Gubernur Lemhannas RI ajak Media tingkatkan Wawasan Nusantara

Dalam upaya meningkatkan kerjasama dengan media, serta membangun informasi tentang ketahanan nasional, Lemhannas RI secara rutin mengagendakan acara Coffee Morning dengan Pimpinan Redaksi serta Wartawan Media Cetak dan Elektronik, acara yang digelar di Gd. Trigatra Lemhannas tersebut mengambil tema Hari Nusantara serta menampilkan pembicara utama DR Anhar Gonggong.

Gubernur Lemhannas RI, Prof. Budi Susilo Soepandji mengaku menerima baik masukan dari seluruh pimpinan redaksi, untuk nantinya digunakan dalam membahas masalah wawasan kebangsaan serta kajian-kajian yang menyangkut masalah ekonomi, sosial, politik, budaya serta wawasan kebangsaan di Lemhannas.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lemhannas juga mengajak jajaran Media untuk dapat mengikuti kursus singkat di Lemhanas RI, namun harus dengan kriteria tertentu, sehingga insan PERS juga akan mengetahui akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun keutuhan NKRI, paparnya.

DR Anhar Gonggong dalam paparanya menegaskan, bahwa Hari Nusantara dideklarasikan tidak lepas dari Deklarasi Djuanda, suatu hal yang sangat penting tidak saja nasional tetapi juga internasional, dimana perkembangan geografi dri berbagai Negara banyak yang berkurang, seperti India serta Rusia yang sudah terpecah menjadi beberapa Negara,sementara Indonesia dengan masuknya Irian Barat serta keluarnya Tim tim dari Indonesia tidak merubah NKRI, karena sebagaimana sejarah Indonesia adalah bekas Pemerintahah Hindia Belanda.

Anhar juga menyoroti kebijakan Pemerintah yang kurang memperhatikan kelautan, seperti dibangunya jembatan Suromadu serta jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Banten dengan Lampung, karena pembangunan tersebut membutuhkan dana yang besar, seharusnya lebih dititikberatkakn pada pembangunan sarana pelabuhan dan transportasi air. Perhatian terhadap kelautan sangat kurang sehigga kekayaan alam kita di ambil oleh Negara lain, paparnya,

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.