Penuhi Hak Anak, YPSI Gelar Catur


Anak memiliki peran strategis dalam menatap masa depan bangsa, dan sebagaimana yang diatur dalam Konvensi Hak Anak, bahwa anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai potensi masing-masing, dan anak juga harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Catur merupakan olahraga yang digemari oleh semua golongan termasuk anak, olah raga ini juga terus dikembangkan disekolah umum maupun sekolah berkebutuhan khusus, yang bertujuan selain meningkatkan ketrampilan anak juga menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin serta menumbuhkan kebersamaan. 

Berangkat dari hal tersebutlah, Bertempat di GOR Kota Tangerang, Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI), bekerjasama dengan Kedutaan Negara Belanda serta KONI dan Pemkot Tangerang pada Selasa (17/7) menggelar Lomba Catur bagi Penyandang Tuna Rungu, Tuna Grahita dan Tuna Daksa, 


Saat membuka acara Perwakilan Kedutaan Negara Belanda, Yurens  mengaku bangga dengan digelarnya lomba catur ini, di Belanda juga ada taman yang menyediakan tempat untuk bermain catur, oleh sebab itu diharapkan Pemerintah juga akan lebih banyak menyediakan taman bermain catur. Ini untuk meningkatkan ketrampilan bagi generasi mendatang, paparnya.

Sementara  Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga dalam upaya pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan serta peningkatan Solidaritas anak dengan pemenuhan khusus.
Seluruh peserta yang berjumlah 250 anak mulai dari SD, SMP dan SMA berkebutuhan khusus,  memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya bermain catur, acara tersebut juga diikuti oleh siswa yang dalam kondisi normal, mereka berbaur dan berhadapan dalam turnamen, sehingga akan terjadi interaksi yang baik, dan terjalin rasa persatuan dan kesatuan sesama mereka. 

Disamping itu dalam kegiatan kali ini juga dilakukan sosialisasi Hak Anak, dan UU Perlindungan Anak, yaitu UU No.23 Tahun 2002, agar para peserta dan masyarakat umum memahami akan perlindungan dan peningkatan solidaritas pada anak penyandang tuna, pengembangan olahraga catur ini juga diharapkan akan diikuti dengan pengembangan catur di Sekolah masing-masing, pinta Titin Grahita

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.