Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

DPCK GRANAT Kota Jakarta Timur

Setelah Dikukuhkan, DPCK GRANAT Kota Jaktim Gelar Serangkaian Kegiatan ke Masyarakat dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Menkokesra Agung Laksono meninjau kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB

Bertempat di Lapangan Udara Pondok Cabe Tangsel, Menkokesra menyaksikan langsung kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggungan Bencana BNPB dan berkesempatan mencoba Perahu Ampibi

Forum Wartawan Kebencanaan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Hj Ernawati bersama Rumah Sehat 786

SOSIALISASI PROGRAM PARTAI PDI PERJUANGAN PADA WARTA CIPINANG

Bagi-bagi Kue Hambalang Sport Center, Penanggung Jawab PT Adhi Karya dan Wijaya Karya


Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, terus diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Proyek yang sejak awal hanya terbongkar senilai Rp 1,2 triliun, kini mulai terkuak, seiring diperiksanya beberapa pihak oleh penyelidik KPK.

Proyek bangunan pusat pendidikan dan pelatihan olahraga yang berdiri di tanah seluas 32 hektare, diduga telah mengalirkan Rp 2,5 triliun untuk semua tahap pengerjaannya, yang dibenarkan oleh pihak KPK.
Hal itu berbeda dengan perhitungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang menyebut proyek Hambalang seluruhnya menghabiskan anggaran senilai Rp 1,175 trilun.

Namun, Menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, anggaran Rp 1,175 triliun hanya untuk biaya konstruksi gedung di Bukit Hambalang, belum termasuk pengadaan barang sekitar Rp 1,4 triliun.
"Rp 2,5 triliun itu konstruksi dan pengadaan barang. Konstruksinya saja cuma Rp 1,1 triliun," jelas Bambang seusai acara diskusi di Kantor KPK, Senin (4/6/2012).

Pengerjaan konstruksi dikerjakan bekerja sama antara PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya (KSO). Proyek juga disubkontrakkan lagi kepada puluhan perusahaan, salah satunya PT Dutasari Citralaras, perusahaan milik istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Athiyah Laila.
Lalu, siapa penggarap tender pengadaan barang dan jasa pada proyek Hambalang? Menurut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, pemilik tender pengadaan barang bukan lah perusahaan jauh. Dia menyebut, Wijaya Karya lah yang mendapatkannya.

Jadi, selain konsorsium dengan Adhi Karya pada tender kostruksi, Wijaya Karya juga telah mendapatkan tender penyediaan barang dan jasanya. Hal itu terkuak saat wartawan bertanya kepada Nazaruddin mengenai perusahaan penyedia barang dan jasa tersebut, seusai menjalani pemeriksaan KPK, Selasa (5/6/2012) malam.

"Pengadaan (tender) tetap Wika (Wijaya Karya). Cuma, nanti suplier (subkontraktor) yang mengatur Mahfud Suroso (Direktur PT Dutasari Ciptalaras)," ungkap Nazaruddin.
Suami Neneng Sry Wahyu mengaku tak mengetahui lebih lanjut, apakah pada pengerjaan tender barang dan jasa Hambalang, juga disubkontrakkan oleh banyak perusahaan, seperti tender konstruksi bangunan atau tidak.

Saat dikonfirmasi, KPK mengaku tengah menelusuri penerima tender pengadaan senilai Rp 1,4 triliun. Tapi, KPK belum bisa menyampaikan kepada publik, karena kasus Hambalang masih berada pada level penyelidikan. "KPK masih telusuri itu, tunggu saja nanti jika ekspose (gelar perkara) dan telah ditemui bukti, pasti diumumkan," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di kantor KPK, Selasa.

BNPB Gandeng UNFPA dan BPS Tanggulangi Bencana


Dalam upaya memaksimalkan penangulangan bencana di lapangan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, melakukan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan United Nations Population Fund (UNFPA) serta berkolaborasi dengan Assessment Working Group (yakni: Emergency Capacity Building Project, UNFPA, OCHA, UNICEF, dan WFP) dalam acara tersebut juga digelar Seminar Internasional dengan tema “Optimalisasi Data Kependudukan dan Data Sekunder dalam Penanggulangan Bencana”.
 
Dalam acara jumpa PERS, Dr. Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat data dan Humas BNPB, pada wartawan menjelaskan, bahwa seminar dan MOU ini bertujuan untuk optimalisasi pemanfaatan data lebih khusus lagi data kependudukan dan data sekunder ke dalam program penanggulangan bencana.
“Ketersediaan data penduduk adalah sangat penting pada seluruh fase bencana. Data yang akurat merupakan landasan bagi kesiapsiagaan bencana yang efektif, pencegahan konflik, respon bencana dan proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegas  Sutopo.

Kebutuhan data, tambahnya, akan meningkat pada fase kesiapsiagaan untuk penyusunan rencana kontijensi, analisa kerentanan dan sebagai indikator dasar/baseline. Sedangkan pada fase akut, data adalah sangat penting untuk perencanaan dan penyusunan target respon agar memberikan dampak dan selama fase kronis bermanfaat untuk menyusun dan pelaksanaan program jangka pendek yang berorientasi kemanusiaan dan untuk kepentingan monitoring dan evaluasi. Data yang terpercaya juga harus dimanfaatkan juga untuk penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi pada fase pasca krisis.

“Diharapkan, penggabungan data kependudukan nanti dapat dimanfaatkan dalam Analisis Risiko Bencana. Selain juga dapat dimanfaatkan untuk sistem data dan informasi dasar dan penilaian kebutuhan bencana atau disaster need assessment, termasuk MIRA (Multi Cluster Initial Rapid Assessment),”kata Deputi Bidang Penangganan Darurat Ir. Dody Ruswandi, MSCE, mewakili Kepala BNPB yang berhalangan hadir. Dari BPS hadir Kepala BPS Dr. Suryamin, M.Sc, dan Kepala Kantor UNFPA Jose Ferraris. Selain itu ada  narasumber dari UNFPA, WFP, dan UNDP.

Fauzi Bowo Hadiri Gebyar 10000 Penggalang dan Pelantikan Kwarcab serta Mabicab Jaktim

Bertempat di GOR Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, H. Fauzi Bowo, menghadiri kegiatan Gebyar 10 ribu anggota Pramuka Jakarta Timur, Dalam kegiatan ini juga sekaligus dikukuhkan pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Timur dan pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Timur Masa Bakti 2012-2017.

Dalam pesannya Gubernur mengharapkan, kepada mereka yang baru saja dikukuhkan agar mengerti bahwa gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang membina generasi muda agar menjadi generasi yang berwatak, berkepribadian, dan berbudi pekerti, serta memiliki keterampilan hidup. “Tujuan pembinaan Pramuka itu sendiri untuk menciptakan generasi yang memiliki wawasan yang luas, cinta tanah air, serta memiliki jiwa membela Negara. Setiap kader Pramuka termasuk para pengurus harus mempunyai komitmen yang tinggi untuk memperkuat gerakan Pramuka,” katanya.

Fauzi berharap, melalui gerakan Pramuka generasi muda mempunyai akhlak yang lebih baik, sebab saat ini banyak tindakan anarkis, penggunaan narkoba dan tindak kriminal lainnya. Untuk itu Gerakan Pramuka perlu diperjuangkan sebagai wadah pilihan utama dan solusi utama para generasi muda, pinta Bang Kumis.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Administrasi Jakarta Timur masa Bakti 2012-2017, Drs. H. Ibnu Hajar B. M.Si. disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku akan segera membenahi sarana Sekretariat Kwarcab, dan akan menyusun program kerja yang lebih baik, dalam mendidik Generasi Muda melalui Gerakan Pramuka, seluruh Sekolah di Jakarta Timur wajib membentuk Gugus Depan dan mengaktifkan Kegiatan Kepramukaan disekolah masing-masing.

Demikian juga pengurus Mabicab maupun Kwarcab yang terdiri dari Kepala SKPD, diharapkan mereka akan peduli dalam membina Pramuka sesuai tupoksi, misalkan Sudin Perhubungan dapat memaksimalkan peran Pramuka Bayangkara,  Sudin Kesehatan dengan Saka Bhakti Husada, Sudin Pertanian dengan Saka Taruna Bumi , Sudin Kehutanan dengan Saka Wanabhakti dan saka yang lain,paparnya.

Perangi Terorisme, PT Estona Kurnia Abadi Bangun Koperasi Masyarakat


Setelah beberapa waktu lalu PT Estona Kurnia Abadi melakukan kerjasama dengan salahsatu Ormas yang aktif dalam mengantisipasi aksi terorisme di Indonesia,yaitu  Gerakan Nasional Memerangi Terorisme (GNMT), kini Perusahaan yang dipimpin oleh Presdir Emma Aprillian tersebut terus meningkatkan perannya, dan salahsatu upaya yang kini dirintis di wilayah Jawa Barat adalah dengan mengembangkan Koperasi Masyarakat (Kopermas). Acara  peresmian kantor dan MOU juga digelar Santunan bagi Yatim Piatu dilingkungan Kecamatan Menteng.

 Sekjen GNMT Drs Dadeng Hidayat pada wartawan mengaku mendukung upaya PT Estona Kurnia Abadi yang kini mengembangkan Koperasi, dimana salahsatu upaya dalam memerangi terorisme adalah meningkatkan ekonomi masyarakat, kita memang akan terus berupaya meningkatkan ekonomi umat, dan ini adalah bentuk realisasi yaitu akan membangun pertokoan  di beberapa wilayah di Jawa Barat, sehingga dengan perekonomian yang semakin membaik, keberadaan teroris di Indonesia dapat ditekan, bahkan dihilangkan, tegas Dadeng Hidayat.

Sementara Predir PT Estona Kurnia Abadi, Emma Aprillian juga menambahkan, bahwa pihaknya bekerjasama dengan Koperasi Usaha Kopermas akan membangun 620 titik Pertokoan Kios Pasar, di Jawa Barat,(ditiap Kecamatan), dengan harga murah untuk pedagang menengah kebawah, dan untuk tahap awal akan dibangun di Kawarang, Bandung, Tasik, Bekasi serta beberapa daerah lainnya.  Sebagaimana visi misi bersama GNMT adalah langkah meredam terorisme dengan meningkatkan ekonomi masyarakat, tegasnya.

Engkus Kusnadi Manajer Pengelola yang juga Ketua Kopermas juga menambahkan, bahwa prioritas kerja saat ini adalah menyelesaikan pembangunan Pertokoan per-Kecamatan, untuk satu titik paling sedikit 40 kios dengan harga terjangkau, dimana ditiap Kecamatan akan dibentuk pengurus Kopermas sebagai pengelola bersama, dan kini perijinan juga terus dilengkapi, sehingga pedagang nantinya dapat berjualan dengan nyaman, paparnya.

Hj Marie Amadea anggota DPRD DKI Komisi E pada wartawan juga mengaku bangga akan peran GNMT yang Konsen dalam Perkoperasian, apalagi saat ini Koperasi juga sedang digalakkan, kepemilikan Kios bagi pedagang kecil, adalah upaya membantu rakyat kecil, paparnya.
Diberdayakan oleh Blogger.