Harga Tiket Kereta Api Naik Jelang Lebaran


Menteri BUMN Mustafa Abubakar maklum terkait dengan harga tiket kereta api jelang Lebaran yang mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan jumlah penumpang tidak sebanding dengan jumlah kursi.

"Karena tidak cukup, bisa dimaklumi. Karena yang ingin mudik luar biasa banyaknya sedangkan kapasitas seat terbatas. Hukum supply and demand," katanya saat ditemui dikantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

Sementara itu, Wakil kepala Stasiun Kereta Api Gambir, Eddy Sarwono menyatakan memang tidak ada kenaikan harga tiket. Yang berlaku untuk harga tiket adalah batas atas dan batas bawah. "Tidak ada kenaikan harga, karena kita menggunakan batas atas dan batas bawah. Kalau untuk selisih dari harga normal 100 persen," ungkapnya saat ditemui di kantornya.

Pantauan okezone dalam situs PT Kereta Api, harga yang tertera untuk kereta api Gumarang Jurusan Jakarta-Surabaya untuk kelas bisnis Rp300 ribu. Padahal harga saat hari biasa hanya Rp150 ribu. Sementara untuk kelas eksekutif, kereta api membandrol dari dengan harga Rp600 ribu dari harga sebelumnya Rp300 ribu.

Sementara itu, untuk armada lain seperti maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk, Mustafa juga memastikan tidak ada kenaikan tiket. "Sementara ini normal, tidak ada kenaikan. Sama dengan kereta api," tuturnya.

Mustafa menyatakan jika besok, kemungkinan akan diadakan rapat bersama dengan PT ASDP Indonesia Ferry terkait dengan evaluasi kesiapan jelang lebaran. "ASDP Ferry, tentu akan menambah armada hampir 30 unit. Tarif belum sesudah rapat besok barangkali," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.