Wisuda Unindra Ke XXXVI, Luluskan Sarjana Profesional dan Kompetetif Secara Global


Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), sebagai salahsatu Lembaga Pendidikan Tinggi di Indonesia yang kampusnya berada di Jl TB Simatupang, Tanjung Barat Jaksel dan Jalan raya Tengah, Kampung Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, menggelar Wisuda Sarjana S1 dan Pasca Sarjana S2. Orasi  ilmiah dalam wisuda tersebut dibawakan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPMP) Unindra, Drs H Achmad Sjamsuri, MM dengan mengetengahkan makalah ”Kreatifitas dan Inovaif Sarjana”.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof H Sumaryoto disela acara pelepasan mahasiswa tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa wisuda kali ini merupakan Prosesi Wisuda ke XXXVI. Sementara  Wisudawan kali ini diikuti oleh 1.147 orang wisudawan, dimana dari Program Studi Strata Satu (S1) berjumlah 1.052 orang dan Program Strata dua (S2) berjumlah 95 orang, dan wisudawan ini mempunyai makna yang cukup penting dan strategis dalam rangka mengembangkan jati diri PGRI yang berupaya membangun dunia pendidikan, sehingga pada masa yang akan datang diharapkan para lulusan/alumni Unindra dapat menunjukkan kinerja dengan kompetensi secara global.

Dengan kondisi ibukota yang masih diselimuti hujan dan beberapa daerah tergenang banjir, namun kita perlu bersyukur di acara wisuda kali ini kita diberi hari yang cerah, sehingga diharapkan prosesi wisuda berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, kita juga bersyukur dimana dalam memenuhi standar dan aturan sesuai UU Sisdiknas, Unindra telah  melengkapi pemenuhan Akreditasi Program S2, dan dalam meningkatkan kualitas akademik, para dosen S1 minimal S2 kini sudah terpenuhi 70%, dan tahun 2014 seluruh dosen telah sesuai dengan standar minimal yang ditentukan Pemerintah sebagaimana diwajibkan UU Sisdiknas.

Saat disinggung akan persaingan global, dimana tahun 2015 akan diberlakukan pasar bebas Asean, dan akan banyak perguruan tinggi asing beroperasi di Indonesia, Prof H Sumaryoto mengaku tidak masalah jika memang perguruan tinggi dari negara lain, membuka cabangnya di Jakarta, karena Unindra memiliki sistem akademika yang berbeda dengan yang lain, dan Unindra memiliki jatidiri dengan misi peduli, kreatif dan mandiri, ungkapnya tegas.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.