Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Jokowi Lantik Walikota dan Wakil Walikota Jaktim

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), terus melakukan gebrakan. Jika di masa kepemimpinan gubernur sebelumnya pelantikan pejabat dilakukan di kantor walikota atau gedung Balaikota, maka kini pengambilan sumpah pejabat digelar di tengah kampung dan bisa disaksikan warga.

Ya, Jokowi melantik HR Krisdiyanto dan Husen Murad sebagai Walikota dan Wakil Walikota Jakarta Timur, di sebuah tanah lapang di RT 007/05 Pulojahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12).

Mantan Walikota Solo itu mengatakan, pelantikan sengaja dilakukan di tengah kampung agar pejabat yang dilantik itu dapat mengetahui masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Jika di gedung, pejabat cenderung kurang memahami masalah yang ada di lapangan.

"Kenạpa pelantikan di sini, karena memang orientasi kita bukan seremonial, tapi fungsional. Jabatan bukan sebuah kekuasaan, akan tetapi untuk melayani dan bekerja bagi masyarakat. Ini peringatan buat walikota dan wakilnya yang baru dilantik," tegas Jokowi.

Jokowi menyebutkan, di Pulojahe ini sedikitnya ada empat masalah yang harus dibenahi, yakni masalah MCK (mandi, cuci, kakus), tempat pembuangan sampah, saluran air, dan hidran. Permasalahan seperti ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Pulojahe, akan tetapi juga di wilayah lainnya di Ibu Kota.

Dia menyebutkan, warga Pulojahe tentunya tidak menginginkan adanya kebakaran. Namun dengan penyediaan hidran ini, tentunya membuat masyarakat bertambah aman dan nyaman. Karena itu, ia berjanji akan memasang hidran di lingkungan RW 05 Pulojahe ini.

Masalah penghijauan juga sangat diperhatikan Jokowi. Ia meminta agar aparat terkait meningkatkan program penghijauan di kampung-kampung sehingga semua lingkungan tidak gersang dan tetap asri.

"Problem bukan di kantor, akan tetapi di lapangan sehingga pelantikan perlu dilakukan di kampung," imbuh Jokowi.

Alfamart - BRI Tingkatkan Binaan UMKM

Sebagai wujud kepedulian PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebagai pengelola jaringan minimarket Alfamart pada UMKM khususnya para pedagang kecil, bertempat di Gedung SMESCO Jakarta, menggelar acara  Pesta UMKM Binaan Alfamart dengan BRI 2012, hadir dalam acara tersebut Menteri UMKM Syarif Hasan serta Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Deputi Gubernur Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

Didepan para wartawan Corporate Alffairs Director Alfamart , Solihin GP menjelaskan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Alfamart terhadap pedagang, melalui program Corporate Sosial Resposibility (SCR), Alfamart  sebagai pengelola jaringan minimarket Alfamart akan terus membina usaha kecil agar dapat berperan serta dalam memasarkan produknya melalui minimarket Alfamart.

Kegiatan ini juga sebagai kegiatan puncak dari serangkaian program CSR alfamart terkait dengan kepedulai terhadap UMKM yakni Alfamart SMEs (small medium enterpreneurs)seperti bedah warung dan Alfa Kios, yang cukup sukses beberapa waktu lalu serta program Store Sales Point (SSP) atau Otlet Binaan Alfamart (OBA) dan pelatihan pedagang kecil yang masih terus digalakkan sampai saat ini, paparnya.

Menurut Corporate Alffairs Director Alfamart , Solihin GP bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan puncak dari serangkaian program CSR alfamart terkait dengan kepedulai terhadap UMKM yakni Alfamart SMEs (small medium enterpreneurs)seperti bedah warung dan Alfa Kios, yang cukup sukses beberapa waktu lalu serta program Store Sales Point (SSP) atau Otlet Binaan Alfamart (OBA) dan pelatihan pedagang kecil yang masih terus digalakkan sampai saat ini, paparnya.        

 Dalam sambutannya Menteri Koperasi dan UMKM Syarif Hasan mengaku bersyukur atas binaan Alfamart dan BRI dalam upaya terus meningkatkan kewirausahaan, apalabi jumlah binaan saat ini mencapai 120 ribu lebih, pendampingan usaha dan pemberian penghargaan pada pengusaha kecil ini diharapkan akan mampu mendorong UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

Pesta UMKM Binaan Alfamart dan BRI ini wujud Komitmen Alfamart dalam pembinaan pengusaha kecil, dan diharapkan binaan tersebut akan mampu menjadi entrepreneur sejati, kalau saat ini usahanya masih kecil, saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama anda akan mampu mensejajarkan diri dengan Alfamart, tegas Menkop.


Berbagai kegiatan digelar dalam acara tersebut mulai dari bazar produk UMKM, Workshop, Pemberian Penghargaan, Hiburan Seni, serta Proposal Chalange dan permainan yang terkait dengan Aktivitas UMKM.

 

Gubernur Lemhannas RI ajak Media tingkatkan Wawasan Nusantara

Dalam upaya meningkatkan kerjasama dengan media, serta membangun informasi tentang ketahanan nasional, Lemhannas RI secara rutin mengagendakan acara Coffee Morning dengan Pimpinan Redaksi serta Wartawan Media Cetak dan Elektronik, acara yang digelar di Gd. Trigatra Lemhannas tersebut mengambil tema Hari Nusantara serta menampilkan pembicara utama DR Anhar Gonggong.

Gubernur Lemhannas RI, Prof. Budi Susilo Soepandji mengaku menerima baik masukan dari seluruh pimpinan redaksi, untuk nantinya digunakan dalam membahas masalah wawasan kebangsaan serta kajian-kajian yang menyangkut masalah ekonomi, sosial, politik, budaya serta wawasan kebangsaan di Lemhannas.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lemhannas juga mengajak jajaran Media untuk dapat mengikuti kursus singkat di Lemhanas RI, namun harus dengan kriteria tertentu, sehingga insan PERS juga akan mengetahui akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun keutuhan NKRI, paparnya.

DR Anhar Gonggong dalam paparanya menegaskan, bahwa Hari Nusantara dideklarasikan tidak lepas dari Deklarasi Djuanda, suatu hal yang sangat penting tidak saja nasional tetapi juga internasional, dimana perkembangan geografi dri berbagai Negara banyak yang berkurang, seperti India serta Rusia yang sudah terpecah menjadi beberapa Negara,sementara Indonesia dengan masuknya Irian Barat serta keluarnya Tim tim dari Indonesia tidak merubah NKRI, karena sebagaimana sejarah Indonesia adalah bekas Pemerintahah Hindia Belanda.

Anhar juga menyoroti kebijakan Pemerintah yang kurang memperhatikan kelautan, seperti dibangunya jembatan Suromadu serta jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Banten dengan Lampung, karena pembangunan tersebut membutuhkan dana yang besar, seharusnya lebih dititikberatkakn pada pembangunan sarana pelabuhan dan transportasi air. Perhatian terhadap kelautan sangat kurang sehigga kekayaan alam kita di ambil oleh Negara lain, paparnya,

Universitas Islam Jakarta Wisuda 496 Sarjana dan Pasca Sarjana

Universitas Islam Djakarta (UID) sebagai salahsatu lembaga pendidikan tinggi yang didirikan Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), dan telah banyak melahirkan banyak tenaga ahli dan professional dibidang Hukum, Ekonomi, Teknik Mesin, Bahasa Arab dan Pendidikan Islam, ditahun 2012 ini melepas 496 mahasiswa, yang telah menyelesaikan Program Sarjana dan Pasca Sarjana.

Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi. Pada wartawan menegaskan, bahwa Wisuda kali ini diikuti oleh Wisudawan yang telah menyelesaikan Program Strata 1 (S1) sebanyak 257 wisudawan serta Program Pasca Sarjana (S2) sebanyak 239 Wisudawan, mereka adalah dari Program Studi Hukum, Ekonomi Manajemen, Bahasa Arab, Pendidikan Islam dan Teknik Mesin, sementara untuk Pasca Sarjana dari Program Studi Magister Manajemen, Ilmu Hukum, Pendidikan Islam dan Pemikiran Islam.

Untuk program Magister Manajemen di Universitas Islam Jakarta, mahasiswa dapat memilih tiga konsentrasi,  yaitu konsentrasi Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Sesuai dengan pola dasar ilmu amaliah dan amal ilmiah, ketiga konsentrasi tersebut diintegrasikan dengan kajian keIslaman. Konsentrasi manajemen keuangan memiliki kekhasan tersendiri, yaitu Keuangan Syariah".  Pilihan kekhasan ini dimaksudkan sebagai suatu upaya untuk merespon tuntutan pasar dan memberikan kontribusi bagi pengembangan "Keuangan Syariah"  di Indonesia, tegas Prof Raihan.

Sementara saat disinggung akan upaya Pemerintah dalam melakukan program akreditasi perguruan tinggi, Sekjen Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah III Jakarta ini mengaku mendukung penuh upaya tersebut, namun dirinya berharap agar Badan Akreditasi Masyarakat yang sudah dibentuk oleh Kemdiknas dimana didalamnya adalah beberapa orang dari Perguruan Tinggi Negeri dan tidak melibatkan Perguruang Tinggi Swata, agar tetap netral dan bekerja professional.

Dakuinya di Indonesia saat ini terdapat 3.000 lebih Perguruan Tinggi Swasta, dan di DKI Jakarta 30% nya belum terakreditasi, sementara dalam akreditasi tersebut seluruh dosen diharuskan berpendidikan minimal S2, oleh sebab itu dalam mendorong dosen agar segera menyelesaikan pendidikan minimal S2, Pemerintah harus memberi waktu serta kelonggaran bagi Dosen, sebagaimana Pemerintah mendorong para Guru menyelesaikan pendidikan minimal S1.

Kalau selama ini Pemerintah membantu biaya kuliah bagi guru dalam menyelesaikan pendidikan S1, APTISI berharap Pemerintah juga akan dapat memberikan beasiswa atau bantuan lain, agar dosen dapat menyelesaikan pendidikan S2 serta S3, karena waktu tahun 2013 adalah penerapan akreditasi, Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta ini juga meminta pemerintah untuk memberikan kelonggaran waktu pagi PTS dalam menyiapkan persyaratan sebagaimana yang diminta dalam akreditasi tersebut, termasuk menyiapkan dosennya dalam menyelesaikan program Pasca Sarjana dan Doktor.

Hendaknya PTS dapat diberi waktu beberapa tahun lagi, Karena kalau ditutup, maka angka partisipasi belajar di Perguruan Tinggi makin berkurang, padahal semangat pendidikan Pemerintah adalah mendorong masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam memberikan kesempatan anak bangsa, untuk belajar di Perguruan Tinggi, pinta Prof Raihan.

STEKPI Fasilitasi Pemilihan Duta Pelajar DKI Jakarta 2012

Diilhami dari sebuah buku karya Siwa SMA Negeri 3 Jakarta, Princess Jelita, denga judul buku ”Remaja Bau Kencur Mencari Jati Diri”, dimana buku tersebut banyak memuat perjuangan seorang anak  yang mulai memasuki usia remaja yang ingin diakui menjadi seorang dewasa.

Buku tersebut merupakan kisah seorang remaja yang mencoba mengulas kehidupannya dan rekan-rekan di sekolah maupun dirumah, bagaimana anak dapat belajar untuk mencari kedewasaan tanpa haru terlibat dengan hal-hal negatif seperti tawuran maupun narkoba, bagaimana bahasa gaul digunakan tetapi tidak disalahgunakan.  buku ini juga memberikan inspirasi bagi para pelajar untuk berjalan menuju dewasa dengan penuh prestasi, serta memberikan inspirasi bagi para remaja dalam pendidikan karakter.

Ketua STEKPI, Agung Nur Fajar disela acara Workshop Pembangunan Karakter Pelajar di Wilayah Jabodetabek, pada wartawan menegaskan, bahwa Workshop ini juga sebagai upaya pembekalan bagi peserta seleksi Duta Pelajar DKI Jakarta 2012, yang telah tersaring 84 siswa, dari 800 peserta seleksi, mereka telah dikarantina untuk mendapatkan pendidikan khusus dari beberapa instansi pemerintah termasuk dari Pemda DKI Jakarta agar setelah selesai, nantinya bisa kembali kesekolah menjadi duta pelajar.

Disamping itu beberapa instansi nantinya juga akan menjadikan mereka duta-duta di setiap instansi, misalkan Kemenakertrans, mereka akan dipilih menjadi Duta Transmigrasi sehingga mereka berkesempatan mendalami program transmigrasi, dan akan mendampingi Menakertrans saat kunjungan ke lokasi transmigrasi, dan nantinya mereka juga dituntut untuk mampu menjelaskan akan tugas pokok dan fungsi serta program kementrian tenaga kerja dan transmigrasi. Demikian juga di Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementrian BUMN serta Pemda DKI Jakarta, agar mampu menjadi duta Pemda DKI Jakarta serta menguasai permasalahan dan program Pemda DKI Jakarta, tegas Agung Nur Fajar.

STEKPI Gelar Wisuda ke XXII Program Magister, Sarjana dan Diploma

Setelah sekian lama menyelesaikan pendidikan Diploma, Sarjana dan Magister, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) sebagaimana tradisi dalam melepas siswa, menggelar acara wisuda, orasi ilmiah dalam Wisuda STEKPI ke XXII tersebut diisi oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H.A Muhaimin Iskandar. MSi.

Ketua STEKPI Agung Nur Fajar pada wartawan menjelaskan, bahwa wisuda kali ini diikuti oleh 191 orang wisudawan, mereka telah menyelesaikan program Magister, Sarjana dan Ahli Madya, dengan indek prestasi rata-rata 3,22 dan para wisudawan 69% telah bekerja di beberapa perusahaan swasta dan instansi pemerintah, sisanya mulai berwirausaha dan bahkan ada yang berpenghasilan diatas 10 juta perbulan.


Diakuinya diera global dengan dibolehkannya perguruan tinggi asing membuka usaha di Indonesia, telah menuntut seluruh jajaran STEKPI untuk terus memacu diri dengan mencari keunggulan-keunggulan dalam mengembangkan perguruang tinggi, sehingga lulusan STEKPI akan mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi di dalam maupun diluar negeri.

Disamping itu dalam upaya meningkatkan kewirausahaan bagi mereka yang telah menyelesaikan program Diploma maupun Sarjana, STEKPI juga telah membekali mereka dengan mata kuliah entrepreneurship, kita mendorong mereka untuk dapat mengembangkan usaha ekonomi kreatif, baik dalam desain maupun tehnologi informatika yang kini masih sedikit di negeri ini, bagaimana mereka disamping membangun usaha dibidang energi dan  pangan namun juga dapat menangkap peluang dalam usaha ekonomi kreatif serta membangun jejaring usaha yang baik, tegas Agung Nur Fajar.



12 Kepala Daerah Terima Transmigration Award

Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus mendorong Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi dalam berpartisipasi mensukseskan program transmigrasi, dan salahsatunya adalah memberikan Penganugerahan Transmigration Award.

Menurut Dirjen P2MKT Kemnakertrans, Ir. Roosari Tyas Wardani, MMA bahwa Transmigration Award 2012 ini adalah yang kedua kali diberikan pada daerah asal maupun daerah tujuan transmigrasi, disamping itu Kemnakertrans juga memberikan penghargaan pada media massa yang dinilai telah berusaha sungguh-sungguh mendorong dan mengembangkan pelaksanaan program transmigrasi di daerah.

Pemberian Transmigration Award ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi yang ke 62, adapun tema Transmigration Award 2012 “Membangun Kemandirian Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi untuk Memperkokoh Keutuhan NKRI”.

Kriterian yang mendapatkan Transmigration Award yaitu Pemerintah Provinsi (daerah asal dan tujuan transmigrasi), Pemerintah Kabupaten/Kota (daerah asal dan tujuan transmigrasi) dan media massa yang selanjutnya dalam penentuan pemenang Transmigration Award mengacu pada beberapa indikator keberhasilan dan partisipasi dalam  dalam penyelenggaraan program transmigrasi yang diatur dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor Kep. 733/MEN-SJ/X/2012 tanggal 08 Oktober 2012, termasuk shering dana APBD dan kerja sama antar daerah (KSAD), dukungan administrasi, penyelenggaraan permasalahan, pelayanan informasi ketransmigrasian dan pelaksanaan transmigrasi di daerahnya.

Dalam pelaksanaan penilaian Transmigration Award disertakan 8 Provinsi daerah asal transmigrasi dan 29 Kabupaten/Kota daerah asal transmigrasi, sementara untuk daerah tujuan transmigrasi disertakan 18 Provinsi dan 66 Kabupaten/Kota, dari seleksi ditetapkan, 13 pihak yang memenuhi kriteria untuk menerima Transmigration Award dengan kategori Makarti Nayotama (Kebijalan yang unggul) berjumlah 12 daerah, terdiri 3 Provinsi daerah asal transmigrasi yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk 3 Provinsi daerah tujuan transmigrasi meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. serta 3 Kabupaten/Kota daerah asal transmigrasi yaitu Kabupaten  Madiun, Kabupaten Grobogan serta Kabupaten Kulon Progo dan 3 Kabupaten/Kota daerah tujuan transmigrasi meliputi Kabupaten Bungo, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Musi Banyuasin. untuk Penghargaan Makarti Pradipa (Lampu Cahaya) diberikan pada media massa yang diberikan pada Harian Kompas, papar Ir. Roosari Tyas Wardani, MMA.

Sementara dalam sambutannya Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menegaskan, bahwa selama program transmigrasi berlangsung hingga saat ini sudah diberangkatkan 2,2 juta KK atau sekitar 8,8 juta orang, mereka telah memperoleh kesempatan secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan ketingkat yang lebih baik, bahkan hingga saat ini sudah 103 Permukiman Transmigrasi telah berkembang menjadi ibukota Kabupaten/Kota, dan 382 Permukiman Transmigrasi menjadi ibukota Kecamatan serta 1.183 Permukiman Transmigrasi menjadi Desa, bahkan UPT Mamuju sekarang dijadikan ibukota Provinsi Sulawesi Barat, dan kita boleh bangga karena 37% kawasan transmigrasi telah berkembang menjadi sentra produksi pangan nasional, dengan kontribusi produk beras sebanyak 5,8 juta ton pertahun, ini menunjukkan bahwa program transmigrasi mampu memberikan solusi dan kontribusi, bukan sama dalam pengembangan kawasan baru tetapi juga bagian sentra kontribusi pangan dan pengembangan ekonomi keluarga dan masyarakat papar Muhaimin

Lebih jauh diungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan Kemnakertrans selama 62 tahun ini menjadikan kesadaran kita, bahwa pembangunan tidak bisa dilepaskan dari satu kesatuan dari potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia menjadi satu kesatuan utuh, karena pembangunan tanpa mengedepankan aspek SDM dengan berbagai persiapan dan kesiapan mulai dari mental, ketahanan diri, etos kerja, profesionalitas, kemauan untuk merubah nasib dipacu dengan kesiapan lahan dan potensi SDA didarah tujuan, papar Muhaimin.

Sementara ditempat yang sama Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat ditemui wartawan menegaskan, bahwa pihaknya mendukung program transmigrasi, dimana mereka yang akan berangkat telah dibekali dengan ketrampilan khusus sesuai program transmigrasi tersebut, apakah mereka akan bertani atau berkebun, karena mereka babat alas, maka Pemprov Jateng juga akan terus mengawal hingga sukses, seperti pemberian bantuan sebelum mereka panen, serta bantuan sarana pertanian dan makan selama belum panen, bahkan Pemprof Jateng akan mensurvei lokasi sebelum transmigran diberangkatkan, kita tidak ingin mereka lebih sudah daripada tinggal di Jawa, ungkapnya.

SMKN 32 Jakarta Dukung Program Sertifikasi

Sebagaimana kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan SMK agar siap kerja, kini SMK Negeri 32 Jakarta sebagai SMK yang terus mencetak generasi trampil dibidang kepariwisataan dan Boga, juga terus memperbaiki kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran.

Kepala SMK Negeri 32 Jakarta, Drs. Hasan Kuswana pada wartawan mengaku telah membuat terobosan sebagaimana yang diprogramkan Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan yaitu program sertifikasi bagi lulusan SMK, melalui sertifikasi tersebut diharapkan kedepan akan membuat dunia usaha lebih percaya akan kemampuan khusus bagi lulusan SMK di Jakarta ini, bahkan dengan program kewirausahaan dengan sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan permodalan usaha, sebagaimana kompetensi anak tersebut.

Saat ini lulusan SMKN 32 yang telah memperoleh sertifikat tingkat nasional mencapai 40% anak, hal tersebut karena terkendala biaya yang lumayan tinggi, namun demikian akan terus ditingkatkan dan ditahun 2013 nanti 65% lulusan sudah tersertifikasi, sehingga mereka benar-benar bisa langsung bekerja ataupun usaha mandiri.

Hasan Kuswana mengaku bahwa sertifikasi diberikan secara bertahap, dimulai dari sekolah sendiri, dimana setiap kompetensi diujikan pada siswa dan setelah lulus, maka akan memperoleh sertifikat khusus sebagaimana kompetensi yang diikuti, dan sertifikat tersebut juga menunjukkan kemampuan anak dalam bidang yang dikuasainya.

Disamping itu secara exstrernal juga dilakukan kerjasama dengan asosiasi LSP, dimana sertifikat khusus tersebut diformalkan setingkat dengan sertifikasi ketrampilan khusus dengan standar nasional maupun internasional.

Disamping itu SMK Negeri 32 Jakarta juga telah melakukan kerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan,dimana badan ini akan melakukan uji kompetensi bagi seluruh siswa tentang profesionalnya, sehingga dengan tambahan sertifikat tersebut akan mempermudah siswa dalam mengabdikan dirinya ditengah masyarakat untuk bekerja di perusahaan-perusahaan, tegasnya.

SMKN 27 Tingkatkan Kerjasama Lembaga Pendidikan Pariwisata Australia

Setelah mengikuti pelajaran tambahan dibidang kepariwisataan, beberapa siswa SMK Negeri 27 Jakarta, akan memperoleh sertifikat C2 dari lembaga pendidikan Australia NCT, sertifikat tersebut merupakan ijasah setara D2 di Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia, sehingga jika lulus dari SMKN 27 Jakarta, akan memperoleh dua sertifikat, yaitu sertifika kelulusan dari Pemerintah dan Sertifikat C2, sehingga setelah lulus akan lebih mudah bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Apabila pemegang Sertifikat C2, jika ingin melanjutkan program D3 ataupun D4 di Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia maupun Australia dan Negara lain di Asia, maka mereka cukup belajar selama 2 tahun, karena C2 setara D2 di Indonesia.

Kepala SMK Negeri 27 Jakarta, Drs Sudiono, MM saat ditemui wartawan mengaku bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan tiga lembaga pendidikan internasional, dimana dua diantaranya berasal dari Australia dan satu dari lembaga pendidikan di Ingris, ini dilakukan sebagai tanggung jawab pengelola SMKN 27 Jakarta, sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Beberapa guru di SMKN 27 Jakarta, juga telah memperoleh pendidikan khusus di Australia dan beberapa lembaga pendidikan negara lain di Asia, yang saat ini sudah melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,jadi Guru- guru kita juga sama ilmunya dengan guru-guru bule, jadi jangan heran kalau lulusan SMK Negeri 27 Jakarta kompetensinya lebih tinggi dari SMK lain, papar Sudiono. (Rul).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini terus berupaya meningkatkan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan, mulai dari pembangunan fasilitas gedung dan laboratorium maupun peningkatan kualitas para guru pembimbing, hal tersebut juga dilakukan di SMK Negeri 27 Jakarta, yang juga dikenal sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Berbagai terobosan juga dilakukan oleh pihak pengelola sekolah, dimana SMK Negeri 27 Jakarta  telah menjalin kerjasama dengan 2 lembaga pendidikan di Australia dan 1 dari Inggris. Dari kerjasama tersebut pada Desember 2012 ini beberapa siswa SMK Negeri 27 Jakarta akan menerima sertifikat C2 dari NCT, yaitu sertifikat setara D2 di perguruan tinggi di Indonesia.

Hal ini berarti para peserta program C2 NCT nantinya setelah lulus dari SMK Negeri 27 Jakarta disamping memperoleh Ijasah SMK juga memperoleh sertifikat setara D2, sehingga apabila siswa akan melanjutkan kuliah program D3 atau D4 dibidang Program studi Pariwisata, maka cukup belajar selama 2 tahun. Sehingga para lulusan SMK Negeri 27 Jakarta akan mampu bersaing di bursa kerja dalam negeri maupun luar negeri, karena Sertifikat C2 ini bisa digunakan untuk bekerja di Australia maupun negera lain di Asia, hal ini menunjukkan komitmen jajaran SMK Negeri 27 Jakarta dalam mendukung program pemerintah DKI Jakarta dalam menjadikan lulusan SMK yang mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional.

Kepala SMK Negeri 27 Jakarta, Drs Sudiono, MM saat ditemui Warta Indonesia diruang kerjanya menegaskan, bahwa adanya kerjasama dengan lembaga pendidikan dari Australia dan Ingris adalah tuntutan sebagaimana yang disandang SMK Negeri 27 Jakarta, sebagai Sekolah Bertaraf Internasional, yaitu dengan 12 standar ketentuan dan salahsatunya adalah sertifikasi internasional, inilah bedanya dengan SMK standar, karena kita dipercaya pihak asing untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan standar internasional, tegasnya.

Beberapa guru di SMKN 27 Jakarta, juga telah memperoleh pendidikan khusus di Australia dan beberapa negara lain, sebagai mitra Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. “Guru-guru kita juga sama ilmunya dengan guru-guru bule, jadi jangan heran kalau lulusan SMK Negeri 27 Jakarta kompetensinya lebih tinggi dari SMK lain”, candanya disela wawancara khusus dengan WI tersebut.

Program Sertifikasi C2 ini, selama ini dibiayai dengan dana personal dan operasional, dengan partisipasi masyarakat (orang tua siswa peserta sertifikasi), namun diakui Sudiono dengan adanya edaran larangan menyertakan pembiayaan pendidikan dengan peran masyarakat, akan menyulitkan pihaknya untuk tetap melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan luar negeri. Karena program sertifikasi khusus dari lembaga pendidikan Australia ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, sementara keberhasilan anak didik sebenarnya bukan saja oleh sekolah, tetapi peran orang tua juga sangat kita butuhkan, kalau hanya karena kurangnya dana operasional sekolah sehingga berdampak pada pemutusan hubungan kerjasama sertifikasi yang sudah kita bangun bertahun-tahun ini, maka akan sangatlah rugi kita, oleh sebab itu kami dari pengelola SMKN 27 Jakarta ingin membahas hal tersebut bersama Disdik DKI, tegasnya

Komedi Betawi Meriahkan Taman Ismail Marzuki

Tampilnya beberapa artis ibukota yang banyak menghiasi layar kaca televisi nasional, seperti Puput Hemalia Putri, Rini S Bonbon, Kubil, Mpok Nori, Edi Oglek (Bang Kardun), Riyanto, Kubil (Madit), Jaya serta seniman Betawi lainnya, mampu menggoyang panggung hiburan lenong modern yang kini disebut Komedi Betawi (Kombet) di Taman Ismail Marzuki.

Dengan ceritera Si Ayub Dari Teluk Naga, Mpok Nori, Jaya dan Kubil tampil memukau, dengan gayanya yang kocak, meskipun usianya diatas 70 tahun, mpok Nori tetap tampil semangat hingga mampu memancing tawa hadirin yang memadati Aula TIM, meskipun mereka disibukkan dengan pembiatan sinetron di beberapa stasiun televisi, namun tetap menyempatkan diri untuk tampil di panggung hiburan, hal tersebut taklain adalah niatnya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi.

Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, DR Tinia Budiarti dalam sambutannya, mengaku akan selalu memfasilitasi bagi para pelaku seni dalam mengembangkan budaya Betawi, karena kesenian bukan sedekar di lestarikan namun harus dikembangkan agar semakin menarik seiring dengan perkembangan kesenian diera kemajuan teknologi saat ini, oleh sebab itu Komedi Betawi sebagai bentuk kreatifitas dari Lenong Betawi, serta didukung dengan Gambang Kromong modern serta kombinasi laithing dan sonsistem yang canggih diharapkan akan dapat tampil maksimal dalam menghibur masyarakat, harapnya.



Sementara Ketua Yayasan Komedi Betawi yang juga sutradara Kombet, Syaiful Amri bahwa Komedi Betawi ini, merupakan kesenian daerah asli Betawi yang didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso sebagai salahsatu garapan kesenian Lenong Modern, diakuinya kala itu Bang Yos melihat kesenian dari Jawa Timur atau lebih dikenal dengan nama Grub Sri Mulat¸dan Bang Yos berkeinginan agar tampilan lenong dikenas dan dikembangkan lebih menarik dan disukai pemirsa, akhirnya pada tahun 1998, bang Yos memfasilitasi pembentukan Komedi Betawi, dan saat itu diketuai oleh H Mandra.

Meski mereka sibuk dengan berbagai sinetron namun dengan wadah Yayasan Komedi Betawi merekapun tetap eksis di panggung hiburan Kombet, bahkan dengan yayasan Kombet ini, juga mampu menyatukan para seniman Betawi untuk tetap melakukan silaturahmi, dan Yayasan Kombet akan terus mengembangkan budaya Betawi lainnya, tegas Syaiful Amri yang juga dikenal sebagai penggerak Kesenian Betawi yang kini sedang menyelesaikan Program Doktor Sastra Budaya di Universitas Indonesia.

Kapala Bidang Destinasi Ida Zuraeda saat jumpa PERS juga menjelaskan, bahwa Dinas Pariwisata danKebudayaan DKI sebagaimana yang diamanatkan UU tengan DKI Jakarta, akan mendukung penuh dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya Betawi, apalagi dari penampilan tadi, banyak anak muda yang terlibat, sehingga kelak diharapkan akan muncul mpok Nori – mpok Nori baru, pintanya. (Rul).

Forum Komunikasi P2MKT Diharapkan Mampu Sejahterakan Masyarakat Transmigrasi

Sebagai wahana strategis untuk membangun dialog dan komunikasi terbuka serta terarah, terkait Program Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi, khususnya diwilayah Kalimantan, NTT dan NTB, Bertempat di hotel Grand Mentari Banjarmasin,  digelar acara Forum Komunikasi bidang Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi.

Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, Dirjen P2MKT Roosari Tyas Wardhani menegaskan, bahwa Forum Komunikasi P2MKT ini, telah memasuki awal triwulan kedua tahun 2012, oleh karena itu forum ini mempunyai arti yang strategis untuk mengevaluasi kinerja tahun 2012, sekaligus mencari pemecahan masalah untuk menyelesaikan tugas di 2012 dan mencermati usulan program dan anggaran berupa kelayakan administrasi dan kelengkapan dukungan teknis usulan program anggaran tahun 2013, yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RKA-KL Pagu Indikatif.

Lebih jaun Roosari Tyas Wardhani juga berharap,  Forum Komunikasi P2MKT ini, tidak hanya sekedar menjadi forum silahturahmi saja, namun lebih jauh dapat menjadi wahana strategis untuk membangun dialog dan komunikasi terbuka serta terarah terutama terkait program pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi.

Saat ini P2MKT melakukan refocussing program dalam upaya akselerasi peningkatan kualitas pembinaan, pengembangan masyarakat, permukiman dan kawasan transmigrasi, untuk tercapainya sasaran kemandirian masyarakat transmigrasi serta kawasan transmigrasi yang berdaya saing, ujarnya.

Melalui forum ini pula, ia berharap para peserta dapat mendiskusikan mengenai capaian kinerja tahun 2012 dan pembahasan lebih detail tentang pelaksanaan Refocussing program P2MKT pada Kimtrans T+3 dan T+4 sehingga pertemuan ini dapat memberikan peningkatan kinerja bidang P2MKT dan kesejahteraan masyarakat transmigrasi.

Tantangan ke depan dalam membangun dan mengembangkan transmigrasi semakin kompleks. Maka dari itu Dirjen P2MKT mengingatkan kepada seluruh jajaran P2MKT agar dapat mendorong peningkatan kinerja dan menciptakan sinergi dalam lingkup pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi. Diakhir sambutannya Dirjen P2MKT juga berharap, agar  pembinaan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi, mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa yang lebih baik, pintanya.

Untuk mendukung program transmigrasi supaya lebih baik dari tahun sebelumnya ia mencoba dengan seluruh jajaran khususnya P2MKT baik pusat maupun provinsi agar dapat menjadi fasilitator dan motivator yang baik, dengan demikian teman-teman transmigran khususnya di Kabupaten/Kota dan yang berada dilokasi yang jauh dapat mempunyai akses terbuka langsung untuk berkomunikasi langsung baik dengan pusat dan daerah sehingga jika ada problem di daerah bisa kita tangani secara bersama-sama.

Saya berharap Forum Komunikasi Bidang Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi tidak hanya sekedar menjadi forum silaturahmi, namun lebih jauh menjadi. Forum ini juga dapat digunakan sebagai sarana percepatan penyelesaian beban tugas tahun 2012 serta  pembahasan usulan program dan anggaran tahun 2013.

Forum ini juga diharapkan akan mampu mewujudkan sinergitas program dan kegiatan Pusat dan Daerah, serta kolaborasi program dengan s.ektor terkait di Pusat dan Daerah secara lebih optimal, tambah Ir. Roosari Tyas Wardani, MA.

Tokoh-tokoh Nasional Deklarasikan LSM GEMBIRA

Bertempat di Gedung Joang 45 tokoh-tokoh Nasional seperti Permadi, Eky Sujana, Asril Tanjung (ketua umum) mendeklarasikan salahsatu LSM yang bergerak dibidang ekonomi dan Kebudayaan, yaitu LSM GEMBIRA, dimana LSM tersebut akan membantu masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dan pelestarian kebudayaan.

Chandra Sumardjo keua departemen Gembira pada wartawan  mengaku prihatin budaya Indonesia banyak yang diklaim oleh Malaysia, hal tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada budaya asli Indonesia tersebut, oleh sebab itu LSM GEMBIRA akan mendorong pada Pemerintah untuk segera mendaftarkan ke internasional akan budaya asli Indonesia yang belum terdaftar, tegasnya.

Antispasi Bencana, BNPB Gelar Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Di Kota Cilegon Provinsi Banten terdengar ledakan dasyat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten melaporkan terjadi ledakan di salahsatu pabrik kimia di kota tersebut, dari laporan tersebut BNPB mengirimkan tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana. Satu Helikopter melihat langsung lokasi dan melakukan pemetaan bencana, dari hasil dilapangan akhirnya dikirim kendaraan khusus untuk melakukan sterilisasi pabrik kimia, dengan menyemprotkan air panas agar zat kimia tidak membahayakan masyarakat sekitar, setelah berhasil segera diturunkan Tim medis yang terdiri dari PMI, TNI/POLRI, Tagana serta beberapa organisasi kemasyarakatan yang konsen dengan kebencanaan. Sejumlah korban yang ada, akhirnya dilakukan pendataan, mana yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, bendera hijau, kuning, merah dan hitam, digunakan untuk menandai korban untuk penanganan lebih lanjut, dimana bendera tersebut memberi tanda, apakah korban kondisinya sakit berat, ringan¸ ataupun sudah meninggal, sehingga akan memudahkan dalam penanganan.
Tim medispun turun membantu korban, dan mengutamakan penanganan korban seperti anak, penyandang disasbel, serta orang tua jompo, kemudian dilakukan pertolongan pada korban yang masih hidup. Anjing pelacak dari Kepolisianpun diturunkan untuk mencari korban yang mungkin masih tertimbun, demikian juga tim pertolongan yang tertimbun tanah maupun bangunan, karena ada yang terjepit beton, akhirnya dilakukan pengeboran segitiga kehidupan, dan akhirnya tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB mampu menyelamatkan korban yang tertimpa beton, hal tersebut adalah bentuk simulasi yang digelar Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB di Pondok Cabe Tangsel yang dihadiri oleh Menkokesra Agung Laksono. Seusai memimpin upacara, Menko Kesra yang juga didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, melakukan peninjauan kesiapan tim SRC PB, dalam jumpa PERS Agung laksono berharap agar pasukan reaksi cepat ini, mampu melaksanakan tugas yang pertama kali ketika terjadi bencana, seperti tampil terdepan dengan pemerintah daerah pada saat bencana terjadi dan menolong korban pada awal kejadian bencana. Menokesra juga menegaskan sebagaimana pesan Presiden SBY, agar Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menjadi penanggung jawab saat bencana terjadi. Sementara itu, Syamsul Maarif mengatakan, dibentuknya SRC-PB tingkat nasional ini untuk memberikan bantuan awal kepada daerah yang terkena bencana. Secara khusus, SRC-PB ini menekankan pada tiga prinsip utama, yakni kecepatan penanggulangan bencana, fleksibilitas memberikan pelayanan yang konsisten, serta akuntabilitas setiap tindakan yang dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan secara etik dan hokum. Untuk SRC-PB Wilayah Barat berada di Halim Perdana Kusuma, sementara untuk wilayah Indonesia Timur ditempatkan Malang Jawa Timur, paparnya.

Penyandang Cacat Gelar Jalan Sehat Balai Kota – RRI

Sebanyak 800 penyandang cacat melakukan long-march dari depan Kantor Balai Kota DKI Jakarta Pusat menuju kantor RRI, pada Ahad (2/12/2012) pagi. Peserta gerak jalan yang terdiri dari tuna netra, tuna wicara, disabilitas intelektual, tuna rungu dan tuna daksa sudah bersiap dengan penuh semangat. Mereka sesekali berteriak," Siap! Semangat..!" Pasukan drum band berseragam merah juga ikut memeriahkan acara yang bertujuan untuk memperingati hari disabilitas Internasional. Rute gerak jalan ini bermula dari depan gedung Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan kemudian melalui Jalan MH Thamrin hingga putar balik di Bundaran HI lalu ke arah Istana Negara dan finish di kantor RRI. Gerak jalan ini merupakan kerjasama Radio Republik Indonesia (RRI) dengan Kementerian Sosial. Dengan adanya acara ini, masyarakat diharap semakin peduli akan keberadaan para penyandang disabilitas. "Kami berharap bisa meningkatkan kepedulian masyarakat, disabilitas harus diperlakukan sama dengan yang lain," kata Dirut RRI, Rosyarita Niken W. Rosyarita berpendapat pemerintah sudah cukup memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas. Namun, menurutnya perlu ada tempat dan peraturan khusus penyandang cacat. "Perda yang harus memihak pada disabilitas sehingga ada anggaran yang dapat digunakan bagi mereka," ungkapnya. Gerak jalan ini sebenarnya akan dilepas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di depan Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan. Namun, Jokowi batal datang. Belum diketahui alasan Jokowi batal hadir untuk membuka acara tersebut. Menanggapi hal ini Rosyarita mengatakan maklum atas kesibukan Orang Nomor Satu di Ibukota itu. "Kami memahami kesibukan Pak Jokowi yang lain, beliau sangat sibuk, banyak yang diurusi. Padahal, sebelumnya saat dikonfirmasi masih bisa hadir,"imbuhnya.

Jokowi Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru Swasta dan Guru Honor

Disela acara Silaturahmi dan Tasyakuran Guru Swasta dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang digelar di gedung Transito, Jl H Naman, Pondokkelapa, Durensawit, Jakarta Timur, pada Minggu (4/11). Gubernur Jokowi berjanji akan terus meningkatkan kesejahteraan bagi para Guru di DKI Jakarta ini, namun demikian Jokowi mengaku tidak ingin janji muluk-muluk, karena jumlah guru Honor dan guru swasta di Jakarta ini ternyata cukup banyak, ungkapnya. Salahsatu program yang kini sedang disiapkan adalah pemberian Kartu Sehat,

Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib guru swasta di DKI Jakarta, seluruh guru swasta dan Guru Honor di DKI Jakarta akan diberikan Pemprov DKI Jakarta Kartu Jakarta Sehat pada 2013 mendatang. Dengan kartu ini, para guru swasta dan guru honorer tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat di rumah sakit, karena semua telah ditanggung Pemprov DKI, paparnya. Ia memprediksi seluruh kartu tersebut dapat dibagikan ke semua guru swasta mulai Januari mendatang. Namun jika pada pertengahan Desember 2012 sudah jadi, bisa jadi pembagian kartu tersebut dimajukan jadwalnya.


Sedangkan untuk hal-hal lainnya, kata Jokowi, masih perlu dikalkulasikan terlebih dulu, tambahnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diwakili Kasudin Dikmen Jaksel, Drs. H Suharyanto MM dalam kesempatan tersebut pada para guru swasta juga meminta agar seluruh guru swasta di Jakarta ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, yaitu tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik;

 Dimana guru harus mampu menyusun program pengajaran, penyajikan program pengajaran, evaluasi belajar, analisis hasil belajar serta menyusun program perbaikan dan pengayaan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya. Tugas-tugas profesional dari seorang guru yaitu meneruskan atau transmisi ilmu pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai lain yang sejenis yang belum diketahui anak dan seharusnya diketahui oleh anak. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, juga terus meningkatkan bantuan bagi Guru Swasta dalam meningkatkan kompetensi guru, papar H Suharyanto.

STP Trisakti Wisuda Jenjang Diploma I, III dan IV

Era globalisasi dengan telah dibukanya pasar bebas, telah membuka peluang bagi seluruh anak bangsa, untuk bersaing di kancah bursa kerja internasional, sehingga persaingan antar lulusan perguruan tinggi akan menjadi lebih ketat, oleh sebab itu perlu upaya bagi seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia, untuk mencetak lulusan yang berkualitas global, unggul serta mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan peluang yang ada. Hal tersebut diungkapkan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Djoko Soedibyo, SE,MM,Ph.D, disela acara Wisuda lulusan Jenjang pendidikan Diploma IV, III dan I Program Study Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata, tahun akademik 2011 – 2012, di Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta, Sabtu (20/10). Untuk mewujudkan hal tersebut, kini Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) sebagai penjabaran dan pengembangan jangka panjang STP Trisakti, dengan mengacu padeea kondisi STP Trisakti saat ini dan prediksi kondisi pendidikan dan industry Pariwisata sampai tahun 2020, yang dibagi dalam 3 tahap, yaitu pertama dimulai sampai tahun 2014, National Quality standard untuk menuju Regional Quality Standard, kedua dimulai tahun 2015 sampai tahun 2019 output yang harus dicapai adalah Regional Quality Standard untuk menuju Global Quality Standard dan tahap akhir pada 2020 pertujudan Pengelolaan Kampus Pariwisata dan Hospitaliti sebagai “Center of Excellence”, berkualitas Global. Renstra tersebut disusun pada tahun 2008 lalu, dengan visi menjadi “Perguruan Tinggi Pariwisata Berkualitas Global dan Pusat Unggulan Pengembangan Ilmu Pariwisata dan Hospitaliti”. Langkah-langkah yang telah diambil saat ini adalah terus berupaya mencetak lulusan yang mampu beradaptasi dan menyesaikan diri dengan persyaratan peluang yang ada, sehingga kemampuan untuk mengadopsi dan mengadaptasi sistem serta metode pendidikan berbasis teknologi informasi, serta meningkatkan kemampuan generik, serta sft skiil. SPT Trisakti juga terus menjalin kerjasama dengan industri pariwisata serta Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Sementara saat disinggung lulusan saat ini, Djoko Soedibyo mengaku cukup bangga dengan lulusan yang juga berprestasi menjuarai beberapa lomba tingkat Perguruan Tinggi, baik ditingkat nasional maupun internasional, serta mampu mengisi beberapa kegiatan ditingkat internasional, para lulusan juga telah mampu berkomunikasi aktif dengan bahasa Inggris (Wajib) dan bahasa asing lainnya (Jepang, Mandarin, Perancis dll) sebagai program pilihan. Untuk tahun akademik 2011/2012 kali ini STP Trisakti mempersembahkan kepada bangsa dan Negara, lulusan yang siap berkompetensi dibidang Pariwisata dan Hostitaliti, sebanyak 495 Wisudawan, yang terdiri dari jurusan Perhotelan sebanyak 418 mahasiswa, dan jurusan usaha perjalanan wisata sebanyak 77 mahasiswa, kini mereka siap mengabdikan diri ketengah masyarakat, paparnya tegas.

COFFEE MORNING GUBERNUR LEMHANNAS RI DENGAN PEMRED MEDIA CETAK/ELEKTRONIK DAN WARTAWAN

Bertempat di Gd. Trigatra Lemhannas RI, Gubernur Lemhannas RI Prof Budi Susilo Soepandji mengundang Pemimpin Redaksi Media Cetek dan Elektronik dengan tema Coffee Morning, acara tersebut juga sebagai upaya Lemhannas untuk bersama-sama jajaran Media dalam mengatasi permasalahan bangsa saat ini. Permasalahan yang kini diangkat dalam acara Coffee Morning adalah maraknya konflik di masyarakat, adanya kelompok yang mengatasnamakan mayoritas, padahal sebenarnya minoritas namun dengan publikasi yang berlebihan telah membuat kelompok tersebut seakan mewakili masyarakat banyak, dan berbuat semaunya sendiri, tanpa adanya toleransi dengan pihak lain. Konflik di beberapa daerah menurut Prof Sudaryanto karena adanya pembenaran sepihak dan kurangnya pendekatan aparat pada pihak yang berkonflik. Hal senada juga diungkapkan Gubernur Lemhannas RI Prof. Budi Susilo Soepandji bahwa saat ini proses hukum masalah kekerasan serta Konflik terus meningkat tajam, padalah dari segi ekonomi maupun pembelajaran politik di Indonesia sudah cukup baik, namun adanya perbedaan di masyarakat tidak disikapi dengan bijak, dimana ada kelompok tertentu yang menjadikan perbedaan itu menjadi permusuhan, padahal perbedaan tersebut harus disikapi dengan toleransi, kekerasan tejadi bukan saja di masyarakat, tetapi sudah merambah ke mahasiswa dan Pelajar, oleh sebab itu perlu masukan semua pihak termasuk Media, untuk menekan semaksimalmungkin terjadinya konflik dan kekerasan, harapnya.

Presiden SBY Tetapkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam IX

Bertempat di Ruang Garuda Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta, Rabu (10/10). Tepat sekitar pukul 09.00 dilakukan Pelantikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam IX.

Upacara pelantikan dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 87/P/Tahun 2012 yang ditetapkan tanggal 3 Oktober 2012 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tentang Pengesahan Penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur DIY Masa Jabatan 2012-2017 dan KGPAA Paku Alam IX sebagai Wakil Gubernur Masa Jabatan 2012-2017.

Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Jabatan Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY yang dipimpin oleh Presiden RI SBY dengan rochaniawan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi DIY Masku Haji. Dalam pelantikan ini kepala daerah DIY ini mengenakan seragam pelantikan putih-putih.

Usai pengambilan sumpah jabatan, HB X dan PA IX melakukan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh Kepala Negara dan para Menteri Kabinet Bersatu serta undangan lainnya yang hadir di ruang Garuda yang diperkirakan sekitar 150 orang.

Selain di ruang Garuda, tamu undangan ditempatkan di ruang Kesenian yang berjumlah sekitar 250 orang. Mereka yang berada di ruang Kesenian dapat menyaksikan proses pelantikan melalui tiga layar LCD.

Mereka yang hadir di ruang kesenian ada 16 kelompok antara lain: anggota DPRD DIY, Bupati Walikota, Rektor PTN/PTS. Pimpinan Instansi Pusat di Daerah, Tim Asistensi, Tim Penyusun Keistimewaan, Staf Ahli Gubernur, dari Perbankan, relasi gubernur DIY, Paguyuban Kepala Desa dan Lurah, Paguyuban Dukuh.

Proses pelantikan yang berlangsung sekitar 30 menit ini berakhir dengan Khidmat dan diakhiri dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan ucapan selamat kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang didampingi permaisuri GKR Hemas dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam IX yang didampingi Mantu Dalem BRAy Atika Suryodilogo .

Ucapan selamat diawali oleh Presiden RI dan Ibu Negara, kemudian diikuti oleh para menteri beserta isteri. Tampak Menteri yang hadir dalam pelantikan ini antara lain: Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri BUMN Dahlan Iskan Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin.

Seminar Nasional PPRA XLVII, Peningkatan Budaya Politik Dalam Rangka Ketahanan Nasional

Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke 47 ini, sedikit berbeda dengan PPRA sebelumnya, karena yang lebih menarik dalam PPRA XLVII, adalah turutsertanya 7 Peserta dari 7 Negara Sahabat, menurut Prof Budi Susilo Soepandji Gubernur Lemhannas RI, mereka adalah wakil Negara sahabat dari TNI.

Prof Budi Susilo Soepandji menegaskan, bahwa "Budaya politik memberikan dampak yang besar pada kualitas kepemimpinan dan ketahanan nasional. Oleh karena itu, pada seminar ini dilakukan pembahasan secara menyeluruh mengenai pengetahuan, perasaan dan keputusan warga negara tentang partisipasi politiknya.

Sebagaimana tema seminar Peningkatan Budaya Politik Dalam Rangka Ketahanan Nasional, adalah Optimalisasi Budaya Politik masyarakat Indonesia guna meningkatkan Kualitas Kepemimpinan Nasional dalam rangka Keyahanan Nasional, sejalan dengan tema Pendidikan bagi PPRA XLVII tahun 2012, yaitu Pendidikan Politik dan hal ini sejalan dengan amanat pada Pembukaan UUD 1945.

Sebagai mana pernyataan Presiden SBY  “Kemajemukan bangsa kita harus menjadi sebuah Kekuatan”, dimana hubungan budaya, Politik dan Perkembangan masyarakat, ditengarai adanya perbedaan paham antara kelompok komservatif dan kelompok Liberal, bagi kalangan pertama budayalah dan bukanya politik yang menentukan kesuksesan sebuah budaya dan membuatnya bertahan. Jalan tengah bagi keduanya bahwa budaya bisa mempengaruhi perkembangan politik. Sebaliknya politik bisa mempengaruhi perkembangan budaya.

Lebih jauh ditegaskan bahwa budaya politik masyarakat Indonesia, sebenarnya memiliki nilai luhur yang telah mampu mewujudkan NKRI seperti saat ini, budaya luhur tersebut adalah budaya sejak dahulu melekat dalam kehidupan bermasyarakat yaitu budaya. Musyawarah, untuk mufakat yang merupakan. Budaya yang hidup dalam masyarakat, dan sekalidus nilai-nilai yang diwariskan hingga saat ini, asli dari demokrasi Indonesia, yang diwariskan hingga saat ini, tegas Gubernur Lemhannas.

Sementara tema yang diangkat dalam seminar bertema "Peningkatan Budaya Politik Dalam Rangka Ketahanan Nasional" di Jakarta. Hadir sebagai penanggap Seminar seperti Franz Magnis Suseno, S.J., Eep Saifulloh Fatah, Eva Kusuma Sundari, dan Siti Zuhro.

Chef Goes to School, Peningkatan Kesehatan Anak Didik

Banyaknya jajanan di Sekolah yang kurang memenuhi syarat Kesehatan,  bahkan ada juga yang justru membahayakan kesehatan anak,  seperti adanya campuran zat yang pewarna serta pengawet berbahaya, telah mendorong Bunga Sirait,  pencetus Program  Chef pergi ke Sekolah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut Bunga Sirait didukung Perusahaan Royal Philips Electronics dari Belanda bekerja sama dengan Terre des Hommes (TdH) dan Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI) berupaya mempromosikan makan sehat bagi anak-anak melalui program Chef Goes To School. Program ini merupakan bagian dari The  Project yang merupakan program inisiatif  Philips untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Asia Pasifik.

Robert Fletcher Presiden Philips Indonesia saat jumpa PERS menegaskan, bahwa Program Chef pergi ke Sekolah adalah ide yang diajukan Bunga Sirait, untuk program awal akan dilakukan pelatihan memasak kepada penjual makanan, guru dan orang tua dari beberapa sekolah dengan inovasi dari Philips, saya berharap kepada pemangku kepentingan dan pihak-pihak lain untuk dapat bersama-sama meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, program Chef  Pergi ke Sekolah ini merupakan upaya memberikan perlindungan anak dari makanan yang tidak layak konsumsi, seperti adanya campuran Borak maupun Formalin, oleh sebab itu melalui program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan pada orang tua dan pengelola kantin untuk menyajikan jajaran yang sehat.

Kegiatan di SD Negeri 7,12,14,19 Sukasari Kecamatan Tengerang sebagai percontohan, dimana disekolah ini akan dilakukan demo memasak masakan yang sehat dan murah, oleh ahli gizi Dr Diana Suganda dihadapan lebih dari 3000 siswa, orang tua dan pengelola kantin, kita berharap akan kegiatan ini akan juga didukung oleh semua pihak serta dapat diikuti oleh sekolah lain, baik di Tangerang maupun di daerah lain, sehingga anak-anak akan memperoleh makanan yang sehat dan bergizi, baik di rumah maupun di sekolah, ungkap Titin Kustini.

Sementara disela acara tersebut Wakil Walikota Tangerang H.Arief R Wismansyah pada wartawan mengaku, bahwa upaya mewujudkan Sekolah yang sehat sudah dilakukan Pemkot Tengerang jauh-jauh hari, oleh sebab itu atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan banyak terimakasih pada Philips Indonesia Terre des Hommes dan Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia yang telah menjadikan Kota Tengarang sebagai percontohan mewujudkan Kantin Sehat, hal tersebut seiring dengan Program Pemkot Tangerang dalam mewujudkan Kota yang bersih, sehat dan layak huni, kalau dulu dikenal sebagai kota terkotor, namun dengan kinerja yang baik seluruh jajaran Pemerintah Kota Tengerang, maka kini Kota Tengerang sudah menjadi kota yang  bersih dan memperoleh Piala Adipura, paparnya.

Benny Wijaya SHi : Gubernur Terpilih Harus Dorong Pemuda Dibidang Kewirausahaan

Disela acara Pelatihan Kepemimpinan yang digelar Biro Hukum Kementrian Pemuda dan Olahraga, yang diikuti oleh anggota KNPI dan Ormas Kepemudaan lain, Ketua KNPI Kota Jakarta Timur, Benny Wijaya SHi, pada wartawan menegaskan, bahwa Gubernur DKI terpilih yaitu Pasangan Jokowi – Ahok agar dapat mendorong para Pemuda di Jakarta untuk bisa mandiri sebagai seorang yang berjiwa Enterpreneurship.

Diakuinya saat ini para pemuda, banyak yang lebih memilih berkarir di jalur Politik dan bukan ke dunia usaha, sepertinya memang ada upaya dari pihak asing, yang terus membuat para pemuda agar mengejar karir politik untuk menjadi seorang politisi¸ dan tidak mengembangan kewirausahaan, mereka membuat Pemuda menjadi Pemuda yang konsumtif.

Globalisasi seperti saat ini juga telah merubah perilaku para pemuda, oleh sebab itu melalui Pelatihan Kepemimpinan seperti ini juga diharapkan akan memotivasi para Pemuda untuk menyumbangkan tenaga dan pemikiran bagi kemajuang bangsa, bagaimana para Pemuda menjadi Kader dan agen perubahan bangsa yang baik, apalagi DKI Jakarta kini memiliki Gubernur baru hasil Proses Demokrasi yang baik dan patut dicontoh oleh Provinsi lainya.

Joko Widodo atau yang lebih dikenal Jokowi, yang memperoleh suara terbanyak di Putaran kedua Pilkada DKI, dan didukung mayoritas Pemuda Jakarta, karena Jokowi dikenal  sederhana, bisa mengorangkan orang lain, menghargai orang lain, sikap, perilaku baik dan menguasai dalam berkomunikasi, akan bisa menjadi contoh serta tauladan bagi calon pemimpin bangsa dimasa mendatang, apalagi sosok Jokowi dikenal sering turun kebawah, diharapkan akan mampu memahami harapan para Pemuda Jakarta dan terus membangun kebersamaan.

Dengan potendi yang ada pada Gubernur DKI Jakarta yang baru dan segera dilantik tersebut, sebagaimana visi dan misi saat kampanye, para Pemuda berharap agar mampu mendorong pemberdayaan potensi Pemuda, sebenarnya Gubernur Fauzi Bowo dalam membina Pemuda sudah cukup baik, namun demikian kedepan harus lebih baik lagi, sehingga Pemuda bisa diberi kebebasan untuk berkreasi dalam mengembangkan potensi dan pemberdayaan dibidang usaha mandiri, tegasnya.

H Rukun : Jokowi – Basuki Takperlu Ganti Pimpinan SKPD

Maraknya pemberitaan akan desakan Partai pengusung pasangan Jokowi – Ahok, agar segera mengganti pimmpinan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, seperti Kepala Dinas, Kepala Biro maupun Walikota,bahkan mereka akan menyodorkan nama-nama pengganti, ditanggapi serius oleh Anggota  DPRD DKI Komisi A, H Rukun Santoso.

Menurut politisi Partai Hanura ini, keberhasilan pembangunan di Jakarta selama ini taklepas dari peran Pimpinan SKPD, apalagi Pimpinan DKI  yang baru, belum paham akan situasi, kondisi dan permasalahan di DKI Jakarta, seharusnya Gubernur dan Wakil Gubernur baru, lebih mempelajari tentang Jakarta dari Pimpinan SKPD,  dan bersama-sama memecahkan permasalahan yang ada, serta bersama-sama meningkatkan pembangunan di Dinas masing-masing.

Reformasi Borokrasi tak perlu dilakukan dengan gegabah seperti itu, karena pergantian pimpinan ada mekanismenya, dan selama ini penyeleksian pimpinan SKPD sudah berjalan dengan baik, dan bukan bersifat politis, kalau penggantian tidak sesuai mekanisme, dan tetap dilakukan, maka 8 Fraksi di DPRD DKI yang selama ini bukan pendukung Jokowi – Basuki tidak akan tinggal diam,dan akan mengambil langkah tersendiri, serta akan memanggil Gubernur melalui Komisi A. oleh sebab itu saya meminta tidak ada pihak-pihak yang melakukan intervensi dalam penggantian pimpinan SKPD pada Eksekutif, tegas H Rukun.

Lomba Tennis dan Futsal KORPRI DKI, Siapkan Pekan Olahraga KORPRI Nasional

Bertempat di Tennis In Door Gelanggang Olahraga Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Plt. Walikota Jakarta Timur, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, secara resmi membuka pertandingan Futsal dan Tenis Korpri tingkat Provinsi DKI Jakarta,  Kegiatan tersebut diadakan, Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Priovinsi DKI Jakarta ini sendiri, dalam rangka seleksi menjelang Pekan Olahraga Nasional Korpri di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2013.

dalam sambutannya mewakili Sekda Provinsi DKI Jakarta, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si menegaskan, bahwa “Pertandingan Futsal dan Tennis ini memiliki arti penting dan bermanfaat sebagai sarana memelihara kesehatan dan menciptakan kebugaran jasmani para pegawai dan sebagai media mempererat komunikasi dan interaksi antara anggota Korpri Provinsi DKI Jakarta untuk mewujudkan rasa kebersamaan memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta sebagai upaya mempersiapkan pembentukan Tim Futsal dan Tennis untuk mewakili Korpri Provinsi DKI Jakarta pada even Pekan Olahraga Nasional Korpri tahun 2013 di Provinsi Sulawesi Utara,” katanya.

Krisdianto berharap, para peserta yang bertanding dapat memperkuat komitmen dan motivasi, bahwa Provinsi DKI Jakarta bisa meraih prestasi terbaik sebagai Juara Umum, sebagaimana telah ditunjukkan oleh atlet Provinsi DKI Jakarta pada PON ke XVIII tahun 2012 di Provinsi Riau yang lalu.

“Untuk meraih juara umum, kita telah mempersiapkan para peserta dengan melakukan banyak latihan, sehingga para peserta lebih siap dan mempunyai kenyakinan untuk meraih juara di PON Korpri di Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Olahraga, Seni Budaya,  Mental dan Rohani Korpri Provinsi DKI Jakarta, Julyanes Rahman, mengatakan, kegiatan kejuaraan Futsal dan Tennis Korpri yang dilaksanakan mulai 9 Oktober sampai 12 Oktober 2012 ini guna mencari atlet potensial Korpri Provinsi DKI Jakarta untuk dipersiapkan mewakili DKI Jakarta pada PORNAS Korpri September 2013.

“Peserta kejuaraan dari anggota Korpri yang tergabung dalam unit Korpri Provinsi DKI Jakarta terdiri dari PNS, Pegawai Tidak Tetap, dan Pegawai BUMD atau BUMN. Para peserta tersebut mengikuti kejuaraan diantaranya Tennis Tunggal Putra sebanyak 27 orang, Tennis ganda Putri 34 pasang, campuran 8 pasang, dan 34 Tim Futsal yang akan bertanding,” papar Julyanes.

Julyanes mengatakan, program pembinaan olahraga bagi anggota Korpri tahun 2012 dilaksanakan dalam tiga hari, pertama PORSENI DKI Jakarta dilaksanakan pada tanggal 11 sampai 15 Oktober 2012 bertepat di GOR Soemantri Brojonegoro Kuningan dengan mempertandingkan cabang olahraga volley ball, tenis meja, bulu tangkis, catur, dan billyar serta seni marawis diselenggarakan di Gedung Nyi Ageng Serang. Sedangkan pertandingan Tennis dan Futsal diselenggarakan hari ini.

Seminar Nasional PPSA XVIII Lemhannas, Tingkatkan Sinergi Pusat Daerah

Sebagai bagian dari Kurikulum Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Lemhannas RI, dimana peserta wajib melaksanakan Seminar, dan untuk Peserta PPSA XVIII kali ini mengambil tema “Revitalisasi Stuktur Politik Guna Meningkatkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”.

Menurut Gubernur Lemhannas RI, Prof Budi Susilo Soepandji tema tersebut diambil melihat fenomena yang  berkembang di panggung politik saat ini serta didasari keinginan yang kuat dari para peserta PPSA XVIII untuk dapat merumuskan struktur politik yang tepat, guna meningkatkan sinergitas hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, para peserta yakin bahwa Sinergitas ini akan menjadi modal besar dalam upaya kita untuk menjaga keutuhan NKRI.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa di era Reformasi jumlah Fraksi Partai Politik di Lembaga Legeslatif  meningkat pesat , dengan segala kondisi yang berlangsung, terdapat iklim yang kurang kondusif bagi Pemerintah untuk menjalankan kebijakan dan programnya. Maka dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik, Peserta PPSA XVIII memandang perlu mengambil langkah-langkah strategis dan berupaya menemukan permasalahan Putra-stuktur. Seminar ini akan membahas hal-hal secara Holistik, baik yang menyangkut fenomena permasalahan kebijakan, strategi dan upaya yang pelu diambil yang semuanya bermuara pada keutuhan NKRI, tegas  Prof Budi Susilo Soepandji.

Sementara dalam jumpa PERS, Ketua Seminar DR.Ir. Zulki Zulkifli Noor, SH, MM, MH menegaskan, bahwa dengan seminar ini diharapkan akan memberikan masukan pada seluruh pengambil keputusan dalam membuat setiap kebijakan, agar dapat tetap senantiasa berpegang teguh pada 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Saat disinggung dengan banyaknya Partai Politik peserta Pemilu, dirinya berharap kedepan Parlementari Treshol akan lebih ditingkatkan, sehingga jumlah Parpol di DPRRI tidak lebih dari 5 Partai, dan yang kecil agar bergabung dengan partai lainya, sehingga jumlah Parpol tidak banyak, sehingga dapat mendukung pembangunan nasional,ungkap DR.Ir . Zulki Zulkifli Noor, SH, MM, MH.

Laskar Merah Putih Minta KPK Tangkap Gub Sultra Nur Alam


Setelah beberapa waktu lalu menyerahkan bukti Tintak Kejahatan Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, sekitar 100 anggota Laskar Merah Putih Provinsi Sultra dan dari Markas Besar LMP di Jakarta, mendatangi Kantor KPK di Kuningan Jakarta, mereka mendesak agar KPK segera menangkap Gubernur Sultra, Nur Alam.
Didepan para wartawan Ketua Umum Laskar Merah Putih H Adek E Manurung SH mewakili masyarakat Sultra menegaskan, bahwa pihaknya beberapa waktu lalu telah menyerahkan bukti tindak kejahatan Korupsi Nur Alam, karena sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam telah menerima 2 unit mobil mewah dengan merk BMW X4 dan Mini Cooper dari Pengusaha Tambang yang ada di Sultra.

Penerimaan mobil tersebut diberikan pada Nur Alam, karena telah menerbitkan ijin usaha pertambangan, dimana SK Gubernur tersebut dengan nomor 435 tahun 2010, tentang Persetujuan Peningkatan izin Usaha Pertambangan Operasi Produk kepada PT Angkara Jaya Berkah yang dipimpin oleh Indra Werdani (Direktur).

Penerbitan SK Gubernur Sultra tersebut dilakukan secara melawan hukum, karena areal pertambangan tersebut semula berada di Kabupaten Bombana yang dikuasai oleh PT PNS selaku pemegang IUP yang diterbitkan oleh Bupati Bombana.


H Nur Alam, SE (Gub Sultra) menerbitkan IUP diatas IUP dengan cara menggeser tapal batas Kabupaten Bombana dengan Kabupaten Buton, sehingga areal tambang tersebut berada pada wilayah Kabupaten Buton dan Kabupaten Bombana, oleh karena areal tambang itu menjadi berada pada wilayah Kabupaten Buton dan Kabupaten Bombana, maka IUP harus diterbitkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara. Atas penerbitan IUP diatas IUP tersebut tentu saja PT PNS menggugat Gubernur Sultra. Terbukti dalam gugatan tersebut dimenangkan oleh PT PNS hingga pada tingkat banding di Makassar.

Tindak pidana korupsi yang dilakukan H Nur Alam SE, tidak hanya berupa penerimaan Gratifikasi 2 mobil mewah, namun juga patut diduga kuat masih banyak menerima gratifikasi berupa mobil-mobil mewah, motor mewah dn rumah mewah yang berlokasi di jalan Patra Rajasa Kuningan Jakarta Selatan, asset-asset tersebut diperolehnya dalam waktu singkat dalam menjabat Gubernur Sultra, oleh sebab itu Larkar Merah Putih menilai Gubernur Sultra Nur Alam, patut diduga kuat melakukan praktek-praktek konflik kepengingan (conflict of interest) dalam persaingan usaha jasa konstuksi dan usaha pertambangan. Diduga kuat bahwa salahsatu perusahaan yang dibacking H Nur Alam, SE untuk melakukan praktek tersebut yakni PT. Sultra Timbel Mas yang dipimpin oleh Robby Adrian, SE adalah juga pengurus DPW Partai Amanat Nasional Sulawesi Tenggara, tentu saja praktek-praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ini dilakukan oleh H Nur Alam, SE dalam rangka menghadapi Pemilukada Sultra yang akan dilakukan pada November 2012 mendatang. Oleh sebab itu Laskar Merah Putih kini kembali mendesak KPK untuk segera melakukan penyelidikan dan Penyidikan kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh H Nur Alam, SE, tegas H Adek E Manurung SH.





Forum Kasmaran Membangun masyarakat plural yang damai dan mencari pemimpin yang adil

Pada Minggu(29/7) Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan(Kasmaran) mengadakan buka puasa bersama dan juga santunan kepada anak yatim piatu di Jl. Kuini Raya,no 25, Condet, Jakarta Timur. Acara buka bersama ini juga dibarengi dengan dialog bersama Habib Mahdi Alatas dan juga Habib Rahman Arsyad Al-Habsyi dengan yang disiarkan di radiogglink.com dan www.tvlink.co.id dengan presenter yang menjadi Ketua Umum Kasmaran, Leles Sudarmanto.
            Dialog yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota forum Kasmaran ini membahas “Membangun masyarakat plural yang damai dan mencari pemimpin yang adil”. Tema ini diambil karena Forum Kasmaran peduli terhadap isu sara yang menyangkut agama yang beredar di masyarakat Jakarta, dengan kota Jakarta yang sedang ramai dengan pemilihan Gubernur baru. Dialog ini juga bertujuan agar masyarakat Jakarta dapat pintar dalam memilih Gubernur baru untuk Jakarta, tidak terpengaruh oleh isu sara yang menyangkut agama untuk  menjatuhkan salahsatu calon Gubernur.
            Habib Mahdi Alatas menanggapi isu sara yang beredar dalam pilkada DKI Jakarta dengan dingin. Beliau mengatakan menurut Hadist " Sesungguhnya wali-wali/pemimpin yang kita pilih adalah pemimpin yang tidak memiliki rasa takut dan dia hanya berpikir dan mengharapkan keridhaan dari Allah". Dengan ada isu sara yang beredar ini menjadi sebuah fenomena yang membuat masyarakat dibuat bingung, ucapnya.
            Ketika ditanya apakah agama lain diluar Islam boleh menjadi pemimpin dinegara kita? Mahdi Alatas menjawab, Dahulu ada peperangan antar bangsa Romawi dan umat Islam, dan umat Islam pada saat itu mengajarkan kepada kita agar tidak tunduk terhadap peraturan bangsa romawi. Berbeda dengan Indonesia, Indonesia adalah negara yang berdasarkan UUD 1945 dan berasas Pancasila bukan negara yang berdasarkan ayat suci Al-Quran. Kita adalah negara Indonesia bukan negara Islam, jadi kalo kita membuat negara kita menjadi negara islam buat apa? ujar Habib Mahdi Alatas.
            Masyarakat Ibukota Jakarta tidak usah khawatir dengan isu sara yang berkembang, di Papua saja yang umat islamnya 70% lebih banyak dari Jakarta namun Gubernurnya beragama Nasrani, ujar Mahdi Alatas. Habib Rahman Arsyad Al-Habsyi juga memberikan sedikit pencerahan bagi para peserta dialog bahwa perbedaan didalam agama tidaklah menjadi peghambat bagi kita, toleransi antar umat beragama yang terpenting adalah ketika kita saleh secara spiritual dan saleh secara sosial. Percuma bila kita hanya saleh secara spiritual namun tidak saleh secara sosial karena nanti hidup kita akan pincang.

RAPI DKI JAKARTA GELAR BUKA PUASA DAN SANTUNAN

Bertempa di Kediaman Ketua RAPI Provinsi DKI Jakarta, H Chandra Kwatli, seluruh jajaran Radio Antar Penduduk Indonesia Kepengurusan Daerah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara halal bihalal dan buka puasa bersama, kalau selama ini mereka berkomunikasi lewat udara, kini mereka bisa bersilaturahmi dan bertatap muda satu dengan yang lain.
Suasana terlihat berbeda, disaat mereka bertemu dan bersapa, seakan mengobati rasa kebersamaan dan kekeluargaan, meskipun ada diantara mereka yang non muslim, namun tetap kebersamaan dan kekeluargaan mereka junjung tinggi, karena Islam adalah agama Rahmatan Lilalamin, dan membawa rahmat bagi seluruh umat di bumi ini.
Disamping itu sebagimana tradisi RAPI DKI, dalam setiap kegiatan darat, selalu menyisihkan bantuan bagi anak yatim, sehingga ditengah acara buka puasa bersama, Ketua RAPI DKI H Chandra Kwatli bersama keluarga juga memberikan santunan pada 100 anak yatim dilingkungan tempat tinggal, terlihat akan-anak yatim menikmati menu buka puasa yang disajikan, dan mereka juga menggelar Sholat Tarawih di rumah H Chandra.


disela acara tersebut Ketua RAPI DKI H Chandra Kwatli mengucapkan terimakasih pada seluruh jajaran RAPI DKI dan pengurus RAPI Wilayah yang lain, kegiatan santunan merupakan kegiatan rutin jajaran RAPI, Karena RAPI adalah organisasi kemasyarakatan, pecinta Radio komunikasi antara penduduk, dan sebagai organisasi sosial, akan terus berkiprah membantu masyarakat kurang mampu, dan kini bantuan Komunisasi Radio juga terus ditingkatkan dalam membantu pemerintah dalam suasana Puasa dan menjelang Lebaran. untuk membantu kelancaran bagi Pemudik, kini RAPI telah menyiapkan posko diseluruh Terminal, Stasiun dan Bandara serta Pelabuhan, papar H Chandra.
Ketua RAPI Wilayah Jakarta Timur, H Wisnu Adjinoto juga menambahkan, pihaknya bersyukur atas Buka Puasa Bersama di Keduaman Ketua Daerah RAPI DKI, H Chandra Kwatli ini, sehingga akan terbangun kebersamaan sesama anggota RAPI, sehingga peran RAPI dalam turutserta membangun masyaraka dan bangsa akan terus berbangun, pintanya.

Berbagi Kebahagiaan Ramadan, Carrefour dan PKPU Santuni 400 Yatim


Bertempat di Pusat perbelanjaan Carrefour Cempaka Putih, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU bersama Carrefour Indonesia menggelar acara bhakti sosial, acara Peduli Umat  di Gerai Carrefour Cempaka Putih, Jalan Jend A Yani No 83, Jakarta Pusat. Acara ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan Ramadan kepada anak yatim dan dhuafa. "Dengan cara ini mereka semua dapat merasakan kebahagiaan sebagaimana dirasakan anak-anak lainnya yang masih memiliki orangtua dan berkecukupan," ujar Direktur Utama PKPU, Agung Notowiguno,

lebih jauh Direktur Utama PKPU Agung Notowiguno tersebut mengungkapkan rasa syukur dengan berbagi dan peduli anak Yatim serta anak dari keluarga dhuafa, sehingga dengan kegiatan seperti ini mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dibulan Ramadhan serta saat Idul Fitri beberapa hari lagi.

Agung juga mengungkapkan bahwa diawal ramadhan PKPU juga telah menggelar kegiatan serupa dengan melibatkan 580 anak, sehingga total sementara anak penerima santunan Ramadhan berjumlah 2407 anak Yatim dan Dhuafa.

Dengan kegiatan seperti ini juga diharapkan akan dapat diikuti oleh perusahaan ritail yang lain, demikian juga seluruh umat Islam yang memiliki rezeki lebih agar dapat berbagi dan meningkatkan amal zakat, salurkan zakat anda melalui lembaga resmi sehingga tepat sasaran, pintanya.

Sementara Hari Hikmat mewakili Mensosmenegaskan pihaknya mengucapkan terimakasih pada PKPU dan Carrefour yang telah menggelar acara Belanja Bareng dengan dukungan CSR dari FIF Finance, Permata Bank Syariah, Majelis Taklim XL. Zis Indosat. Zis Lintasarta. Dan donatur individu.

Saat ini masih banyak anak yatim yg membutuhkan perhatian kita semua, pemerintah sudah mengeluarkan dana cukup besar namun tetap saja tidak mampu mengatasi seluruh masalah sosoal yang ada, untuk itu pihaknya terus melakukan kerjasama dengan Ormas, LSM serta organisasi internasional untuk memberikan perlindungan dan kasih sayang kepada anak, paparnya.

Sementara Adji Srihandoyo selaku Corporate affairs Direktur PT Carrefure Indonesia mengucapkan terimakasih yg secara rutin ditunjuk utk menggelar acara belanja bareng, sehinnga anak dapat menentukan piluhannya sendiri. "Kegiatan ini diharapkan merupakan suatu bentuk kerjasama. Antara Carrefour dan PKPU yang bisa dikembangkan ke sektor lain," kata Adji.


Yayasan Juang Anak Bangsa Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama

Setelah beberapa waktu lalu memberikan santunan 500 anak yatim serta anak dari keluarga Dhuafa dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, pada Jumat (27/7) Yayasan Juang Anak Bangsa dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) bertempat di Kampung Ancol Selatan Jakarta Utara, kembali menggelar acara Santunan Anak Yatim dan Anak dari Keluarga Dhuafa.

Menurut Ketua panitia yang juga Ketua Yayasan Juang Anak Bangsa, Fahruddin Gani, santunan kali ini diberikan pada 250 anak yatim piatu dari Kecamatan Tanjung Priuk, Ancol, Warakas dan Cilincing, bertepatan dengan bulan Ramadhan, dalam HAN ini kita juga ajak anak-anak untuk berbuka puasa bersama, menerima siraman rohani serta menikmati hiburan-hiburan anak.

Kegiatan santunan merupakan kegiatan rutin Yayasan Juang Anak Bangsa dalam kegiatan sosial, sebagaimana yang diamanatkan pada Keputusan Presiden RI no.44 tahun 1984, tentang hari anak nasional, dimana dalam memberikan hak anak, bukan saja menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat, oleh sebab itu kami juga mengucapkan terimakasih pada seluruh sponsor pendukung yang telah membantu terselenggaranya peringatan Hari Anak Nasional tahun 2012 ini, tegas Fahruddin Gani.

 
Jennet S panitia kegiatan HAN juga menambahkan, bahwa Buka Puasa bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu serta Anak dari Keluarga Dhuafa ini merupakan kegiatan peringatan Hari Anak Nasional, dengan tema “Aku Anak Indonesia Peduli Kesehatan Demi Masa Depan Bangsa”, dimana kita mengajak anak-anak untuk senantiasa hidup bersih dan sehat, melalui hiburan-hiburan yang disuguhkan pada anak, kita sisipkan pesan untuk hidup sehat, seperti harus cuci tangan sebelum makan, sikat gigi dua kali sehari, makan makanan yang sehat dan bergisi, serta kita berikan santunan uang dan produk kesehatan serta peralatan sekolah, seperti Sabun Mandi, Shampoo, odol, Sikat Gigi, handuk, dan peralatan tulis. Dengan diisi berbagai hiburan kita juga berharap anak-anak Yatim Piatu dan anak dari keluarga Dhuafa turut bersenang-senang dengan berbagi kebahagiaan dan kepedulian terhadap sesama, papar Jennet.

Ditempat yang sama anggota DPRD dari yang juga Sekretaris Komisi C DPRD DKI, Santoso pada wartawan mengaku berterimakasih pada seluruh jajaran pengurus Yayasan Juang Anak Bangsa yang telah peduli pendidikan dan peduli anak yatim, dengan kegiatan bhakti sosial di Jakarta Utara ini, mudah-mudahan akan bisa diikuti oleh Organisasi kemasyarakatan dan Yayasan yang lain, kegiatan seperti ini bisa dicontoh, dan saya juga mengucapkan terimakasih pada sponsor pendukung yang telah membantu masyarakat kurang mampu, pinta Santoso yang juga anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI ini.



YPSI Gelar Seminar Hak Anak dan Manfaat Catur Bagi Perkembangan Anak


Dalam mewujudkan hak Anak, khususnya mereka yang berkebutuhan khusus serta dalam mensosialisasikan olahraga Catur dikalangan Sekolah, bertempat di  Aula SMA Negeri 1 Ciruas Serang, Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI) bersama Kingdom Of The Netherlands pada Jumat,  27 Juli 2012 menggelar acara Seminar Hak Anak.

Direktur Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa Seminar ini merupakan upaya mensosialisasikan olahraga Catur di Provinsi Banten, serta sebagai tindak lanjut dari kegiatan iven lomba catur beberapa hari lalu, dan YPSI juga telah menerbitkan buku Bimbingan Bemain Catur yang bisa digunakan anak-anak maupun orang dewasa dalam mempelajari permainan Catur.

Kegiatan Lomba dan Seminar ini digelar juga mengacu pada Konvensi Hak Anak, dimana kita ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi pada anak berkebutuhan khusus untuk berinteraksi dengan anak yang dalam kondisi normal, sebagaimana kegiatan lomba catur yang sudah digelar, terbukti mereka yang berkebutuhan khusus dapat berhadapan dengan yang normal, dan ternyata anak berkebutuhan khusus juga mampu menjadi pemenang serta masuk dalam 20 besar.

 
Dari 13 Sekolah baik sekolah SD, SMP, SMA/K dan Sekolah Berkebutuhan Khusus yang telah mengembangkan olahraga Catur di Provinsi Banten ini, saat ini telah lahir pecatur handal, mereka mampu tampil dalam iven olahraga seperti Pekan Olahraga Kota Tengarang serta Pekan Olahraga Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang, dan kita berharap kedepan akan muncul Master Catur dari Banten yang tampil di Iven Nasional maupun Internasional, dan pengembangan olahraga Catur juga diharapkan akan dapat diikuti oleh Sekolah lain, baik di Provinsi Banten maupun Provinsi lain di Indonesia, papar Titin Kustini.
Sementara ditempat yang sama, kepala sekolah kebutuhan khusus YDKW-Karawaci Tangerang, Drs Abdul Rahim juga mengaku gembira dan berterima kasih kepada YPSI, karena dengan catur, selain dapat menumbuhkan keahlian bagi anak, program ini juga menjadi sebuah asimilasi antara anak dengan kebutuhan khusus dan anak normal, sehingga dapat membuat anak-anak kami yang berkebutuhan khusus, tidak merasa dikucilkan, paparnya. 

 
Asep Yanto, Panitia acara juga menambahkan bahwa Catur disamping dapat mengharumkan nama Sekolah, Daerah maupun Bangsa dan negera, tetapi Catur juga mampu membentuk karakter anak lebih sportif, tegas, berani dan berdisiplin oleh sebab itu kita akan terus lakukan dorongan pada Sekolah-sekolah untuk menjadikan Catur sebagai olahraga yang harus dikembangkan pada anak di sekolah, pintanya.
Diberdayakan oleh Blogger.