YPSI Dan Terre Des Hommes Netherlands Gelar Bhakti Sosial

Setelah banjir surut dan warga kembali ke kediamannya, taksedikit diantara mereka yang kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan hidup, hal tersebut disebabkan barang-barang mereka sudah rusak akibat terendam air, oleh sebab itu untuk meringankan beban mereka, Terre Des Hommes Netherlands, salahsatu Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam pemenuhan hak anak, dan berkantor pusat di Belanda, didukung , Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI), membantu warga korban banjir dengan memberikan bingkisan sembako.

Enalia Indartama, Comunication officer Terre Des Hommes Netherlands kantor Regional Jakarta menjelaskan, bahwa Terre Des Hommes yang bergerak dalam membantu pemenuhan hak-hak anak, ingin membantu anak-anak yang keluarganya terkena musibah banjir, bantuan ini kita khususkan memberikan bantuan pakaian seragam dan peralatan sekolah lainnya, dan nantinya akan kita tindaklanjuti dengan kegiatan permainan anak, agar trauma banjir yang mengganggu jiwa anak, dapat dihilangkan, sehingga anak-anak akan dapat melakukan kegiatan sebagaimana biasanya.

M Lutfi pengurus LMK Kelurahan Kebon Kacang disela acara tersebut menjelaskan, bahwa dua RW di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang Jakarta Pusat ini, memang di beberapa RT terendam banjir, seperti di RW 14 dari 18 RT, 8 diantaranya tergenang air luapan dari Sungai Kanal Banjir Barat, demikian juga di RW 15 juga terkena banjir, dan bantuan ini kita salurkan khusus pada mereka yang terkena musibah banjir beberapa hari lalu, paparnya.

Sementara  Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini saat ditemui disela acara bhakti sosial tersebut menegaskan,bahwa bantuan kali ini sebenarnya dititikberatkan pada anak-anak, oleh sebab itu bantuan utama berupa pakaian seragam sekolah, alat tulis dan susu buat anak, namun untuk membantu orang tua yang terkena banjir juga diberikan bantuan berupa Beras, Minyak goreng, Gula, Sarden, Mie instan dan kebutuhan lainnya, sehingga diharapkan akan membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang terkena musibah banjir, paparnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.