SMKN 32 Jakarta Dukung Program Sertifikasi

Sebagaimana kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan SMK agar siap kerja, kini SMK Negeri 32 Jakarta sebagai SMK yang terus mencetak generasi trampil dibidang kepariwisataan dan Boga, juga terus memperbaiki kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran.

Kepala SMK Negeri 32 Jakarta, Drs. Hasan Kuswana pada wartawan mengaku telah membuat terobosan sebagaimana yang diprogramkan Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan yaitu program sertifikasi bagi lulusan SMK, melalui sertifikasi tersebut diharapkan kedepan akan membuat dunia usaha lebih percaya akan kemampuan khusus bagi lulusan SMK di Jakarta ini, bahkan dengan program kewirausahaan dengan sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan permodalan usaha, sebagaimana kompetensi anak tersebut.

Saat ini lulusan SMKN 32 yang telah memperoleh sertifikat tingkat nasional mencapai 40% anak, hal tersebut karena terkendala biaya yang lumayan tinggi, namun demikian akan terus ditingkatkan dan ditahun 2013 nanti 65% lulusan sudah tersertifikasi, sehingga mereka benar-benar bisa langsung bekerja ataupun usaha mandiri.

Hasan Kuswana mengaku bahwa sertifikasi diberikan secara bertahap, dimulai dari sekolah sendiri, dimana setiap kompetensi diujikan pada siswa dan setelah lulus, maka akan memperoleh sertifikat khusus sebagaimana kompetensi yang diikuti, dan sertifikat tersebut juga menunjukkan kemampuan anak dalam bidang yang dikuasainya.

Disamping itu secara exstrernal juga dilakukan kerjasama dengan asosiasi LSP, dimana sertifikat khusus tersebut diformalkan setingkat dengan sertifikasi ketrampilan khusus dengan standar nasional maupun internasional.

Disamping itu SMK Negeri 32 Jakarta juga telah melakukan kerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan,dimana badan ini akan melakukan uji kompetensi bagi seluruh siswa tentang profesionalnya, sehingga dengan tambahan sertifikat tersebut akan mempermudah siswa dalam mengabdikan dirinya ditengah masyarakat untuk bekerja di perusahaan-perusahaan, tegasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.