Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

NABIRE PAPUA DIGUNCANG GEMPA 5,3 SR GEMPA ITU DIRASAKAN CUKUP KERAS


Posko BNPB telah mengkonfirmasi kejadian gempabumi kekuatan 5.3 SR yang berpusat di 3.09 LS-136.07 BT (69 Km Timur Laut Nabire- Papua) pada kedalaman 11 Km. Gempa terjadi pada Minggu, 29/04/12 pukul 08.57.52 WIB. 
Berdasarkan informasi dari BPBD Nabire dan masyarakat disampaikan bahwa gempa dirasakan cukup keras selama 3 detik di wilayah Nabire dan sektarnya. Gempa tidak berpotensi tsunami. Aktifitas warga tetap berjalan normal.Tidak ada kepanikan yang berarti. Cuaca pada saat dikonfirmasi cerah.

Nabire merupakan daerah rawan gempa, baik yang dipengaruhi oleh sesar Sorong, sesar Taerua-Aiduna yang bergeser 2 cm per tahun, maupun pengaruh dari subduksi lempeng Pasifik dan Eurasia yang bergeser 8-10 cm per tahun.
Tiidak aneh jika di sekiat Nabire pernah terjadi gempa 7,1 SR dan 7,5 SR pada tahun 2004. Sedangkan di daerah Selatan Nabire pernah terjadi gempa 7,1 SR pada tahun 1995. Semuanya pusat gempa di darat sehingga kerusakan yang ditimbulkan cukup parah saat itu.

Sebagai info tambahan, dampak gempabumi 6,8 SR dengan pusat gempa 1.58 LS-134.41 BT (88 km Tenggara Manokwari) pada kedalaman 10 km pada Sabtu, 21/04/12 pukul 10.24.43 WIT. Telah menimbulkan kerusakan 74 rumah rusak, yaitu 30 unit rumah rusak berat, dan 44 unit rumah rusak sedang., total 74 unit. Dampak lain jembatan sepanjang 12m rusak berat, 5 unit gereja rusak berat, 10 unit gereja rusak sedang,

Untuk masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan. Gempa terjadi dalam waktu yang sangat cepat dan sesaat. Tetapi iptek belum mampu memperkirakan kapan tepatnya akan terjadi gempa. Dengan wilayah Indonesia yang rawan gempa, masyarakat dihimbau untuk terus waspada. Bencana terjadi saat kita tidak siap

Prabowo Subianto akan didaulat Deklarasikan Capres 2014


Perhimpunan Masyarakat Cinta Prabowo (PERMATA PRABOWO) yang telah dideklarasikan oleh Tokoh – tokoh Pergerakan Nasional, kini kembali bangkit untuk memperjuangkan kejayaan Indonesia, dan bertempat di Rengas Dengklok, Permata Prabowo akan mendaulat Putra Terbaik Bangsa, Prabowo Subianto untuk mendeklarasikan diri sebagai Calon Presiden RI, pada Pemilu 2014 mendatang, hal tersebut diungkapkan Deklarator yang juga , Sekjen Permata Prabowo Drs Dadeng Hidayat.

Kita bangsa Indonesia harus bisa melihat sejarah, bahwa Kemerdekaan ini juga diawali dari Rengas Dengklok, dimana ditempat tersebut saat itu, para Pemuda Indonesia mendesak Ir Soekarno, agar Mendeklarasikan Kemerdekaan Indonesia, oleh sebab itu Perhimpunan Masyarakat Cinta Prabowo juga akan meminta Prabowo Subianto untuk segera menyampaikan langsung kepada masyarakat dan bangsa Indonesia, serta menyatakan kebulatan tekadnya untuk maju sebagai Calon Presiden RI, sehingga seluruh masyarakat Indonesia juga akan mengetahui hal tersebut, dan  pada Pilpres 2014 mendatang, masyarakat Indonesia akan memberikan dukungannya, ungkapnya tegas.

Desakan ini menurut Drs Dadeng Hidayat, adalah upaya agar Prabowo Subianto dapat berkonsentrasi menjelang Pemilu 2014, karena sebagai Pengusaha, Beliau masih banyak berkonsentrasi di dunia bisnis, oleh sebab itu Perhimpunan Masyarakat Cinta Prabowo mendesak pada Prabowo Subianto untuk berkonsentrasi pada Pilpres 2014, dan Permata Prabowo siap menjadi garda terdepan untuk pemenangan dalam Pilpres 2014 mendatang.

Drs Dadeng Hidayat juga menegaskan, bahwa dukungan Permata Prabowo adalah dukungan yang riil, karena bukan saja menjadi pemilih, tetapi juga akan menjadi motor dalam mengawal Pemilu dan Pilpres 2014, kita akan siapkan jutaan kader untuk menjadi saksi di TPS diseluruh TPS yang ada, kita akan melakukan pelatihan secara terus menerus hingga ke desa-desa. Kini Permata Prabowo;  kita tidak ingin kecolongan lagi seperti Pemilu 2009 lalu, kini Permata Prabowo sudah dibentuk kepengurusan di 33 Provinsi, 497 Kabupaten/Kota, dan sampai akhir 2012 kita harapkan seluruh Desa sudah memiliki Posko atau Gardu Permata Prabowo. 

Dalam acara tersebut juga akan di kukuhkan seluruh Kepengurusan DPD Permata Prabowo se-Indonesia, dengan dihadiri 15 ribu simpatisan dan relawan Prabowo, sehingga setelah Deklarasi dan mendengar langsung dari Bapak Prabowo, seluruh jajaran Permata Prabowo akan segera mensosialisasikan ke masyarakat, dan berupa tindakan nyata, salahsatunya adalah membantu air bersih, dengan menyumbangkan penyaringan air bersih karya anggota Permata Prabowo,  ke bebarapa daerah rawan air bersih. 

Dan kita bersyukur sampai hari ini sudah dibangun Posko/Gardu Prawobo yang dibuat masyarakat secara gotong - royong, bahkan mereka telah membuat Baju dan Kaos Permata Prabowo secara swadaya. Oleh sebab itu saya menghimbau pada seluruh masyarakat Indonesia, kedepan dapat memilih pemimpin negeri ini, pilihlah pemimpin yang mempunyai integritas, jiwa NKRI dan memiliki jiwa nasionalis yang tinggi, karena bangsa ini telah kehilangan nasionalisme, kehilangan budaya, bahkan kehilangan harga diri bangsa, oleh sebab itu mari berikan kesempatan dan dukungan pada Bapak Prabowo Subianto untuk memimpin negeri ini pada Pilpres 2014 mendatang, pinta Drs Dadeng Hidayat.

Fauzi Bowo Terima Anugerah “Tokoh Pengayom Jakarta”


Bertempat di Aula Jakarta Media Center, Kebon Sirih Jakarta, Persatuan Wartawan DPRD Provinsi DKI Jakarta, bersama tokoh – tokoh Politik dan LSM Jakarta, memberikan Gelar pada Gubernur DKI Jakarta Putra Betawi DR. Ing. H. Fauzi Bowo, sebagai “Tokoh Pengayom Jakarta”, Tropy penghargaan tersebut diterima  Sekretaris Dewan Provinsi DKI Jakarta, Mangara Pardede.

Ketua Persatuan Wartawan DPRD DKI Jakarta, Firdaus MS  dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa Penganugerahan DR Ing H Fauzi Bowo merupakan agenda Persatuan Wartawan DPRD DKI Jakarta, wacana ini sudah diusulkan sejak 2010 dan sudah menjadi rekomendasi Persatuan Wartawan DPRD DKI Jakarta, hal tersebut dilandasi karena saat ini tidak ada lagi penghargaan kepada keberhasilan seorang pemimpin, bahkan yang ada hanya kritik dan hujatan, maka Persatuan Wartawan DPRD DKI Jakarta mempelopori penghargaan seperti ini.

Penganugerahan ini, juga sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Gubernur  DKI yang telah sukses dengan delapan program selama lima tahun ini, telah menghasilkan semangat pengayom yang mana, telah membuat  tenang warga Jakarta, seperti BKT yang kini membuat aman Jakarta bebas dari banjir, bahkan hal tersebut juga telah dirasakan  warga Bekasi.

Lebih jauh Daus menegaskan, bahwa Pertumbuhan DKI Jakarta, 6,5%, ini berarti melampaui pertumbuhan nasional yaitu 6%. Para wartawan juga menyoroti  dibidang transportasi telah diselesaikan trasportasi BusWay, bahkan sebentar lagi akan menikmati monorail, kesehatan, serta keberhasilan yang lain, sehingga Persatuan Wartawan DPRD DKI Jakarta mewakili masyarakat  Jakarta menganugerahkan Gubernur sebagai Tokoh Pengayom Jakarta, dan penganugerahan ini merupakan prestasi dan rasa terimakasih  warga Jakarta, atas pengorbanan beliau pada warga jakarta, semoga hal ini bisa menjadi motivasi beliau lebih baiklagi dalam memimpin Jakarta, tegas Firdaus MS.

Farel Silalahi mewakili Gapensi juga mengaku bersyukur atas kinerja Gubernur DKI Jakarta H Fauzi Bowo yang telah mampu mensejahterakan warga Jakarta, dan memberikan ketentraman, dimana dalamkepemimpinan Beliau Jakarta aman dan kondusif, demikian juga bagi warga minoritas juga merasa tentram dalam melaksanakan ibadahnya, tidak ada lagi konflik etnis, demikian juga dari anggota Gapensi juga bersyukur dapat bersama-sama Pemda DKI membangun Jakarta, paparnya.


Dalam sambutannya Gubernur H Fauzi Bowo yang dibacakan Sekretaris Dewan Provinsi DKI Jakarta, Mangara Pardede, m engungkapkan rasa terimakasih atas penghargaan ini, karena memberikan pengayoman warga Jakarta adalah sudah menjadi tanggung jawab sebagai serong Gubernur, tegasnya.

FP3I Gelar Sarasehan Wartawan, Bangun Wawasan Kebangsaan Dalam Pilkada DKI


Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yang saat ini sudah masuk dalam proses penyaringan calon Gubenur,  di KPUD  Provinsi DKI Jakarta,  telah membuat suasana ibukota semakin memanas, dan untuk membedah permasalahan tersebut, Forum Pengembangan Pewarta Profesional Indonesia (FP3I) menggelar Sarasehan bekerjasama dengan Kesbangpol DKI Jakarta.

Jakarta sebagai ibukota rupanya menjadi daya tarik bagi tokoh –tokoh Nasional untuk turut andil bagian dalam menata Jakarta, sehingga bukan hanya putra daerah Jakarta, tetapi putra terbaik dari daerah diluar Jakarta juga terpanggil ingin memperbaiki ibukota tercinta ini, hal tersebut terlihat dari munculnya Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Golkar, PDS, PPP) serta Walikota Solo, Jokowi (PDI Perjuangan dan Gerindra) sebagai Calon Gubernur yang di usung partai politik, demikian juga Cawagub yang juga datang dari Provinsi diluar Jakarta.

Fenomena lain juga terjadi, dimana UU tentang Daerah Khusus Ibukota, maupun UU Pemilukada telah membuka ruang, bagi Calon Independen untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tersebut, sehingga pasangan Faisal – Biem dan Hendardji Supandji dan Ahmad Rizapatria turut meremaikan bursa Balon Gubernur DKI Jakarta. Dan hal inilah wujud dari Kebhinekaan di Jakarta, yang didalamnya terdiri dari berbagai masyarakat dari seluruh Indonesia, dan Jakarta adalah miniatur Indonesia, oleh sebab itu Media khususnya Wartawan harus mampu memberikan pembelajaran yang baik pada warga Jakarta, untuk memilih pasangan Gubernur DKI Jakarta, yang terbaik pada Pemilukada 11 Juli mendatang, coblos mereka yang memiliki visi dan misi dan program kerja yang akan mampu membawa warga Jakarta, lebih sejahtera, aman dan nyaman. Dan janganlagi mempermasalahkan siapa dan darimana mereka berasal, tapi benar-benar memilih Cagub yang terbaik dari keenam pasangan Balongub tersebut.

Ketua Forum Pengembangan Pewarta Profesional Indonesia, M. Harun disela acara tersebut juga meminta agar Wartawan dapat turutserta mensukseskan Pilkada DKI Jakarta, dan mendukung jalannya Pilkada yang Demokratis, aman dan Kondusif, saat ini keenam Balongub DKI adalah yang terbaik, dan masih dalam Proses KPUD, masyarakat harus tetap menjaga kaemanan, ketertiban dan menjaga persatuan dan kesatuan di Jakarta, pinta Cak Harun.     

Tokoh-tokoh Perantauan Deklarasikan KASMARAN

Kebebasan berorganisasi di era demokrasi saat ini, telah melahirkan kelompok-kelompok organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang bersifat kedaerahan, sehingga taksedikit singgungan antar ormas seringkali terjadi, oleh sebab itu dalam upaya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan, dalam landasan Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, para tokoh masyarakat dari berbagai daerah melahirkan Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan (Kasmaran).

Menurut Deklarator yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan, Drs Leles Sudarmanto,MM, bahwa Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan ini,  merupakan sebuah organisasi sosial yang independen  dan sebagai wadah berhimpunnya para masyarakat perantauan yang bersama bertujuan memperjuangkan suara rakyat kecil berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang dijiwai semangat demokrasi, kekeluargaan, keterbukaan dan tanggung jawab etika, moral serta hokum. Baik nasional maupun internasional. Forum ini memiliki tujuan untuk membantu pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai pembangunan nasional serta mewujudkan  ketentraman, ketertiban serta kesejahteraan masyarakat.

Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan ini resmi dibentuk pada  Rabu 25 April 2012, Pembentukan organisasi sosial ini dibentuk pada pertemuan di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang dihadiri oleh para masyarakat yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Pertemuan pada tanggal 24 April 2012 ini juga merapatkan pembuatan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan.

Disamping itu juga terbentuk struktur kepengurusan Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan dengan masa jabatan selama 5 tahun. Susunan kepengurusan Forum ini dibagi menjadi pengurus pusat dan pengurus wilayah. Pengurus Pusat terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara dan Ketua Bidang dan Koordinator Wilayah. Untuk pengurus pusat sendiri pada tanggal 25 April 2012 terpilih Drs. Leles Sudarmanto, MM. sebagai Ketua Umum yang juga sehari-harinya beliau menjabat sebagai Direktur Tvlink dan Radio GGlink. Pemilihan ini disetujui oleh 40 peserta rapat yang hadir pada pertemuan ini, paparnya.

H Nachrowi Ramli Kunjungi dan bantu Korban Kebakaran Warga Kenari


Bencana Kebakaran di Jalan Kenari II, Salemba, Jakarta Pusat, telah menghanguskan sediktinya 30 rumah semi permanen. Sumber api diduga  akibat korsleting listrik dari rumah Ketua RT setempat. Beberapa  rumah petak dan tingkat setengah batu bata terlihat luluh lantak, yang tersisa hanya tinggal abu hitam yang membekas.

Sehari setelah terjadi kebakaran, warga korban kebakaran dibantu Satgas Tagana Provinsi DKI Jakarta, PMI Jakarta Pusat dan TNI AD, melakukan pembersihan untuk mengangkat sampah, kayu korban kebakaran, taksedikit ormas juga hadir membantu kebutuhan makanan maupun uang, untuk kebutuhan lain bagi korban kebakaran, sementara Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta, yang juga calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, H Nachrowi Ramli turut mengulurkan bantuan, berupa uang tunai 20 juta, 100 sak Semen, puluhan dus Mie Instan dan Gula, Teh serta Kopi, dan diserahkan pada Ketau RW 04 Kelurahan Kenari.

Seusai melakukan peninjauan dan dialog dengan warga korban kebakaran, serta menyerahkan sejumlah bantuan,  pasangan Calon Gubernur DKI, Foke – Nara ini, yang juga didampingi Forkabi dan IWARDA tersebut, pada wartawan Bang Haji Nara menegaskan, bahwa sejumlah korban kebakaran kali ini adalah para konsituen Partai Demokrat DKI Jakarta. Oleh sebab itu sebagaimana protab, jika ada keluarga yang kesusahan maka seluruh jajaran Partai Demokrat harus turuntangan.

Bang Haji Nara jugamenegaskan, bahwa Kebakaran ini adalah musibah, kita anggap bahwa ini kehendak Allah SWT, oleh sebab itu bila keluarga kita ada kesusahan maka Partai Demokrat akan bantu, dan di Kenari ini keluarga besar Partai Demokrat kena musibah, saudara kita dari IWARDA, FORKABI serta saudara kita warga Betawi maka kita kita juga meminta pada mereka untuk sabar dan iklas dengan cobaan ini.

Disamping itu setelah kejadian ini, kita berharap mereka dapat membangun kembali bersama-sama, kita apresiasi pada jajaran Pemprov DKI, dalam menangani bencana ini, tadi ada Dinas Sosial/Tagana, Palang Merah Indonesia (PMI), jajaran Kelurahan Kenari, beberapa Ormas, TNI/POLRI dan unsur masyarakat lain ada disini membantu mereka,  jadi habis kejadian ini mereka akan membangun bersama-sama, dan dengan sama-sama maka disini kita juga ikut campur, hari ini  Partai Demokrat DKI,  saat ini telah membantu 100 sak Semen, Uang 20 juta, serta kebutuhan makanan, dan kita akan tembah lagi bantuan setelah ini, dan mudah-mudahan dapat membantu membangun kembali, dan mereka tidak kepanasan.

Bantuan ini juga bukan yang pertama, namun sudah menjadi kebiasaan dari jajaran Partai Demokrat, FORKABI, IWARDA serta Ormas yang lain, jika ada saudara kita yang susah, kita ngeluruk memberikan bantuan, seringnya terjadi Kebakaran di Jakarta ini, kita juga akan segera melakukan pertemuan dengan PLN, agar lebih sering memberikan sosialisasi ke masyarakat, kalau satu colokan listrik ya… jangan ada delapan biji colokan dicantumin disitu, cukup dua atau tiga saja, karena kalau kebanyakan akan panas dan bisa terbakar, oleh sebab itu perlu upaya preventif untuk pencegahan, dan secara represif juga perlu dilakukan, kalau ada yang sengaja membakar rumahnya harus dihukum, tegas Bang Haji Nara.

Hal senada juga diungkapkan anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Demokrat, Habib Alaydrus, bahwa bantuan sosial korban kebakaran seperti ini, adalah bentuk rasa kepedulian jajaran Partai Demokrat dimana saat bencana terjadi, apakah kebakaran, banjir atau yang lain, tidak lama pasti kita akan turun membantu, dan kita juga berharap masyarakat untuk waspada akan bencana seperti kebakaran maupun banjir, agar tidak sembarangan menggunakan instalasi listrik, dan harus hati-hati saat menggunakan kompor gas,  pintanya.

Bang Haji Djaja Miharja juga berpesan : 1. Ke Semarang kerjanya Ngukur, ke Pasir angin membeli dedak, orang Betawi yang ngak mau akur, kita sumpahin budeg. 2. Anak menjangan makan kue rangi, Buat apa pilih yang lain, mendingan Fauzi dan Nachrowi.   

Kewaspadaan Bencana Harus Ditingkatkan, Daerah Harus Bantu Anggaran


Belajar dari Gempa yang terjadi di Provinsi Nanggroe Aceh Darusallah (NAD) beberapa waktu lalu, kini Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus melakukan evaluasi guna mengantisipasi bila terjadi lagi bencana di Aceh dan provinsi lain, menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa PERS di kantornya Kamis (19/4) menegaskan, bahwa kejadian Gempa Aceh 8,5 SR beberapa waktu lalu, adalah pelajaran yang baik buat kita semua.

Diakuinya meskipun gempa berkekuatan besar dan tidak menimbulkan tsunami tinggi, namun kini masyarakat Aceh sudah paham akan apa dan harus bagaimana saat gempa berkekuatan besar terjadi, mereka sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan diri, ketempat yang lebih tinggi.

Dari data BNPB sejak tahun 2004 lalu hingga saat ini kejadian gempa sudah terjadi 1.712 kali, baik kejadian gempa besar maupun kecil, dan data terbaru yang ditemukan oleh Tim Ahli,  telah terdeteksi ancaman gempa sepanjang pantai Sumatera, Jawa hingga Papua, terdapat pada 188 Kabupaten/Kota yang berisiko bencana gempa dan tsunami sementara untuk di 35 Kabupaten/Kota berisiko sedang, dari sejumlah ancaman tersebut dihukin 5,4 juta jiwa, jadi ini adalah ranking tertinggi di dunia, sebagai Negara yang jumlah penduduknya berisiko bencana gempa dan tsunami.

Melihat kenyataan tersebut, BNPB menghimbau pada seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dini pada masyarakatnya, bagaimana Pemda bersama DPRD juga memberikan anggaran yang cukup untuk meningkatkan kewaspadaan akan gempa dan tsunami seperti melakukan pelatihan kewaspadaan, menambah relawan bencana serta menambah peralatan untuk mendukung penangangan bencana serta kewaspadaan dini, karena sebagaimana yang diatur dalam UU tentang Kebencanaan, hal tersebut juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, tegas Sutopo.

Untuk mengantisipasi bencana, kini BNPB bersama instansi lain, terus berupaya membangun sarana penyelamatan jika Gempa dan Tsunami terjadi lagi, diantaranya adalah membangun Chelter Vertikal di beberapa tempat, membangun Sarana Ibadah seperti Masjid dan Geraja dengan bangunan yang kokoh, dan mampu menampung masyarakat berisiko bencana, membangun Bukit Buatan, serta meningkatkan sarana Pendidikan, Perkantoran yang tahan gempa dan siap menampung saat air tsunami naik ke darat, disamping itu peralatan kewaspadaan dini di laut dan darat akan terus ditingkatkan, hal tersebut juga sebagaimana yang di instuksikan oleh Presiden, papar Sutopo. 

HUT 37 Tahun TMII, Tingkatkan Toleransi dan Kerukunan Umat


Era Demokrasi yang terus berkembang, telah melahirkan kebebasan disemua lini, bahkan dengan kebebasan berkumpul, berserikat dan mengeluarkan pendapat, ternyata memunculkan kelompok-kelompok anarkis, yang membawa dan mengatasnamakan  agama, kesukuan serta  kedaerahan, sehingga perbedaan keyakinan, pendapat dan perbedaan pandangan berpolitik, terkadang menimbulkan pertikaian dan kerusuhan sesama anak bangsa. Oleh sebab itu perlu adanya upaya membangun kembali nilai-nilai budi pekerti, toleransi dan kerukunan umat beragama.
 
Apabila kita memasuki Areal Wisata dan Wahana Pelestarian Seni, Budaya serta Flora dan Fauna di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), maka disitulah hati, jiwa dan fikiran kita akan terbuka, akan keanekaragaman budaya, suku, ras maupun Agama yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia, karena TMII adalah Miniatur Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dari Sabang sampai Meraoke dan dari Mianga sampe pulau Rote. Dengan kekayaan alam serta keanekaragaman suku, ras, budaya dan agama.

Dalam acara jumpa PERS menyambut HUT TMII ke 37 tahun, Direktur Operasional TMII, Ade F Meyliala pada wartawan menjelaskan bahwa TMII dibangun 37 tahun silam, atas prakarsa Ibu Tien Soeharto, merupakan upaya untuk membentengi bangsa ini dari serbuan budaya asing, dan menjadikan TMII sebagai pusat pelestarian dan pengembangan Kebudayaan bangsa Indonesia.

Saat kita masuk ke TMII maka yang pertama kita lihat adalah Tugu Api sebagai simbul semangat persatuan dan kesatuan, yang kemudian diikuti dengan bangunan tempat ibadah yang berdampingan, semua tempat ibadah tersebut digunakan untuk beribadah masing-masing penganut agama maupun kepercayaan, tanpa mempertentangkan ajaran dan keyakinannya, semua dapat beribadah dengan nyaman dan khusuk, saling menghormati dan menghargai.

Bangunan Anjungan Daerah/ Rumah Adat yang dibangun di TMII, kesemuanya lengkap dengan benda bernuansa kedaerahan serta aktifitas kebudayaan, sebagai bagian dari Budaya Nusantara, telah menjadi kebanggaan kita sebagai warga Negara Indonesia yang berbudaya, hal tersebut menjadi wahana pembelajaran dan pendidikan bagi generasi muda, oleh sebab itu dengan HUT TMII ke 37 kali ini, seluruh jajaran TMII berkomitmen mewujudkan “TMII Sebagai Wahana  Toleransi dan Kerukunan Umat”, tegas Ade F Meyliala.



FB Korwil Jaktim Siap Sukseskan Fauzi Bowo Satu Putaran

Forum Bersama Jakarta sebagai salahsatu Organisasi Masyarakat yang konsen dalam bidang sosial kemasyarakatan, pada Minggu (4/3) meresmikan Posko FB Jakarta, Korwil Kota Jakarta Timur, berkenan meresmikan Posko FBJ Korwil Jaktim tersebut, Drs H Makmun Amin, Pendiri Forum Bersama Jakarta.

Menurut Ketua Koordinator Wilayah Forum Bersama Jakarta Kota Administrasi Jakarta Timur, H Munier Arsyad, bahwa ini merupakan sekretariat FB Korwil, yang pertama di resmikan di DKI Jakarta, sebagai barometer perjuangan untuk memenangkan Calon Gubernur DKI Jakarta, mungkin masyarakat sudah paham, siapa yang akan kita usung dalam pemilukada 2012 ini, yaitu H Fauzi Bowo.

Lebih jau dijelaskan, dalam  peresmian kali ini, dihadiri oleh 600 orang, karena anggota FBJ didalamnya terdapat lebih dari 3.078 orang se-Jakarta Timur, oleh sebab itu dalam undangan sengaja tidak semua diundang, hanya tokoh –tokoh ditingkat Kecamatan.

Dan kita juga mengundang tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta Mitra FBJ, seperti Forum Pemuda Betawi, Forum Pemuda masjid, Wakil dari PWNU, Muhammadiyah serta tokoh lintas agama, baik dari Kristen, Hindu, Budha, semua dalam rangka kebersamaan, untuk memenangkan H Fauzi Bowo pada saat pemilihan Umum 11 Juli 2012. Jadi ini momen pembukaan saja, bahwa disini ada Forum Bersama Jakarta, Korwil Jakarta TImur, tegasnya.

Setelah peresmian Sekretariat ini, H Munier mengaku akan langsung melakukan konsolidasi pimpinan, bagaimana strategi kedepan ini, dalam penggalangan massa akan lebih jelas lagi, dan pada 18 Maret akan kita gelar apel siaga, sebagai aksi unjuk kekuatan, dan pada 19 Maret kita akan usung H Fauzi Bowo untuk mendatangi KPU, anggota Forum Bersama Jakarta akan mengawal dengan seragam lengkap, tegasnya. 


                                                                                                                                                                        
                     

Aceh Kembali Diguncang Gempa


Gempa berkekuatan 8,9 skala richter kembali guncang Provinsi Aceh Darusallam, beberapa daerah terjadi Tsunami, namun ketinggian air baru mencapai 80 centi  meter, namun masyarakat diminta tetap waspada.
 air kini  sudah naik di Meulaboh dan Sabang. menurut Kepala Usat Data dan informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, gempa susulan akan terjadi dan gempa juga yerasa hingga Bengkuli, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi bahkan hingga India dan Malaysia

Saat ini BNPB terus melakukan koordinasi bengan BPDB NAD, serta segera mengirim tim reaksi cepat dan bantuan lain yg dibutuhkan, bertempat di halim telah siap limaratus anggota tentara dan satuan reaksi cepat bencana, namun keberangkatanya masih menunggu tim survey yg dipimpin langsung oleh kepala bnpb.
kejadian gempa sesar geser ini memang tidak berpotensi tsunami besar, namun secara guncangannya dengan gempa diatas 8 sr, berpotensi merusak bangunan! kejadian gempa  kali ini berada pada lempeng australia hingga malam ini gempa susulan sampai sembilan kali dan kemungkinan susulan akan terjadi, namun masyarakat diminta tetap tenang.

beberapa daerah yg mengalami kerusakan adalah disepanjang pantai sumatera karena titik gempa pada posisi lima ratus kilometer dari sumatera barat

FASILITASI DAN PENGEMBANGAN RELAWAN BERBASIS LEMBAGA USAHA


Banyak hal yang dapat dilakukan lembaga usaha dalam penanggulangan bencana. Misalnya, melalui pembuatan Business Continuity Plan, dokumen ini akan bermanfaat ketika terjadi bencana besar di sekitar lingkungan usaha ataupun di dalam lingkungan usaha tersebut hancur akibat terkena dampak bencana. Ini disadari akan bermanfaat terhadap perusahaan tersebut. Demikian pula melalui program Corporate Social Responsibility, lembaga usaha dapat menjalankan kegiatan-kegiatan penanggulangan bencana dalam hal Pengurangan Risiko Bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana, kegiatan pada saat tanggap darurat, dan  kegiatan pada saat pasca bencana. 

Dalam rangka memberikan informasi dan pengetahuan tersebut. Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB mengadakan kegiatan Fasilitasi dan Pengembangan Relawan Berbasis Lembaga Usaha. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, kegiatan ini diperuntukan bagi lembaga usaha ataupun peserta yang belum pernah mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 – 31 Maret 2012, bertempat di Hotel Perdana Wisata, Bandung. 

Sebanyak 59 peserta hadir untuk mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari  17 lembaga usaha berskala nasional di antaranya dari perusahaan PT. Telkom Indonesia, PT Jasa Marga, Perum Pegadaian, Bank DKI, PT Krakatau Steel, RCTI, MNCTV, Global TV, PT. Bank Sinarmas, PT. KBRU, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, PT. IKPP Serang, PT. KICC Karawang, PT. Sinar Mas Forestry Regional Kaltim, PT. Pindo Deli Karawang, PT. Asuransi Jiwa Sinarmas, PT. Kreasi Mas Indah. Turut hadir pula peserta dari BPBD Provinsi Maluku, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Provinsi Papua, BPBD Provinsi Sulawesi Barat.

Banjir Kepung Jakarta

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (2/4) hingga kemarin menyebabkan banjir di sebagian wilayah Jakarta. Kali Pesanggrahan, Kali Angke dan Kali Krukut meluap sehingga wilayah di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Tangerang tergenang banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Sedangkan sebagian masyarakat terendam akibat luapan Kali Ciliwung.

Di Jakarta Timur banjir terjadi di Kec. Pasar Rebo (Kel. Kali Sari,  Kel. Cijantung) dan Kec. Jatinegara (Kel. Kampung Melayu). Di Jakarta Selatan terjadi di Kec Pesanggrahan (Kel. Cipedak dan Kel. Ulujami), Kec. Kebayoran Baru (Kel.Petogogan).

Tidak ada korban jiwa dari banjir tersebut. Ratusan rumah terendam banjir, sebagian masyarakat mengungsi dan kemacetan parah terjadi di beberapa tempat Di Kecamatan Pesanggrahan dan Kebayoran baru terdapat 6 RW yang terendam dengan pengungsi 850 jiwa karena tergenang banjir 30-150 cm. Sementara di wilayah Kp. Melayu, Kec Jatinegara, wilayah terkena banjir RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05, RW 07, warga terdampak 1.068 KK dengan ketinggian genangan 20-100 cm.

Posko Banjir dan tempat pengungsian untuk mengantisipasi banjir sejak kemarin pagi sudah disediakan di aula berkapasitas 500 jiwa dan beberapa tenda. BPBD Prov. DKI Jakarta bersama Sudinkes dan Dinas Suku Dinas PU Jaktim sudah siap di lokasi. Sudinsos menyediakan 250 paket nasi box

Potensi banjir masih dapat terjadi. Berdasarkan prakiraan BMKG, hingga 3 hari ke depan wilayah Jakarta akan masih diguyur hujan dengan intensitas ringan, sedang dan lebat. Daerah-daerah yang terendam banjir saat ini diharapkan tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Banjir yang terjadi pada daerah-daerah tersebut disebabkan oleh sempitnya alur dan lebar sungai. Saat ini lebar sungai hanya berkisar 5 meter, bahkan ada yang  hanya 3 meter, padahal minimal idealnya 15 meter. Tidak aneh jika daerah-daerah tersebut rentan banjir.


MENGAPA TERJADI BANJIR DI KALI PESANGGRAHAN DAN SEKITARNYA?

Banjir yang terjadi sejak Senin (2/4) hingga Rabu (4/4) telah menyebabkan 75 RW dan ribuan rumah di Jakarta dan Tangerang terendam banjir. Banjir terjadi akibat meluapnya Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, Kali Angke dan sebagian Kali Ciliwung meluap. Padahal curah hujan yang terjadi tidak terlalu besar. Hanya sekitar 142 mm/hari pada Selasa (3/4). Jauh lebih kecil dibandingkan dengan saat banjir Jakarta tahun 1996 hujannya 300 mm/hari. Banjir tahun 2007 hujan 340 mm/hari. 

Luas DAS Pesanggrahan 177 km2. Hulunya di perumahan Budi Agung, Tanah Sereang Kota Bogor, dan hilir bertemu dengan Cengkareng Drain. Hampir 70% kawasan terbangun dari luas DASnya. Permukiman padat sekitar 45% dari luas DAS tersebar di bagian hilir, mulai dari Kebayoran Lama, Kedoya dan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Kawasan hijau hanya 7% dan tidak merata. Sedangkan luas DAS Angke 239 km2 dengan hulu di perumahan Yasmin Bogor kemudian melewati Parung, Bojonggede, Ciputat, Serpong dan bermuara di Mookevart. Hampir 60% dari luas DAS adalah permukiman padat. Sisanya tegalan, lahan kosong, semak. Tidak ada hutan.

Dengan kondisi tutupan lahan yang demikian maka hujan yang turun hampir 70% langsung menjadi limpasan permukaan. Buruknya drainase dan sungai maka tidak mampu mengalirkan limpasan permukaan. Kapasitas debit sungai saat ini hanya mampu menampung 20% dari debit banjir yang ada. Adanya penyempitan dan pendangkalan sungai menyebabkan sekitar 80% debit sungai menjadi banjir yang menggenangi permukiman. Dengan kondisi tersebut suatu hal yang wajar jika terjadi banjir. Justru akan aneh jika tidak banjir karena dari sistem hidrologi memang sudah tidak seimbang.

Guna mengatasi banjir di Kali Pesanggrahan dan sekitarnya pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 2,3 triliun. Dana tersebut  untuk normalisasi tiga sungai yaitu Pesanggrahan, Angke dan Sunter. Pelaksanaannya dimulai tahun 2011-2014. Pertahun dialokasi Rp 600 miliar yang dilakukan oleh Kementerian PU dan Pemprov DKI, PU menangani aspek teknis untuk konstruksinya, dan DKI untuk masalah pembebasan lahan. Atau untuk Kali Pesanggrahan dan Angke sekitar Rp 400 milyar. Dengan normalisasi, kapasitas debit sungai meningkat empat kali lipat dari debitnya pada saat ini. Pada tahun ini akan dilakukan normalisasi Kali Pesanggrahan sepanjang 8 km dan Kali Angke 6 km. Total normalisasi Kali Pesanggrahan 26,7 km dengan melebarkan sungai dari 10-15 meter pada saat ini menjadi 30-40 meter. Akibatnya debit sungai akan meningkat dari 30 m3/detik menjadi 220,3 m3/detik. Normalisasi Sungai Angke dilakukan sepanjang 20 KM, dengan melebarkan dari 10-15 meter menjadi 27-30 meter pada akhir 2014. Kapasitas debit air juga akan meningkat dari 16 m3/detik menjadi 200 m3/detik.

Namun keberhasilan normalisasi tersebut sangat tergantung juga peran serta masyarakat dan dunia usaha. Sebab saat ini banyak masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Bahkan tidak sedikit yang rumah dibangun di dalam badan sungai sehingga masalah pembebasan lahan sangat berperan keberhasilan program mengatasi banjir.

Diberdayakan oleh Blogger.