Jokowi Buka Musyawarah Besar VI Bamus Betawi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memGubernur DKI Jakarta Joko Widodo membuka Musyawarah Besar VI Badan Musyawarah (Bamus) Betawi di area Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur, Kedatangan pria yang akrab disapa Jokowi itu, disambut dengan aksi balas pantun dan pencak silat.
Kedatangan Jokowi idisambut oleh pembina Bamus Betawi Djan Faridz dan Ketua Bamus Betawi, Nachrowi Ramli. Kegiatan Bamus Betawi ini digelar dalam rangka memilih ketua umum Bamus Betawi yang baru dan dihadiri sekitar 114 organisasi masyarakat berlatar belakang budaya Betawi.
Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen melestarikan kesenian dan kebudayaaan Betawi. Dia juga menjanjikan beberapa program untuk mengangkat budaya Betawi, untuk dua tahun ke depan.

Di antara nya yaitu, revitalisasi permukiman adat Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pembangunan Masjid Raya Jakarta di Jakarta Barat, serta pemberlakuan kewajiban mengenakan pakaian adat Betawi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pegawai swasta.

Ketua Bamus Betawi, Nachrawi Ramli mengatakan musyawarah ke 6 Bamus Betawi mempunyai tiga agenda besar, yakni pertama mereformasi AD/ART, kedua menyusun program kerja, dan ketiga pemilihan ketua umum yang baru.

"Kami bangga mubes kali ini dihadiri Gubernur dan tadi sudah mendapatkan arahan dari Gubernur. Mudah-mudahan jaya," ujar pria yang akrab disapa Bang Nara ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.