Kuliah Umum Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Bedah Mafia Hukum



Kuatnya jaringan mafia hukum serta  system yang memberi peluang bagi seseorang untuk mencari keuntungan dalam proses hukum di Indonesia,  telah mendorong Universitas Jayabaya Jakarta, untuk melakukan upaya pencegahan sejak dini, sehingga dalam kuliah umum Fakultas Hukum, pihak universitas sengaja membedah permasalahan hukum di Indonesia, dengan menampilkan nara sumber, Prof DR. Deny Indrayana.
Menurut Ketua Yayasan Jayabaya, Hj KRAY Yuyun S, bahwa kuliah umum dengan nara sumber Prof Denny Indrayana, kita ingin seluruh mahasiswa Fakultas Hukum, untuk datap berfikir luas untuk dapat bersama-sama memerangi Mafia Hukum, karena mereka adalah calon-calon penegak hukum, yang akan mengisi posisi di Kejaksaan, Kepolisian, Hakim maupun Pengacara yang cukup riskan dengan jaringan Mafia Hukum, kita ingin para mahasiswa memiliki semangat anti mafia hukum, serta memahami pentingnya pemahaman sejak dini, agar kelak tidak terlibat dalam jaringan mafia hukum, tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Prof DR. Deny Indrayana, didepan para wartawan seusai paparan menjelaskan, bahwa mahasiswa khususnya dari Fakultas Hukum harus kita sterilkan dari virus Mafia Hukum, diakuinya jaringan para mafia hukum cukup kuat, namun demikian kita tidak boleh tinggal diam, kita semua tidak boleh menyerah, oleh sebab itu mahasiswa mulai hari ini harus memiliki semangat anti mafia hukum, dan pendidikan anti mafia sangat penting ditanamkan pada para mahasiswa, ungkapnya tegas.
Pembantu Presiden ini juga mengajak pada para mahasiswa maupun para penegak hukum yang saat ini bertugas, agar berperilaku bersih, dengan tidak menerima uang sogok, jangan melakukan jual beli hukum, serta jangan menyogok, bagi para penegak hukum harus transparan, partisipatif, akuntabel dan sesuai perundang-undangan yang berlaku, apabila di instansinya terjadi penyuapan, maka yang bersangkutan harus ditindak tegas, mari terus bekerja dan jangan menyerah untuk melawan mafia hukum, pinta Prof DR. Deny Indrayana.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.