Pergelaran Musik Karyacipta Ismail Marzuki, Tingkatkan Semangat Juang Generasi Muda


Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat melalui Sudin Kebudayaan  bertempat di Gedung Graha Budaya TIM, menggelar Konser Symphony Orchestra yang dibawakan oleh orchestra dari siswa Perguruan Cikini dan mahasiswa Institut Kesenian Jakarta, dengan membawakan lagu karya cipta Ismail Marzuki. Acara  tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang diwakili oleh Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan  Pariwisata Sukesti Martono.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur meminta pada seluruh masyarakat Jakarta, Khususnya Pelajar yang turut menyaksikan pergelaran tersebut, agar dapat menghargai karya cipta anak bangsa sendiri, apalagi Ismail Marzuki adalah Sosok Pahlawan Kusuma Bangsa, yang dengan karya­­-karyanya mampu menggugah semangat  juang para pahlawan, dan dengan karyanya juga telah mampu membangun citra bangsa Indonesia dimata dunia. Oleh sebab itu para Pemuda Indonesia dan para seniman, sudah saatnya untuk  berkarya dengan menghasilkan karya seni yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengajak pada masyarakat Jakarta untuk dapat mensukseskan Pesta Demokrasi Pemilukada pada 11 Juli mendatang, dengan menggunakan hak pilihnya, dan dengan konser Symphony Orchestra IKJ dan Perguruan Cikini  ini juga dapat membawa kondisi Jakarta yang lebih sejuk, sehingga Pilkada DKI dapat berjalan dengan aman dan nyaman, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Kasudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs Sunarto MM, bahwa Pergelaran Symphony ini pihaknya sengaja pengundang 800 penonton Pelajar dari seluruh SMA/K se-Jakarta Pusat, guna meningkatkan apresiasi siswa pada karya cipta Ismail Marzuki, oleh sebab itu pergelaran yang seharusnya digelar Malam hari, namun kali ini kita gelar sore hari, agar para siswa SMA/K dapat menyaksikan dan menikmati karya seniman besar Ismail Marzuki, yang juga putra asli Jakarta (Betawi). Sehingga mereka akan semakin cinta karya seni bangsa sendiri, serta mampu menghargai karya cipta, khsususnya karya Ismail Marzuki.

Dengan mereka hadir bersama menikmati karya seni, Pemkot Jakarta Pusat juga berharap agar para pelajar dapat saling bersilaturahmi, saling mengenal sehingga mampu menghilangkan hal-hal yang kurang baik seperti tawuran,dengan lagu-lagu perjuangan juga diharapkan semangat juang para pemuda akan terus tumbuh, dan nilai-nilai kejuangan juga tertanam pada para siswa-siswi, untuk berjuang tanpa pamrih bagi pembangunan bangsa saat ini,  pinta Sunarto.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.