Membahayanan Penghuni, Bangunan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung, Harus Segera Direnovasi

 Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung, sebagai salahsatu panti sosial milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, yang dihuni warga binaan panti laras, dari pantauan Progresif di lapangan kondisinya sangat memprihatinkan.

Dilihat dari fisik bangunan, saat para wartawan melihat dibagian atap, kondisi plafon sudah banyak yang bolong dan bocor, belum lagi kayu reng dan usuk terlihat kropos sehingga dikawatirkan akan membahayakan penghuni panti, jeruji besipun terlihat berkarat dan patah bisa mengganggu kesehatan binaan,  belum lagi dari sejumlah pintu kaca jendela juga sudah tidak ada dan pecah, padahal penghuni adalah mereka yang kurang sehat secara kejiwaan, sehingga sangat membahayakan mereka yang tinggal disana.

Dari kapasitas penghuni, sepertinya di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga sudah tidak memungkinkan lagi, karena penghuni jumlahnya melebihi dari kapasitas yang ada, sehingga terkesan kurang manusiawi, belum lagi fasilitas pengelola/karyawan panti,  juga jauh dari standar, sehingga mendesak untuk segera di Renovasi.

Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si Anggota Komisi E,  DPRD Provinsi DKI Jakarta, yang juga telah melakukan peninjauan ke  Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi fisik bangunan yang ada, diakuinya DPRD telah memberikan persetujuan untuk renovasi panti sosial secara bertahap, pada anggaran tahun 2011, sudah 13 bangunan panti direnovasi.

Ditahun 2012 ini, DPRD juga sudah menyetujui 14 panti sosial untuk dilakukan renovasi total, Komisi E telah memasukkan anggaran renovasi berikutnya, hanya saja panti mana yang akan diprioritaskan, itu adalah kewenangan eksekutif, yang jelas untuk anggaran sudah kita setujui, dengan kondisi yang ada, kita berharap Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga akan diprioritaskan untuk dibangun kembali,karena pembangunannya sudah sejak tahun 1990, dan kondisinya kini memang sudah tidak layak, tegas Hj Marie Amadea Ismayani.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.