PMI Siap Bantu Penanganan Pasca Banjir

Banjir di beberapa daerah di ibukota Jakarta saat ini sebagian wilayah sudah surut, namun masih ada ancaman pasca banjir tersebut oleh sebab itu PMI Kota Jakarta Timur akan terus berupaya membantu mereka yang masih membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Ketua PMI Kota Jakarta Timur H Kusnoto saat ditemui ditengah pengungsi yang kini masih menempati GOR Otista Jakarta Timur menjelaskan, bahwa PMI Jaktim akan terus memberikan bantuan pada para pengungsi selagi mereka masih membutuhkan bantuan, meskipun saat ini banjir sudah surut dan mereka sebagian pulang ke rumah mereka.

Saat disinggung penanganan pasca banjir, H Kusnoto mengaku akan melakukan foging di daerah bekas banjir untuk menghindarkan ancaman penyakit seperti kencing tikus dan nyamuk DBD, sementara mereka yang ada di pengungsian akan terus dikirim makan siang dan makan malam, untuk pagi kita bantu bubur kacang ijo, tegasnya. 

Diakuinya selama ini untuk tiap hari PMI Kota Jakarta Timur mengirimkan 7.000 Box Nasi pada mereka yang membutuhkan di beberapa tempat pengungsian, namun saat ini jumlahnya akan dikurangi, karena untuk daerah Makasar dan Cakung sudah kering dan kondisinya sudah pulih, tambah H Kusnoto.

Sementara Humas PMI Kota Jakarta Timur Dewi Rahmadania juga menambahkan bahwa memasuki hari ke 5 Banjir Jakarta ini, PMI bekerjasama dengan standupcomedy Indonesia, PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia), dan Band Sindikat Senar Putus melakukan PSP (Psychological Support Program) untuk membantu masalah psikis bagi anak-anak serta warga pengungsi korban banjir di wilayah GOR Jakarta Timur (20/1).

“Selain bantuan sandang dan pangan yang tetap kita jalankan melalui Dapur Umum untuk pengungsi di wilayah Jakarta Timur, kami juga ingin membantu mereka untuk membangkitkan lagi keceriaan serta kondisi mental pengungsi yang biasanya drop karena banjir yang melanda,” ujar Dewi.

Selain menghibur warga dengan standupcomedy Indonesia, warga juga dihibur dengan penampilan musik dari teman-teman Band Sindikat Senar Putus.

Di samping membantu menghibur warga di pengungsian, PMI juga kembali menurunkan Kendaraan Amfibi untuk membantu evakuasi warga di wilayah Jakarta Utara. “Hari ini Hagglunds PMI telah berhasil mengevakuasi warga yang meninggal dunia dari RS. Pluit ke Palabuhan Sunda Kelapa,” jelas Arifin M. Hadi.

Selain masalah makanan serta sandang pangan, PMI  akan mengerahkan 20 truk tangki air bersih  untuk mempersiapkan distribusi air bersih yang akan disebar dan dioperasikan di masing-masing PMI Kota di Jakarta.

“Kita sudah mempersiapkan 20 unit truk tangki air untuk membantu kebutuhan air bersih bagi warga, selain itu kita juga mempersiapkan 4 unit truk pemroduksi air sebanyak  4 unit yang kami siapkan untuk wilayah Jakarta, jelas Sekjen PMI, Budi A. Adiputro.

Selain fokus di banjir Jakarta, PMI juga mempersiapkan kebutuhan air besih di beberapa wilayah yang terkena dampak banjir dengan mempersiapkan 1 unit truk distribusi air untuk wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kota Serang. 

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, juga menjelaskan, “PMI akan mengerahkan segenap potensi yang dimiliki untuk membantu warga korban banjir,” jelas Jusuf Kalla.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.