H. Husein Murad Lantik Panwascam Pemilikada Se-Jaktim

 Sebagaimana yang diatur dalam UU No 12 tahun 2008, tentang Pemerintah dareah, serta UU Nomor 22 Tahun 2007 Tentang Penyelenggara Pemilu dan Pemilukada, untuk membentuk Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwaslukada), bertempat di Ruang Serba Guna Blok C Kantor Walikota Jaktim, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H. Husein Murad, M.Si, atas nama Walikota Jakarta Timur, secara resmi melantik anggota Panwaslu Kada Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012, Tingkat Kecamatan Se-Jaktim.

Dalam pesannya Walikota meminta pada seluruh jajaran Panwaslukada, baik ditingkat Kecamatan maupun Kota, untuk dapat bekerja secara maksimal, dalam menekan masalah yang mungkin timbul saat pelaksanaan dan sesudah pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta, khususnya diwilayah Jakarta Timur, karena wilayah Jakarta Timur merupakan wilayah yang paling banyak penduduk dan pemilih dalam Pemilukada, pintanya.

Sementara Wakil Ketua Panwaslukada Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs Marta Fery, MM saat ditemui wartawan disela acara tersebut mengaku, bahwa di Jakarta Timur, merupakan daerah yang padat penduduk, dengan jumlah pemilih terbesar dibandungkan dengan wilayah kota administrasi lainnya di Jakarta, permasalahanpun lebih kompleks dan beragam, oleh sebab itu seluruh jajaran Panwaslukada akan terus bekerja keras untuk menekan permasalahan yang mungkin timbul, seperti kisruh DPT yang terjadi pada Pemilu lalu, oleh sebab itu kita akan kerja ekstra hati-hati.

Terkait dengan  masalah daftar pemilih tetap, Panwaslu kada akan melakukan pengecekan ulang, dengan data yang ada di BPS maupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga hak pilih warga Jakarta tidak akan berkurang, demikian juga mereka yang sudah tidak berhak, karena sudah pindah ke daerah lain, atau yang meninggal tidak terdaftar lagi dalam DPT, seluruh jajaran Panwaslu Kada akan bekerja secara professional, tegas Marta Fery.

Anggota Panwaslu Kada Kota Administrasi Jakarta Timur, Sandra S Taliki juga mengaku bersyukur dengan telah terbentuknya Panwaslu kada tingkat Kecamatan se-Jakarta Timur ini, diakuinya dalam penyeleksian selama ini cukup ketat, sehingga dapat menghasilkan SDM Panwascam yang berkualitas, karena disamping mereka semua berpendidikan Sarjana, juga memiliki latarbelakang yang berbeda, namun telah aktif dalam turutserta pengawasan pemilu maupun pemilukada, seperti dari Ormas, LSM, OKP, Wartawan maupun bekerja di Kantor Pengacara, sehingga diharapkan mereka dapat bekerjasama dan professional dalam tugasnya, papar Sandra.

Takdihadiri Undangan

Dari pantauan Progresif, dalam pengukuhan Panwascam  Pemilukada tersebut agak sedikit aneh, karena dari pengakuan Staf Kesbang Kota Administrasi Jakarta Timur mengaku telah menyebar sejumlah undangan, dengan absensi berangkat, namun saat keluarga Panwascam dan beberapa wartawan akan mengisi daftar hadir, justru dibentak dengan menanyakan undangan, “ini khusus undangan, karena ada pertanggungjawaban”, bentak seorang perempuan staf Kesbangpol Jaktim dengan arogan.

Hingga acara dimulaipun takterlhat undangan hadir, hanya dua orang Camat yang ada ditengah acara, akhirnya agar kelihatan ramai, keluarga anggota panwascam disuruh turut berjejer berdiri dijajaran undangan, dan staf Kesbangpol Jaktim saat acara selesai buru-buru kabur membawa absensi daftar tamu tersebut

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.