Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

Drs H Sudarmanto Leles

Bangun Jaringan Untuk Kemajuan Wonogiri, Sragen dan Karanganyar

Menkokesra Agung Laksono meninjau kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB

Bertempat di Lapangan Udara Pondok Cabe Tangsel, Menkokesra menyaksikan langsung kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggungan Bencana BNPB dan berkesempatan mencoba Perahu Ampibi

Forum Wartawan Kebencanaan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Hj Ernawati bersama Rumah Sehat 786

SOSIALISASI PROGRAM PARTAI PDI PERJUANGAN PADA WARTA CIPINANG

Laskar Merah Putih Dukung KPU, Siap Amankan Pengumuman Pilpres 22 Juli

“Koalisi Pilpres Bersih” sebagai gabungan beberapa organisasi massa yang siap mengawal hasil Pemilihan Presiden 9 Juli lalu, beramai-ramai mendatangi Kantor KPU Pusat, mereka juga mengaku siap membantu petugas keamanan untuk mengamankan areal KPU saat mengumumkan hasil penghitungan suara nasional, Pilpres yang akan dilakukan pada 22 Juli mendatang, serta meminta KPU Pusat untuk benar-benar netral dan tanpa ada tekanan dari pihak lain, saat mengumumkan hasil Pilpres tersebut.

Orator  demo “Koalisi Pilpres Bersih”,  Luky.  Menjelaskan, bahwa KPU tidak boleh dipengaruhi oleh hasil Quick Count (penghitungan cepat) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei, KPU harus tetap metral dan tanpa intervensi pihak luar, KPU harus berani melawan segala bentuk tekanan termasuk para elit politik, KPU harus tetap menjaga moralitas, integritas dan profesionalitas sebagai lembaga Negara yang menerima mandat dari rakyat untuk melaksanakan pemilu yang bersih dari politik uang dan politik intimidasi, pintanya.

Sementara disela Demo Damai di halaman KPU Pusat tersebut, Ketua Umum LMP, H Adek E Manurung SH, juga menegaskan, bahwa Laskar Merah Putih akan terus memberikan dorongan dan dukungan pada KPU untuk mengumumkan hasil Pilpres tersebut secara jujur dan adil dan tanpa ada intimidasi maupun desakan dari pihak manapun.

"Saya ingin menegaskan, KPU memiliki tanggung jawab penuh dan kewajiban untuk secara sistematis mengumpulkan dan memverifikasi penghitungan suara sesuai dengan undang-undang pemilu nasional. KPU harus dapat melakukan tugas ini bebas dari prasangka atau pengaruh dan sesuai dengan aturan hukum,"  tegas  Ketua Umum LMP, H Adek E Manurung SH saat melakukan demo damai di Kantor KPU Pusat.

Lebih jauh H Adek menegaskan, pihaknya menuntut KPU bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilihan presiden (Pilpres) yang sudah dilaksanakan 9 Juli serta dalam penghitungan hasil Pilpres ini, Kami ingin nanti pada waktu pengumuman hasil Pilpres, semua berjalan lancar, KPU tidak mendapat intimidasi dari pihak manapun, ujarnya.

KPU harus bersikap adil dalam menjadi panitia, pasalnya apabila tidak dilakukan, akan membuat bangsa ini kacau dan terjadi konflik horizontal. "KPU harus adil, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami kesini hanya ingin menegaskan KPU untuk tetap berada di tengah tengah," ungkap H Adek E Manurung SH dengan tegas.

Dalam orasinya H Adek E Manurung SH juga mengaku akan mengerahkan sepuluh ribu anggota Laskar Merah Putih untuk mengamankan pengumuman hasil Pilpres 22 juli mendatang, kita akan membantu pihak Kepolisian RI agar jalannya pengumuman hasil Pilpres berjalan dengan aman, kita akan bantu KPU, dan seluruh Markas Daerah serta Markas Cabang diseluruh Indonesia siap mengamankan daerah masing-masing, pasca pengumuman hasil Pilpres 2014 ini, jangan sampai bangsa ini terpecah-belah, dan sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih menghimbau pada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan menjaga Persatuan dan Kesatuan, mari kita hormati putusan KPU pada 22 Juli, hingga proses berikutnya. Ungkapnya tegas.

DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid : Pimpinan Umat Beragama Harus Sosialisasikan Keputusan KPU serta MK

Disela acara “Dialog dan Buka Puasa Bersama” jajaran pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta di Pura Aditya Jaya Rawamangun, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta, DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid menegaskan, agar seluruh pimpinan umat beragama diseluruh Indonesia dapat menenangkan umatnya pada saat setelah KPU mengumumkan hasil penghitungan suara Pilpres pada 22 Juli ini, serta tidak membuat suasana menjadi keruh.

Menurutnya bangsa Indonesia sudah cukup lelah, karena sejak tahun 1955 hingga 2014 ini setiap 5 tahun selalu menggelar pemilihan Presiden, dan seringkali terjadi keributan, padahal dalam setiap proses Pemilihan Presiden sudah ada mekanisme dan sudah ada aturan sendiri, kondisi tersebutlah yang seringkali membuat bangsa ini tidak bisa maju dan selalu tertinggal dengan bangsa lain, karena kita tidak bisa bersaing dengan bangsa lain, karena selalu meributkan hal-hal yang seharusnya tidak perlu.

Demikian juga dalam proses Pemilihan Presiden yang baru saja kita laksanakan, Pesta Demokrasi tersebut hendaknya dapat menjadi penentu pembangunan kedepan, demikian juga Pilpres 2014 ini juga diharapkan akan melahirkan sosok Presiden RI yang benar-benar dipilih rakyat serta memperoleh legitimasi dari rakyat, siapapun yang terpilih adalah yang terbaik bagi Indonesia, dan harus bisa diterima oleh semua pihak.

KH Ahmad Syafi’i Mufid yakin proses pemilihan Presiden pada 9 juli lalu sudah berjalan dengan baik, karena partisipasi masyarakat cukup tinggi, oleh sebab itu jika ada yang menganggap pilpres yang sudah digelar ada yang tidak jujur, maka bisa melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi sebagaimana proses Pilpres tersebut, dan hasil dari MK hendaknya bisa diterima oleh pasangan kedua Capres, karena tidak mungkin ada Presiden Siang dan satunya Presiden Malam, Indonesia hanya memiliki satu presiden pada periode 2014 -2019, jika proses hingga ke MK sudah dilakui hendaknya pendukung yang menang dan yang kalah harus saling menghormati dan menghargai  serta tidak boleh lagi ada persoalan lain. Kita harus junjung tinggi lembaga Negara seperti KPU dan MK, , siapapun Capres terpilih adalah pilihan Rakyat Indonesia dan ini adalah takdir dari Allah SWT, dan kita wajib untuk menerimanya, Bangsa Indonesia tidak boleh terpecahbelah, karena kalau kita ribut, maka yang di untungkan adalah Negara lain, pintanya.

Yati Octavia Bersama Keluarga H Chandra Kwatli Santuni Yatim dan Dhuafa

Yati Octavia Artis senior Indonesia di era 80-an dan sempat dijuluki si Ratu Film tersebut diusianya yang ke 59 tahun masih terlihat cantik, seakan tidak berubah pada kejayaannya di Film layar lebar, hal tersebut taklepas dari keiklasannya dalam menyantuni anak-anak yatim, janda dan dhuafa, sehingga doa-doa anak yatim pada dirinya menjadikan istri Pangky Suwito ini tetap sehat dan segar bugar.

Ditengah kesibukannya dalam pembuatan bebarapa sinetron di layar kaca televisi nasional kita, Yati Octavia berkesempatan memberikan santunan anak yatim puata, para Janda dan Dhuafa bersama Keluarga besar H Chandra Kwatli, anak-anak yatimpun terlihat gembira atas hadirnya bintang Iklan, Pesinetron, pemain film yang juga penah meluncurkan album dangdut tersebut.

Yati Octavia disela acara tersebut juga mengigatkan pada kita semua, bahwa Sesungguhnya anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat  membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada. Jika anda melihat seseorang yang penyayang kepada anak-anak yatim dan menyantuni mereka, maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia, paparnya.

Dari pantauan Progresif seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Ramadan Pengusaha Nasional yang juga aktif di Komunitas  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), H Chandra Kwatli bertempat di kediamannya, menggelar acara Buka Puasa bersama serta Santunan bagi anak-anak Yatim piatu dan kaum Dhuafa, acara yang digelar 4 kali dalam sebulan tersebut diikuti lebih dari 500 anak yatim piatu, Janda maupun Dhuafa.

Sebelum berbuka puasa, anak-anak juga mengikuti siraman rohani dari Ustad Mafuh, dan Sholat Maghrib berjamaah, wajah gembira terpancar dari anak-anak saat buka puasa tiba, mereka memulai dengan makanan takjil, Sate Ayam, Bakso dan dilanjutkan makan nasi, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sholat Tarawih bersama.

Disela  acara tersebut,  H Chandra Kwatli saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan berbuka puasa yang ke 4, dibulan ramadhan ini, undangan sebenarnya ada 300, namun dirinya bersyukur yang hadir lebih banyak, hingga 500 orang lebih, dan mereka adalah anak yatim yang rutin mengikuti pengajian di kediamannya, dan sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih pada seluruh hadirin.

Liburan Idul Fitri, Pengunjung TMII Bisa Saksikan Film Imax Island of Lemurs “MADAGASCAR”

Masyarakat pecinta Film Imax di tanah air kini boleh merasa bangga, karena Teater Imax Keong Emas yang berada di Kawasan Wisata Taman Mini Indonesia Indah telah meluncurkan Film terbaru dan bisa disaksikan pada liburan sekolah pada Idul Fitri 1435 hijriyah tahun ini,  dan film tersebut adalah film imax Island of Lemurs “MADAGASCAR”, salahsatu film terbaik yang dibuat oleh Warner Bross IMAX Entertainment Amerika Serikat.

Dalam jumpa PERS yang digelar juga diikuti dengan acara buka puasa bersama seluruh jajaran Media cetak dan elektronik beberapa hari lalu, Manajer Teater Imax Keong Emas H Purwanto didampingi Manajer Informasi TMII Suryandoro menegaskan, bahwa Film Imax yang ditawarkan ke Keong Emas cukup banyak, hingga 100 film, namun sebagaimana misi Teater Imax Keong Emas dalam menyajikan film unggulan sebagai sarana hiburan yang tetap bernuansa pendidikan serta edukasi, maka diputuskan untuk mengambil Film Island of Lemurs MADAGASCAR yang layak di saksikan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, karena Film Island of Lemurs MADAGASCAR ini adalah Film terbaru yang dibuat di Madagascar sebagai pulau terkenal di dunia yang disinggahi Lemurs untuk berevolusi. Yaitu Primata yang lucu mirip seperti seekor kucing, tupai dan seekor anjing.


Hewan ini unuk kadang menampilkan perilaku menarik, rupaya lemurs juga merupakan binatang yang memiliki naluri seni, kadang bernyanyi bersama seperti bunyi sirine polisi, juga mirip suara nyanyian paus bungkuk ditengah lautan, kadang berlompat-lompat di atas pasir ditepi pantai seperti penari balet. Dan  Lemurs memiliki sejarah evolusi yang menarik dan satu-satunya alasan mereka masih ada hingga saat ini, karena esolasi Madagascar.

Kita berharap Film Island of Lemurs MADAGASCAR yang diputar dalam durasi 45 menit ini akan dapat diterima dan ditonton oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia dan dapat memberikan motivasi kepada berbagai pihak dalam menjaga dan melindungi satwa/primata langka di Indonesia, seperti orang utan, Harimau Sumatera, serta satwa lainnya agar tetap terjaga kelestariannya dan tidak boleh punah, pinta H Purwanto.

Sementara Manajer Informasi TMII Suryandoro juga menambahkan, bahwa TMII sangat bangga dengan keberadaan Teater Imax Keong Emas yang telah meluncurkan Film baru yang bisa disaksikan oleh pengunjung TMII, melalui Film ini diharapkan akan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke TMII, dan dibulan Ramadhan ini sejak tanggal 13 hingga 20 Juli juga menggelar Festival Ramadhan Nusantara dengan menampilkan Tari Nusantara Islami, serta menggelar aneka seni Islami seperti Marawis, Qasidah, Dzikir Akbar serta lomba Berbusana Muslim, acara tersebut bisa diikuti dan disaksikan masyarakat umum selama acara berlangsung, paparnya

Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Tingkatkan Kepedulian TP PKK Jaktim

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat baik untuk saling berbagi¸dan hal tersebut juga menjadi perhatian seluruh anggota Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk membantu mereka yang membutuhkan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, serta dapat merayakan hari Raya Idul Fitri 1435 H, sebagai hari kemenangan setelah sebulan berpuasa.

Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Hj. Yenni Apsari Krisdianto,disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan bakti sosial Tim Penggerak  PKK Kota Jakarta Timur ini adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini mengambil tema, “Marhaban Yaa Ramadhan, mari wujudkan cinta kepada Allah SWT dengan mencintai anak yatim dan dhuafa.”

Diakuinya, santunan kali ini diberikan pada Anak yatim sebanyak 125 orang, dhuafa sebanyak 125 orang , para Ustadzah sebanyak 75 orang masing masing mendapatkan 250 ribu. Bantuan sembako sebanyak 500 paket sembako diperuntukan untuk 325 anak yatim dan dhuafa dari PKK dan 175 anak yatim dan dhuafa golongan I dan II PNS dari dharma wanita, serta menyalurkan zakat kepada 320 orang yang terdiri dari pamdal, cleaning service, dan tukang sapu taman mendapatkan santunan uang tunai. PKK Provisi DKI Jakarta memberikan santunan berupa paket pakaian sholat seperti sarung, baju koko, dan peci sebanyak 150 paket dan ditambahkan dari TP PKK Jakarta Timur sebanyak 50 paket pakaian Sholat,” paparnya.

Sementara dalam sambutannya Walikota Jakarta Timur, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, mengatakan, sebagai umat muslim yang beriman diwajibkan untuk mencintai dan perduli dengan anak yatim dan kaum dhuafa dengan memberikan santunan kepada mereka. “Kegiatan pemberian sangtunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan para ustadzah yang dilakukan oleh TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan perbuatan mulia sebagai umat muslim yang memiliki keimanan yang baik,” tegasnya.

Lebih jauh HR Krisdianto berharap, kedepan akan semakin banyak lagi anak yatim dan kaum dhuafa yang disantuni, apalagi santunan itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan dimana amal ibadah akan dilipat gandakan. Diharapkan, juga para kader PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta para warga agar menjalankan puasanya sebaik mungkin karena dengan berpuasa sudah banyak bukti bahwa puasa dapat membuat seseorang semakin sehat.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jakarta Timur ini juga berpesan agar bulan Puasa yang tinggal beberapa hari, masyarakat tetap waspada akan bahaya kebakaran, jangan sampai memeriksa kompor saat setelah sahur, serta tetap mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar setelah berbuka puasa maupun sahur, demikian juga bagi mereka yang akan mudik lebaran, agar menitipkan pada tetangga yang tidak mudik, demi keamanan. Serta tidak mengajak orang lain atau saudara untuk  pergi ke Jakarta, pintanya.

Buka Puasa PHDI dan FKUB DKI, Tingkatkan Kerukunan Beragama

Bertempat di Gedung Dharma Sevanam Pura Aditya Jaya Rawamangun, seluruh pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta, bersama pengurus Daerah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi DKI Jakarta, serta Pengurus Wilayah PHDI dari 5 Wilayah Kota se-DKI Jakarta menggelar acara Dialog Interaktif dan Buka Puasa Bersama, dalam dialog tersebut dipimpin oleh Ketua FKUB DKI, DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid didampingi Pedande Panji Sogata.

Beberapa pertanyaan disampaikan pengurus PHDI DKI serta PHDI dari 5 wilayah Kota, menyangkut masalah puasa, ucapan Salam dalam Islam serta beberapa ajaran Islam lainnya, dan dijawab oleh Ulama yang juga Ketua FKUB DKI,  DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid.

Dalam sambutannya Perwakilan umat Hindu serta PHDI yang diwakili Pedanda Panji Sogata menegaskan, bahwa pihaknya berterimakasih pada seluruh pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi DKI Jakarta yang terus membangun kebersamaan,  acara Dialog dan Buka Puasa bersama di Pura Aditya Jaya Rawamangun ini, merupakan kegaitan yang digelar ketiga kalinya.

Dengan dialog keagamaan yang membahas masalah Puasa umat Islam ini menurut Pedanda Panji Sogata, merupakan kegiatan yang baik, sehingga umat Hindu juga mengerti akan kewajiban umat Islam dalam berpuasa, sehingga pada akhirnya kita bisa saling mengenal, menghargai dan menghormati, dalam menjalankan ibadah puasa, serta terus terbangun kerukunan sesama umat beragama, ungkap Pedanda Panji Sogata.

Sementara saat ditemui wartawan seusai acara  Dialog Interaktif dan Buka Puasa Bersama tersebut, Ketua FKUB DKI, DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang sudah disusun pengurus FKUB DKI dalam kegiatan Safari Ramadhan dengan berbuka puasa secara bergiliran, kalau beberapa hari lalu dimulai dari MATAKIN (Konghuchu), PGI (Kristen) dan saat ini di PHDI (Hindu) berikutnya digelar oleh Pengurus NU, WALUBI (Budha) dan berikutnya di Katedral yang diselenggarakan oleh umat Katolik.

Dengan kegiatan Dialog dan buka puasa bersama ini, juga sebagai bagian dari pendidikan multi kultural yang diikuti oleh umat Hindu, Budha, Konghuchu, Kristen serta Katolik akan makna puasa bagi umat Islam, dimana selama ini banyak juga umat beragama lain, tidak memahami akan Ramadhan maupun Salam secara Islam, maka dengan kegiatan seperti ini umat beragama lain juga memahami, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman, kita bisa saling menghargai satu sama lain.

Kegiatan seperti ini juga sebagai wujud implementasi dari pengamalan nilai-nilai luhur yang ada pada Pancasila untuk saling menghargai penganut agama yang satu dengan yang lain, FKUB terus mencari waktu untuk saling berkomunikasi, kita tidak ingin memperdebatkan perbedaan, karena kita sudah sepakat dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Diakuinya untuk berbicara perbedaan memang mudah, karena NKRI ini terdiri dari berbagai Suku, Budaya, Ras maupun Agama, tentusaja yang kelihatan adalah perbedaan, Kebhinekaan ini realitas, dan kita sudah sepakat menjadi satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia. Dan kita juga sudah sepakat satu tujuan yaitu keadilan dan kemakmuran, oleh sebab itu kita tidak perlu berbicara perbedaan namun marilah kita bangun kebersamaan untuk mencapai tujuan Masyarakat yang adil dan makmur, pinta DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid.

Presiden SBY Hari ini Pertemukan Kedua Capres

Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk kedua kalinya dalam acara buka puasa bersama, di Istana Negara, Minggu (20/7/2014), oleh Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Makmur Keliat, dinilai memiliki tujuan untuk menciptakan suasana sejuk, aman, dan damai di masyarakat menjelang penetapan hasil pemilu Presiden oleh KPU, pada 22 Juli mendatang.

Lebih jauh, kata Makmur, acara buka puasa tersebut juga merupakan momentum politik yang sangat penting dan bagian dari proses komunikasi politik.

Makmur mengatakan dalam komunikasi politik, pertemuan itu menyampaikan pesan kepada publik bahwa perkembangan politik menjelang pengumunan pilpres  terkendali dan manageable.

Di sini, katanya, SBY ingin memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus agar pelaku bisnis baik domestik maupun pihak asing tetap menanamkan investasinya di masa menjelang penetapan hasil Pilpres ini.

"Ia ingin menyampaikan pesan positif kepada pasar yakni para pelaku bisnis, baik domestik maupun asing, agar melihat pertemuan tersebut sebagai suatu sinyal adanya kepastian politik dalam transisi kepempimpinan nasional," ujarnya.

Selain itu, kata Makmur pertemuan itu dinilainya memiliki dampak meminimalkan kemungkinan kerumunan parade politik muncul jelang penetapan KPU.

Meski demikian, Makmur mencatat sebaiknya pertemuan itu dibangun dengan agenda transparansi yang jelas dengan adanya pernyataan publik setelah pertemuan itu.

"Dan pernyataan harus memuat 3 hal pokok. Yakni kesediaan dari kedua pasangan untuk mendukung independensi institusi KPU, kesediaan untuk mengelola masalah-masalah yang tersisa, serta komitmen bersama untuk mempererat keutuhan bangsa sekaligus memperjuangkan dan memprioritaskan kepentingan nasional," katanya

Renovasi Kantor KB Jakarta Utara, Wujud Perhatian Pemda DKI Terhadap Progam KB

Beberapa waktu lalu Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono didampingi Kepala Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat DKI Jakarta, Dedet Sukendarserta dan Kepala Kantor KB Jakarta Utara, Hasanudin Hadi Suryo telah  meresmikan beroperasinya gedung baru Kantor Keluarga Berencana ( KB ) Jakarta Utara, Jalan Agung Utara Raya, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dengan bangunan megah berlantai 2 tersebut sebagai bukti bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki komitmen tinggi dalam Program Keluarga Berencana, yaitu mewujudkan  Masyarakat Jakarta yang Berkualitas, Mandiri, Sejahtera dan Berwawasan Gender, hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor KB Jakarta Utara, Hasanudin Hadi Suryo saat ditemui wartawan disela acara tersebut.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa pihaknya bersyukur dengan telah selesainya renovasi kantor KB Jakarta Utara ini, sebagai sarana pendukung pelayanan masyarakat akan program KB, diakuinya perhatian Pemda DKI dalam Program KB bukan hanya sarana, tetapi juga telah meningkatkan anggaran, oleh sebab itu seluruh jajaran Kantor KB Jakarta Utara juga akan terus meningkatkan kinerja aparat di lapangan, sehingga dalam upaya mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak serta mewujudkan masyarakat yang partisipatif dan peduli melalui perubahan sikap dan perilaku dalam ber-KB juga dapat meningkat, tegas  Hasanudin Hadi Suryo.

Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono berharap  Keberadaan gedung baru ini diharapkan dapat memotivasi pegawai untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, kantor ini juga sebagai salah satu lintasan titik penilaian adipura sejak tahun 2008 hingga saat ini, dan nilainya juga sangat baik dan bisa mendongkrak penilaian adipura. Saya harapkan bisa terus dipertahankan, papar Walikota.

Keluarga H Chandra Kwatli Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak berderma, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Ramadan Pengusaha Nasional yang juga aktif di Komunitas  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), bertempat di kediamannya, menggelar acara Buka Puasa bersama serta Santunan bagi anak-anak Yatim piatu dan kaum Dhuafa, acara yang rencana dihadiri oleh 200 anak yatim tersebut, yang hadir terus bertambah hingga 300 orang, sehingga saat Sholat Tarawih rumah H Chandra Kwatli penuh hingga ke jalan, menambah kebahagiaan dan berkah buat keluarga Mantan Ketua RAPI Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Hadir juga tamu undangan rekan-rekan dari RAPI yang biasa bersapa di Udara, suasana terlihat berbeda, disaat mereka bertemu dan bersapa, seakan mengobati rasa kebersamaan dan kekeluargaan, disamping itu sebagimana tradisi saat memimpin RAPI DKI, dalam setiap kegiatan, selalu menyisihkan bantuan bagi anak yatim, sehingga ditengah acara buka puasa bersama, keluarga H Chandra juga memberikan santunan pada 300 anak yatim dan dhuafa, dan terlihat akan-anak yatim menikmati menu buka puasa yang disajikan keluarga.

Sebelum berbuka puasa, anak-anak juga mengikuti siraman rohani dari Ustad Mafuh, dan Sholat Maghrib berjamaah, wajah gembira terpancar dari anak-anak saat buka puasa tiba, mereka memulai dengan makanan takjil, Sate Ayam, Bakso dan dilanjutkan makan nasi, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sholat Tarawih bersama.

Disela  acara tersebut,  H Chandra Kwatli saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan berbuka puasa yang ke 3, dibulan ramadhan ini, undangan sebenarnya ada 200, namun dirinya bersyukur yang hadir lebih banyak, hingga 300 orang, dan mereka adalah anak yatim yang rutin mengikuti pengajian di kediamannya, dan sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih pada seluruh hadirin.
Diberdayakan oleh Blogger.