal ganti usaha yang lain, berarti anda ibarat sekolah di TK terus, ngak naik-naik, padahal prosesnya dari TK naik ke SD, SMP, SMA baru kuliah, sehingga bisa jadi Sarjana, demikian juga kalau berusaha harus yakin, “saya dari usaha furniture setahun  memasarkan ke Kota-kota besar di Indonesia, dua tahun Ekspor ke Singapura kemudian berkembang melakukan ekspor ke negara Asia dan Eropa kemudian Amerika”, paparnya.

Kalau pengen sukses jangan niru-niru dan jangan kerja biasa-biasa saja,  harus memiliki kelebihan, dahulu saya kerja dari subuh hingga tengah malam, bahkan terkadang dari subuh sampai ke subuh lagi, kalau ada yang niru usaha saya ya… silahkan saja, kita tidak boleh takut ditiru, bahkan saya mempersilahkan orang lain meniru, tapi saya selalu melakukan terobosan baru, jadi tidak mungkin orang yang meniru bisa lebih sukses dari yang ditiru,sekalilagi saya berpesan, kalau usaha harus punya kelebihan dan jangan biasa-biasa saja, papar Jokowi.

Bantuan Ambulance Hary Tanoesoedibjo Diharapkan Tingkatkan Kinerja DPD Partai Hanura

Ketua Dewan Pertimbangan Partai, Hary Tanoesoedibjo. Beberapa waktu lalu menyerahkan bantuan 34 Ambulance ke DPP Partai Hanura, dimana ambulance tersebut akan diteruskan ke 33 Provinsi untuk dipergunakan seluruh DPD Partai Hanura dalam mendukung program kerja DPD, khususnya dibidang kesehatan dan pengabdian masyarakat, menurut Politisi Partai Hanura Sholihin Syam SE, MM hal tersebut sebagai bukti keseriusan Hary Tanoesoedibjo dalam membesarkan Partai Hanura, sebagai Kader Partai Hanura kami mendukung langkah tersebut, paparnya.

Lebih lanjut Sholihin Syam meyakini, dengan posisinya Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai, akan membawa pengaruh signifikan bagi Partai Hanura, khususnya di DKI Jakarta pada Pemilu 2014 mendatang, karena masuknya Pak Hary Tanoe telah menjadi energy baru bagi perjuangan partai.

Saat disinggung akan masuknya Tokoh – tokoh nasional lainnya seperti Lily Chodijah Wahid dan Yusuf Supendi ke Partai Hanura, Sholihin Syam mengaku mengapresiasi keputusan politik mereka, karena Partai Hanura adalah satu-satunya partai politik yang bersih dari korupsi dan konsisten dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Pihaknya yakin  bergabungnya Lily Wahid dan Yusuf Supendi diyakini akan mampu meningkatkan citra dan elektabilitas partai Hanura, “ya.. kami bersyukur dan berterimakasih atas keputusan politik yang diambil Ibu Lily Wahid dan pak Yusuf Supendi, bergabungnya kedua tokoh ini saya yakin akan menambah kekuatan Partai Hanura dalam Pemilu 2014 dan Pilpres mendatang”, tegasnya.

Pengurus DPP Partai Hanura yang berdomisili di Jakarta Selatan ini saat disinggung akan pencalegkannya mengaku akan tampi di Dapil Jakarta VII yaitu dari Jakarta Selatan untuk menuju kursi DPRD DKI Jakarta, bahkan bersama 270 bacaleg Partai Hanura DKI Jakarta telah mengikuti proses seleksi dan wawancara, mereka ada yang dari internal partai Hanura maupun dari partai lain, namun karena yang akan tampil hanya 106 caleg, oleh sebab itu dirinya meminta kepada yang belum berkesempatan tampil untuk tetap berjuang bersama partai Hanura, dan yang akan maju serta nantinya masuk dalam daftar calon tetap agar berjuang bersama untuk memenangkan partai Hanura, jangan sampai ada yang saling menjelekkan atau saling menghujat sesama caleg Hanura, karena dengan suara terbanyak dan bukan nomor urut,  marilah bersaing dengan jujur untuk meraih suara bagi Partai Hanura di Pemilu 2014 mendatang, mari bekerja dan kerja keras untuk kepentingan partai Hanura, ajak Sholihin Syam yang juga Bacaleg Jakarta Selatan VII ini.

Paguyuban Frequensi 143.740, Aliansi Indonesia dan Hj Nirma Destiana SH Peduli Yatim dan Dhuafa

Keberadaan anak-anak Yatim Piatu dan kaum dhuafa bukan saja menjadi tanggung jawab Pemerintah semata, namun perlu adanya tanggung jawab sosial seluruh komponen masyarakat yang ada, oleh sebab itu dalam upaya membantu mereka Paguyuban Freq 143.740 MHz menggandeng LSM Alian Indonesia, dan Anggota DPRD DKI  Hj Nirma Destiana SH serta donatur lain, untuk meringankan beban anak yatim serta kaum dhuafa.

Anggota  DPRD Provinsi DKI Hj Nirma Destiana SH disela acara tersebut menjelaskan, bahwa santunan 80 anak yatim dan 40 dhuafa ini adalah kegiatan sosial dari Paguyuban Frequensi 143.740 M.Hz dalam mengisi hari jadinya yang ke 16, dan kegiatan seperti ini perlu didukung terus oleh semua pihak, sebagai warga RW.04. Kelurahan Duku, pihaknya berharap kegiatan santunan seperti ini dapat seringkali digelar untuk membantu anak yatim dan kaum dhuafa, kalau saat ini yang menggelar bantuan sosial dari , Paguyuban Frequensi 143.740 MHz, kita berharap akan ada ormas atau LSM lain dapat saling berbagi pada mereka yang kurang beruntung secara ekonomi ini. 

Kepada Paguyuban Freq 143.740 MHz anggota Komisi A DPRD DKI ini juga berharap dapat seringkali menggelar pertemuan di darat untuk kegiatan sosial, dan pihaknya siap mendukung karena apa yang dilakukan sangat bermanfaat bagi masyarakat, sementara pada anak-anak Yatim piatu, Hj Nirma Destiana SH meminta untuk tegar dalam menghadapi kehidupan dan tetap semangat dalam belajar, sehingga kelak dapat menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan Negara, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan  Ketua Umum LSM Alian Indonesia, H Djoni Lubis, pihaknya  mendukung upaya  Paguyuban Frequensi 143.740 MHz,  dalam kegiatan santunan dan membangun silaturahmi ini, dan dirinya berharap Paguyuban ini dapat bersama-sama dalam mencegah dan memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta Narkoba dan Terorisme di Indonesia.

Diakuinya LSM Aliansi Indonesia kini terus bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat agar turutserta melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kinerja aparatur pemerintah, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa, bebas dari Korupsi, tegas H Djoni Lubis

Sementara Ketua Paguyuban Freq 143.740, Heri Rusmono seusai menyerahkan santunan dan memotong kue ulang tahun menjelaskan, kegiatan bhakti sosial santunan anak yatim dan dhuafa ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi sesama anggota, diakuinya mereka adalah dari anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Jakarta Timur, namun ada juga dari komunitas lain tapi semua disini sama-sama ingin bersatu dan berkomunikasi dengan baik penuh kekeluargaan.

Heri juga mengaku bahwa santunan yatim dan dhuafa adalah kegiatan rutin Paguyuban, bahkan tahun lalu seluruh jajaran Paguyuban telah melakukan kegiatan bedar Musholla, dimana bangunan Musholla yang sudah rusak kita bongkar dan bangun kembali, ungkapnya.

Isi Kegiatan Resses, H Rukun Santoso Sambangi Warga Pejaten Barat

Sebagaimana biasa dalam mengisi reses, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Hanura ini berkunjung ke konstituennya di wilayah Jakarta Selatan, dan saat Sinar Pagi turut dalam acara tersebut, H Rukun Santoso didampingi Ormas Rukun Community Centre (RCC) melakukan kunjungan ke warga RT.06/ RW. 04 Kelurahan Pejaten Barat.

Antusias warga terlihat cukup bagus, sebelum Politisi DPP Partai Hanura yang kini dipercaya sebagai Ketua Bidang BUMN dan UKM sampai di lokasi, terlihat warga sudah memenuhi kediaman salahsatu tim RCC, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak hingga anak muda.

Taksedikit diantara mereka mengeluarkan keluhan yang selama ini dialami, baik dibidang Kesehatan, Pendidikan maupun keluhan kinerja Pemerintah Daerah, bahkan seorang bapak yang ingin melakukan operasi Katarak memohon bantuan agar dibantu hingga perijinan ke Rumah Sakit.

Seusai acara, Anggota Dewan yang terpilih dari daerah pemilihan Jakarta Selatan yang juga siap maju pada Pemilu 2014 di Dapil Jakarta Selatan VIII ini pada wartawan menjelaskan,  bahwa kehadirannya di Pejaten Barat ini adalah dalam upaya menyerap berbagai aspirasi dan informasi dari masyarakat, serta ingin melihat langsung kondisi diwilayahnya, yang nantinya akan diteruskan di Fraksi Hanura DPRD DKI dalam upaya menyusun program kerja maupun Perda bersama Pemda DKI Jakarta.

Pertemuan dengan segenap komponen masyarakat termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan Ulama diwilayah Jakarta Selatan diakuinya dilakukan secara rutin, bukan saja saat kegiatan reses tetapi juga saat ada waktu untuk melakukan dialog dengan warga Jakarta Selatan, masukan dari arus bawah sangat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi riil di masyarakat, kita ingin menjaring masukan seiring dengan kondisi kebijakan gubernur saat ini, seperti KJS maupun KJP apakah terealisasi dengan baik atau ada keluhan di warga Jakarta, kita ingin membangun komunikasi dua arah, sehingga jika ditemukan masalah diharapkan akan segera terselesaikan, dan RCC siap membantu warga, ungkap H Rukun tegas.

Motivasi Training Arief Dahsyat, Gugah Semangan Siswa SMKN 22 Jakarta Hadapi UN

Beberapa hari menjelang Ujian Nasional SMA/K diwilayah DKI Jakarta, seluruh siswa-siswi Kelas 12 SMKN 22 Jakarta memperoleh motivasi dari Arief Dahsyat, sehingga diharapkan para siswa akan lebih siap menghadapi UN secara mental spiritual, dan tidak lagi menganggap Ujian Nasional sebagai momok yang menakutkan.

Diakui Wakil Humas SMKN 22 Jakarta, Drs H.M. Yahya Siregar, bahwa motivasi tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, apa yang dilakukan oleh Arie Dahsyat telah mampu memberikan dorongan moril pada anak didik, sehingga para siswa sudah tidak lagi tekut menghadapi UN, tetapi justru sebaliknya mereka antusias menyambut UN dan ingin meraih nilai tinggi, Karena dengan Ujian Nasional tersebut akan membawa mereka kejenjang pendidikan tinggi, serta meraih cita-cita.

Lebih jauh HM Yahya juga menjelaskan, bahwa selama Kepala Sekolah dijabat oleh Drs. Eko Wahyu Wibowo prestasi siswa sangat maju, kepemimpinan beliau telah menghantarkan anak didik menjuarai beberapa kegiatan lomba, baik ditingkat Kota maupun Provinsi, bahkan salahsatu siswa SMKN 22 Jakarta, yaitu Dina Chaerani¸ mampu menjadi juara 2 Duta Plan se Indonesia, sehingga Dina Chaerani yang juga pernah juara 1 Debat B.Inggris tingkat DKI Jakarta tersebut, menjadi Duta Pelajar Indonesia dan diundang ke Bali mengikuti Konfrensi tingkat dunia, mewakili Pemerintah Indonesia. Dan saat Pengusaha Nasional Aburizal Bakrie hadir di SMKN 22 Jakarta beberapa hari lalu, Dina Chaerani juga diberi kesempatan untuk belajar gratis di Universitas Bakrie hingga Sarjana,

Disamping itu beberapa siswa seperti Reza Pratama juga mampu menjadi juara II lomba Web Design, tingkat Provinsi DKI Jakarta, dan saat disertakan ditingkat Nasional mampu menjuarai lomba tersebut sebagai juara I, saat Lomba Kompetensi Siswa tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur beberapa siswa juga meraih prestasi menggembirakan, dimana  Putri Humairoh juara III Akutansi, Frdayanti juara III Administrasi Perkantoran, Siti Nurjahan Juara II Pemasaran, Nurman Juara III TKJ Sofware, mereka akan ikut lomba tingkat Provinsi dan diharapkan mereka akan mampu menjadi terbaik dalam lomba tingkat Provinsi,  sehingga akan mengikuti LKS tingkat Nasional, yang pasti sekolah akan memberikan bimbingan khusus pada pemenang dan peserta Lomba Kempetasi Siswa tersebut.

Saat disinggung akan adanya pemberitaan disalahsatu media tentang adanya pungutan sumbangan pendidikan siswa di SMKN 22 Jakarta, H.M. Yahya Siregar menegaskan, bahwa sebagaimana Keputusan Gubernur akan Program Wajib Belajar 12 tahun, di SMKN 22 Jakarta sudah tidaklagi memungut uang sumbangan pendidikan, demikian juga uang kegiatan lain seperti Perpisahan dan Stady tour, karena perpisahan akan digelar sederhana di halaman sekolah, kalau mungkin ada siswa ingin menggelar Karya Wisata itu adalah kegiatan siswa kelas 12, dan sekolah atau guru tidak akan terlibat didalamnya, ungkapnya tegas.

Maraknya aksi-aksi intoleransi beragama di Indonesia, Tokoh – tokoh Agama Datangi MPR RI dan DPR RI

Ratusan rohaniwan se-Jabodetabek mendatangi gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat menemui Ketua MPR Taufik Kiemas untuk meminta keadilan terkait pelaksanaan ibadah. Sebab, menurut mereka, aksi-aksi intoleransi beragama sudah sangat marak terjadi di Indonesia.

Misalnya saja, kasus pembongkaran gereja secara paksa dan upaya menghalangi  ibadah.

"Kami mendukung segala usaha dan upaya dalam memperjuangkan hak konstitusi, khususnya yang dijamin adalah kebebasan beribadah yang akhir-akhir ini mengalami persoalan yang sangat memprihatinkan," kata Romo Suprapto dari Konvensi Wali Gereja Indonesia di Gedung DPR, Senin 8 April 2013.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Adven Nababan dari HKBP Setu, menurutnya, sikap Pemerintah Kabupaten Bekasi yang tetap ngotot membongkar paksa Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi telah mencederai kerukunan beragama.

"Pembongkaran gereja, lebih banyak intervensi kelompok tertentu, tapi pemerintah sangat lemah di sini. Saya usulkan Pak Taufik Kiemas memanggil pemerintah kabupaten Bekasi," ujar dia.

Tak hanya dari kalangan Rohaniwan, protes itu juga dilakukan oleh warga Syiah.

"Kami hidup berdampingan dengan yang lain selama ini, tapi akhir-akhir ini hidup kami dicemari, kami sedih kalau kami diberlakukan secara tidak adil dari pemerintah, paling tidak kami dibiarkan mendapat perlakuan tidak adil dari kelompok-kelompok intoleran," ujar Emilia seorang warga Syiah.

Tak ketinggalan, seorang rohaniawan dari GKI Yasmin, Ujang Tanusaputra mengeluhkan hal yang sama. Selama ini, kata dia, tidak ada kebebasan dalam menjalankan ibadah. Sebab, selalu dihalangi oleh kelompok-kelompok intoleran.

"Kelompok-kelompok intoleran menyerang, bukan hanya agama lainnya, tetapi juga simbol-simbol negara," ujar dia.

Untuk itu, mereka meminta kepada MPR untuk mendesak pemerintah pusat dan daerah memberikan jaminan dan perlindungan kebebasan dan kemerdekaan beragama, beribadah dan mendirikan rumah ibadah tanpa memandang suku, ras dan agama.

Mereka juga meminta agar MPR mendesak pemerintah pusat merevisi Peraturan Bersama dua menteri dengan tidak meletakkan hak setiap warganegara untuk beragama dan beribadah di tangan peraturan pemerintah daerah yang bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia.

Menanggapi hal ini, Taufik Kiemas berjanji akan mengundang pimpinan negara, seperti Presiden, Ketua DPR, Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi untuk membicarakan masalah intoleran ini.

"Saya nanti bulan depan, atau bulan ini akan melakukan pertemuan dengan pimpinan negara, Presiden, DPR, MA dan MK akan membicarakan kepentingan ini," ujar dia.

Namun, Taufik meminta agar dalam menyelesaikan kasus ini tidak dilakukan secara emosional. Sehingga masalah ini bisa segera diselesaikan.
"Saya akan berusaha menjembatani hal-hal ini. Soal masalah ini (intoleran) kami sepakat (tidak setuju)," ujar dia

Usahid Gelar Wisuda, 447 Wisudawan Siap Mengabdi di Masyarakat

Sebagai mana visinya, dalam membangun Universitas Sahid, menjadi lembaga pendidikan tinggi dan pusat sains, teknologi dan seni yang unggul dan terdepan bercirikan kewirausahaan dan kepariwisataan yang berlandaskan moral dan budaya, berwasawan kebangsaan dan bertaraf Internasional, kini Usahid Jakarta terus berupaya meningkatkan kinerja sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang unggul, membentuk peserta didik yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bersendikan budaya dan religious serta menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan pengetahuan dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan kreatif dan inovatif. Dan bertempat di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel menggelar acara Wisuda ke XXXII.

Hadir dalam Wisuda tersebut, Ketua Pendiri dan Pembina Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya Sukamdani S. Gitosardjono,  Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya Nugroho B. Sukamdani, Koordinator Kopertis Wilayah III Ilza Mayuni, dan orasi Ilmiah yang dibawakan oleh Staff Ahli Menteri Energi & Advanced Material dan Pangan serta Pertanian Menristek Agus Rusyana Hoetman.

Pembina Yayasan Sahid Jaya, Prof H Sukamdani M Gitosardjono pada wartawan menegaskan, bahwa Universitas Sahid kini  terus menyiapkan lulusannya, untuk mampu mengembangkan usaha sendiri, sesuai bidang masing-masing, USAHID telah membekali pada seluruh wisudawan, akan peluang kewirausahaan dibidang pangan, baik dibidang agrobisnis, pertanian, Perkebunan, Peternakan maupun produksi dan pengolahan pangan lainnya, Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya akan terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendukung kegiatan akademik secara berkesinambungan serta  mendirikan pusat-pusat kajian yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan kepariwisataan.

Rektor Usahid Jakarta, Prof. DR. Ir Toni Atyanto Dharoko, M. Phil, PhD. Juga menambahkan, bahwa wisudawan ke 32 kali ini berjumlah 447 Wisudawan yang terdiri dari 5 Fakultas, untuk Fakultas FIKOM 190 orang, Fakultas Teknologi Industri Pertanian 33 orang, Fakultas Hukum 26 orang, Fakultas Teknik 48 orang, dan Fakultas Ekonomi 138 orang, sementara untuk program Pasca Sarjana 10 orang dan Program Doktor 2 orang, sementara tema Wisuda ke 32 Usahid Jakarta kali ini mengambil tema “Optimalisasi Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”, paparnya. (Sos).



Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) Gelar Pengabdian Masyarakat

“Pengabdian Masyarakat”,  Sebagaimana yang diamanatkan Tri Dhama Perguruan Tinggi, juga dilakukan Civitas Akademik Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), beberapa Dokter Umum dan Dokter Gigi serta beberapa Ahli Ekonomi melakukan bhakti sosial di Kelurahan Kampung Melayu, mereka melakukan pengobatan gratis, dan pemeriksaan serta pengobatan giri, untuk membantu administrasi keuangan, para pakar Ekonomi juga menggelar penyuluhan pertanggungjawaban keuangan publik serta penyuluhan kebersihan lingkungan.
 
Rektor Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), DR. H Sunarto Msi disaat pembukaan juga memaparkan akan sejarah berdirinya Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), dimana pendirinya adalah Mayjen Prof. Dr Moestopo, beliau adalah seorang pejuang yang juga dokter gigi, yang mendapat gelar pahlawan nasional pada 9 November 2007.

Sebagai seorang ahli dalam bidang kesehatan gigi dan mulut, berbagai gelar telah diperoleh Pak Moes. Presiden Soekarno bahkan mengangkatnya sebagai Guru Besar Universitas Padjajaran. Demikian halnya dengan Presiden Soeharto yang mengukuhkannya sebagai Guru Besar dalam bidang Bedah Mulut, Konservasi, Biologi, serta Pancasila pada tahun 1971. Selain itu, Moestopo juga memperjuangkan kesetaraan antara Fakultas Kedokteran Umum dengan Fakultas Kedokteran Gigi, sehingga profesi dokter gigi saat ini sudah bisa menjabat sebagai kepala Puskesmas.

DR. H Sunarto Msi juga menegaskan, bahwa dahulu Prof DR Moestopo juga penah mendirikan Organisasi Kemasyarakatan yang tujuannya untuk membantu masyarakat kurang mampu, untuk memperoleh perawatan dan pengobatan Gigi, dan kini kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam pengobatan kesehatan dan Gigi terus dilakukan oleh jajaran Universitas. Dan kegiatan kali ini ,adalah bagian dari rangkaian Dies Natalis ke 52, serta kegiatan Wisuda Universitas Moestopo (Beragama), ungkapnya tegas.

Sebagai Dokter  para lulusan Kedokteran Gigi yang kini diwisuda juga diwajibkan untuk melakukan pengabdian masyarakat,  diambilnya daerah Kampung Melayu karena disini kerap dilanda banjir, sehingga kita berikan bantuan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan Gigi, acara bhakti sosial ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat sebagaimana yang diamanatkan Tri Dhama Perguruan Tinggi, dimana hal tersebut sebagai salah satu dasar dan  tanggung jawab Perguruan Tinggi maupun mahasiswa pada masyarakat, kita juga memberikan penyuluhan kebersihan lingkungan agar warga Kampung Melayu meskipun sering dilanda banjir, namun senantiasa hidup bersih dan sehat, ungkap H Sunarto.

Lurah Kampung Melayu, Bambang Pengestu disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bersyukur atas partisipasi Civitas Akademika Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) yang sangat peduli dengan warga Kampung Melayu, ini adalah bentuk kerjasama yang baik, antara Kelurahan Kampung Melayu dengan Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), dan kita berharap kerjasama seperti ini akan terus berlanjut dan dikembangkan dalam bentuk lain, pintanya. 

STEKPI Kini Resmi Menjadi Universitas Trilogi

Setelah memperoleh ijin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bertempat di Aula Kampus Universitas Trilogi Jakarta, Citivas Akademik Universitas Trilogi menggelar acara Lounching, dan kini  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI), yang didirikan pada tahun 1988, dan bernaung dibawah Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) telah resmi menjadi Universitas Trilogi, acara yang dihadiri beberapa Pejabat Negara dan beberapa Mantan Menteri diera Orde Baru tersebut, diresmikan oleh Wamendibud Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S.

Rektor Universitas Trilogi,DR. Subiakto Tjakrawerdaya disela acara tersebut mengatakan, pergantian nama STEKPI menjadi Universitas Trilogi mengusung tiga motto yaitu Technopreuner, Kolaborasi dan Kemandiarian. Dimana Technopreuner yaitu wirausaha yang membawa teknologi,  sebab wirausaha tidak berkembang tanpa pengetahuan tentang teknologi, kedua Kolaborasi yaitu harus berkelompok untuk mengembangkan usaha karena tidak mungkin secara sendiri membangun usaha serta kemandirian," ujarnya.

Latar belakang perubahan nama tersebut, lanjutnya berangkat dari situasi yang ada di Indonesia yaitu kemiskinan, krisis pangan dan energi. Menurutnya, kemiskinan yang ada saat ini jauh berbeda dengan yang ada pada zaman Orde Baru sebab saat ini kemiskinan harus berhadapan dengan tantangan global berupa pasar bebas (Free Trade). "Ada tuntutan zaman, bangsa kita saat ini mengahadapi kemiskinan apalagi di 2015 ini akan ada persaingan global (Free Trade). Kita sepertinya belum siap. Kalau kondisinya seperti itu terus, habislah negara kita ini," tegas Subiakto.

Sementara dalam sambutanya Wamendikbud  mengaku berterimakasih pada Universitas Trilogi yang telah membantu Pemerintah dalam mencetak SDM Profesional dan unggul, yaitu Sarjana S1 maupun Pasca Sarjana (S2), diakuinya Universitas milik Pemerintah jumlahnya tidak banyak, demikian juga dalam meluluskan Sarjana, saat ini partisipasinya baru mencapai 25%, dan yang terbanyak masih lulusan Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta, dengan telah bergantinya STEKPI menjadi Universitas Trilogi tersebut, diharapkank partisipasi dalam meluluskan Sarjana dapat lebih meningkat, pintanya.

Prof Haryono Suyono dalam sambutannya mengatakan, pengembangan menjadi Universitas Trilogi yang berbasis "teknopreneur" yang inovatif itu diharapkan menjadi universitas terkemuka di Indonesia pada 2020. "Universitas ini memiliki tiga ciri utama yaitu menghasilkan kewirausahaan yang bersemangat kolaborasi serta menampilkan kemandirian yang tinggi. Karena itu, semua pengurus YPPIJ sepakat memberi nama Universitas Trilogi yang peluncuraan bertepatan HUT ke-45 Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)," katanya.

Mantan Menko Kesra dan Taskin itu menjelaskan, program studi yang sudah ada yaitu Manajemen dan Akuntansi terus dikembangkan yang akan menjadi bagian dari program studi yang akan dikaitkan dengan program studi lainnya.

Kaitan itu akan membentuk jejaring dengan program studi Bio-industri yang bergerak di bidang Agro Eko Teknologi, Industri dan Teknologi Pangan serta Agribisnis. Untuk mendukung program studi itu dikembangkan Program Studi Telematika, Informatika, serta Sistem Komputer IT yang dibutuhkan dunia modern.

"Untuk membawa hasil produk kepada masyarakat luas akan dikembangkan pula program studi industri kreatif yang mampu menghasilkan lulusan dengan kemampuan Desain Produk serta Desain Komunikasi Visual untuk menjual gagasan yang menguntungkan rakyat," papar Haryono Suyono. (Sos).
 

Sholihin Syam SE, MM Terpanggil Untuk Meningkatkan Peran dan Fungsi DPRD DKI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakrta (disingkat DPRD DKI) adalah bentuk lembaga perwakilan rakyat (Parlemen) daerah Provinsi DKI Jakarta, yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan dan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut Politisi Partai Hanura Sholihin Syam SE, MM, tugas legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, penyusunan  anggaran, dalam kewenangan bersama eksekutif membuat anggaran daerah (APBD) serta tugasnya dalam pengawasan, mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya, dinilai masih banyak kekurangan, oleh sebab itu Pengurus DPP Partai Hanura ini, terpanggil untuk maju sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Partai Hanura dengan daerah pemilihan Jakarta Selatan.

Saat ditemui wartawan Progresif di Sekretariat DPP Partai Hanura beberapa waktu lalu, Sholihin Syam SE, MM, mengaku telah melakukan wawancara Bacaleg serta menyerahkan seluruh persyaratan sebagai bakal calon legeslatif, bahkan persyaratan KTP yang harus dilampirkan sudah melebihi ketentuan, hal tersebut taklain karena dorongan dan dukungan dari keluarga maupun rekan-rekan di Partai Hanura.

Sebagai warga Jakarta Selatan pihaknya akan berupaya membangun jejaring untuk membesarkan Partai Hanura serta memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 2014 mendatang, sehingga Partai Hanura akan maksimal dalam membangun kemandirian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, sebagaimana Visi Partai Hanura, bagaimana bangsa ini kedepan bisa lebih mandiri dalam mengoleh Sumber Daya Alam yang ada, untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Melalui lembaga legeslatif, kedepan DPRD bersama Pemerintah Daerah harus mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan Negara yang demokratis, transparan, akuntabel dengan berdasarkan pada Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Keempat pilar kebangsaan ini harus dipegang teguh pada seluruh penyelenggara Negara.

Bagaimana Pemda bersama DPRD DKI dapat membangun ekonomi  yang berkeadilan dan berwawasan lingkungan serta membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat. , tegas Sholihin Syam SE, MM.

Saat disinggung akan Program Gubernur DKI Jakarta Jokowi, Sholihin mengaku cukup baik hanya saja masih ada beberapa yang belum didukung dengan Perda, oleh sebab itu kedepan program Pro Rakyat harus disertai dengan peraturan daerah, sehingga tidak menyalahi aturan dan pelaksanaannya juga bisa dilakukan sebagaimana yang kita harapkan bersama. Partai Hanura akan melakukan kajian program Pemprov DKI Jakarta, kalau memang program tersebut berpihak pada rakyat, maka Hanura akan mendukung penuh,  namun apabila tidak bermanfaat bagi masyarakat banyak Hanura akan melakukan evaluasi, ungkapnya tegas

Diberdayakan oleh Blogger.