Gelombang Perairan Bengkulu Bahayakan Nelayan


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bengkulu mengingatkan nelayan setempat bahwa gelombang laut di Samudra Hindia Barat tingginya diprakirakan mencapai dua hingga 3,5 meter selama 12 jam ke depan amat berbahaya.

"Angin di wilayah itu berhembus dari arah Timur hingga Barat daya dengan kecepatan antara 05- 20 knots sangat berbahaya bagi perahu nelayan," kata analisis BMKG stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu Febri Surgiansyah, Minggu (8/5).

Ia juga memperkirakan gelombang laut di perairan Bengkulu tingginya berkisar satu hingga tiga meter dan angin di wilayah itu berpeluang berhembus dari arah Barat daya hingga Timur laut dengan kecepatan antara 03-20 knot.

Gelombang luat di wilayah Bengkulu 12 jam ke depan tingginya tetap rata-rata di atas tiga meter hingga perairan Barat Lampung dan Selat Sunda.

Dari analisa pantauan citra satelit cuaca terlihat peluang pertumbuhan awan dan hujan kadang disertai Guntur di wilayah Barat Bengkulu, perairan Enggano hingga Perairan Lampung.

Angin di wilayah Bengkulu pada umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan antara 05 - 39 kilometer per jam atau antara 03 sampai dengan 24 knots.

Perkembangan cuaca di wilayah Bengkulu 12 jam ke depan berpeluang banyak berawan dan hujan ringan pada pagi dan malam hari, dengan suhu udara antara 23-31 derajat celcius dan kelembabannya antara 70-98 persen.

Kepala Stasiun BMKG Fatmawati Soekarno Bengkulu Suparwi mengatakan, ancaman angin kencang dan badai diperkirakan hingga 24 jam ke depan dan sekali-sekali disertai guntur.

Kondisi cuaca di wilayah itu kembali bervariasi dan gelombang lautnya cendrung lebih tinggi dari biasanya, sehingga berpotensi membahakan perahu nelayan dan kapal ikan.

Seorang pengusaha ikan di kawasan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Nelson mengatakan, ancaman gelombang tinggi tersebut sudah diantisipasi dengan mengimformasikan seluruh anak buah kapal yang tengah melaut untuk cepat kepangkalan.

"Kami di bagian darat saja terasa angin cukup kencang apalagi di laut cukup mengkhawatirkan karena akan diiringi dengan gelombang tinggi," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.