Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Forum Pemuda Betawi, Inginkan Mubes Bamus BetawiTampilkan Tokoh Muda

Musyawarah Besar Bamus Betawi tinggal beberapa hari lagi, banyak harapan pada kepengurusan Bamus Betawi kedepan agar benar-benar mampu meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi, dan Forum Pemuda Betawi berharap kepengurusan Bamus Betawi akan memasukkan tokoh-tokoh Muda Betawi, agar kinerja Bamus Betawi lebih gesit dan cekatan dalam melaksanakan amanahnya.

Disela acara tersebut Ketua Umum Bamus Betawi, H Nachrowi Ramli mengaku bersyukur, karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 2013 ini sudah memberikan hibah dana bagi Bamus Betawi, karena selama ini uang organisasi adalah atas swadaya anggota, dengan bantuan dana yang ada, diharapkan peran Bamus Betawi kedepan juga dapat maksimal.

Saat disinggung program kedepan Bamus Betawi, H Nachrowi Ramli mengaku akan menyesuaikan dengan dinamika perkembangan yang saat ini terjadi di Jakarta, baik dibidang sosial, politik, pertahanan dan keamanan serta ekonomi dan budaya, yang jelas kita ingin terus meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi, apalagi Bamus Betawi memiliki 114 anggota Ormas Betawi, kalau hal ini bisa dimaksimalkan dan didukung Pemerintah Daerah, maka upaya dalam mensejahterakan warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi dapat maksimal, ungkapnya tegas.

Sementara ditempat yang sama, Ketua Forum Pemuda Betawi, Rachmat HS pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah yang ketiga kali dalam upaya menjaring masukan dari seluruh Ormas yang berada di Bamus Betawi, dalam upaya memberi masukan dalam acara Mubes yang akan digelar pada Februari 2013 ini, bagaimana kedepan Bamus Betawi dapat menjadi kekuatan dalam upaya melakukan perbaikan ekonomi masyarakat Betawi.

Saat disinggung calon Ketua Umum Bamus Betawi, Rachmat HS menegaskan bahwa dirinya berharap Ketua Umum adalah sosok pemersatu, karena Ormas Betawi yang ada lebih dari 100 ormas, dan dirinya bersyukur karena selama kepemimpinan H Nachrowi Ramli terjadi keharmonisan antar Ormas Betawi¸ dan Pemimpin Bamus Betawi juga haruslah orang yang memiliki leadershif, berwibawa serta memiliki visi dan misi yang jelas untuk kemajuan organisasi dan anggota, pinta Rachmat HS.

APERNAS DUKUNG PROGRAM PEMDA DKI BANGUN RUMAH SUSUN

Disela acara Diklat dan pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Kota Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (APERNAS) se-DKI Jakarta, Sekjen DPP APERNAS, Ir H Andi Muhammad Yusuf menegaskan, bahwa pengurus DPP dan DPW APERNAS DKI telah memprogramkan pengadaan rumah susun sederhana dengan model Tower 18 lantai.

Diakuinya DKI Jakarta memang membutuhkan rumah bertingkat, untuk memindahkan mereka yang saat ini tinggal di bantaran sungai Ciliwung, hanya saja mencari lahan sebagaimana yang dibutuhkan yaitu yang dekat dengan tempat tinggal saat ini cukup sulit, oleh sebab itu solusi yang diambil adalah tempat yang akses menuju tempat tinggal mereka bisa dicapai dengan mudah, oleh sebab itu APERNAS sedang menyiapkan Rumah Susun di dekat stasiun kereta Bojong Gede serta di Tenjo Tangerang.

Tower Bojong Gede akan dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial termasuk sarana rekreasi seperti kolam renang, sementara lokasi hanya berjarak 500 meter dari Stasiun Bojong Gede, bahkan bisa dijangkau dengan berjalan kaki, harganya juga murah jika dibandingkan dengan harga apartemen, sementara fasilitasnya takjauh berbeda dengan apartemen, dimana masyarakat dapat membeli dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan angsungan 800 ribu/bulan, Tower tersebut memang diperuntukkan masyarakat menengah kebawah, sehingga harganya terjangkau, tegasnya.


Saat disinggung acara Diklat dan Raker, H Andi M Yusuf menjelaskan, bahwa Raker kali ini diikuti oleh 500 Peserta yang datang dari beberapa daerah di Indonesia, dan pihaknya juga memberikan pelatihan para pengembang perumahan dari daerah, agar lebih aktif lagi dalam penyediaan rumah sederhana bagi masyarakat, paparnya.


YPSI Dan Terre Des Hommes Netherlands Gelar Bhakti Sosial

Setelah banjir surut dan warga kembali ke kediamannya, taksedikit diantara mereka yang kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan hidup, hal tersebut disebabkan barang-barang mereka sudah rusak akibat terendam air, oleh sebab itu untuk meringankan beban mereka, Terre Des Hommes Netherlands, salahsatu Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam pemenuhan hak anak, dan berkantor pusat di Belanda, didukung , Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI), membantu warga korban banjir dengan memberikan bingkisan sembako.

Enalia Indartama, Comunication officer Terre Des Hommes Netherlands kantor Regional Jakarta menjelaskan, bahwa Terre Des Hommes yang bergerak dalam membantu pemenuhan hak-hak anak, ingin membantu anak-anak yang keluarganya terkena musibah banjir, bantuan ini kita khususkan memberikan bantuan pakaian seragam dan peralatan sekolah lainnya, dan nantinya akan kita tindaklanjuti dengan kegiatan permainan anak, agar trauma banjir yang mengganggu jiwa anak, dapat dihilangkan, sehingga anak-anak akan dapat melakukan kegiatan sebagaimana biasanya.

M Lutfi pengurus LMK Kelurahan Kebon Kacang disela acara tersebut menjelaskan, bahwa dua RW di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang Jakarta Pusat ini, memang di beberapa RT terendam banjir, seperti di RW 14 dari 18 RT, 8 diantaranya tergenang air luapan dari Sungai Kanal Banjir Barat, demikian juga di RW 15 juga terkena banjir, dan bantuan ini kita salurkan khusus pada mereka yang terkena musibah banjir beberapa hari lalu, paparnya.

Sementara  Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini saat ditemui disela acara bhakti sosial tersebut menegaskan,bahwa bantuan kali ini sebenarnya dititikberatkan pada anak-anak, oleh sebab itu bantuan utama berupa pakaian seragam sekolah, alat tulis dan susu buat anak, namun untuk membantu orang tua yang terkena banjir juga diberikan bantuan berupa Beras, Minyak goreng, Gula, Sarden, Mie instan dan kebutuhan lainnya, sehingga diharapkan akan membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang terkena musibah banjir, paparnya.

LASKAR MERAH PUTIH HIMBAU MASYARAKAT TAKMEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI

Seusai melakukan peninjauan ke Bantaran Kali Ciliwung hingga pintu air Manggarai serta beberapa titik lokasi banjir, Ketua Umum Laskar Merah Putih H Adek E Manurung SH pada wartawan menegakan, bahwa melihat kenyataan, akan banyaknya sampah rumah tangga yang terbungkus plastik di aliran sungai Ciliwung, hal tersebut menunjukkan banyaknya warga yang sengaja membuang sampah rumah tangga ke sungai, oleh sebab itu Laskar Merah Putih menghimbau pada warga yang tinggal di Bogor Jawa Barat, Depok serta DKI Jakarta dan daerah lain, agar tidak membuang sampah ke sungai.

Menurut H Adek kebisaan tersebut harus mulai dihilangkan, kalau perlu Pemda setempat melakukan tindakan pada warganya yang membuang sampah ke Sungai, mulai dari peringatan, sangsi ringan hingga tindakan tegas, ini sangat perlu agar kita semua memahami akan perlunya kebersihan sungai bagi kehidupan manusia.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah pembungkus plastik, Pemerintah Pusat maupun Pemda agar mengingatkan para perusahaan yang bergerak dibidang usaha dibidang plastik, hendaknya bisa mengurangi produk bungkus plastik, dan mencoba membuat produk bungkus yang bisa dengan mudah hancur, seperti Kertas pembungkus dan produk dari alam.

Dari pantauan di sungai, dirinya mengaku prihatin,  banjir beberapa waktu lalu, disamping karena debit air hujan dan air sungai dari Bogor cukup besar, tetapi juga akibat sampah yang menghambat air di sungai Ciliwung, warga Cililitan terendam air, karena air terhambat sampah di jembatan Kalibata, demikian juga di jembatan Kampung Melayu dan pintu air Manggarai, dimana sampah tertumpuk ratusan kubik tiap hari, dan sampah tersebut berupa kasur, plastik pembungkus, botol air kemasan dan sampah rumah tangga lainya. Kebiasaan tersebut mulai saat ini harus dihilangkan, sehingga banjir dapat dihindari.
Disamping itu menurut Bang Adek, keberadaan tempat pembuangan sampah, saat ini juga masih minim, seharusnya ditiap RT disiapkan tempat pembuangan sampah, sehingga warga dapat menempatkan sampah ditempatnya, Pemda DKI melalui Dinas Kebersihan harus melakukan terobosan, jangan hanya memungut uang kebersihan warga saja, tetapi langkah nyata tidak ada, dibawah kepemimpinan Jokowi – Ahok diharapkan memiliki strategi khusus mengatasi sampah limbah keluarga.

Diakui  ide bank sampah yang sudah dilakukan dibeberapa RW seperti di Kelurahan Menteng Jakpus,  juga harus dikembangkan diseluruh Jakarta, karena dengan Bank Sampah, maka dapat dipisahkan mana sampah basah dan mana sampah kering, dan yang masih bisa dimanfaatkan dijual di bank sampah tersebut, pintaH Adek E Manurung SH.

Sumur resapan menurutnya juga harus mulai dilakukan di beberapa tempat di Bogor, Depok dan Jakarta, khususnya di kantor pemerintah, sehingga air dapat meresap di tanah, program pembangunan waduk di daerah puncak juga harus secepatnya dilakukan, sehingga air yang mengalir ke Depok dan Jakarta dapat diatur, harapnya. (Sos).

Lomba Paduan Suara Universitas Trilogi Jakarta, Sarana Apresiasi Siswa SMP dan SMA/K

Paduan Suara sebagai salahsatu kesenian yang dapat menumbuhkan jiwa seni, rasa kebersamaan dan kekompakan, kini banyak diminati siswa dan dikembangkan di sekolah-sekolah di Jakarta, baik ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun di Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan untuk memberikan ruang apresiasi Paduan Suara tersebut,  Universitas Trilogi Jakarta yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI), yang kampusnya berada dibilangan Kalibata Jakarta Selatan, menggelar Lomba Paduan Suara Tingkat SMP, SMA/K.

Menurut Rektor Universitas Trilogi Jakarta, Agung Nur Fajar, Lomba Paduan Suara ini merupakan ajang bagi siswa SMP dan SMA/K untuk berlomba menjadi yang terbaik, karena dengan mereka mengikuti lomba, maka akan mampu mengukur kualitas seni yang ditampilkan, sehingga diharapkan mereka kedepan akan dapat tampil lebih baik lagi. Para pemenang akan memperoleh Sertifikat dan uang pembinaan.

Dengan banyaknya minat peserta, Agung Nur Fajar juga mengaku kegiatan Lomba Paduan Suara Universitas Trilogi Jakarta ini, akan dijadikan agenda rutin tahunan dimana lomba yang dimulai sejak bulan Novermber 2012 lalu, diikuti lebih dari 100 peserta, karena bulan desember ada evaluasi semester maka final diundur, dan kali ini adalah finalis lomba paduan suara yang tampil di Kampus Universitas Trilogi Jakarta, ungkapnya.

Saat ditanya kenapa lebih memilih Paduan Suara daripada kesenian lainnya, Agung Nur Fajar mengaku, dengan Paduan Suara akan meningkatkan kaharnonisan dan kekompakan pada anak didik, kalau dengan lomba yang lain, mungkin bisa menimbulkan senggolan dan gesekan antar sekolah, namun dengan Paduan Suara maka yang ada adalah berlomba dengan penuh sportivitas dan berkompetensi dengan baik, ini adalah kegiatan produktif dan positif, karena juga dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan diantara siswa, dan dapat menghindarkan adanya tawuran, serta sebagai upaya membentuk generasi yang memiliki kompetensi tinggi, kita mengapresiasi potensi seni pada siswa-siswi,  oleh sebab itu lomba Paduan Suara ini akan kita jadikan agenda rutin tahunan, dalam membina siswa SMP dan SMA/K, tegasnya.

PT Laju Perdana Indah Diminta Segera Selesaikan Gantirugi Hak Lahan di Komering

Generasi Muda Sriwijaya sebagai salahsatu Ormas Kepemudaan yang bersekretariat di Jakarta dan memiliki perwakilan di seluruh Provinsi dan beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk membantu mereka yang lemah, dan kini Pimpinan Pusat GM Sriwijaya memperjuangkan hak atas tanah yang terletak di Persiapan Sungai 2 Kecamatan Cempaka, PG Komering. yang sudah di kuasai PT Laju Perdana Indah (Indoagra Group) dan uang gantirugi hingga kini belum tuntas, berikut wawancara dengan Ketua Dewan Pembina DPP GM Sriwijaya, Sadek Suloso Hasbi.

Sebagai Tokoh Sumsel di Jakarta, kami dengan Bapak Sadek sedang berurusan dengan investor di daerah Komering  Ulu Timur, bisa sedikit jelaskan permasalahannya ?

Sadek : saya sedang berurusan dengan PT Laju Perdana Indah, yang tergabung dalam Indoagra Group yang berkantor pusat di Gedung Prudensial Jakarta, dimana saya memperoleh kuasa dari seorang bapak yang bernama Abdulah bin Hasan (78 tahun), yang tinggal di jalan Padang selasa baladewa, bukit besar Palembang. Yang dulu pernah membuka lahan disana untuk membuat desa persiapan, kemudian datanglah investor naman ya pak Suari yang bekerjasama dengan Dana Pensiun Angkatan Darat, kemudian HGB tersebut dijual pada PT Laju Perdana Indah dengan HGU no.3 tahun 2002, seluas 22 hektar lebih, dimana didalam HGB tersebut terdapat tanah desa persiapan yang dimiliki bapak Abdulah bin Hasan yang saat ini tinggal di Palembang, jumlahnya 322 hektar dengan rincian 161 skt, yang terletak di desa persiapan sungai 2 Kecamatan Cempaka yang tertunda selama 14 tahun. Padahal bapak Abdulah bin Hasan ini sudah menghibahkan tanah sejumlah 1.000 hektar pada masa pak Suari, demikian juga yang 15 hektar yang tidak ada suratnya juga sudah dihibahkan, namun yang 322 hektar ini sudah ada suratya dengan jelas, yan g ada suratnyalah yang kita tuntut sebagaimana hak kita,

Masalahnya dengan investor mana, sehingga terjadi sengketa lahan ?

Sadek : investor tersebut adalah PT Laju Perdana Indah yang sudah membuat pabrik gula di desa Gede Komering, yaitu masalahnya mereka seakan segan menyelesaikan ganti rugi lahan disana, karena diduga kuat ada oknum yang menghambat masalah ini, sehingga penggantian uangnya terkatung-katung dan tertunda, entah kenapa sampai pada masalahnya dengan pemberian surat kuasa pada saya, mudah-mudahan dapat segera terselesaikan, dan saya sudah kirimkan surat pada PT Laju Perdana Indah di jalan sudirman, Gedung Prudential lt 20, dan saya juga sudah mengirim surat ke Jenderal Manajer Pabrik Gula Komering , namun kenapa belum juga ada tanggapan. Kita tetap berharap agar masalah ini bisa direspon oleh PT Laju Perdana Indah, karena rasanya tidak adil, tidak sportif dan tidak manusiawi apabila sebuah perusahaan raksasa Multi Internasional, tidak mampu menyelesaikan lahan yang hanya 322 hektar.

Dengan kenyataan tersebut, apa harapan GM Sriwijaya pada PT Laju Perdana Indah ?

Kita berharap PT Laju Perdana Indah yang berinvestasi diwilayah Komering dan saya sebagai putera daerah sana, sangat berterimakasih jika PT Laju Perdana Indah dapat segera menyelesaikan, karena kalau tidak segera diselesaikan saya kawatir akan ada masalah di kemudian hari, kalau tidak selesai maka bisa menimbulkan ketidak harmonisasi antara masyarakat dengan investor, GM Sriwijaya meminta PT Laju Perdana Indah hendaknya dapat mengacu kepada aturan serta peraturan menteri pertanian, agar ada plasma disana, karena saat ini sama sekali tidak ada plasma perkebunan disana, dan semuanya dikelola oleh PT Laju Perdana Indah, dan sekali lagi saya berharap PT Laju Perdana Indah dapat untuk segera menyelesaikan ganti rugi lahan milik Abdulah bin Hasan yang saat ini usianya semakin tua.

Jika tidak terselesaikan, kira-kira apa langkah pak Sadek berikutnya ?

Tentu akan melakukan upaya sesuai prosedur, mungkin akan kita laporkan masalah ini ke Komnas HAM dan DPRRI, kalalu memungkinkan kita akan ke KPK, yang jelas kita akan berupaya agar cepat tuntas, sebenarnya saya juga sudah pernah membantu PT Laju Perdana Indah ini tahun 2011, dalam membebaskan dan menuntaskan menembus jalur Campang sampai ke Gunung Batu, sehingga jalan yang macet bisa lancar, oleh sebab itu rasanya tidak adil kalau hal ini tidak diresmpon PT Laju Perdana Indah.


Wisuda Unindra Ke XXXVI, Luluskan Sarjana Profesional dan Kompetetif Secara Global


Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), sebagai salahsatu Lembaga Pendidikan Tinggi di Indonesia yang kampusnya berada di Jl TB Simatupang, Tanjung Barat Jaksel dan Jalan raya Tengah, Kampung Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, menggelar Wisuda Sarjana S1 dan Pasca Sarjana S2. Orasi  ilmiah dalam wisuda tersebut dibawakan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPMP) Unindra, Drs H Achmad Sjamsuri, MM dengan mengetengahkan makalah ”Kreatifitas dan Inovaif Sarjana”.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof H Sumaryoto disela acara pelepasan mahasiswa tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa wisuda kali ini merupakan Prosesi Wisuda ke XXXVI. Sementara  Wisudawan kali ini diikuti oleh 1.147 orang wisudawan, dimana dari Program Studi Strata Satu (S1) berjumlah 1.052 orang dan Program Strata dua (S2) berjumlah 95 orang, dan wisudawan ini mempunyai makna yang cukup penting dan strategis dalam rangka mengembangkan jati diri PGRI yang berupaya membangun dunia pendidikan, sehingga pada masa yang akan datang diharapkan para lulusan/alumni Unindra dapat menunjukkan kinerja dengan kompetensi secara global.

Dengan kondisi ibukota yang masih diselimuti hujan dan beberapa daerah tergenang banjir, namun kita perlu bersyukur di acara wisuda kali ini kita diberi hari yang cerah, sehingga diharapkan prosesi wisuda berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, kita juga bersyukur dimana dalam memenuhi standar dan aturan sesuai UU Sisdiknas, Unindra telah  melengkapi pemenuhan Akreditasi Program S2, dan dalam meningkatkan kualitas akademik, para dosen S1 minimal S2 kini sudah terpenuhi 70%, dan tahun 2014 seluruh dosen telah sesuai dengan standar minimal yang ditentukan Pemerintah sebagaimana diwajibkan UU Sisdiknas.

Saat disinggung akan persaingan global, dimana tahun 2015 akan diberlakukan pasar bebas Asean, dan akan banyak perguruan tinggi asing beroperasi di Indonesia, Prof H Sumaryoto mengaku tidak masalah jika memang perguruan tinggi dari negara lain, membuka cabangnya di Jakarta, karena Unindra memiliki sistem akademika yang berbeda dengan yang lain, dan Unindra memiliki jatidiri dengan misi peduli, kreatif dan mandiri, ungkapnya tegas.

PMI Siap Bantu Penanganan Pasca Banjir

Banjir di beberapa daerah di ibukota Jakarta saat ini sebagian wilayah sudah surut, namun masih ada ancaman pasca banjir tersebut oleh sebab itu PMI Kota Jakarta Timur akan terus berupaya membantu mereka yang masih membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Ketua PMI Kota Jakarta Timur H Kusnoto saat ditemui ditengah pengungsi yang kini masih menempati GOR Otista Jakarta Timur menjelaskan, bahwa PMI Jaktim akan terus memberikan bantuan pada para pengungsi selagi mereka masih membutuhkan bantuan, meskipun saat ini banjir sudah surut dan mereka sebagian pulang ke rumah mereka.

Saat disinggung penanganan pasca banjir, H Kusnoto mengaku akan melakukan foging di daerah bekas banjir untuk menghindarkan ancaman penyakit seperti kencing tikus dan nyamuk DBD, sementara mereka yang ada di pengungsian akan terus dikirim makan siang dan makan malam, untuk pagi kita bantu bubur kacang ijo, tegasnya. 

Diakuinya selama ini untuk tiap hari PMI Kota Jakarta Timur mengirimkan 7.000 Box Nasi pada mereka yang membutuhkan di beberapa tempat pengungsian, namun saat ini jumlahnya akan dikurangi, karena untuk daerah Makasar dan Cakung sudah kering dan kondisinya sudah pulih, tambah H Kusnoto.

Sementara Humas PMI Kota Jakarta Timur Dewi Rahmadania juga menambahkan bahwa memasuki hari ke 5 Banjir Jakarta ini, PMI bekerjasama dengan standupcomedy Indonesia, PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia), dan Band Sindikat Senar Putus melakukan PSP (Psychological Support Program) untuk membantu masalah psikis bagi anak-anak serta warga pengungsi korban banjir di wilayah GOR Jakarta Timur (20/1).

“Selain bantuan sandang dan pangan yang tetap kita jalankan melalui Dapur Umum untuk pengungsi di wilayah Jakarta Timur, kami juga ingin membantu mereka untuk membangkitkan lagi keceriaan serta kondisi mental pengungsi yang biasanya drop karena banjir yang melanda,” ujar Dewi.

Selain menghibur warga dengan standupcomedy Indonesia, warga juga dihibur dengan penampilan musik dari teman-teman Band Sindikat Senar Putus.

Di samping membantu menghibur warga di pengungsian, PMI juga kembali menurunkan Kendaraan Amfibi untuk membantu evakuasi warga di wilayah Jakarta Utara. “Hari ini Hagglunds PMI telah berhasil mengevakuasi warga yang meninggal dunia dari RS. Pluit ke Palabuhan Sunda Kelapa,” jelas Arifin M. Hadi.

Selain masalah makanan serta sandang pangan, PMI  akan mengerahkan 20 truk tangki air bersih  untuk mempersiapkan distribusi air bersih yang akan disebar dan dioperasikan di masing-masing PMI Kota di Jakarta.

“Kita sudah mempersiapkan 20 unit truk tangki air untuk membantu kebutuhan air bersih bagi warga, selain itu kita juga mempersiapkan 4 unit truk pemroduksi air sebanyak  4 unit yang kami siapkan untuk wilayah Jakarta, jelas Sekjen PMI, Budi A. Adiputro.

Selain fokus di banjir Jakarta, PMI juga mempersiapkan kebutuhan air besih di beberapa wilayah yang terkena dampak banjir dengan mempersiapkan 1 unit truk distribusi air untuk wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kota Serang. 

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, juga menjelaskan, “PMI akan mengerahkan segenap potensi yang dimiliki untuk membantu warga korban banjir,” jelas Jusuf Kalla.

Laskar Merah Putih Bantu Korban Banjir


Bertempat di Kampung Pulo, Kampung Melayu Jaktim dan di Tebet Jaksel, Markas Besar Laskar Merah Putih bersama jajaran pengurus Markas Daerah Provinsi DKI Jakarta melakukan aksi sosial, menggelar bhakti sosial dengan memberikan bantuan bagi korban banjir, bantuan tersebut juga melibatkan peran serta ALBI Total Solution Training.

Disela acara tersebut Ketua Umum Laskar Merah Putih H Adek E Manurung SH pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya bersama jajaran Markas Daerah Laskar Merah Putih DKI Jakarta ingin meringankan beban meraka yang terkena musibah banjir.

Diakuinya bantuan kali ini lebih difokurkan pada mereka yang berada di pengungsian dan tenda penampungan, karena mereka adalah yang tidak bisa pulang di rumah yang saat ini masih terandam, mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita semua.


Sebagai Ketua Umum LMP, atas nama Markas Besar Laskar Merah Putih, H Adek mengaku prihatin, dan akan terus membantu hingga bencana selesai, termasuk nanti penanganan pasca banjir, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Markas Daerah LMP DKI Jakarta, H Agus Salim, SH, bahwa bantuan sudah dilakukan saat banjir melanda Jakarta dengan mengerahkan 3 Perahu Karet dan Ambulance saat evakuasi yang dipusatkan di Kramatjati, dan kini tinggal membantu mereka yang di pengungsian dengan bantuan obat-obatan, beras, Mie Instan dan Air mineral.

Saat disinggung akan upaya Pemda DKI, H Agus mengaku bahwa banjir tidak mungkin ditangani oleh Gubernur Jokowi saja, tetapi semua komponen masyarakat harus turut membantu, karena ini ujian dari Allah SWT, kita tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, namun mari hadapi bencana ini dengan membantu secara tulus dan iklas, ajaknya.


PMI Kota Jakarta Timur Distribusi 14.300 Porsi Makanan bagi Korban Banjir

Hari ke empat banjir, PMI Kota Jakarta Timur memberikan bantuan makanan kepada 7.000 jiwa di 12 kelurahan dan dukungan natura untuk 18 kelurahan.

Lokasi pengungsian (tenda) yang didirikan PMI di: Sudin Kesehatan (posko integrasi pemko jakarta timur), RS HERMINA, Gang Arus,Kelurahan Jatinegara,Kelurahan Cakung Barat Kelurahan Rawa Terate.

PMI Kota Jakarta Timur  bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bogor dan PMI Kota Bandung juga merespon banjir dengan membantu proses evakuasi warga yang berada di wilayah :
-      Pulo Gadung. Terdapat 1 orang meninggal dunia akibat sengatan listrik
-      Bidara cina : Membantu evakuasi masyarakat dan distribusi makanan ke warga yang bertahan dirumah-rumah
-  Makasar. Membantu evakuasi masyarakat dan seorang lansia yang sakit dari posko pengungsian terisolir ke posko kesehatan
-      Cipinang besar Selatan. Satu orang anak kecil hanyut terbawa arus besar dan belum ditemukan hingga saat ini

1 Unit Ambulans beserta kru merujuk seorang pasien di kecamatan Pulogadung ke rumah sakit.

2 Unit Ambulans beserta kru standby di Markas PMI Kota Jakarta Timur dan Posko Sudinkes untuk merespon evakuasi dan kemungkinan situasi darurat lainnya

Distribusi 7.000 porsi bubur+susu dan roti untuk sarapan  pagi 300 porsi makan siang, mayoritas telah didukung oleh Dinas Sosial Pemko Jakarta Timur,7.000 porsi nasi box untuk makan malam. Dan distribusi sembako berupa: Beras 3.600 kg, Mie instan     300 dus,Telur 20 peti    , Sarden 2.000 Kaleng, Minyak goreng 500 Lt, Kecap 500 pcs. Sementara Mobilisasi  Relawan    sebanyak 82 orang yang meliputi relawan KSR Unit Markas PMI Jaktim, UNJ, Azzahra, STIS, TSR dari Jumantik dan Pembina PMR, serta 15 orang anggota PMR.sedangkan 5 orang BKO PMI Kab. Bogor dan 15 orang BKO PMI Kota Bandung.

PMI Kota Jakarta Timur menerima dan menyalurkan bantuan dari masyarakat luas berupa dana, Natura (Bahan Makanan) seperti Beras, Mie instan, Kecap, Minyak Goreng, selimut, perlengkapan kebersihan dan air mineral, namun kami tidak menerima pakaian layak pakai. Saat ini kami sudah menerima bantuan dari Supreme Master Ching Hai international Association Jakarta yang membantu menyediakan makanan siap saji di Kelurahan Cipinang Besar Selatan dan dari Ikatan Konselor Menyusui Indonesia yang memberikan bantuan khusus makanan pendamping asi bagi anak bayi 6-18 bulan di posko sudinkes dan Kelurahan Cipinang Besar Selatan.

Bagi masyarakat yang ingin membantu bisa menghubungi beberapa kontak dibawah ini.


Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Suhanda, Kepala Seksi Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat Markas PMI Kota Jakarta Timur, Tlp. 021-8611832/ 081513404057  Saudara Reza / Ka. Si. Humas PMI Kota Jakarta Timur, Hp. 0815 160 6404 dan Dewi Rahmadania / Hp. 0815 1416 1293 email : rahmadania81@yahoo.com

Posko Banjir KNPI DKI Bantu 500 Nasi Bungkus Tiap Hari

Dalam upaya meringankan warga Korban Banjir di DKI Jakarta,Pengurus KNPI Provinsi DKI Jakarta menerjunkan relawan bencana dan membuat posko dapur umum, menurut Ketua KNPI DKI Dody Rahmadi Amar posko banjir ini merupakan gerakan kemanusiaan dan gerakan moral dari jajaran KNPI DKI.

Kepedulian sosial jajaran pengurus KNPI DKI dalam membantu korban banjir ini juga sebagai upaya dalam membantu pemerintah daerah serta membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana secara cepat dan tepat, yang penting bagaimana mereka yang terkena musibah banjir dapat makan dan minum terlebih dahulu, karena kalau mereka lapar maka situasi bisa menjadi rawan dan dampaknya akan lebih besar, oleh sebab itu untuk sementara kita siapkan dapur umum.

Bantuan bagi korban banjir, KNPI DKI menyiapkan nasi bungkug 3 kali sehari dan didistribusikan di lokasi penampungan dan tenda pengungsi, setiap hari di distribusikan hingga 500 bungkus, disamping itu KNPI DKI juga membagi kebutuhan pengungsi lainnya, seperti selimut, pempres, sabun mandi serta obat-obatan.
Melihat dampak bencana yang cukup besar dan jumlah pengungsi yang banyak, maka bencana kali ini bukan saja bencana tingkat daerah, tetapi sudah bencana nasional, bahkan Presiden SBY juga sudah menetapkan banjir kali ini sebagai darurat banjir, sehingga masalahnya bukan saja tanggung jawab DKI, tetapi sudah nasional, oleh sebab itu KNPI DKI meminta pada seluruh komponen masyarakat untuk melakukan aksi membantu masyarakat, demikian juga BUMN, BUMD serta perusahaan-perusahaan swasta untuk memberikan dana CSR-nya membantu korban banjir, apalagi kondisi seperti saat ini menurut BNPB serta BMKG masih berlanjut hingga 4 Februari¸ jadi kondisinya masih 3 minggu lagi, belum lagi pasca banjir akan muncul masalah lain, seperti sampah dan lumpur di pemukiman warga yang harus dibersihkan, belum lagi munculnya penyakit akibat dampak banjir, ini semua harus ditangani dengan serius, berkesinambungan dan harus dilakukan secara bersama-sama, oleh sebab itu saya meminta pada seluruh komponen masyarakat yang ada, untuk bahu membahu dan berinisiatif untuk peduli sosial, pinta Dody Rahmadi Amar.

Bantu Korban Banjir, RCC dan Hanura Kirim Mie dan Air Mineral

Jakarta kini menjadi lautan air hujan, beberapa wilayah terndam banjir, bukan saja mereka yang tinggal di daerah rendah, terapi di kantor-kantor pemerintahan dan jalan-jalan protokol juga tergenang banjir, Gubernur DKI Jakarta Jokowi juga telah menetapkan status darurat bencana, sehingga seluruh komponen masyarakat dihimbau untuk membantu meringankan beban mereka yang terkena musibah bencana.

Rukun Comunity Center (RCC) yang di komandoi oleh Politisi Partai Hanura Drs H Rukun Santoso, MM, MSi dengan didukung oleh Koordinator lapangan yang sudah terbentuk hingga ditingkat Kelurahan dan RW se-Jakarta Selatan terus melakukan pantauan di lapangan, dan RCC bersama Partai Hanura selalu merespon laporan dari jajaran pengurus Rukun Comunity Center (RCC) tingkat Cabang dan Ranting se-Jakarta Selatan

Melalui Relawan RCC, Partai Hanura bersama Rukun Comunity Center segera mengirimkan bantuan, menurut Ketua RCC, Drs H Rukun Santoso, MM, MSi didampingi Sekretaris Departemen Pendidikan DPP Partai Hanura, Bahrudin, Spd. pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya langsung meninjau lokasi banjir serta mengirimkan lebih dari 200 Dus Mie Instan serta Air mineral.


Diakuinya Rukun Comunity Center sudah terbentuk di seluruh kelurahan di Jakarta Selatan, bahkan sudah ada ditingkat RW, melalui koordinator lapangan saat ini terus memantau titik-titik banjir, mereka juga menjadi relawan bencana dibawah koordinasi pemerintah setempat, dan bantuan yang saat ini diberikan dengan atas nama Partai Hanura serta ormas Rukun Conunity Center, hal tersebut dilakukan karena ada himbauan agar bantuan tidak mengatasnamakan partai,oleh sebab itu kita pakai RCC, tegas anggota Komisi A, DPRD DKI ini.

Melihat informasi banjir yang masih memungkinkan menggenangi kembali diwilayah Jakarta hingga Februari, maka RCC juga terus menyediakan Mie dan air mineral yang siap dikirim sewaktu-waktu, kita sudah siapkan Mie instan untuk kita kirim kembali ke penampungan dan tenda darurat dibawah koordinasi korlab RCC, tegas H Rukun.

Melihat luasnya wilayah korban banjir Jakarta dan Banten, Politisi Partai Hanura ini juga menghimbau pada seluruh masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi mereka yang terkena banjir, khususnya disekitar mereka tinggal, dan untuk mengurangi banjir dimasa yang akan datang, agar Pemda DKI tidak mudah memberikan ijin pada perusahaan atau perorangan yang akan membangun di areal resapan air, apalagi saat ini banyak klaster perumahan yang membangun beberapa rumah di tanah resapan air.Langkah yang harus dilakukan adalah membuat sumur resapan di rumah dan di kantor-kantor, sehingga air dapat teresap di tanah, harapnya.

PMI Kota Jakarta Timur Evakuasi dan Bantu Korban Banjir

Menginjak hari kedua banjir yang melanda Jakarta di tahun 2013 ini, PMI Kota Jakarta Timur mengerahkan 80 orang personil relawan yang terdiri dari  KSR Unit Markas unit Perti, Sibat, PMR dan Fasilitator guna merespon banjir. Relawan PMI Kota Jakarta Timur mengevakuasi sekitar 60 warga yang berada di wilayah, Cawang, Condet, Bidara Cina, dan Kp. Melayu. “Dari tadi malam kita terus menjemput warga untuk antispasi naiknya debit air,” jelas Budhi Pranoto Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus  Koordinator Lapangan PMI Kota Jakarta Timur .

Untuk Dapur Umum, PMI Kota Jakarta Timur menyiapkan 5.250 porsi bubur kacang hijau serta roti manis untuk sarapan dan 5.250 porsi untuk makan malam  yang didistribusikan di wilayah Kel. Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cawang, Cililitan, Balekambang, Gedong, Cipinang Melayu,Rawa Terate, Jatinegara, Halim, dan Kebon Pala sedangkan untuk makan siang PMI Kota Jakarta Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Pengungsi banjir dari wilayah Kota Jakarta Timur hingga kini masih menempati titik-titik pengungsian yang berada di RS. Hermina Jakarta Timur, GOR Jakarta Timur, dan Sudinkes Jakarta Timur.

“Kami hingga kini masih siaga, pelayanan kesehatan juga kami dirikan di RT 08/RW 10 Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, kami juga terus menjalankan dapur umum, saat ini warga yang mengungsi membutuhkan selimut serta makanan siap saji serta family kit,” papar Budhi.  

Siang tadi, Pak Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI beserta Ibu Rini Sutiyoso selaku Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta turut meninjau korban banjir di Kampung Melayu dengan mengendarai perahu karet PMI Kota Jakarta Timur dan sedikit berdialog dengan mereka.

Jokowi Serahkan Gerobak Kaki Lima Pada Pedagang Di Masjid Sunda Kelapa

Pemda DKI didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank DKI kini terus berupaya membantu usaha kecil dan menengah yang ada di Provinsi DKI Jakarta, dan program tahun 2013 ini, dalam menata pedagang kaki lima (PKL), Pemda DKI melakukan dengan cara pembinaan, hal tersebut diharapkan kesejahteraan pedagang kecil dapat meningkat dan upaya penataan agar tidak mengganggu lalu lintas dapat terwujud.

Bertempat di halaman Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta secara resmi menyerahkan bantuak Gerobak untuk berjualan pada 28 pedagang, demikian juga Bank DKI turut membangun atap kios pedagang,sehingga terlihat bersih, apik dan rapi,

Disela acara tersebut  Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pada wartawan mengatakan,bahwa kegiatan ini merupakan program corporate social responsibility Bank DKI. Melalui program seperti ini, diharapkan  tidak akan ada lagi Kaki-5 yang berjualan di badan jalan hingga menimbulkan kesemrawutran, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Jakarta Pusat, H Saefullah Mpd, pihaknya mengucapkan terimakasih pada Bank DKI yang telah bersama-sama Pemda DKI dalam menata PKL di Jakarta Pusat ini, dan diharapkan akan dapat diikuti oleh BUMD yang lain, dengan dana CSR-nya, untuk wilayah Jakarta Pusat setelah menata PKL di Masjid Sunda Kelapa ini, pihaknya akan menata kawasan Gambir, Jakarta Pusat, ungkap Saefullah.

Disela acara tersebut Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono pada wartawan juga menjelaskan, bahwa pemberian fasilitas gerobak kali  ini, juga merupakan dukungan Bank DKI terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terkait program penataan pedagang kaki lima di Jakarta, Bank DKI bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan penandatanganan kerjasama program CSR dalam kegiatan penataan PKL di Jakarta.

Menurut Eko Budiwiyono bahwa PKL termasuk pedagang sektor ekonomi yang memiliki ketahanan yang baik terhadap gejolak kondisi perekonomian, pertumbuhan sektor UKM juga menjadi salahsatu indikator penting untuk pembangunan kota Jakarta, dan dirinya berharap para pedagang kaki lima juga bisa memanfaatkan produk Bank DKI, seperti Kredit Modal Kerja dan Kredit Modal Usha, pintanya.

Prof. Ir Toni Atyanto, MPhil, PhD Gantikan Prof Sutyastie Soemitro Remi Jabat Rektor Universitas Sahid Jakarta

 Bertempat di aula Serbaguna lt. 8   Universitas Sahid Jakarta, diselenggarakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor periode 2013 – 2017. Pejabat Rektor Universitas Sahid Jakarta yang baru adalah Prof. Ir. Toni Atyanto Dharoko, M Phil., Ph.D menggantikan pejabat Rektor lama Prof. Dr. Hj. Sutyastie Soemitro Remi, SE., MS yang telah usai masa jabatannya.

Prof. Ir. Toni Atyanto Dharoko, M Phil., Ph.D, lahir di Yogyakarta 17 Oktober 1951. Beliau aktif sebagai Guru Besar dan meraih gelar Profesor dalam bidang arsitektur dari Universitas Gajah Mada pada tahun 2008. Memperoleh gelar M. Phil (S2) pada tahun 1985 dan Ph.D (S3) pada tahun 1989 bidang Housing Studies dari  University of Newcastle United Kingdom. Sedangkan Post Doctoral Program di peroleh pada 1990 dari New Jersey Institute of Technology USA di bidang Environmental Engineering.


 Sampai sekarang masih aktif sebagai anggota Senat Akademik dan anggota Majelis Guru Besar UGM. Mengajar dari tahun 1978 – sekarang pada jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik UGM. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Rektor bidang alumni, kerjasama dan pengembangan usaha UGM; Ketua Forum Perguruan Tinggi Bidang Pengembangan Kebijakan Perumahan Nasional Kementerian Perumahan Rakyat RI; Ketua Komisi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPMPT) Dewan Pendidikan Tinggi Ditjen Dikti Depdiknas; Chief Quality Officer ASEAN University Network for Quality Assurance (AUN – QA) ASEAN Secretariate; Anggota Badan Koordinasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Indonesia (BK – PMPTI); Anggota Auditor Akademik Internal UGM dan Komisaris Utama PT. Gama Multi Usaha Mandiri (Holding Unit-unit Usaha UGM).

Seusai acara pengukuhan Prof. Ir Toni Atyanto, MPhil, PhD pada wartawan mengaku akan segera melakukan penataan di internal Usahid, agar semua dapat bekerjasama dalam mempercepat kualitas civitas akademika di Usahid, dengan adanya dosen yang memiliki standar, ditunjang dengan ruang serta resorsis unggul, pihaknya yakin akan mampu mengakselerasi seluruh program yang ada.

Demikian juga dalam waktu yang tidak lama lagi, bangsa ini akan memasuki pasar bebas Asean, ini akan memperketet persaingan antar Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Perguruan Tinggi Asing yang akan beroperasi di Indonesia, oleh sebab itu Usahid Jakarta dalam waktu dekat akan melaunching “Tahun Kualitas”, dimana seluruh komponen akademik di Usahid Jakarta harus mampu meningkatkan kualitas proses akademik di Usahid, papar Guru Besar UGM Fakutas Teknik, yang juga mantan Wakil Rektor UGM ini. 
Sementara dalam sambutannya H Sukamdani menegaskan, agar pejabat Rektor yang baru tidak sekedar melaksanakan tugas rutin, tetapi hendaknya juga mampu memahami permasalahan  yang ada,  sehingga dalam meningkatkan kualitas civitas akademika di Usahid dapat maksimal, dan terus berbuat yang terbaik untuk kemajuan lembaga yang dipimpinnya,

 Sebagaimana Visi dan Misi Usahid dalam mencetak entrepreneurship bagi setiap mahasiswa, seluruh civitas akademika hendaknya dapat bekerja sama, sehingga upaya dalam melahirkan generasi bangsa yang unggul, berbudaya, berjiwa kewirausahaan serta beraqlakul karimah dapat terwujud, pada Rektor sebelumnya,

Prof Sutyastie Soemitro Remi yang telah banyak berbuat untuk kemajuan pendidikan di Universitas Sahid Jakarta, atas nama Yayasan dan Pribadi mengucapkan banyak terimakasih, dan masukan-masukan untuk peningkatan pendidikan di Usahid Jakarta masih terus diharapkan, pinta H Sukamdani.






Gubernur Bibit Waluyo Kukuhkan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek

Bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo secara resmi mengukuhkan kepengurusan paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek periode 2012 – 2017, acara tersebut juga dihadiri 36 pengurus paguyuban tingkat Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya H Bibit Waluyo banyak memaparkan akan apa yang telah dilakukan selama 4 tahun 5 bulan ini, dalam membangun Jawa Tengah, banyak keberhasilan dalam meningkatkan produk masyarakat baik dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, kerajinan dan fasilitas lain dalam menunjang kemajuan warga Jawa Tengah.

Permasalahan yang bisa dilakukan oleh paguyuban salahsatunya adalah bagaimana seluruh warga Jawa Tengah yang ada di Jakarta dan sekitarnya ini dapat membangun jaringan usaha dalam memasarkan produk yang ada di Jawa Tengah, “tolong carikan peluang pemasaran produk yang ada di Jawa Tengah agar bisa masuk ke pasar di Jakarta ini”, pinta Gubernur Bibit Waluyo.

Pada seluruh pengurus paguyuban kepengurusan sebelumnya yang telah bekerja dengan baik, saya mengucapkan terimakasih dan saya minta pada seluruh pengurus yang baru, agar bekerja dan terus bekerja untuk kemajuang warga Jawa Tengah di Jabedetabek maupun yang ada di daerah Jawa Tengah, mari membangun Jawa Tengah menuju masyarakat Jawa Tengah semakin sejahtera, dengan konsep Bali Deso Mbangun Deso, ajak Bibit Waluyo yang juga akan maju kembali menjadi calon gubernur Jawa Tengah periode 2013 – 2018 ini.
Sementara Ketua Umum Paguyuban Jateng Se-Jabodetabek, Prof. DR. dr. H. Sarjana SP.OG (K),SH disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa Paguyuban Jawa Tengah se-Jabodetabek ini merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang dibentuk dengan swadaya warga Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya, kalau saat ini lembaga hukumnya belum ada, sebagai ketua umum dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan persyaratan sebagai Ormas ke Notaris maupun Kementerian Dalam Negeri, sehingga kiprahnya dalam membangun Jawa Tengah khususnya dan membangun bangsa akan dapat maksimal.

Disamping itu dibidang pemberdayaan ekonomi, Paguyuban Jawa Tengah Jabodetebek juga telah memiliki Koperasi, ini akan kita maksimalkan dalam meningkatkan usaha warga Jawa Tengah di Jakarta dan sekitaranya, dengan membangun kerjasama dengan Bank Jateng yang telah beroperasi di Jakarta, upaya lain adalah memberikan beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu serta meningkatkan kesehatan masyarakat baik yang ada di Jabodetabek maupun di Jawa Tengah.
Saat disinggung upaya pencalonan sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Gubernur Bibit Waluyo, Prof. DR. dr. H. Sarjana SP.OG (K),SH mengaku siap, karena sebagai Kader Partai Gerindra, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra serta Ketua Dewan Pembina, namun sebagai warga Jawa Tengah yang selama ini berkecimpung di Dunia Pendidikan (Dosen) dan Kesehatan (Dokter) akan siap mendampingi pak Bibit sebagai seorang Jenderal TNI, untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Tengah, sebagaimana Konseb beliau Bali Ndeso Mbangun Deso, ungkapnya tegas.  


Hasan Fatoni : Warga Kudus, Jepara dan Demak Siap Sukseskan Paguyuban dan Pembangunan Jawa Tengah

Ditempat yang sama Pengurus Paguyuban Demak Jabodetabek yang juga menjadi pengurus Paguyuban Jateng se-Jabodetabek, Hasan Fatoni pada wartawan mengaku siap mendukung kepengurusan paguyuban Jateng yang baru ini, agar benar-benar bermanfaat bagi warga Jawa Tengah di Jakarta maupun di Jawa Tengah sendiri, jadi tidak hanya sebuah retorika atau seremonial belaka, tetapi benar-benar programnya bisa diaplikasikan pada masyarakat .

Politisi Partai Golkar yang juga siap maju di Dapil Jateng II (Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak) ini, juga mengaku Melalui kepengurusan Paguyuban ini pihaknya juga akan memfasilitasi kepentingan warga Jawa Tengah khususnya Dapil Jateng II dengan beberapa Kementerian di Jakarta.

Melalui Partai Golkar nantinya juga diharapkan akan mendorong pembangunan di Demak, Jepara dan Kudus, khususnya disekitar pantai, karena selama ini banjir rop masih seringkali menerjang permukiman warga, bahkan ada salahsatu desa  yang sudah hilang akibat air laut yang naik, demikian juga dibidang ekonomi kerakyatan, dirinya siap meningkatkan akses permodalan dan  akses pasar demi kemajuang seluruh warga Jateng, dan khususnya warga Demak, Jepara dan Kudus, tegas Hasan Fatoni.

Pemerintah Harus Bantu PTS Hadapi Komunitas ASEAN 2015

Tidak lama lagi Indonesia mau tidak mau akan memasuki pasar bebas Asean 2015, dan diperkirakan perguruan tinggi asing  akan membangun jaringan akademiknya di Indonesia, sehingga persaingan perguruang tinggi swasta akan semakin kompetitif di Indonesia, oleh sebab itu untuk menghadapi  Asean Community 2015 tersebut, diharapkan Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan membantu perguruan tinggi swasta yang ada, agar benar-benar mampu bersaing dengan perguruan tinggi asing yang akan beroperasi di Indonesia.

Menurut , Sekjen Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah III Jakarta, Prof. DR. Raihan, MSi bahwa Dalam rangka mempersiapkan kompetitif  dengan perguruan tinggi asing, diharapkan seluruh perguruan tinggi swasta di Indonesia, khususnya di Jakarta agar lebih progresif dalam menjalankan proses belajar mengajar dengan penguatan-penguatan yang lebih baik lagi daripada tahun-tahun yang lalu. Sebenarnya PTS di Jakarta saat ini banyak yang sudah sejajar, bahkan lebih baik dari perguruan tinggi level ASEAN bahkan internasional dengan ranking tertentu, namun demikian masih juga ada PTS yang masih tertatih-tatih dalam melakukan proses belajar mengajar, oleh sebab itu diperlukan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan kualitas agar dapat mendorong Perguruan Tinggi Swasta lebih berperan lagi, dan dibutuhkan peraturan yang sifatnya lebih ke pembinaan-pembinaan bagi yang menengah kebawah.

Perguruan Tinggi Swasta juga harus mampu melakukan hal-hal yang berkaitan dengan penguatan akses informasi akademik bagi mahasiswanya, dimana PTS yang memiliki akses mengglobal nantinya akan mampu meyaingi perguruan tinggi asing, karena proses belajar mengajar nantinya juga akan mampu memberikan pelayanan akademik yang sifatnya lebih kepada globalisasi, dimana nantinya mahasiswa juga diberi pengetahuan yang mengglobal dan tidak hanya aspek-aspek pengetahuan yang ada di Indonesia saja, serta memberikan pengetahuan pada mahasiswa yang mendunia serta mampu melihat informasi global, melalui akses tersebut secara menyeluruh untuk masa depannya.

Disamping itu yang tidak kalah penting adalah kesiapan para dosen, mau tidak mau para dosen harus bisa melihat paradigma kedepan, inilah yang harus dilakukan Perguruan Tinggi Swasta di DKI Jakarta ini,sehingga nanti alunimnya dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan Negara serta bagi kemajuan  dunia. Dan kini APTISI Wilayah III Jakarta terus memberikan masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar dalam mengambil kebijakan maupun membuat peraturan yang sifatnya mendorong kemajuan perguruan tinggi swasta yang ada, APTISI juga membantu dalam mensosialisasikan program serta peraturan yang harus dilakukan perguruan tinggi swasta, namun apabila dapat peraturan maupun undang-undang tersebut tidak bisa dilakukan, maka APTISI juga akan mengkritisi sesrta memberikan masukan pada Dirjen Dikti maupun Kopertis masing-masing, serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara bersama-sama maupun menggelar lokakarya dalam pengembangan ilmu pengatahuan dan teknologi dalam berbagai bidang pengetahuan, papar Prof Raihan yang juga Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Islam Jakarta.

Wasiat Ulama Ajak Umat Biasakan Berzikir

Salahsatu ormas Islam yaitu Wadah Silaturahim Usatidz, Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) mengaku prihatin dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mebih memilih merayakan tahun baru dengan berbagai hiburan musik dan kembang api, dari pada mengajak umat Islam untuk berdoa dan berzikir, padahal Wasiat Ulama dan YPI Ar-Rohmah sudah 23 tahun secara rutin menggelar Tabliq Akbar dan Zikir dalam menyambut tahun baru, oleh sebab itu Wasiat Ulama menghimbau dalam menyambut tahun baru, ditahun mendatang Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk dapat bersama-sama Wasiat Ulama untuk mengajak umat Islam di Jakarta untuk berzikir, sehingga ibukota Jakarta ini dapat terhindar dari bencana.

Diakuinya dalam acara Tabliq dan Zikir Akbar kali ini diikuri oleh ribuan umat Islam yang datang dari Jakarta,Cirebon, Kerawang, Bogor, Bekasi, Depok dan Tangerang, acara yang juga dihadiri para Ulama serta Habaib tersebut, adalah kegiatan rutin tahunan dalam menyambut tahun baru nasional.

Menurut KH Fachrurrozi Ishak, bahwa Tablig yang digelar menjelang tahun baru 2013 ini, telah  digelar setiap tahun,dan merupakan tahun ke 23 yang ia gelar, hal tersebut dilakukan sebagai upaya, untuk menghindari hal-hal negatif, pada umat Islam saat menyambut datangnya tahun baru nasional, karena kemaksiatan dapat memancing Murka Allah SWT, kita tidak ingin umat terjebak oleh hal-hal maksiat saat menyambut tahun baru, oleh sebab itu Wasiat Ulama secara terus menerus menggelar Tabliq Akbar.

Selama kita hidup kemaksiatan, maka Allah SWT akan murka, dan kemurkaan Allah itu dapat mendatangkan bencana dan malapetaka, tetapi kalau kita mengisi kehidupan ini , kita isi dengan rasa syukur, dengan berzikir dan berdoa, maka insyaallah, nanti akan memperbaiki, secara personel orang-perorang, sehingga banyak orang yang mendekatkan diri kepada Allah, sehingga turun Ridho Allah, dan DKI Jakarta serta Negara kita menjadi baroqah, dalam menjadikan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai, tegas Ulama Besar Betawi ini. (Sos).

Peringati HAB, Kanwil Kemenag DKI Bantu Korban Banjir

Bertempat di halaman Kanwil Kemenag Provinsi DKI jakarta, Jl. DI Panjaitan No. 10, Jatinegara,Jakarta Timur beberapa waktu lalu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Joko Widodo (jokowi) menjadi inspektur upacara dalah peringatan Hari Amak Bakti (HAB) Kementrian Agama ke 67, acara yang  digelar Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta tersebut juga memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya masa kerja 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Dan Jokowi mewakili Menteri Agama RI menyematkan Satya Lencana Karya Satya masa kerja 30 tahun pada Kepala kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta H Muhaimin Luthfie.

Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta Muhaimin Luthfie mengatakan, untuk meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dirinya berharap, dengan kehadiran Gubernur Jokowi, sinergitas program antara Kemenag DKI bersama Pemprov DKI akan semakin kokoh dan di pererat. “Alhamdulillah kita sudah kerjasama bagaimana mengamankan program-program Kemenag DKI Jakarta, khususnya program keumatan,” kata Muhaimin.
Diakuinya dalam membantu warga Jakarta yang terkena musibah banjir, Kanwil Agama DKI Jakarta juga memberikan bantuan 1 ton beras dan 500 dus mie instan serta 250 Mushaf Al Qur’an¸ bantuan tersebut diharapkan akan meringankan beban warga Jakarta yang terkena musibah banjir, harapnya.

sementara Dalam pesannya Menteri Agama yang dibacakan Jokowi meminta pada seluruh jajaran aparatur Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, untuk bekerja secara profesional dan memiliki integritas, serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan kerukunan umat beragama di ibukota Jakarta ini.  “ Profesional tanpa integritas akan membawa kerugian serta kehancuran,sedangkan integritas tanpa profesional akan menyebabkan manusia hanya berjalan di tempat.”ujarnya.

Menurut Jokowi, profesionalitas dan integritas sengaja di jadikan sebagai kata kunci peningkatan kinerja Kementerian Agama yang bersumber dari kaidah dalam agama. Apabila urusan di serahkan kepada bukan ahlinya maka tunggulah kehancurannya. “Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi birokrasi Kementerian Agama,” jelasnya.

Tolak Relokasi Gedung, KNPI Jakarta Timur Datangi Gubernur dan DPRD

Pengurus dan anggota DPD II KNPI Jakarta Timur yang terdiri dari 67 Ormas Kepemudaan beberapa waktu lalu menggelar aksi demo damai ke Balaikota dan Kantor DPRD DKI, mereka menolak rencana akan direlokasi kantor secretariat KNPI Jaktim yang berlokasi di Jalan Pertanian 11, Klender (Kebon Singkong)  ke rumah jaga lapangan sepak bola di Kelurahan Lubang Buaya.

Dalam aksi demonya didepan kantor Gubernur DKI Jakarta tersebut, Ketua KNPI Jakarta Timur Benny Wijaya SHi menegaskan, pihaknya menolak alih fungsi sekretariat KNPI Jaktim karena mekanisme alih fungsi dilakukan secara sepihak oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur, dimana rencana akan menjadikan sekretariat KNPI menjadi Puskesmas, pihaknya tidak pernah diajak bicara, tetapi dipanggil oleh Dinas Kesehatan dan jajaran Pemkot Jaktim saat sudah ada penetapan, bahkan dalam statemen di harian yang terbit diibukota dikatakan bahwa KNPI Jakarta Timur tidak ada, padahal eksistensi KNPI Jakarta Timur sangat bagus dalam membina kepemudaan selama ini, demikian juga di seluruh Kecamatan telah terbentuk Pengurus Kecamatan (PK) KNPI, ini merupakan penghinaan pada KNPI Jakarta Timur, tegas Benny.

Keberadaan gedung KNPI yang sudah 24 tahun digunakan oleh DPD II KNPI Jakarta Timur, merupakan bangunan bekas (ex) Kantor Kelurahan Klender. Hal ini berdasarkan surat Keputusan Walikota yang saat itu dipimpin Mas Sunaryono bernomor 1962/073.541 tanggal 19 mei 1989. Dan saat itu bangunan KNPI dibangun dengan uang swadaya para senior KNPI dan mengalami renovasi 3 kali, tanpa uang APBD, demikian juga selama kepemimpinannya, keberadaan gedung terus dirawat dengan baik, jadi tidak ada alasan Pemkot Jaktim mengusir begitu saja, tegasnya.



Sementara dalam aksinya 10 Perwakilan KNPI Jakarta Timur akhirnya diterima staf Wakil Gubernur DKI Jakarta serta Komisi A DPRD DKI, dan merekomendasikan Anggota DPRD DKI William A Yani SH untuk memfasilitasi pertemuan Pengurus KNPI Jaktim bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur serta Komisi A akan mengeluarkan surat penundaan relokasi tersebut.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI TS Yanche yang memimpin sidang komisi saat menerima perwakilan Pengurus KNPI Jakarta Timur pada wartawan menjelaskan, bahwa dirinya berharap KNPI Jakarta Timur untuk dapat melakukan pendekatan pada jajaran Pemkot Jaktim, pihaknya yakin surat yang ditandatangani Walikota Jakarta Timur yang baru menjabat beberapa bulan tersebut bukanlah atas inisiatif Walikota Krisdianto, saya berharap akan ada jalan terbaik, dan DPRD DKI akan memfasilitasi hal tersebut.

TS Yanche juga mengaku akan menelusuri surat atas tanah tersebut di BPKD, seharusnya kalau ingin membangun Puskesmas baru, seharusnya Sudin Kesehatan Jaktim atau Dinas Kesehatan mencari lahan yang baru saja, dan diajukan anggarannya, saya yakin DPRD DKI akan menyetujuinya dan tidak perlu menggusur KNPI, biarlah lahan tersebut tetap digunakan KNPI Kota Jakarta Timur dalam membina generasi muda di Jakarta Timur, agar menjadi generasi penerus bangsa yang berjiwa Pancasila dan berkarakter nasionalisme serta kebangsaan, tegas politisi Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta ini.


Wiliam A Yani SH juga menambahkan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pertemuan Pengurus KNPI Jaktim dengan Walikota Jakarta Timur, untuk mencari solusi yang baik, apakah masih bisa digunakan untuk kantor KNPI tingkat Kota Jaktim atau tetap akan digunakan untuk Puskesmas, namun kalau memang harus untuk Puskesmas hendaknya dapat dicarikan solusi pengganti sebagaimana yang diharapkan bersama, kalau Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta bisa merealisasikan Gedung KNPI yang megah di jalan Balap Sepeda, kenapa KNPI tingkat kota tidak bisa ? ini juga akan menjadi perhatian kita sebagai wakil rakyat, dan DPRD DKI akan siap membantu untuk kepentingan para pemuda, tegas Politisi PDI Perjuangan dapil Jakarta Timur ini.

INDONESIA RAWAN BENCANA, PEMDA DAN MASYARAKAT DIMINTA SIAGA

Indonesia dengan banyaknya Gunung Berapi serta posisinya yang berada pada lempeng bumi serta daerah zona subduksi kondisinya sangat rawan terhadap bencana alam, dimana 127 kabupaten/Kota berada di Zona Bahaya Sangat tinggi  terhadap  bahaya, dan 46 Kab/Kota bereda pada bahaya tinggi serta 26 Kab/Kota di zona bahaya sedang, dari kejadian tahun 2012 tercatat gempa 365 kejadian, berarti rata-rata 1 hari terjadi gempa. Dari data prediksi/perkiraan BMKG kemungkinan ditahun 2013 bencana Tsunami dan Gempa masuh akan terjadi diwilayah Indonesia.

Berbagai permasalahan seperti masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bencana serta masih tingginya aspek budaya yang mempengaruhi kehidupan masyarakat yang sebenarnya rawan bencana, seperti pembangunan rumah yang besar sebagai rumah adat yang kurang memperhatikan ketahanan terhadap bencana, dimana rumah-rumah tersebut tidak didukung dengan besi beton yang kuat. Perilaku masyarakat juga jauh dari dampak bencana, dimana masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan di Sungai, menebang pohon tanpa memperhatikan bahaya longsor dan membangun bangunan di bantaran sungai maupun tebing-tebing.

Kejadian bencana gempa yang selama ini berada di zona Subduksi ditengah laut sangat berpotensi adanya tsunami, namun demikian gempa di daratan juga berdampak besar terhadap kerusanan maupun korban jiwa serta materi, saat ini gempa yang tidak diperkirakan-pun telah merusah sebagian daerah tersebut, seperti Gempat di Bogor beberapa waktu lalu, juga berdampak pada kerusahakan bangunan yang tidak sedikit jumlahnya. Dan hal tersebut masih mungkin timbul kembali di Bogor maupun daerah lain. Kejadian di Jogja ternyata juga mampu menghancurkan bangunan di Kabupaten Klaten, Sokoharjo, Wonogiri dan Boyolali, ini jelas-jelas bahwa bencana sangat mungkin terjadi disekitar kita, oleh sebab itu Kewaspadaan harus ditingkatkan dan kesadaran masyarakat akan bahaya bencana juga harus terus dibangun sejak dini, ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, DR Sutopo Purwo Nugroho. Dalam acara jumpa PERS di kantor BNPB Jakarta.

Upaya yang perlu dilakukan, belajar dari pengalaman kejadian tahun 2012, dimana sistem peringatan dini tidak jalan, dan selalu terjadi kemacetan dan tidak mengetahui kemana harus melakukan evakuasi maka perlu masterplan yang baik di daerah-daerah yang rawan bencana, BNPB bersama BPBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota, telah membuat 4 program yaitu pertama penguatan peringatan dini, dengan pembangunan sirine, sistem informasi, alat deteksi gempa, sensor bawah laut. Kedua pembangunan tempat evakasei seperti Shelter, dengan pemanfaatan banguan yang kuat seperti sekolah, Masjid, Geraja. Ketiga pengembangan desain tangguh dan keempat mendukung Pembanguan industri kebencanaan. Dan yang tidak kalah penting adalah peran masyarakat itu sendiri dalam upaya pencegahan, penangangan saat bencana serta bantuan saat rekonsuksi bencana, pinta Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, DR Sutopo Purwo Nugroho.

KN LSM Indonesia Gelar Raker dan HUT 1 Tahun

Dalam upaya melakukan evaluasi program yang sudah dijalankan Pengurus Pusat Komite Nasional LSM Indonesia bertempat di Cisarua Bogor, seluruh anggota Komite yang terdiri dari 43 LSM serta jajaran pengurus Pusat KN LSM Indonesia menggelar acara Rakernas Luar Biasa.

berbagai masukan dihimpun guna menyusun program kerja Pimpinan Pusat maupun untuk kebijakan di Daerah, berbagai program disusun yang lebih sederhana namun bisa dilaksanakan dengan baik.

tugas dan tanggung jawab anggota sebagai LSM juga disoroti guna meningkatkan peran Komite Nasional, demikian juga target untuk segera membentuk kepengurusan daerah diseluruh Indonesia.


Bertepatan dengan acara tersebut juga digelar Rapat Kerja bertmpat di salahsatu Villa di Puncak Bogor seluruh pengurus Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat beserta Anggota Komite Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia menggelar Hari Ulang Tahun yang pertama, acara tersebut juga digelar Rapat Kerja Tahunan KN LMS Indonesia.

Yayasan Rohani Asikah Gelar Pengobatan Gratis dan Santunan

Peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Sosial, merupakan momentum saat yang tepat bagi  kita  semua, mengenai betapa penting Kesehatan bagi tubuh kita dan kehidupan masyarakat. Untuk itu dalam kesempatan tersebut Yayasan Rohani Asikah bertempat di Graha Toedjo Empat, Jl. Wolter Mongonsidi No.15, Jakarta Selatan, melakukan kegiatan Peduli Kesehatan dan Peduli Sosial. Acara bhakti sosial tersebut digelar  dengan tema “Mari Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Bangsa” dan subtema “ Wujudkan Masyarakat Untuk Hidup  Bersih, Sehat Dan Ceria“.

Acara ini juga sekaligus memperingatu Yayasan Rohani Asikah 17 Tahun mengabdi pada masyarakat dan bansa, ungkap Ketua Panitia yang sekaligus Ketua Yayasan Rohani Asikah  Fahruddin Gani  dalam laporannya didepan Pembina dan pengurus Yayasan Rohani Asikah lainnya.

 Lebih jauh Pengusaha Muda yang juga putra pejuang ini menegaskan, bahwa momentum Hari Kesehatan Nasional ini juga bertepatan dengan Hari jadinya Yayasan Rohani Asikah dalam kurun waktu 17 tahun, Pada kesempatan ini, Yayasan Rohani Asikah yang secara rutin tiap tahun menggelar Pengobatan gratis, sunatan massal gratis dan santunan yatim dan dhuafa, ini dilakukan sebagaimana  yang diamanatkan  dalam Undang-undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan adalah Hak Asazi dan salah satu unsur Kesejahteraan. Dan Undang Undang Sosial No.11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Bukan saja tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, oleh sebab itu kami juga mengucapkan terimaksih pada pihak donatur dan sponsor yang telah membantu terselenggaranya Peringatan Hari Kesehatan Nasioanal dan Hari Sosial Tahun 2012 ini, tegasnya.

Sebagaimana Tema “ Mari Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Bangsa”  sebagai bentuk kepedulian kita kepada mereka khususnya Masyarakat Jakarta agar bisa hidup sehat dilingkungan masing-masing, Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan vital dan hakiki bagi masyarakat yang harus terpenuhi, Karena tanpa kesehatan yang memadai dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan kualitas hidup yang kurang baik bagi masyarakat, khususnya anak anak yang kurang beruntung.

Dikota Jakarta, tidak semua lapisan Masyarakat bisa memperoleh kesempatan yang layak. Masih banyak dari mereka terutama kaum dhuafa yang belum dapat merasakan akan pentingnya kesehatan. Dalam kesempatan ini Kami selaku Panitia Penyelenggara akan memberikan Santuan sekitar 300 Anak Kurang Mampu yang berasal dari berbagai wilayah di Ibu Kota Jakarta,  berupa Paket Sembako, Shampoo, Sabun, Parfume, Penyegar  juga uang saku, Acara Hari Kesehatan dan Hari Sosial yang dilakukan Yayasan Rohani Asikah dengan menggelar Acara Sunatan Massal, Pengobatan Gratis, serta Pemberian Bingkisan kepada  300 Masyarakat kurang mampu.


Kegiatan yang juga diisi dengan berbagai hiburan ini, kita juga ingin memberikan hiburan pada anak kurang mampu, atau kurang beruntung, sehingga di Hari Kesehatan Nasional dan Hari Sosial ini mereka juga dapat bersenang-senang, dengan berbagi kebahagian dan kepedulian terhadap sesama.

Yayasan Rohani Asikah yang di Ketuai Oleh Fahruddin Gani, dengan melibatkan Penasehat Panitia, Hj. Fifi Syarifah (Ketua Yayasan Rohani Asikah), Pembina Bapak H. Ichwan Zayadi, SE (Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta), Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si  (Anggota Komisi E DPRD DKI) tersebut, setiap tahun telah melenggarakan kegiatan bakti sosial seperti peduli terhadap Dunia Anak,  Pendidikan, Kesehatan dan Sosial secara rutin.
Pembina Panitia Acara yang juga anggota Komisi E DPRD DKI, Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si juga mengaku beryukur bisa berbagi bersama pada anak-anak dari keluarga kurang mampu, untuk memberikan pelayanan kesehatan, acara ini cukup mulia, dan diharapkan dapat digelar secara rutin, demikian juga kerjasama dengan DPRD DKI, agar terus ditingkatkan, dalam upaya membantu masyarakat, pintanya.

Hj Marie Amadea Ismayani juga mengaku mendukung kegiatan bhakti sosial, yang digelar Yayasan Rohani Asikah ini, yang mau memperhatikan masyarakat kecil, karena kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang diridhohi oleh Allah SWT, sebagai anggota DPRD Komisi E, kita juga telah memperjuangkan anggaran Kesehatan dan Pendidikan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya untuk jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu, baik melalui Askeskin, Gakin dan SKTM, dan kini dengan program Kartu Jakarta Sehat,  dan kini DPRD DKI bersama Pemda juga telah menerapkan Wajib Belajar 12 tahun,dan pendidikan gratis hingga SMA/K, ini semua pertanggung jawaban saya pada masyarakat DKI Jakarta, tegas Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si
Diberdayakan oleh Blogger.