Jokowi Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru Swasta dan Guru Honor

Disela acara Silaturahmi dan Tasyakuran Guru Swasta dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang digelar di gedung Transito, Jl H Naman, Pondokkelapa, Durensawit, Jakarta Timur, pada Minggu (4/11). Gubernur Jokowi berjanji akan terus meningkatkan kesejahteraan bagi para Guru di DKI Jakarta ini, namun demikian Jokowi mengaku tidak ingin janji muluk-muluk, karena jumlah guru Honor dan guru swasta di Jakarta ini ternyata cukup banyak, ungkapnya. Salahsatu program yang kini sedang disiapkan adalah pemberian Kartu Sehat,

Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib guru swasta di DKI Jakarta, seluruh guru swasta dan Guru Honor di DKI Jakarta akan diberikan Pemprov DKI Jakarta Kartu Jakarta Sehat pada 2013 mendatang. Dengan kartu ini, para guru swasta dan guru honorer tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat di rumah sakit, karena semua telah ditanggung Pemprov DKI, paparnya. Ia memprediksi seluruh kartu tersebut dapat dibagikan ke semua guru swasta mulai Januari mendatang. Namun jika pada pertengahan Desember 2012 sudah jadi, bisa jadi pembagian kartu tersebut dimajukan jadwalnya.


Sedangkan untuk hal-hal lainnya, kata Jokowi, masih perlu dikalkulasikan terlebih dulu, tambahnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diwakili Kasudin Dikmen Jaksel, Drs. H Suharyanto MM dalam kesempatan tersebut pada para guru swasta juga meminta agar seluruh guru swasta di Jakarta ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, yaitu tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik;

 Dimana guru harus mampu menyusun program pengajaran, penyajikan program pengajaran, evaluasi belajar, analisis hasil belajar serta menyusun program perbaikan dan pengayaan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya. Tugas-tugas profesional dari seorang guru yaitu meneruskan atau transmisi ilmu pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai lain yang sejenis yang belum diketahui anak dan seharusnya diketahui oleh anak. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, juga terus meningkatkan bantuan bagi Guru Swasta dalam meningkatkan kompetensi guru, papar H Suharyanto.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.