Laskar Mereh Putih Jaga Daerah Perbatasan, Berhasil Tangkap Excavator Malaysia


Dalam  upaya turutserta mengamankan wilayah NKRI, Laskar Merah Putih (LMP) dibawah pimpinan H Adek E Manurung SH sebagai Plt Ketua Umum LMP, kini terus berupaya memperbanyak posko di daerah perbatasan, hal tersebut guna membantu tugas TNI dalam mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut H Adek, yang ditemui dikantornya dibilangan Jakarta Timur, pada Wartawan menegaskan, bahwa NKRI adalah harga mati, dan Laskar Merah Putih tidak ingin wilayah kita diambil oleh Negara lain, meski sejengkalpun, oleh sebab itu Markas Daerah yang berbatasan dengan Negara lain, sudah kita instruksikan untuk memperkuat pengamanan, dalam mendukung tugas TNI,dengan membuat Posko LMP.

“Beberapa hari lalu, saya telah melantik kepengurusan Markas Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dan saya memberikan apresiasi yang besar pada jajaran Markas Daerah Laskar Merah Putih Kalbar, yang telah menangkap Excavator milik Perusahaan Kelapa Sawit Malaysia, yang telah menggusur/merusak Patok Batas No.D 333 dan D 334. Di Daerah Saratae, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Dan LMS sudah memperbaiki lagi patok batas tersebut.

Disamping itu dalam penggusuran patok tersebut, LMP juga telah menangkap lima orang pelaku, dimana satu diantaranya adalah Warga Negara Indonesia yang bekerja di Perusahaan Malaysia, karena mereka sudah mengakui kesalahan,  maka LMP sudah memulangkannya ke perusahaan yang bersangkutan,  dan Excavator sudah diamankan oleh Petugas TNI, dan di Kabupaten Sambas tersebut, memang seringkali terjadi penggeseran patok perbatasan, dan LMP tidak tinggal diam, ungkapnya.

Selain Kalimantan Barat, beberapa posko lain yang juga berdiri di perbatasan, juga dilakukan oleh Markas Daerah LMP Kalimantan Timur,  Sulawesi Tengah, Riau, Aceh dan markas daerah lain, dan kita tetap berkoordinasi dengan TNI yang bertugas di Perbatasan, hal tersebut dilatarbelakangi seringnya kejadian penyerobotan tanah di daerah perbatasan, dengan menggeser patok, panjangnya daerah perbatasan dan masih kurangnya petugas TNI di daerah perbatasan yang ada, kita berharap kehadiran Lasmar Merah Putih, dapat membantu dan mendukung tugas TNI, dan ini adalah komitmen kita untuk mengamankan wilayah NKRI. Kita tidak ingin ada pencaplokan lahan NKRI. 

Diakuinya dalam mengamankan wilayah perbatasan, Markas Daerah LMP juga melakukan kerjasama dengan Pemerintah Malaysia, hal tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya bentrok fisik, dengan Lasmar Malaysia serta Kepolisian Malaysia, dan kedepan sebagaimana permintaan pihak Malaysia, LMP juga akan memperbanyak pos Pengamanan di perbatasan yang ada, hal tersebut dilakukan, sebagai peran serta dan tanggung jawab kita sebagai anak bangsa, tegas H Adek E Manurung, SH.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.