Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Jokowi Lantik Walikota dan Wakil Walikota Jaktim

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), terus melakukan gebrakan. Jika di masa kepemimpinan gubernur sebelumnya pelantikan pejabat dilakukan di kantor walikota atau gedung Balaikota, maka kini pengambilan sumpah pejabat digelar di tengah kampung dan bisa disaksikan warga.

Ya, Jokowi melantik HR Krisdiyanto dan Husen Murad sebagai Walikota dan Wakil Walikota Jakarta Timur, di sebuah tanah lapang di RT 007/05 Pulojahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12).

Mantan Walikota Solo itu mengatakan, pelantikan sengaja dilakukan di tengah kampung agar pejabat yang dilantik itu dapat mengetahui masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Jika di gedung, pejabat cenderung kurang memahami masalah yang ada di lapangan.

"Kenạpa pelantikan di sini, karena memang orientasi kita bukan seremonial, tapi fungsional. Jabatan bukan sebuah kekuasaan, akan tetapi untuk melayani dan bekerja bagi masyarakat. Ini peringatan buat walikota dan wakilnya yang baru dilantik," tegas Jokowi.

Jokowi menyebutkan, di Pulojahe ini sedikitnya ada empat masalah yang harus dibenahi, yakni masalah MCK (mandi, cuci, kakus), tempat pembuangan sampah, saluran air, dan hidran. Permasalahan seperti ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Pulojahe, akan tetapi juga di wilayah lainnya di Ibu Kota.

Dia menyebutkan, warga Pulojahe tentunya tidak menginginkan adanya kebakaran. Namun dengan penyediaan hidran ini, tentunya membuat masyarakat bertambah aman dan nyaman. Karena itu, ia berjanji akan memasang hidran di lingkungan RW 05 Pulojahe ini.

Masalah penghijauan juga sangat diperhatikan Jokowi. Ia meminta agar aparat terkait meningkatkan program penghijauan di kampung-kampung sehingga semua lingkungan tidak gersang dan tetap asri.

"Problem bukan di kantor, akan tetapi di lapangan sehingga pelantikan perlu dilakukan di kampung," imbuh Jokowi.

Alfamart - BRI Tingkatkan Binaan UMKM

Sebagai wujud kepedulian PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebagai pengelola jaringan minimarket Alfamart pada UMKM khususnya para pedagang kecil, bertempat di Gedung SMESCO Jakarta, menggelar acara  Pesta UMKM Binaan Alfamart dengan BRI 2012, hadir dalam acara tersebut Menteri UMKM Syarif Hasan serta Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Deputi Gubernur Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

Didepan para wartawan Corporate Alffairs Director Alfamart , Solihin GP menjelaskan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Alfamart terhadap pedagang, melalui program Corporate Sosial Resposibility (SCR), Alfamart  sebagai pengelola jaringan minimarket Alfamart akan terus membina usaha kecil agar dapat berperan serta dalam memasarkan produknya melalui minimarket Alfamart.

Kegiatan ini juga sebagai kegiatan puncak dari serangkaian program CSR alfamart terkait dengan kepedulai terhadap UMKM yakni Alfamart SMEs (small medium enterpreneurs)seperti bedah warung dan Alfa Kios, yang cukup sukses beberapa waktu lalu serta program Store Sales Point (SSP) atau Otlet Binaan Alfamart (OBA) dan pelatihan pedagang kecil yang masih terus digalakkan sampai saat ini, paparnya.

Menurut Corporate Alffairs Director Alfamart , Solihin GP bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan puncak dari serangkaian program CSR alfamart terkait dengan kepedulai terhadap UMKM yakni Alfamart SMEs (small medium enterpreneurs)seperti bedah warung dan Alfa Kios, yang cukup sukses beberapa waktu lalu serta program Store Sales Point (SSP) atau Otlet Binaan Alfamart (OBA) dan pelatihan pedagang kecil yang masih terus digalakkan sampai saat ini, paparnya.        

 Dalam sambutannya Menteri Koperasi dan UMKM Syarif Hasan mengaku bersyukur atas binaan Alfamart dan BRI dalam upaya terus meningkatkan kewirausahaan, apalabi jumlah binaan saat ini mencapai 120 ribu lebih, pendampingan usaha dan pemberian penghargaan pada pengusaha kecil ini diharapkan akan mampu mendorong UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

Pesta UMKM Binaan Alfamart dan BRI ini wujud Komitmen Alfamart dalam pembinaan pengusaha kecil, dan diharapkan binaan tersebut akan mampu menjadi entrepreneur sejati, kalau saat ini usahanya masih kecil, saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama anda akan mampu mensejajarkan diri dengan Alfamart, tegas Menkop.


Berbagai kegiatan digelar dalam acara tersebut mulai dari bazar produk UMKM, Workshop, Pemberian Penghargaan, Hiburan Seni, serta Proposal Chalange dan permainan yang terkait dengan Aktivitas UMKM.

 

Gubernur Lemhannas RI ajak Media tingkatkan Wawasan Nusantara

Dalam upaya meningkatkan kerjasama dengan media, serta membangun informasi tentang ketahanan nasional, Lemhannas RI secara rutin mengagendakan acara Coffee Morning dengan Pimpinan Redaksi serta Wartawan Media Cetak dan Elektronik, acara yang digelar di Gd. Trigatra Lemhannas tersebut mengambil tema Hari Nusantara serta menampilkan pembicara utama DR Anhar Gonggong.

Gubernur Lemhannas RI, Prof. Budi Susilo Soepandji mengaku menerima baik masukan dari seluruh pimpinan redaksi, untuk nantinya digunakan dalam membahas masalah wawasan kebangsaan serta kajian-kajian yang menyangkut masalah ekonomi, sosial, politik, budaya serta wawasan kebangsaan di Lemhannas.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lemhannas juga mengajak jajaran Media untuk dapat mengikuti kursus singkat di Lemhanas RI, namun harus dengan kriteria tertentu, sehingga insan PERS juga akan mengetahui akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun keutuhan NKRI, paparnya.

DR Anhar Gonggong dalam paparanya menegaskan, bahwa Hari Nusantara dideklarasikan tidak lepas dari Deklarasi Djuanda, suatu hal yang sangat penting tidak saja nasional tetapi juga internasional, dimana perkembangan geografi dri berbagai Negara banyak yang berkurang, seperti India serta Rusia yang sudah terpecah menjadi beberapa Negara,sementara Indonesia dengan masuknya Irian Barat serta keluarnya Tim tim dari Indonesia tidak merubah NKRI, karena sebagaimana sejarah Indonesia adalah bekas Pemerintahah Hindia Belanda.

Anhar juga menyoroti kebijakan Pemerintah yang kurang memperhatikan kelautan, seperti dibangunya jembatan Suromadu serta jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Banten dengan Lampung, karena pembangunan tersebut membutuhkan dana yang besar, seharusnya lebih dititikberatkakn pada pembangunan sarana pelabuhan dan transportasi air. Perhatian terhadap kelautan sangat kurang sehigga kekayaan alam kita di ambil oleh Negara lain, paparnya,

Universitas Islam Jakarta Wisuda 496 Sarjana dan Pasca Sarjana

Universitas Islam Djakarta (UID) sebagai salahsatu lembaga pendidikan tinggi yang didirikan Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), dan telah banyak melahirkan banyak tenaga ahli dan professional dibidang Hukum, Ekonomi, Teknik Mesin, Bahasa Arab dan Pendidikan Islam, ditahun 2012 ini melepas 496 mahasiswa, yang telah menyelesaikan Program Sarjana dan Pasca Sarjana.

Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi. Pada wartawan menegaskan, bahwa Wisuda kali ini diikuti oleh Wisudawan yang telah menyelesaikan Program Strata 1 (S1) sebanyak 257 wisudawan serta Program Pasca Sarjana (S2) sebanyak 239 Wisudawan, mereka adalah dari Program Studi Hukum, Ekonomi Manajemen, Bahasa Arab, Pendidikan Islam dan Teknik Mesin, sementara untuk Pasca Sarjana dari Program Studi Magister Manajemen, Ilmu Hukum, Pendidikan Islam dan Pemikiran Islam.

Untuk program Magister Manajemen di Universitas Islam Jakarta, mahasiswa dapat memilih tiga konsentrasi,  yaitu konsentrasi Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Sesuai dengan pola dasar ilmu amaliah dan amal ilmiah, ketiga konsentrasi tersebut diintegrasikan dengan kajian keIslaman. Konsentrasi manajemen keuangan memiliki kekhasan tersendiri, yaitu Keuangan Syariah".  Pilihan kekhasan ini dimaksudkan sebagai suatu upaya untuk merespon tuntutan pasar dan memberikan kontribusi bagi pengembangan "Keuangan Syariah"  di Indonesia, tegas Prof Raihan.

Sementara saat disinggung akan upaya Pemerintah dalam melakukan program akreditasi perguruan tinggi, Sekjen Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah III Jakarta ini mengaku mendukung penuh upaya tersebut, namun dirinya berharap agar Badan Akreditasi Masyarakat yang sudah dibentuk oleh Kemdiknas dimana didalamnya adalah beberapa orang dari Perguruan Tinggi Negeri dan tidak melibatkan Perguruang Tinggi Swata, agar tetap netral dan bekerja professional.

Dakuinya di Indonesia saat ini terdapat 3.000 lebih Perguruan Tinggi Swasta, dan di DKI Jakarta 30% nya belum terakreditasi, sementara dalam akreditasi tersebut seluruh dosen diharuskan berpendidikan minimal S2, oleh sebab itu dalam mendorong dosen agar segera menyelesaikan pendidikan minimal S2, Pemerintah harus memberi waktu serta kelonggaran bagi Dosen, sebagaimana Pemerintah mendorong para Guru menyelesaikan pendidikan minimal S1.

Kalau selama ini Pemerintah membantu biaya kuliah bagi guru dalam menyelesaikan pendidikan S1, APTISI berharap Pemerintah juga akan dapat memberikan beasiswa atau bantuan lain, agar dosen dapat menyelesaikan pendidikan S2 serta S3, karena waktu tahun 2013 adalah penerapan akreditasi, Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta ini juga meminta pemerintah untuk memberikan kelonggaran waktu pagi PTS dalam menyiapkan persyaratan sebagaimana yang diminta dalam akreditasi tersebut, termasuk menyiapkan dosennya dalam menyelesaikan program Pasca Sarjana dan Doktor.

Hendaknya PTS dapat diberi waktu beberapa tahun lagi, Karena kalau ditutup, maka angka partisipasi belajar di Perguruan Tinggi makin berkurang, padahal semangat pendidikan Pemerintah adalah mendorong masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam memberikan kesempatan anak bangsa, untuk belajar di Perguruan Tinggi, pinta Prof Raihan.

STEKPI Fasilitasi Pemilihan Duta Pelajar DKI Jakarta 2012

Diilhami dari sebuah buku karya Siwa SMA Negeri 3 Jakarta, Princess Jelita, denga judul buku ”Remaja Bau Kencur Mencari Jati Diri”, dimana buku tersebut banyak memuat perjuangan seorang anak  yang mulai memasuki usia remaja yang ingin diakui menjadi seorang dewasa.

Buku tersebut merupakan kisah seorang remaja yang mencoba mengulas kehidupannya dan rekan-rekan di sekolah maupun dirumah, bagaimana anak dapat belajar untuk mencari kedewasaan tanpa haru terlibat dengan hal-hal negatif seperti tawuran maupun narkoba, bagaimana bahasa gaul digunakan tetapi tidak disalahgunakan.  buku ini juga memberikan inspirasi bagi para pelajar untuk berjalan menuju dewasa dengan penuh prestasi, serta memberikan inspirasi bagi para remaja dalam pendidikan karakter.

Ketua STEKPI, Agung Nur Fajar disela acara Workshop Pembangunan Karakter Pelajar di Wilayah Jabodetabek, pada wartawan menegaskan, bahwa Workshop ini juga sebagai upaya pembekalan bagi peserta seleksi Duta Pelajar DKI Jakarta 2012, yang telah tersaring 84 siswa, dari 800 peserta seleksi, mereka telah dikarantina untuk mendapatkan pendidikan khusus dari beberapa instansi pemerintah termasuk dari Pemda DKI Jakarta agar setelah selesai, nantinya bisa kembali kesekolah menjadi duta pelajar.

Disamping itu beberapa instansi nantinya juga akan menjadikan mereka duta-duta di setiap instansi, misalkan Kemenakertrans, mereka akan dipilih menjadi Duta Transmigrasi sehingga mereka berkesempatan mendalami program transmigrasi, dan akan mendampingi Menakertrans saat kunjungan ke lokasi transmigrasi, dan nantinya mereka juga dituntut untuk mampu menjelaskan akan tugas pokok dan fungsi serta program kementrian tenaga kerja dan transmigrasi. Demikian juga di Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementrian BUMN serta Pemda DKI Jakarta, agar mampu menjadi duta Pemda DKI Jakarta serta menguasai permasalahan dan program Pemda DKI Jakarta, tegas Agung Nur Fajar.

STEKPI Gelar Wisuda ke XXII Program Magister, Sarjana dan Diploma

Setelah sekian lama menyelesaikan pendidikan Diploma, Sarjana dan Magister, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) sebagaimana tradisi dalam melepas siswa, menggelar acara wisuda, orasi ilmiah dalam Wisuda STEKPI ke XXII tersebut diisi oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H.A Muhaimin Iskandar. MSi.

Ketua STEKPI Agung Nur Fajar pada wartawan menjelaskan, bahwa wisuda kali ini diikuti oleh 191 orang wisudawan, mereka telah menyelesaikan program Magister, Sarjana dan Ahli Madya, dengan indek prestasi rata-rata 3,22 dan para wisudawan 69% telah bekerja di beberapa perusahaan swasta dan instansi pemerintah, sisanya mulai berwirausaha dan bahkan ada yang berpenghasilan diatas 10 juta perbulan.


Diakuinya diera global dengan dibolehkannya perguruan tinggi asing membuka usaha di Indonesia, telah menuntut seluruh jajaran STEKPI untuk terus memacu diri dengan mencari keunggulan-keunggulan dalam mengembangkan perguruang tinggi, sehingga lulusan STEKPI akan mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi di dalam maupun diluar negeri.

Disamping itu dalam upaya meningkatkan kewirausahaan bagi mereka yang telah menyelesaikan program Diploma maupun Sarjana, STEKPI juga telah membekali mereka dengan mata kuliah entrepreneurship, kita mendorong mereka untuk dapat mengembangkan usaha ekonomi kreatif, baik dalam desain maupun tehnologi informatika yang kini masih sedikit di negeri ini, bagaimana mereka disamping membangun usaha dibidang energi dan  pangan namun juga dapat menangkap peluang dalam usaha ekonomi kreatif serta membangun jejaring usaha yang baik, tegas Agung Nur Fajar.



12 Kepala Daerah Terima Transmigration Award

Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus mendorong Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi dalam berpartisipasi mensukseskan program transmigrasi, dan salahsatunya adalah memberikan Penganugerahan Transmigration Award.

Menurut Dirjen P2MKT Kemnakertrans, Ir. Roosari Tyas Wardani, MMA bahwa Transmigration Award 2012 ini adalah yang kedua kali diberikan pada daerah asal maupun daerah tujuan transmigrasi, disamping itu Kemnakertrans juga memberikan penghargaan pada media massa yang dinilai telah berusaha sungguh-sungguh mendorong dan mengembangkan pelaksanaan program transmigrasi di daerah.

Pemberian Transmigration Award ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi yang ke 62, adapun tema Transmigration Award 2012 “Membangun Kemandirian Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi untuk Memperkokoh Keutuhan NKRI”.

Kriterian yang mendapatkan Transmigration Award yaitu Pemerintah Provinsi (daerah asal dan tujuan transmigrasi), Pemerintah Kabupaten/Kota (daerah asal dan tujuan transmigrasi) dan media massa yang selanjutnya dalam penentuan pemenang Transmigration Award mengacu pada beberapa indikator keberhasilan dan partisipasi dalam  dalam penyelenggaraan program transmigrasi yang diatur dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor Kep. 733/MEN-SJ/X/2012 tanggal 08 Oktober 2012, termasuk shering dana APBD dan kerja sama antar daerah (KSAD), dukungan administrasi, penyelenggaraan permasalahan, pelayanan informasi ketransmigrasian dan pelaksanaan transmigrasi di daerahnya.

Dalam pelaksanaan penilaian Transmigration Award disertakan 8 Provinsi daerah asal transmigrasi dan 29 Kabupaten/Kota daerah asal transmigrasi, sementara untuk daerah tujuan transmigrasi disertakan 18 Provinsi dan 66 Kabupaten/Kota, dari seleksi ditetapkan, 13 pihak yang memenuhi kriteria untuk menerima Transmigration Award dengan kategori Makarti Nayotama (Kebijalan yang unggul) berjumlah 12 daerah, terdiri 3 Provinsi daerah asal transmigrasi yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk 3 Provinsi daerah tujuan transmigrasi meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. serta 3 Kabupaten/Kota daerah asal transmigrasi yaitu Kabupaten  Madiun, Kabupaten Grobogan serta Kabupaten Kulon Progo dan 3 Kabupaten/Kota daerah tujuan transmigrasi meliputi Kabupaten Bungo, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Musi Banyuasin. untuk Penghargaan Makarti Pradipa (Lampu Cahaya) diberikan pada media massa yang diberikan pada Harian Kompas, papar Ir. Roosari Tyas Wardani, MMA.

Sementara dalam sambutannya Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menegaskan, bahwa selama program transmigrasi berlangsung hingga saat ini sudah diberangkatkan 2,2 juta KK atau sekitar 8,8 juta orang, mereka telah memperoleh kesempatan secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan ketingkat yang lebih baik, bahkan hingga saat ini sudah 103 Permukiman Transmigrasi telah berkembang menjadi ibukota Kabupaten/Kota, dan 382 Permukiman Transmigrasi menjadi ibukota Kecamatan serta 1.183 Permukiman Transmigrasi menjadi Desa, bahkan UPT Mamuju sekarang dijadikan ibukota Provinsi Sulawesi Barat, dan kita boleh bangga karena 37% kawasan transmigrasi telah berkembang menjadi sentra produksi pangan nasional, dengan kontribusi produk beras sebanyak 5,8 juta ton pertahun, ini menunjukkan bahwa program transmigrasi mampu memberikan solusi dan kontribusi, bukan sama dalam pengembangan kawasan baru tetapi juga bagian sentra kontribusi pangan dan pengembangan ekonomi keluarga dan masyarakat papar Muhaimin

Lebih jauh diungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan Kemnakertrans selama 62 tahun ini menjadikan kesadaran kita, bahwa pembangunan tidak bisa dilepaskan dari satu kesatuan dari potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia menjadi satu kesatuan utuh, karena pembangunan tanpa mengedepankan aspek SDM dengan berbagai persiapan dan kesiapan mulai dari mental, ketahanan diri, etos kerja, profesionalitas, kemauan untuk merubah nasib dipacu dengan kesiapan lahan dan potensi SDA didarah tujuan, papar Muhaimin.

Sementara ditempat yang sama Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat ditemui wartawan menegaskan, bahwa pihaknya mendukung program transmigrasi, dimana mereka yang akan berangkat telah dibekali dengan ketrampilan khusus sesuai program transmigrasi tersebut, apakah mereka akan bertani atau berkebun, karena mereka babat alas, maka Pemprov Jateng juga akan terus mengawal hingga sukses, seperti pemberian bantuan sebelum mereka panen, serta bantuan sarana pertanian dan makan selama belum panen, bahkan Pemprof Jateng akan mensurvei lokasi sebelum transmigran diberangkatkan, kita tidak ingin mereka lebih sudah daripada tinggal di Jawa, ungkapnya.

SMKN 32 Jakarta Dukung Program Sertifikasi

Sebagaimana kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan SMK agar siap kerja, kini SMK Negeri 32 Jakarta sebagai SMK yang terus mencetak generasi trampil dibidang kepariwisataan dan Boga, juga terus memperbaiki kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran.

Kepala SMK Negeri 32 Jakarta, Drs. Hasan Kuswana pada wartawan mengaku telah membuat terobosan sebagaimana yang diprogramkan Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan yaitu program sertifikasi bagi lulusan SMK, melalui sertifikasi tersebut diharapkan kedepan akan membuat dunia usaha lebih percaya akan kemampuan khusus bagi lulusan SMK di Jakarta ini, bahkan dengan program kewirausahaan dengan sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan permodalan usaha, sebagaimana kompetensi anak tersebut.

Saat ini lulusan SMKN 32 yang telah memperoleh sertifikat tingkat nasional mencapai 40% anak, hal tersebut karena terkendala biaya yang lumayan tinggi, namun demikian akan terus ditingkatkan dan ditahun 2013 nanti 65% lulusan sudah tersertifikasi, sehingga mereka benar-benar bisa langsung bekerja ataupun usaha mandiri.

Hasan Kuswana mengaku bahwa sertifikasi diberikan secara bertahap, dimulai dari sekolah sendiri, dimana setiap kompetensi diujikan pada siswa dan setelah lulus, maka akan memperoleh sertifikat khusus sebagaimana kompetensi yang diikuti, dan sertifikat tersebut juga menunjukkan kemampuan anak dalam bidang yang dikuasainya.

Disamping itu secara exstrernal juga dilakukan kerjasama dengan asosiasi LSP, dimana sertifikat khusus tersebut diformalkan setingkat dengan sertifikasi ketrampilan khusus dengan standar nasional maupun internasional.

Disamping itu SMK Negeri 32 Jakarta juga telah melakukan kerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan,dimana badan ini akan melakukan uji kompetensi bagi seluruh siswa tentang profesionalnya, sehingga dengan tambahan sertifikat tersebut akan mempermudah siswa dalam mengabdikan dirinya ditengah masyarakat untuk bekerja di perusahaan-perusahaan, tegasnya.

SMKN 27 Tingkatkan Kerjasama Lembaga Pendidikan Pariwisata Australia

Setelah mengikuti pelajaran tambahan dibidang kepariwisataan, beberapa siswa SMK Negeri 27 Jakarta, akan memperoleh sertifikat C2 dari lembaga pendidikan Australia NCT, sertifikat tersebut merupakan ijasah setara D2 di Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia, sehingga jika lulus dari SMKN 27 Jakarta, akan memperoleh dua sertifikat, yaitu sertifika kelulusan dari Pemerintah dan Sertifikat C2, sehingga setelah lulus akan lebih mudah bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Apabila pemegang Sertifikat C2, jika ingin melanjutkan program D3 ataupun D4 di Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia maupun Australia dan Negara lain di Asia, maka mereka cukup belajar selama 2 tahun, karena C2 setara D2 di Indonesia.

Kepala SMK Negeri 27 Jakarta, Drs Sudiono, MM saat ditemui wartawan mengaku bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan tiga lembaga pendidikan internasional, dimana dua diantaranya berasal dari Australia dan satu dari lembaga pendidikan di Ingris, ini dilakukan sebagai tanggung jawab pengelola SMKN 27 Jakarta, sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Beberapa guru di SMKN 27 Jakarta, juga telah memperoleh pendidikan khusus di Australia dan beberapa lembaga pendidikan negara lain di Asia, yang saat ini sudah melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,jadi Guru- guru kita juga sama ilmunya dengan guru-guru bule, jadi jangan heran kalau lulusan SMK Negeri 27 Jakarta kompetensinya lebih tinggi dari SMK lain, papar Sudiono. (Rul).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini terus berupaya meningkatkan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan, mulai dari pembangunan fasilitas gedung dan laboratorium maupun peningkatan kualitas para guru pembimbing, hal tersebut juga dilakukan di SMK Negeri 27 Jakarta, yang juga dikenal sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Berbagai terobosan juga dilakukan oleh pihak pengelola sekolah, dimana SMK Negeri 27 Jakarta  telah menjalin kerjasama dengan 2 lembaga pendidikan di Australia dan 1 dari Inggris. Dari kerjasama tersebut pada Desember 2012 ini beberapa siswa SMK Negeri 27 Jakarta akan menerima sertifikat C2 dari NCT, yaitu sertifikat setara D2 di perguruan tinggi di Indonesia.

Hal ini berarti para peserta program C2 NCT nantinya setelah lulus dari SMK Negeri 27 Jakarta disamping memperoleh Ijasah SMK juga memperoleh sertifikat setara D2, sehingga apabila siswa akan melanjutkan kuliah program D3 atau D4 dibidang Program studi Pariwisata, maka cukup belajar selama 2 tahun. Sehingga para lulusan SMK Negeri 27 Jakarta akan mampu bersaing di bursa kerja dalam negeri maupun luar negeri, karena Sertifikat C2 ini bisa digunakan untuk bekerja di Australia maupun negera lain di Asia, hal ini menunjukkan komitmen jajaran SMK Negeri 27 Jakarta dalam mendukung program pemerintah DKI Jakarta dalam menjadikan lulusan SMK yang mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional.

Kepala SMK Negeri 27 Jakarta, Drs Sudiono, MM saat ditemui Warta Indonesia diruang kerjanya menegaskan, bahwa adanya kerjasama dengan lembaga pendidikan dari Australia dan Ingris adalah tuntutan sebagaimana yang disandang SMK Negeri 27 Jakarta, sebagai Sekolah Bertaraf Internasional, yaitu dengan 12 standar ketentuan dan salahsatunya adalah sertifikasi internasional, inilah bedanya dengan SMK standar, karena kita dipercaya pihak asing untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan standar internasional, tegasnya.

Beberapa guru di SMKN 27 Jakarta, juga telah memperoleh pendidikan khusus di Australia dan beberapa negara lain, sebagai mitra Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. “Guru-guru kita juga sama ilmunya dengan guru-guru bule, jadi jangan heran kalau lulusan SMK Negeri 27 Jakarta kompetensinya lebih tinggi dari SMK lain”, candanya disela wawancara khusus dengan WI tersebut.

Program Sertifikasi C2 ini, selama ini dibiayai dengan dana personal dan operasional, dengan partisipasi masyarakat (orang tua siswa peserta sertifikasi), namun diakui Sudiono dengan adanya edaran larangan menyertakan pembiayaan pendidikan dengan peran masyarakat, akan menyulitkan pihaknya untuk tetap melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan luar negeri. Karena program sertifikasi khusus dari lembaga pendidikan Australia ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, sementara keberhasilan anak didik sebenarnya bukan saja oleh sekolah, tetapi peran orang tua juga sangat kita butuhkan, kalau hanya karena kurangnya dana operasional sekolah sehingga berdampak pada pemutusan hubungan kerjasama sertifikasi yang sudah kita bangun bertahun-tahun ini, maka akan sangatlah rugi kita, oleh sebab itu kami dari pengelola SMKN 27 Jakarta ingin membahas hal tersebut bersama Disdik DKI, tegasnya

Komedi Betawi Meriahkan Taman Ismail Marzuki

Tampilnya beberapa artis ibukota yang banyak menghiasi layar kaca televisi nasional, seperti Puput Hemalia Putri, Rini S Bonbon, Kubil, Mpok Nori, Edi Oglek (Bang Kardun), Riyanto, Kubil (Madit), Jaya serta seniman Betawi lainnya, mampu menggoyang panggung hiburan lenong modern yang kini disebut Komedi Betawi (Kombet) di Taman Ismail Marzuki.

Dengan ceritera Si Ayub Dari Teluk Naga, Mpok Nori, Jaya dan Kubil tampil memukau, dengan gayanya yang kocak, meskipun usianya diatas 70 tahun, mpok Nori tetap tampil semangat hingga mampu memancing tawa hadirin yang memadati Aula TIM, meskipun mereka disibukkan dengan pembiatan sinetron di beberapa stasiun televisi, namun tetap menyempatkan diri untuk tampil di panggung hiburan, hal tersebut taklain adalah niatnya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi.

Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, DR Tinia Budiarti dalam sambutannya, mengaku akan selalu memfasilitasi bagi para pelaku seni dalam mengembangkan budaya Betawi, karena kesenian bukan sedekar di lestarikan namun harus dikembangkan agar semakin menarik seiring dengan perkembangan kesenian diera kemajuan teknologi saat ini, oleh sebab itu Komedi Betawi sebagai bentuk kreatifitas dari Lenong Betawi, serta didukung dengan Gambang Kromong modern serta kombinasi laithing dan sonsistem yang canggih diharapkan akan dapat tampil maksimal dalam menghibur masyarakat, harapnya.



Sementara Ketua Yayasan Komedi Betawi yang juga sutradara Kombet, Syaiful Amri bahwa Komedi Betawi ini, merupakan kesenian daerah asli Betawi yang didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso sebagai salahsatu garapan kesenian Lenong Modern, diakuinya kala itu Bang Yos melihat kesenian dari Jawa Timur atau lebih dikenal dengan nama Grub Sri Mulat¸dan Bang Yos berkeinginan agar tampilan lenong dikenas dan dikembangkan lebih menarik dan disukai pemirsa, akhirnya pada tahun 1998, bang Yos memfasilitasi pembentukan Komedi Betawi, dan saat itu diketuai oleh H Mandra.

Meski mereka sibuk dengan berbagai sinetron namun dengan wadah Yayasan Komedi Betawi merekapun tetap eksis di panggung hiburan Kombet, bahkan dengan yayasan Kombet ini, juga mampu menyatukan para seniman Betawi untuk tetap melakukan silaturahmi, dan Yayasan Kombet akan terus mengembangkan budaya Betawi lainnya, tegas Syaiful Amri yang juga dikenal sebagai penggerak Kesenian Betawi yang kini sedang menyelesaikan Program Doktor Sastra Budaya di Universitas Indonesia.

Kapala Bidang Destinasi Ida Zuraeda saat jumpa PERS juga menjelaskan, bahwa Dinas Pariwisata danKebudayaan DKI sebagaimana yang diamanatkan UU tengan DKI Jakarta, akan mendukung penuh dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya Betawi, apalagi dari penampilan tadi, banyak anak muda yang terlibat, sehingga kelak diharapkan akan muncul mpok Nori – mpok Nori baru, pintanya. (Rul).

Forum Komunikasi P2MKT Diharapkan Mampu Sejahterakan Masyarakat Transmigrasi

Sebagai wahana strategis untuk membangun dialog dan komunikasi terbuka serta terarah, terkait Program Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi, khususnya diwilayah Kalimantan, NTT dan NTB, Bertempat di hotel Grand Mentari Banjarmasin,  digelar acara Forum Komunikasi bidang Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi.

Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, Dirjen P2MKT Roosari Tyas Wardhani menegaskan, bahwa Forum Komunikasi P2MKT ini, telah memasuki awal triwulan kedua tahun 2012, oleh karena itu forum ini mempunyai arti yang strategis untuk mengevaluasi kinerja tahun 2012, sekaligus mencari pemecahan masalah untuk menyelesaikan tugas di 2012 dan mencermati usulan program dan anggaran berupa kelayakan administrasi dan kelengkapan dukungan teknis usulan program anggaran tahun 2013, yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKA-KL Pagu Indikatif.

Lebih jaun Roosari Tyas Wardhani juga berharap,  Forum Komunikasi P2MKT ini, tidak hanya sekedar menjadi forum silahturahmi saja, namun lebih jauh dapat menjadi wahana strategis untuk membangun dialog dan komunikasi terbuka serta terarah terutama terkait program pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi.

Saat ini P2MKT melakukan refocussing program dalam upaya akselerasi peningkatan kualitas pembinaan, pengembangan masyarakat, permukiman dan kawasan transmigrasi, untuk tercapainya sasaran kemandirian masyarakat transmigrasi serta kawasan transmigrasi yang berdaya saing, ujarnya.

Melalui forum ini pula, ia berharap para peserta dapat mendiskusikan mengenai capaian kinerja tahun 2012 dan pembahasan lebih detail tentang pelaksanaan Refocussing program P2MKT pada Kimtrans T+3 dan T+4 sehingga pertemuan ini dapat memberikan peningkatan kinerja bidang P2MKT dan kesejahteraan masyarakat transmigrasi.

Tantangan ke depan dalam membangun dan mengembangkan transmigrasi semakin kompleks. Maka dari itu Dirjen P2MKT mengingatkan kepada seluruh jajaran P2MKT agar dapat mendorong peningkatan kinerja dan menciptakan sinergi dalam lingkup pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi. Diakhir sambutannya Dirjen P2MKT juga berharap, agar  pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi, mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa yang lebih baik, pintanya.

Untuk mendukung program transmigrasi supaya lebih baik dari tahun sebelumnya ia mencoba dengan seluruh jajaran khususnya P2MKT baik pusat maupun provinsi agar dapat menjadi fasilitator dan motivator yang baik, dengan demikian teman-teman transmigran khususnya di Kabupaten/Kota dan yang berada dilokasi yang jauh dapat mempunyai akses terbuka langsung untuk berkomunikasi langsung baik dengan pusat dan daerah sehingga jika ada problem di daerah bisa kita tangani secara bersama-sama.

Saya berharap Forum Komunikasi Bidang Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi tidak hanya sekedar menjadi forum silaturahmi, namun lebih jauh menjadi. Forum ini juga dapat digunakan sebagai sarana percepatan penyelesaian beban tugas tahun 2012 serta  pembahasan usulan program dan anggaran tahun 2013.

Forum ini juga diharapkan akan mampu mewujudkan sinergitas program dan kegiatan Pusat dan Daerah, serta kolaborasi program dengan s.ektor terkait di Pusat dan Daerah secara lebih optimal, tambah Ir. Roosari Tyas Wardani, MA.

Tokoh-tokoh Nasional Deklarasikan LSM GEMBIRA

Bertempat di Gedung Joang 45 tokoh-tokoh Nasional seperti Permadi, Eky Sujana, Asril Tanjung (ketua umum) mendeklarasikan salahsatu LSM yang bergerak dibidang ekonomi dan Kebudayaan, yaitu LSM GEMBIRA, dimana LSM tersebut akan membantu masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dan pelestarian kebudayaan.

Chandra Sumardjo keua departemen Gembira pada wartawan  mengaku prihatin budaya Indonesia banyak yang diklaim oleh Malaysia, hal tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada budaya asli Indonesia tersebut, oleh sebab itu LSM GEMBIRA akan mendorong pada Pemerintah untuk segera mendaftarkan ke internasional akan budaya asli Indonesia yang belum terdaftar, tegasnya.

Antispasi Bencana, BNPB Gelar Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Di Kota Cilegon Provinsi Banten terdengar ledakan dasyat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten melaporkan terjadi ledakan di salahsatu pabrik kimia di kota tersebut, dari laporan tersebut BNPB mengirimkan tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana. Satu Helikopter melihat langsung lokasi dan melakukan pemetaan bencana, dari hasil dilapangan akhirnya dikirim kendaraan khusus untuk melakukan sterilisasi pabrik kimia, dengan menyemprotkan air panas agar zat kimia tidak membahayakan masyarakat sekitar, setelah berhasil segera diturunkan Tim medis yang terdiri dari PMI, TNI/POLRI, Tagana serta beberapa organisasi kemasyarakatan yang konsen dengan kebencanaan. Sejumlah korban yang ada, akhirnya dilakukan pendataan, mana yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, bendera hijau, kuning, merah dan hitam, digunakan untuk menandai korban untuk penanganan lebih lanjut, dimana bendera tersebut memberi tanda, apakah korban kondisinya sakit berat, ringan¸ ataupun sudah meninggal, sehingga akan memudahkan dalam penanganan.
Tim medispun turun membantu korban, dan mengutamakan penanganan korban seperti anak, penyandang disasbel, serta orang tua jompo, kemudian dilakukan pertolongan pada korban yang masih hidup. Anjing pelacak dari Kepolisianpun diturunkan untuk mencari korban yang mungkin masih tertimbun, demikian juga tim pertolongan yang tertimbun tanah maupun bangunan, karena ada yang terjepit beton, akhirnya dilakukan pengeboran segitiga kehidupan, dan akhirnya tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB mampu menyelamatkan korban yang tertimpa beton, hal tersebut adalah bentuk simulasi yang digelar Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB di Pondok Cabe Tangsel yang dihadiri oleh Menkokesra Agung Laksono. Seusai memimpin upacara, Menko Kesra yang juga didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, melakukan peninjauan kesiapan tim SRC PB, dalam jumpa PERS Agung laksono berharap agar pasukan reaksi cepat ini, mampu melaksanakan tugas yang pertama kali ketika terjadi bencana, seperti tampil terdepan dengan pemerintah daerah pada saat bencana terjadi dan menolong korban pada awal kejadian bencana. Menokesra juga menegaskan sebagaimana pesan Presiden SBY, agar Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menjadi penanggung jawab saat bencana terjadi. Sementara itu, Syamsul Maarif mengatakan, dibentuknya SRC-PB tingkat nasional ini untuk memberikan bantuan awal kepada daerah yang terkena bencana. Secara khusus, SRC-PB ini menekankan pada tiga prinsip utama, yakni kecepatan penanggulangan bencana, fleksibilitas memberikan pelayanan yang konsisten, serta akuntabilitas setiap tindakan yang dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan secara etik dan hokum. Untuk SRC-PB Wilayah Barat berada di Halim Perdana Kusuma, sementara untuk wilayah Indonesia Timur ditempatkan Malang Jawa Timur, paparnya.

Penyandang Cacat Gelar Jalan Sehat Balai Kota – RRI

Sebanyak 800 penyandang cacat melakukan long-march dari depan Kantor Balai Kota DKI Jakarta Pusat menuju kantor RRI, pada Ahad (2/12/2012) pagi. Peserta gerak jalan yang terdiri dari tuna netra, tuna wicara, disabilitas intelektual, tuna rungu dan tuna daksa sudah bersiap dengan penuh semangat. Mereka sesekali berteriak," Siap! Semangat..!" Pasukan drum band berseragam merah juga ikut memeriahkan acara yang bertujuan untuk memperingati hari disabilitas Internasional. Rute gerak jalan ini bermula dari depan gedung Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan kemudian melalui Jalan MH Thamrin hingga putar balik di Bundaran HI lalu ke arah Istana Negara dan finish di kantor RRI. Gerak jalan ini merupakan kerjasama Radio Republik Indonesia (RRI) dengan Kementerian Sosial. Dengan adanya acara ini, masyarakat diharap semakin peduli akan keberadaan para penyandang disabilitas. "Kami berharap bisa meningkatkan kepedulian masyarakat, disabilitas harus diperlakukan sama dengan yang lain," kata Dirut RRI, Rosyarita Niken W. Rosyarita berpendapat pemerintah sudah cukup memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas. Namun, menurutnya perlu ada tempat dan peraturan khusus penyandang cacat. "Perda yang harus memihak pada disabilitas sehingga ada anggaran yang dapat digunakan bagi mereka," ungkapnya. Gerak jalan ini sebenarnya akan dilepas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di depan Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan. Namun, Jokowi batal datang. Belum diketahui alasan Jokowi batal hadir untuk membuka acara tersebut. Menanggapi hal ini Rosyarita mengatakan maklum atas kesibukan Orang Nomor Satu di Ibukota itu. "Kami memahami kesibukan Pak Jokowi yang lain, beliau sangat sibuk, banyak yang diurusi. Padahal, sebelumnya saat dikonfirmasi masih bisa hadir,"imbuhnya.
Diberdayakan oleh Blogger.