Chef Goes to School, Peningkatan Kesehatan Anak Didik

Banyaknya jajanan di Sekolah yang kurang memenuhi syarat Kesehatan,  bahkan ada juga yang justru membahayakan kesehatan anak,  seperti adanya campuran zat yang pewarna serta pengawet berbahaya, telah mendorong Bunga Sirait,  pencetus Program  Chef pergi ke Sekolah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut Bunga Sirait didukung Perusahaan Royal Philips Electronics dari Belanda bekerja sama dengan Terre des Hommes (TdH) dan Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI) berupaya mempromosikan makan sehat bagi anak-anak melalui program Chef Goes To School. Program ini merupakan bagian dari The  Project yang merupakan program inisiatif  Philips untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Asia Pasifik.

Robert Fletcher Presiden Philips Indonesia saat jumpa PERS menegaskan, bahwa Program Chef pergi ke Sekolah adalah ide yang diajukan Bunga Sirait, untuk program awal akan dilakukan pelatihan memasak kepada penjual makanan, guru dan orang tua dari beberapa sekolah dengan inovasi dari Philips, saya berharap kepada pemangku kepentingan dan pihak-pihak lain untuk dapat bersama-sama meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, program Chef  Pergi ke Sekolah ini merupakan upaya memberikan perlindungan anak dari makanan yang tidak layak konsumsi, seperti adanya campuran Borak maupun Formalin, oleh sebab itu melalui program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan pada orang tua dan pengelola kantin untuk menyajikan jajaran yang sehat.

Kegiatan di SD Negeri 7,12,14,19 Sukasari Kecamatan Tengerang sebagai percontohan, dimana disekolah ini akan dilakukan demo memasak masakan yang sehat dan murah, oleh ahli gizi Dr Diana Suganda dihadapan lebih dari 3000 siswa, orang tua dan pengelola kantin, kita berharap akan kegiatan ini akan juga didukung oleh semua pihak serta dapat diikuti oleh sekolah lain, baik di Tangerang maupun di daerah lain, sehingga anak-anak akan memperoleh makanan yang sehat dan bergizi, baik di rumah maupun di sekolah, ungkap Titin Kustini.

Sementara disela acara tersebut Wakil Walikota Tangerang H.Arief R Wismansyah pada wartawan mengaku, bahwa upaya mewujudkan Sekolah yang sehat sudah dilakukan Pemkot Tengerang jauh-jauh hari, oleh sebab itu atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan banyak terimakasih pada Philips Indonesia Terre des Hommes dan Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia yang telah menjadikan Kota Tengarang sebagai percontohan mewujudkan Kantin Sehat, hal tersebut seiring dengan Program Pemkot Tangerang dalam mewujudkan Kota yang bersih, sehat dan layak huni, kalau dulu dikenal sebagai kota terkotor, namun dengan kinerja yang baik seluruh jajaran Pemerintah Kota Tengerang, maka kini Kota Tengerang sudah menjadi kota yang  bersih dan memperoleh Piala Adipura, paparnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.