Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Dody Rahmadi Amar Ketua DPD KNPI DKI 2011 - 2014

 Sosok Tokoh Muda DKI Jakarta, yang sebelumnya duduk sebagai Bendahara DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta ini, akhirnya mampu mengungguli kandidat Ketua DPD KNPI Provinsi lainnya, Dody Rahmadi Amar yang mengusung visi dan misi “Membangun Kemandirian Pemuda Jakarta”, dalam putaran kedua mampu memperoleh dukungan 104 suara, sementaraYaser Palito memperoleh dukungan 73 suara, sehingga Dody R Amar dikukuhkan sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta Periode 2011 – 2014.

Dalam acara penutupan, Dody Rahmadi Amar mengaku siap mencurahkan tenaganya untuk KNPI, dan mengajak seluruh organisasi kepemudaan yang ada, untuk dapat bersama-sama membangun Jakarta, dengan memperkuat KNPI secara struktural maupun fungsional, oleh sebab itu pihaknya berharap pada OKP yang mengirimkan wakilnya dalam kepengurusan DPD KNPI DKI, mereka orang-orang terbaik di organisasinya.

KNPI DKI sebagai mitra Pemerintah Daerah, siap melanjutkan kerjasama yang selama ini terjalin, bahkan kerjasama bukan saja kepengurusan KNPI tingkat Provinsi, tetapi juga tingkat Pengurus Kecamatan serta kelurahan. Dengan anggota 179 OKP, menunjukkan bahwa KNPI DKI memiliki potensi yang besar untuk membangun Kota Jakarta, oleh sebab itu sebagai Ketua KNPI DKI Jakarta yang baru, Dody berharap dukungan Gubernur yang selama ini telah banyak membantu KNPI baik secara anggaran maupun Fisik Gedung KNPI yang baru dibangun, akan dapat diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota, Kecamatan serta Lurah, sehingga upaya dalam membangun Pemuda Jakarta akan semakin baik,papar Dody R Amar dengan tegas.


Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang dalam sambutannya diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan, Prof DR Silviana Murni, juga berharap KNPI sebagai wadah para Pemuda, agar dapat menjaga Persatuan dan Kesatuan bangsa, serta tetap berkomitmen dalam menjaga 4 Pilar bangsa, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, tingkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, jaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan di ibukota Jakarta tercinta ini, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Jakarta Pusat¸saat dimintai tanggapan akan Kepengurusan DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta yang baru, dirinya berharap seluruh jajaran Pengurus untuk bekerja keras, karena kalau dilihat dari SDM di KNPI DKI, sangat laur biasa, susun kepengurusan yang baru serta program kerja yang baik, sehingga dapat dikerjakan oleh seluruh kepengurusan dan anggota KNPI DKI, pintanya.

Membahayanan Penghuni, Bangunan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung, Harus Segera Direnovasi

 Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung, sebagai salahsatu panti sosial milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, yang dihuni warga binaan panti laras, dari pantauan Progresif di lapangan kondisinya sangat memprihatinkan.

Dilihat dari fisik bangunan, saat para wartawan melihat dibagian atap, kondisi plafon sudah banyak yang bolong dan bocor, belum lagi kayu reng dan usuk terlihat kropos sehingga dikawatirkan akan membahayakan penghuni panti, jeruji besipun terlihat berkarat dan patah bisa mengganggu kesehatan binaan,  belum lagi dari sejumlah pintu kaca jendela juga sudah tidak ada dan pecah, padahal penghuni adalah mereka yang kurang sehat secara kejiwaan, sehingga sangat membahayakan mereka yang tinggal disana.

Dari kapasitas penghuni, sepertinya di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga sudah tidak memungkinkan lagi, karena penghuni jumlahnya melebihi dari kapasitas yang ada, sehingga terkesan kurang manusiawi, belum lagi fasilitas pengelola/karyawan panti,  juga jauh dari standar, sehingga mendesak untuk segera di Renovasi.

Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si Anggota Komisi E,  DPRD Provinsi DKI Jakarta, yang juga telah melakukan peninjauan ke  Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi fisik bangunan yang ada, diakuinya DPRD telah memberikan persetujuan untuk renovasi panti sosial secara bertahap, pada anggaran tahun 2011, sudah 13 bangunan panti direnovasi.

Ditahun 2012 ini, DPRD juga sudah menyetujui 14 panti sosial untuk dilakukan renovasi total, Komisi E telah memasukkan anggaran renovasi berikutnya, hanya saja panti mana yang akan diprioritaskan, itu adalah kewenangan eksekutif, yang jelas untuk anggaran sudah kita setujui, dengan kondisi yang ada, kita berharap Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 02 Cipayung juga akan diprioritaskan untuk dibangun kembali,karena pembangunannya sudah sejak tahun 1990, dan kondisinya kini memang sudah tidak layak, tegas Hj Marie Amadea Ismayani.

Jambore Daerah Siapkan Kader Pemimpin Bangsa


Bertempat di bumi perkemahan Cibubur Jakarta, Dinas Olahraga provinsi DKI Jakarta bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi DKI Jakarta pada 17  hingga 20 Desember menggelar kegiatan Jambore Daerah, acara tersebut diikuti oleh para penggalang dari lima Kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Yang lebih menarik dari kegiatan Jamba 2011 tersebut adalah perkemahan bernuansa Betawi, mulai dari penataan tenda, pertunjukan seni Betawi, Permainan tradisional Betawi seperti congklak, takadal, gala asin dan lainnya, belum lagi masakan khas Betawi seperti Kerak Telor, dodol, bir pletok yang ditampilkan oleh masing-masing peserta, semua tertata apik, bersih dan berbeda dari perkemaahan yang lainnya.

Disela acara tersebut, Kabid Kepemudaan Disorda DKI,Kak H Firmasyah pada wartawan menejaskan, bahwa Jambore Daerah kali ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan Budaya Betawi sejak dini, bagaimana para penggalang untuk lebih mengenal budaya Betawi dan kedepan mereka juga lebih peduli terhadap budaya betawi,  mungkin saja mereka akan menjadi pelaku seni, namun kalau tidak mereka apabila kelak menjadi Pemimpin di Ibukota ini, akan memiliki  kepedulian dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi, paparya. 

Jamda 2011 ini juga sebagai bentuk amanat UU No. 12 tentang Kepramukaan dalam pembinaan terhadap Gerakan Pramuka, dimana untuk mengembangkan Kepramukaan bukan saja tanggung jawab Pemerintah saja, tetapi seluruh potensi masyarakat yang ada, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para Penggalang dari seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta, dan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dan Trisatya, sehingga Gerakan Pramuka diwilayah  Provinsi DKI Jakarta akan lebih maju lagi, ungkap Kak Firman.

Lemhannas Gelar Seminar Nasional “Stabilitas Di Era Demokrasi”

Bertempat di Dwi Warna Lemhannas RI, Ikatan Alumni Lemhannas RI (IKAL) bersama Lembaga Ketahanan Nasional RI, dalam upaya turutserta menciptakan stabilitas nasional di era demokrasi saat ini, menggelar seminar Nasional, salahsatu pembahasan yang diambil adalah bertemakan 'Stabilitas di Era Demokrasi'. Acara tersebut dibuka oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Dalam paparannya, Menko Polhukam menegaskan, bahwa Demokrasi di Indonesia masih harus ditata karena kebebasan tetap harus menghormati hukum, aturan dan pranata sosial yang ada, banyak fenomena yang menunjukkan demokrasi di tanah air perlu dibenahi seperti politik uang dalam pemilihan kepala daerah, hingga pemilihan presiden dan legislatif. 

Menko Polhukam menambahkan, perlunya check and balances antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tidak 50-50, tetapi 70-30 lebih ke legislatif. "Yang kita butuhkan adalah bagaimana kebebasan ada, tetapi patuh pada hukum dan pranata sosial keamanan ekonomi dan lainnya," kata Djoko Suyanto. 

Sementara Gubernur Lemhanas Prof. Budi Susilo Supandji menilai, pencapaian kehidupan demokrasi saat ini belum diimbangi pencapaian stabilitas kehidupan bangsa yang lebih baik di bidang lainnya. "Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan stabilitas politik, ekonomi, hukum, dan sosial budaya dipandang masih belum mampu mengimbangi euphoria kebebasan dan keterbukaan demokrasi yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, kondisi stabilitas bangsa ditentukan adanya sinergi yang konstruktif di seluruh komponen bangsa sehingga ada hubungan timbal balik yang konstruktif. Salah satu masalah ketidakstabilan adalah terjadinya gap di masyarakat tentang manfaat berdemokrasi.

UIJ Wisuda Sarjana S1 dan S2

Universitas Swasta tertua di Indonesia yang berdiri pada 14 Novermber 1951, yang telah banyak mencetak tenaga Profesional dibidang Hukum, Ekonomi dan Dakwah, yang turutserta membangun bangsa dan Negara, kini Universitas Islam Jakarta (UIJ) kembali mewisuda Sarjana Program S1 dan Pasca Sarjana S2, menurut Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi. UIJ akan terus berupaya Menjadi Perguruan Tinggi yang mampu menghasilkan manusia yang mempunyai keseimbangan Iman dan Amal, Intelektual dan Moral.

Lebih jauh Prof Raihan menegaskan, bahwa sebagaimana aturan dalan sistem pendidikan nasional, 60 % kurikulum yang dipakai sudah diatur oleh Pemerintah (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan), dan 40% adalah kebijakan Universitan, oleh sebab itu untuk membentuk pemimpin yang amanah, UIJ menekankan akan nilai-nilai sosial dan kaidah ilmu, sebagaimana nilai yang terkandung dalam kaidah ajaran Islam. Yaitu dengan Ilmu Amaliah dan Amal Ilmiah dalam naungan Allah SWT.

Dalam Program Studi Ekonomi, juga ditekankan akan penguasaan ilmu keuangan syariah, dimana ilmu syariah sudah dimasukkan dalam kurikulum, namun apabila kedepan dalam kajian, memang perlu ditingkatkan, maka ilmu keuangan syariah akan dijadikan konsentrasi program study.Untuk menyiapkan lulusan yang mandiri, UIJ juga telah memasukkan kewirausahawan dalam kurikulum akademik, paparnya.

UIA Gelar Refleksi Akhir Tahun

 Bertempat di Aula Kampus Universitas Islam As-Syafi’íyah Jakarta, Civitas Akademika UIA menggelar Refleksi Akhir Tahun 2011, beberapa pembicara yang hadir, Pengamat Politik dari LIPI, DR Indria Samego, DR Rizal Ramli, Lukman Hakim dan Sofyan Efensi.

 Menurut  Rektor UIA Prof DR Hj Tuty Alawiyah AS bahwa Refleksi akhir tahun 2011 yang digelar Lembaga Pengkajian Kebijakan Publik UIA,  merupakan upaya untuk memperoleh masukan untuk pengkajian universitas dalam turutserta menyumbangkan pemikiran bagi pembangunan bangsa dan Negara, hasil-hasil kajian juga akan dijadikan bahan bagi peningkatan dan pengembangan kurikulum di UIA.

Saat dimintai tanggapan akan maraknya demo yang mengarah pada kekerasan, Prof Hj Tutty Alawiyah AS mengaku kurang setuju, karena demo yang hingga jahit mulit dan bakar diri tersebut tidak rasional, dan terlalu berlebihan, sebagai orang yang berpendidikan seharusnya berfikir kritis dan mencari solusi yang baik, bagaimana kita bisa membantu proses pemecahan akan masalah yang sedang dihadapi bangsa ini, demikian juga para pemimpin negeri ini, seharusnya dapat cepat, tanggap dan cerdas dalam mengatasi  permasalahan di masyarakat,ungkapnya.
 Sementara DR Rizal Ramli dalam paparannya menyoroti akan proses demokrasi saat ini, karena demokrasi yang seharusnya pro rakyat dan pro Job untuk menekan pengangguran, namun yang terjadi justru demokrasi kriminal, dimana uang lebih berkuasa di negeri ini, proses demokrasi dikuasai oleh sejumlah nilai uang¸ belum lagi perilaku partai politik yang saat ini banyak anggotanya (Dewan) yang menjadi tahanan kasus korupsi, oleh sebab itu seharusnya Partai Politik dapat diaudit dan jika terjadi korupsi maka pengurus Partai bisa dipidanakan, karena saat ini keuangan partai masyarakat tidak tau darimana dan kemana uang di  Partai-partai, oleh sebab itu kedepan Negara harus membiayai partai, pintanya.

H. Husein Murad Lantik Panwascam Pemilikada Se-Jaktim

 Sebagaimana yang diatur dalam UU No 12 tahun 2008, tentang Pemerintah dareah, serta UU Nomor 22 Tahun 2007 Tentang Penyelenggara Pemilu dan Pemilukada, untuk membentuk Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwaslukada), bertempat di Ruang Serba Guna Blok C Kantor Walikota Jaktim, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H. Husein Murad, M.Si, atas nama Walikota Jakarta Timur, secara resmi melantik anggota Panwaslu Kada Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012, Tingkat Kecamatan Se-Jaktim.

Dalam pesannya Walikota meminta pada seluruh jajaran Panwaslukada, baik ditingkat Kecamatan maupun Kota, untuk dapat bekerja secara maksimal, dalam menekan masalah yang mungkin timbul saat pelaksanaan dan sesudah pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta, khususnya diwilayah Jakarta Timur, karena wilayah Jakarta Timur merupakan wilayah yang paling banyak penduduk dan pemilih dalam Pemilukada, pintanya.

Sementara Wakil Ketua Panwaslukada Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs Marta Fery, MM saat ditemui wartawan disela acara tersebut mengaku, bahwa di Jakarta Timur, merupakan daerah yang padat penduduk, dengan jumlah pemilih terbesar dibandungkan dengan wilayah kota administrasi lainnya di Jakarta, permasalahanpun lebih kompleks dan beragam, oleh sebab itu seluruh jajaran Panwaslukada akan terus bekerja keras untuk menekan permasalahan yang mungkin timbul, seperti kisruh DPT yang terjadi pada Pemilu lalu, oleh sebab itu kita akan kerja ekstra hati-hati.

Terkait dengan  masalah daftar pemilih tetap, Panwaslu kada akan melakukan pengecekan ulang, dengan data yang ada di BPS maupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga hak pilih warga Jakarta tidak akan berkurang, demikian juga mereka yang sudah tidak berhak, karena sudah pindah ke daerah lain, atau yang meninggal tidak terdaftar lagi dalam DPT, seluruh jajaran Panwaslu Kada akan bekerja secara professional, tegas Marta Fery.

Anggota Panwaslu Kada Kota Administrasi Jakarta Timur, Sandra S Taliki juga mengaku bersyukur dengan telah terbentuknya Panwaslu kada tingkat Kecamatan se-Jakarta Timur ini, diakuinya dalam penyeleksian selama ini cukup ketat, sehingga dapat menghasilkan SDM Panwascam yang berkualitas, karena disamping mereka semua berpendidikan Sarjana, juga memiliki latarbelakang yang berbeda, namun telah aktif dalam turutserta pengawasan pemilu maupun pemilukada, seperti dari Ormas, LSM, OKP, Wartawan maupun bekerja di Kantor Pengacara, sehingga diharapkan mereka dapat bekerjasama dan professional dalam tugasnya, papar Sandra.

Takdihadiri Undangan

Dari pantauan Progresif, dalam pengukuhan Panwascam  Pemilukada tersebut agak sedikit aneh, karena dari pengakuan Staf Kesbang Kota Administrasi Jakarta Timur mengaku telah menyebar sejumlah undangan, dengan absensi berangkat, namun saat keluarga Panwascam dan beberapa wartawan akan mengisi daftar hadir, justru dibentak dengan menanyakan undangan, “ini khusus undangan, karena ada pertanggungjawaban”, bentak seorang perempuan staf Kesbangpol Jaktim dengan arogan.

Hingga acara dimulaipun takterlhat undangan hadir, hanya dua orang Camat yang ada ditengah acara, akhirnya agar kelihatan ramai, keluarga anggota panwascam disuruh turut berjejer berdiri dijajaran undangan, dan staf Kesbangpol Jaktim saat acara selesai buru-buru kabur membawa absensi daftar tamu tersebut

Dinasti Rhoma Irama Guncang TMII

Dalam acara jumpa PERS yang digelar manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dengan salahsatu stasiun televisi Indonesia, DIrektur Operasional TMII, Ade F Meliana menegaskan, bahwa dalam menyambut tahun baru, TMII akan dimeriahkan berbagai pertunjukan seni tradisional dan Modern, yaitu penampilan Wayang Kulit, Musik Dangdut Rhoma Irama serta Bank ST 12.

Pada puncak acara tmii  akan menggelar musik kolasal mega konser malam tahun baru yang dimeriahkan oleh Mulan Jameela, H. Rhoma Irama, Ridho Rhoma, ST 12,  dan Vicky Irama. Acara tersebut akan dipandu oleh host Magdalena dan Deswita Maharani. Kalau saat ini banyak bermunculan Raja Dangdut, maka Thoma Irama adalah Dinasti dangdut, kita berharap music Dangdut akan bangkit dari keterpurukan, pintanya. 

Untuk acara malam tahun baru di TMII, pihak penyelenggara sudah menyiapkan keamanan yang memadai. Penempatan petugas keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, pihak penyelenggara menargetkan kunjungan penonton bisa mencapai 25 ribu orang.

TMII juga tidak melepas tradisi saat pergantian tahun yaitu pesta kembang api. Pada malam pergantian tahun, langit di kawasan TMII akan dipenuhi gemerlap tata cahaya. Pijar kembang api itu akan ditembakan dari Danau Arsipel. "Beberapa anjungan TMII juga akan menyajikan berbagai musik maupun wayang khusus untuk malam tahun baru," kata Ade F. Meiliala.

Hal senada juga diungkapkan Direktur pemasaran Mas’ud Toyib, bahwa dalam menyambut tahun baru ini, Personel ST12 akan tamil bersama kembali, sebagai bukti, Pepep (drum), Pepeng (gitar), dan Charlie (vokal), akan tampil bareng di acara perayaan pergantian tahun 2011 menuju 2012 di Taman Mini Indonesia Indah. 

Kendati demikian, rujuknya personel ST12 itu, tidak akan berlangsung lama. Sebab, tepat pukul 12 malam, usai detik-detik pergantian tahun itu, mereka kembali dengan kesibukan masing-masing sebagai individu yang tidak memiliki ikatan profesional sebagai sebuah band.n jadi mungkin dalam Kolosal Mega Konserta kali ini merupakan pertunjukan terakir bagi personil ST 12, ungkap Masúd

5000 Siswa TK,TPQ, TPA dan Play Group Ikuti Manasik Haji


Taman Manasik Haji Teater Imax Keong Emas TMII, setelah beberapa waktu lalu diresmikan, kini  sarana manasik tersebut mulai di manfaatkan warga Jakarta dan sekitarnya untuk belajar menunaikan ibadah haji, menurut Manajer Keong Emas, H Purwanto, taman manasik ini bisa digunakan semua kalangan, mulai dari TK hingga dewasa.

Kalau beberapa hari lalu ada 16.000 siswa-siswi dari Kabupaten Bekasi menggelar manasik di Taman 
Manasik Keong Emas, maka saat ini ada sekitar 5000 siswa TK, TPQ dan TPA dari Kecamatan Pulogadung menggelar manasik haji, Keong Emas sangat mendukung kegiatan ini, dan mereka juga akan menyaksikan Film Imax Jurnay To Mecca, suatu film yang menceriterakan kisah pejalanan ibadah jadi, sehingga anak-anak akan lebih memahami pejalanan haji,sehingga kelak saat mengikuti ibadah hadi,  

Ketua panitia Sari Teguh juga menjelaskan, bahwa kegiatan manasik ini, juga didukung oleh PT Antam Tbk, yang senantiasa membantu kegiatan Tim Penggerak PKK Kecamatan Pulogadung, dengan manasik haji kecil, maka diharapkan akan meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar anak didik, se-Kecamatan Pulogadung¸ sehingg kedepan anak-anak akan bisa menjadi generasi bangsa yang amanah, cinta tanah air da cinta keluarga, paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota administrai Jakarta TImur,  Eka Murdani, bahwa kegiatan Manasik Haji Kecil, merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai Islam, sehingga anak-anak akan bisa menjadi anak yang soleh dan nurut pada orang tua, kegiatan ini agar dijadikan kegiatan rutin tahunan¸ pintanya.

Asisten Kesmas Jaktim H Ibnu Hajar juga mengaku sangat pengapresiasi kegiatan ibu PKK Kecamatan Pulogadung dalam menanamkan nilai islam sejak dini, ibadah haji bukan saja kegiatan rohani, tetapi juga kegiatan fisik, sehingga penanaman nilai islami juga harus diimbangi, disamping itu kegiatan ini juga diharapkan akan semakin banyak lagi peserta,   pintanya
Diberdayakan oleh Blogger.