Awas Cuaca Ekstrim di Jakarta


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem masih akan terjadi di Ibu Kota dalam beberapa pekan ke depan. Artinya, hujan lebat yang terkadang disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Pohon tumbang juga masih akan menjadi ancaman serius. Sebagai langkah antisipasi, Sudin Pertamanan Jakarta Barat giat melakukan penopingan dan pendataan lokasi pohon rawan tumbang di wilayahnya.

Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Barat Adida Noor mengungkapkan, salah satu lokasi rawan pohon rawan di Jakarta Barat terdapat di Jalan Panjang, Jalan Tubagus Angke, dan Jalan S Parman. ”Ketiga lokasi itu memang kawasan yang terdapat banyak pohon besar dan pohon yang usianya di atas lima tahun. Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, sangat memungkinkan terjadi pohon rawan tumbang atau sempal,” ujar Adida, Rabu (23/3/2011).

Selain itu, Adida mengatakab, selain melakukan monitoring, pihaknya juga menyiapkan tim khusus, yakni tim yang menggunakan sepeda motor dan tim yang menggunakan truk untuk berkeliling memonitor keberadaan ribuan pohon di Jakarta Barat. Kedua tim tadi, katanya, juga menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan pohon rawan tumbang.

”Jika memang kondisinya sudah sangat membahayakan, mereka dapat melakukan penopingan atas permintaan warga,” katanya.

Berdasarkan data Sudin Pertamanan Jakarta Barat, sejak Januari hingga pertengahan Maret tahun ini, terdapat sembilan pohon tumbang di wilayah Jakarta Barat. Sedangkan di tahun 2010, pohon tumbang di Jakarta Barat sebanyak 32 pohon di mana puncak kasusnya terjadi pada Oktober 2010 dengan 12 pohon tumbang. Sedangkan di tahun 2009 hanya terdapat enam pohon tumbang.

Selain Jalan Panjang, Jalan Tubagus Angke, dan Jalan S Parman, ditambahkan Adida, Jalan Joglo dan Jalan Kebon Jeruk Raya juga menjadi kawasan rawan pohon tumbang. Pihaknya membuka nomor pengaduan pohon tumbang di nomor 081398888149 (Kadirun), 081513890666 (Fajar) dan 081387731483 (Rastono).

”Silakan masyarakat menghubungi nomor tadi jika melihat pohon rawan tumbang atau sudah membahayakan,” ujar Adida.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.