Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

Drs H Sudarmanto Leles

Bangun Jaringan Untuk Kemajuan Wonogiri, Sragen dan Karanganyar

Menkokesra Agung Laksono meninjau kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BNPB

Bertempat di Lapangan Udara Pondok Cabe Tangsel, Menkokesra menyaksikan langsung kesiapan Tim Reaksi Cepat Penanggungan Bencana BNPB dan berkesempatan mencoba Perahu Ampibi

Forum Wartawan Kebencanaan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Hj Ernawati bersama Rumah Sehat 786

SOSIALISASI PROGRAM PARTAI PDI PERJUANGAN PADA WARTA CIPINANG

Dinsos dan Dinkes DKI Siapkan Panti PSBL HS2 Tangani Caleg Stress

Data Kementerian Kesehatan menyebut, pada Pemilu 2009 lalu ada 7.736 calon anggota legislatif yang stres karena gagal menjadi anggota dewan. Rinciannya caleg untuk DPR RI sebanyak 49 orang, DPRD I sebanyak 496 orang, caleg DPD sebanyak 4 orang, dan caleg DPRD II sebanyak 6.827. Fenomena caleg stres pasca pemungutan suara kembali terjadi pada pemilihan umum 9 April 2014 ini.

Menurut analisa, sistem pemilihan umum tahun ini memicu terjadinya persaingan tidak sehat di antara para caleg. Sistem suara terbanyak memaksa mereka mengeluarkan dana jor-joran selama masa kampanye. Wal hasil ketika gagal terpilih, peluang para politisi itu mengalami gangguan kejiwaan cukup tinggi, karena taksedikit dari caleg yang menyiapkan uang untuk pencalegkannya dengan uang pinjaman yang harus dipulangkan, oleh sebab itu untuk mengantisipasi terdapatnya Caleg Stress di DKI Jakarta dan sekitarnya, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan, menyiapkan fasilitas untuk pengotaban dan pemulihan bagi mereka yang mengalami depresi berat akibat proses Pemilu 2014 ini, salahsatunya adalah Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, dibilangan Cipayung Jakarta Timur.

Saat wartawan Progresif mencoba mendatangi Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 (PSBL HS 2) tersebut, memang di Panti Sosial milik Pemda DKI tersebut  belum terlihat pasien dari Caleg, yang ada adalah penderita gangguan kejiwaan hasil rasia di jalan-jalan serta binaan korban NARKOBA.

Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Andi Muchdar mengaku, telah mendapat instuksi dari pimpinan untuk mengantisipasi manakala ada caleg yang ingin berobat di PSBL HS 2 ini, diakuinya, saat ini pihaknya memberikan pelayanan sama pada seluruh warga Jakarta, tetapi manakala ada pasien khusus dan dari kalangan tertentu, pihaknya siap memberikan sarana dan fasilitas penyembuhan mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Untuk tenaga medis di PSBL HS2 saat ini adalah 2 dokter jiwa, 2 dokter umum, 1 psikiater serta beberapa perawat yang siap memberikan pelayanan bagi caleg yang mengalami stress atau depresi, mereka bisa datang kapan saja, untuk melakukan konsultasi kejiwaan, Bagi pihak keluarga juga bisa membawa caleg yang stress, karena kalau tidak segera ditangani, orang yang sedang stress bisa mengalami depresi berat, hingga gangguna kejiwaan lainnya, oleh sebab itu sebaiknya bagi yang terkena stress agar segera dilakukan upaya penangangan secara dini.

Beberapa metode penyembuhan bagi penderita depresi berat, baik melalui terapi maupun penanganan medis hingga pembinaan mental keagamaan, semua dilihat dari tingkat penyakit yang mereka derita,yang pasti penanganan dini lebih baik daripada nantinya merembat ke kejiwaan lain, dan tenaga dokter jiwa, psikiater maupun ahli terapi siap membantu mereka, tegas Andi Muchdar.

Politik Uang Merusak Tatanan Demokrasi, DPRD DKI Minta Panwaslu/Bawaslu Bertindak Tegas

Politik uang adalah suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilihan umum. Pembelian suara bisa dilakukan menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran kampanye, Politik uang umumnya dilakukan simpatisan, kader, tim sukses caleg, atau bahkan pengurus partai politik menjelang hari H pencoblosan pemilihan umum. Praktik politik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai maupun nama caleg  yang bersangkutan.

Pasal 73 ayat 3 Undang Undang No. 3 tahun 1999 berbunyi, Barang siapa pada waktu diselenggarakannya pemilihan umum menurut undang-undang ini dengan pemberian atau janji menyuap seseorang, baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu, dipidana dengan pidana hukuman penjara paling lama tiga tahun.

Dalam aturan Pemilu sudah tegas, bahwa Politik Uang merupakan bentuk pelanggaran pemilu, dimana pelaku pemberi uang dapat dipidanakan, bahkan jika terbukti politik uang tersebut dilakukan oleh seorang Caleg, maka yang bersangkutan bisa di diskualifikasi dari pencalegkannya, oleh sebab itu berdasarkan laporan dari Masyarakat, Panwaslu serta Badan Pengawas Pemilu agar bertindak aktif serta menindaklanjuti sebagaimana tugas pokok dan fungsi Bawaslu, hal tersebut diungkapkan Politisi Partai Demokrat. yang juga anggota Komisi A DPRD DKI, H Taufiqurrahman.

Lebih jauh Taufiqurrahman melihat, bahwa Pesta Demokrasi saat ini sudah tercoreng dengan banyaknya kasus politik uang, yang nyata-nyata melanggar aturan Pemilu, bagi pihak Panwaslu atau Bawaslu, agar benar-benar menegakkan aturan yang ada, baik pelaku maupun aktor pelaku yaitu caleg yang bersangkutan juga harus dihukun, hingga diskualifikasi sebagai caleg, harapnya. 

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi A DPRD DKI yang juga Ketua Bidang UKM dan BUMN, DPP Partai Hanura, H Rukun Santoso, saat ditemui para wartawan  menegaskan, bahwa pihaknya mengaku prihatin terhadap caleg Hanura yang melakukan money politic karena cara seperti itu tidak dibenarkan oleh aturan dalam Pemilu, dan kita tau selama ini partai Hanura adalah partai yang bersih, kenapa caleg seperti itu bisa menjadi caleg Partai Hanura, belum jadi saja sudah tidak jujur, bagaimana kalau mereka jadi anggota dewan ?, tanyanya.

H Rukun Santoso yang juga Caleg DPRD DKI  ini, mengaku menyerahkan sepenuhnya Tim Celag Hanura yang tertangkap RCC maupun Panwas pada proses Pemilu, karena itu bentuk pelanggaran Pemilu,  RCC juga menangkap banyak pelaku pelanggaran lainnya, hal tersebut  juga akan ditindaklanjuti, upaya meraih suara dengan membagi-bagi uang adalah fatal, kalau memang betul dari Caleg Hanura, berarti yang bersangkutan telah mencoreng nama baik Hanura, ini akan menjadi pertimbangan bagi DPP Partai Hanura, tegasnya.


Sementara ditempat terpisah, Sekjen Ormas RCC, Yanwar saat ditemui wartawan juga mengaku telah menangkap pemberi uang untuk pemenangan salahsatu caleg Partai Hanura, dimana mereka memberi uang 100 ribu untuk koordinator yang mengumpulkan 10 orang dengan memberi uang masing-masing 50 ribu rupiah, anggota Ormas RCC berhasil menyita uang berikut data yang menggerakkan untuk pemenangan caleg tersebut.

Yanwar mengaku temuan tersebut telah dilaporkan ke pihak Panwas Kota Jakarta Selatan, dengan tembusan Bawaslu serta pihak terkait, agar ditindaklanjuti lebih lanjut, karena pelanggaran politik uang tersebut disertakan beberapa barang bukti, seperti surat pernyataan, foto, rekaman suara, hingga uang tunai, semua barang bukti ada dipihaknya untuk berkas lebih lanjut, tegasnya. 

Pelaksanaan UN Lancar, Sudin Dikmen Jaktim Targetkan Kelulusan 100%

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA dan SMK di wilayah Jakarta Timur secara umum berjalan lancar dan tidak ada kecurangan, dalam pelaksanaan ujian tersebut di jaga ketat oleh para pengawas.

Disela acara kunjungan ke beberapa sekolah di Jakarta, Timur, yakni di SMA Negeri 102 Cakung, SMA Negeri 54 Jatinegara, SMA Negeri 14 Cililitan, SMK Negeri 10 Cililitan dan lokasi peserta ujian Paket C di SMP Negeri 255 Duren Sawit. Kasudin Dikmen Jaktim, Drs. Budiana,MM  pada wartawan menegaskan, bahwa persiapan sudah dilakukan secara maksimal, Sedangkan data kehadiran, untuk  SMA peserta yang hadir 15.687, tidak hadir 13 siswa.  Materi yang diujikan di tingkat SMA  jurusan IPA yakni, Bahasa Indonesia & Biologi. Sedangkan jurusan IPS yakni, Bahasa  Indonesia & Geografi, Program Bahasa, Bahasa Indoensia & Sastra Indonesia. Tingkat SMK peserta yang hadir 21.448, tidak  hadir : 34 siswa.  Yang diujikan :  Bahasa Indonesia.

Lebih jauh jauh Budiana menyatakan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada hari pertama ini pihaknya bersyukur, karena  berjalan lancar dan sesuai rencana semula. “Naskah soal tidak ada yang kurang,” ujarnya.

Mulai  dari distribusi soal yang baik, tanpa ada kekurangan maupun soal yang rusak atau cacat. Semua berjalan sesuai petunjuk teknis, sistem pengawasan pun dilakukan dengan sistem silang, tegasnya.

Pada UN tahun ini, kita menargetkan jumlah kelulusan siswa, baik SMA maupun SMK berjumlah 100 persen, untuk memenuhi target tersebut, seluruh siswa telah menjalani beberapa try out di tingkat sekolah dan DKI Jakarta. Selain itu, siswa tersebut menjalani pendalaman materi.

Dia menambahkan, pihaknya telah menganalisa sistem belajar dan mengajar tahun sebelumnya agar target kelulusan 100 persen dapat tercapai. Selain itu, Sudin Dikmen juga telah mengadakan tiga kali try out, agar siswa betul-betul siap menghadapi UN. “Kelulusan memang terlihat pada hasil akhirnya, tetapi kita terus mempersiapkan agar semua anak bisa lulus,” tandasnya.

Lomba Posyandu Tingkat Nasional, Posyandu Dahlia RW 04 Kayu Putih Wakil DKI Jakarta

Setelah menyabet kejuaraan tingkat Kota dan Provinsi DKI Jakarta, Posyandu Dahlia RW 04 Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, maju mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam Lomba Kinerja Posyandu tingkat Nasional Tahun 2014. Penilaian dilakukan, di Posyandu Dahlia, dibilangan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung, Jaktim.

Dalam paparannya, Ketua Posyandu Dahlia, Ery, mengatakan, sudah banyak prestasi yang telah diraih oleh Posyandu Dahlia dan cukup  banyak pula dari daerah lain yang melakukan kunjungan kerja melihat langsung seperti apa kegiatan yang dilakukan Posyandu Dahlia.

“Tahun 2009 kita menerima kunjungan dari Negara China dan Tahun 2010 juga menerima kunjungan dari negara Afganistan untuk belajar tentang posyandu dan PAUD bisa berjalan secara bersamaan dengan baik,” ujar Ery.

beberapa program sudah dilakukan dalam upanya untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, serta mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pelaksanaannya tidak saja melalui, program-program kesehatan melainkan berhubungan erat dengan program keluarga berencana. yang dikelola oleh masyarakat, yang meliputi unsur PKK, tokoh masyarakat dan Kader kesehatan hingga peranserta dunia usaha, oleh sebab itu pihaknya sangat optimis, Posyandu Dahlia akan menjadi juara Nasional. tegas Ery.

sementara dalam sambutannya didepan Tim Jurri, Wakil Walikota Jakarta Timur, Drs. H. Husein Murad, M.Si, mengatakan, majunya Posyandu Dahlia RW 04 Kelurahan Kayu Putih, merupakan kebanggaan sendiri bagi Jakarta Timur.  Posyandu Dahlia sendiri, merupakan Juara I dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“Posyandu ini sudah banyak memiliki prestasi yang telah diraih, sudah 10 tahun Posyandu Dahlia berdiri. Walaupun berada di lingkungan tergolong perumahan mewah, tetapi Posyandu ini tetap ada dan masyarakat sekitar masih percaya dengan Posyandu Dahlia,” kata Husein, saat menerima Tim Penilai Lomba Kinerja Posyandu tingkat Nasional.

Dirinya optimis Posyandu Dahlia dapat meraih prestasi terbaik. Pasalnya,  selain mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar dan Pemerintah, Posyandu Dahlia juga mendapat dukungan dari pihak swasta seperti PT. Antam Logam Mulia, PT. Unilever dan PT Kalbe.

“Sudah banyak kerjasama yang dilakukan dengan pihak swasta dalam mendukung Posyandu Dahlia agar semakin maju,” ungkap H Husein Murad.

Sementara ditempat yang sama Holidah Fauziah, Koordinator Sponsor Pendukung Posyandu Dahlia, yang juga pimpinan Holiday Comunication, juga mengaku bangga dengan aktifitas Posyandu Dahlia yang selalu mengajak dunia usaha dalam memajukan warga Jakarta Timur, khususnya di Kecamatan Pulogadung ini, sehingga peran posyandu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, harapnya. 


64 Sekolah Dasar se-Kecamatan Matraman Ikuti FLS2N

Kesenian merupakan salah satu wahana bagi manusia untuk mengekspresikan diri pada zamannya dan Kesenian juga memiliki posisi yang strategis dalam dunia pendidikan, diharapkan melalui kegiatan seni siswa akan mampu mengasah kepekaan hati dan nurani yang pada akhirnya akan memperhalus budi pekerti dan tingkah lakunya. Oleh sebab itu dalam memberikan ruang bagi siswa, Sudin Dikdas Jaktim melalui Kasie Kecamatan Matraman menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), acara tersebut dibuka secara resmi oleh Korwas Kecamatan Matraman, Drs Sumardi.

Dalam laporannya, ketua panitia FLS2N Kecamatan Matraman, Drs Parto menjelaskan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh 64 sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Matraman, dan mereka merupakan siswa terbaik yang telah mengikuti seleksi di sekolah masing-masing, dan untuk pemenang tingkat kecamatan akan kita siapkan untuk mengokuti FLS2N tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur, paparnya.

Sementara  Korwas SD Kecamatan Matraman Drs. Sumardi seusai  membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Matraman, pada wartawan menjelaskan, bahwa kegaitan ini merupakan kegiatan lomba berjenjang yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut  Sumardi, kegiatan ini digelar secara rutin sebagaimana RAPBS tahunan, untuk hari ini digelar 13 jenil mata lomba, diantaranya Cerita Pendek, Cerita Bergambar, Membatik, Tari Kreasi Baru, Cipta Pantun, Nyanyi Tunggal, Kria Menganyam, Syair, Pantomin, Mendongeng dan Melukis.  dan para pemenang  akan disertakan dalam lomba FLS2N tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur, Dan kita berharap anak didik yang menjadi juara dapat tampil mewakili Provinsi DKI Jakarta ke tingkat Nasional, harapnya.

JAKARTA TIMUR JUARA UMUM O2SN SMK YANG KE 5 KALI

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK, Tingkat Provinsi DKI Jakarta yang digelar di GOR Ragunan Jaksel, telah mengukir prestasi Tim O2SN Kota Administrasi Jakarta Timur, karena selama 5 tahun berturut-turut, Jakarta Timur mampu meraih juara yang ke lima kalinya.

Menurut Kabid SMK Sudin Dikmen Jaktim Drs. Wurdono, M. Pd Tim Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Jakarta Timur, mampu merebut 4 medali emas dari cabang olahraga futsal, volly putra, tenis meja putri dan bulu tangkis putra, 2 perak dan 2 perunggu. Dan kita akan terus melakukam pembinaan pada mereka agar mampu tampil terbaik untuk tingkat Nasional, tegasnya.

Sementara Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur Drs. Budiana, MM, saat ditemui wartawan mengaku gembira dengan hasil yang dicapai oleh Tim O2SN SMK Jakarta Timur. Saya pesankan agar  tradisi juara umum dalam bidang olahraga ini dipertahankan dan ditingkatkan terus dan  kepada peserta agar terus berlatih untuk mengikuti O2SN SMK tingkat nasional dibulan Juni 2014 nanti.

Jakarta Timur kata Kasudin sudah merebut juara umum O2SN SMK tingkat provinsi DKI Jakarta ini sejak tahun 2010, sehingga tahun 2014 ini merupakan yang kelima kali gelar juara umum dipertahan. Dan untuk terus membangun prestasi siswa, Sudin Dikmen Jaktim akan terus membangun system pendidikan yang lebih baik, dengan meningkatkan mutu pendidikan secara akademik maupun non akademik, sehingga anak didik memperoleh pelayanan pendidikan berkualitas serta mampu berkompetensi dengan baik, paparnya.

Kecurangan Pemilu, RCC dan Panwas Tangkap Pelaku Politik Uang

Politik Uang atau yang lebih dikenal dengan istilah Money Politic memang benar-benar terjadi di ibukota Jakarta, cara cepat untuk meraih suara dengan melawan aturan Pemilu tersebut terjadi di Dapil Jakarta VIII, atau dapil Jakarta Selatan. Salahsatunya adalah tim pemenangan Caleg DPRD DKI dari Partai Hanura dapil VIII.

Anggota Panwas Kecamatan Jagakarsa, Andi telah menangkap pelaku politik uang dengan bukti sejumlah uang, yang dilakukan tim sukses dari dua partai politik, Panwas tersebut menangkap setelah ada informasi dari warga, dan saat penyerahan tersebut uang sebagai barang bukti mereka sita, dan pelaku sudah di data, pemberi dan penerimanya.

Sekjen Ormas RCC, Yanwar saat ditemui wartawan juga mengaku telah menangkap pemberi uang untuk pemenangan salahsatu caleg Partai Hanura, dimana mereka memberi uang 100 ribu untuk koordinator yang mengumpulkan 10 orang dengan memberi uang masing-masing 50 ribu rupiah, anggota Ormas RCC berhasil menyita uang berikut data yang menggerakkan untuk pemenangan caleg tersebut.

Yanwar mengaku temuan tersebut belum dilaporkan ke pihak berwajib, namun akan menjadi data bagi RCC bila rivalnya ada yang mempermasalahkan ke Mahkamah Konstitusi, sebagai tim relawan Caleg H Rukun Santoso, RCC telah memiliki data bagi caleg lain yang  melanggar aturan, ini antisipasi jika ada gugatan, tegasnya.

Sementara Ketua Bidang UKM dan BUMN, DPP Partai Hanura, H Rukun Santoso saat ditemui pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya mengaku prihatin jika memang ada caleg Partai Hanura yang melakukan politik uang, karena cara seperti itu tidak dibenarkan oleh aturan dalam Pemilu, dan kita tau selama ini partai Hanura adalah partai yang bersih, kenapa caleg seperti itu bisa menjadi caleg Partai Hanura, belum jadi saja sudah tidak jujur, bagaimana kalau mereka jadi anggota dewan ?, tanyanya.

H Rukun Santoso yang juga Anggota DPRD DKI  ini mengaku menyerahkan sepenuhnya Tim Celag yang tertangkap RCC maupun Panwas tersebut pada proses Pemilu, karena itu bentuk pelanggaran Pemilu Legeslatif,  RCC juga menangkap banyak pelaku pelanggaran lainnya, hal tersebut  juga akan ditindaklanjuti, upaya meraih suara dengan membagi-bagi uang adalah fatal, kalau memang betul dari Caleg Hanura, berarti yang bersangkutan telah mencoreng nama baik Hanura, ini akan menjadi pertimbangan bagi DPP Partai Hanura, tegasnya.

Kampanye Terbuka, Hj Ernawati Ratma, SE, MM Gelar Pengobatan dan Peresmian Posko Relawan

Kampanye terbuka sudah di resmikan, partai politik terus melakukan upaya meraih dukungan dari masyarakat pemilih, tak sedikit dari calon anggota dewan menggelar Kampanye akbar di Gedung maupun Lapangan, namun berbeda dengan Caleg Perempuan dari PDI Perjuangan  Hj Ernawati Ratma, SE,MM yang memilih menggelar kampanye dengan bakti sosial, yaitu dengan pengobatan gratis, Medical Check Up gratis serta blusukan sosialisasi ke warga.

Disamping itu, dalam mendulang suara dari daerah pemilihan Jakarta IV, yang meliputi wilayah Kecamatan Cakung, Kecamatan Matraman dan Kecamatan Pulogadung, Hj Ernawati Ratma juga membuka beberapa Posko Relawan, sehingga diharapkan dalam sosialisasi sebagai Caleg DPRD DKI dari PDI Perjuangan dengan nomor urut 6, Hj Ernawati Ratma juga dibantu para ralawan serta simpatisan PDI Perjuangan. Sehingga dukungan pemilih pada PDI Perjuangan yang akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai Capres tersebut dapat maksimal.


Disela kampanye di Kelurahan Cakung Jakarta Timur, Hj Ernawati Ratma pada wartawan mengaku memilih menggelar Bakti Sosial dengan Pengobatan Gratis bersama Rumah Sehat 786 yang ia pimpin, dan blusukan sosialisasi atas pencalegkanya ke warga Kecamatan Cakung, Pulogadung dan Matraman, dimana program Medical Cake up  yang digelar secara gratis tersebut, dilakukan guna mendukung program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang sudah di luncurkan Gubernur DKI Jakarta, Ir H Joko Widodo, dimana melalui Medical Check up tersebut, seseorang akan mengetahui fungsi organ tubuh, sehingga seseorang akan dapat menjaga kesehatan diri sendiri dan terhindar dari penyakit, namun apabila ditemukan ada yang mengalami penyakit tertentu, Tim Rumah Sehat 786 akan mengobati, dan kalau harus dirujuk ke Rumah Sakit, maka dapat menggunakan fasilitas Kartu Jakarta Sehat atau cukup menunjukkan KTP di Puskesmas maupun RSUD milik Pemda DKI, dan pelayanan kesehatan tersebut akan terus dilakukan,  tegas Hj Ernawati Ratma SE, MM yang juga Relawan Kotak – kotak Jokowi – Basuki, Koordinator Perawat Jakarta Baru, Tim Kotak-kotak ini.  

Kenapa Pilih Caleg Perempuan ?

Mungkin pertanyaan tersebut akan mampu memberikan gambaran bagi para pemilih khususnya kaum perempuan Pada Pemilu 9 April 2014 yang segera digelar, dimana Undang-Undang Pemilu telah mengatur kebijakan kuota 30% Perempuan, hanya yang jadi masalah kenapa dukungan pemilih terhadap perempuan belum maksimal, sehingga dalam Pemilu 2009 lalu, perempuan hanya terwakili 18%, padahal keberadaan anggota dewan Perempuan memiliki peran penting dalam memperjuangkan aspirasi Perempuan itu sendiri, oleh sebab itu dukungan suara perempuan sangat dibutuhkan.

Pencalonan Hj Ernawati Ratma, SE,MM sebagai Caleg DPRD DKI dari Partai PDI Perjuangan, daerah pemilihan Jakarta IV (Kecamatan Cakung, Pulogadung, Matraman) nomor urut 6 tersebut, menunjukkan jatidiri seorang perempuan yang selalu ramah, melayani dengan tulus,Tawakal, Cerdas dan siap berkorban.

Kalau dilihat jenjang pendidikan dibandingkan Caleg lain di daerah tersebut, Hj Ernawati Ratma yang telah menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi dan S2 Magister Manajemen,  tidak kalah dengan caleg kaum Laki-laki di dapil tersebut, apalagi pengalaman di organisasi masyarakat, Hj Ernawati Ratma sudah banyak makan garam, karena banyak organisasi yang ia pimpin, mulai dari Ketua Umum Majelis Taklim Darussalam Pulogadung Jakarta Timur, Dewan Pembina Yayasan Kesatuan Peduli Masyarakat (KELIMA) yang bergerak dalam Penanganan Korban Penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS, Ketua Umum Kualisi Perawat Jakarta Baru (KPJB), serta organisasi lainnya.



Dibidang Bisnis, Wanita Pengusaha yang bergerak dibidang Pendidikan dan Bimbingan Haji serta Umroh, yaitu  Pimpinan Yayasan Pengembangan Anak Indonesia/Bimba AIUEO, Pimpinan Witami Tour & Travel ini, menunjukkan bahwa Hj Ernawati Ratma SE, MM telah memiliki dasar yang kuat untuk memperjuangkan aspirasi warga Jakarta, dalam meningkatkan harkat martabat dibidang Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan, sebagaimana janjinya apabila dipilih sebagai wakil rakyat di Dewan, akan memposisikan di Komisi E, DPRD DKI yang bermitra dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi warga Jakarta akan semakin baik, sebagaimana Program Gubernur Jokowi
 

Savitri Dian Damayanti bersama Tajuddien Noor Bolima. Blusukan sosialisasikan Program Partai Hanura

Blusukan dalam mensosialisasikan program sebagai Caleg DPRD DKI, serta menjelaskan Program Partai Hanura pada masyarakat  Jakarta Selatan, juga dilakukan Caleg DPRD DKI Partai Hanura daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII nomor urut 5, Savitri Dian Damayanti serta Caleg DPRRI Partai Hanura Daerah Pemilihan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar negeri nomor urut 5, Tajuddien Noor Bolimalakalu.

Disela acara tersebut Tajuddien Noor Bolimalakalu pada wartawan menjelaskan bahwa upaya sosialisasi langsung ke masyarakat ini, merupakan upaya untuk mencerdaskan masyarakat, kita ingin melakukan pencerdasan politik agar masyarakat benar-benar mengenal siapa yang akan dipilih nanti, kita hari ini menjelaskan pada masyarakat, apa program yang kita usung, apa misi kita, sehingga melalui dialog interktif ini, setiap orang tau siapa kita, pola kerja kita dan apa tugas pokok program kedepan.

Sosialisasi dan dialog ke masyarakat ini, kita juga ingin memberikan pembelajaran politik pada caleg yang lain yang masih menempelkan gambar-gambarnya di pohon, tembok, kendaraan umum atau tempat-tempat umum lainnya, karena hal tersebut bukan saja membuat Jakarta kotor, tetapi juga dapat membahayakan pengendara lain, tegas Tajuddien Noor Bolimalakalu Caleg DPRRI Dapil Jakarta Selatan nomor urut 5 ini.

Hal yang sama juga diungkapkan Savitri Dian Damayanti, Caleg DPRD DKI Partai Hanura daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII nomor urut 5, ini mengaku akan bekerja keras memperjuangkan kaum perempuan, pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak Perempuan dan Anak, dibidang pendidikan anak usia dini, saat ini Pemerintah Daerah DKI Jakarta belum memberikan perhatikan pada PAUD, dimana anggaran untuk PAUD sangat minim, bahkan guru PAUD belum memperoleh gaji maupun honor yang layak, oleh sebab itu PAUD sebagai sarana pendidikan anak usia 3 hingga 5 tahun harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, bagaimana mungkin mencetak generasi yang baik, kalau pendidikan usia dini tidak diperhatikan, ungkapnya tegas.

Savitri Dian Damayanti yang juga pengurus DPP Srikandi Hanura ini juga menegaskan, bahwa peran ibu-ibu rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga juga perlu ditingkatkan, peran UKM Perempuan harus digalakkan, bagaimana nantinya ibu rumah tangga bisa membuka usaha kecil tanpa harus meninggalkan rumah, bantuan permodalan harus di gelontorkan meskipun nilainya tidak besar, namun bagaimana bisa mendorong kaum perempuan dalam membantu ekonomi keluarga, seperti membuka warung kelontong, usaha nasi uduk, memproduksi makanan atau minuman ringan, atau usaha kecil lainnya, Pemda DKI harus meningkatkan anggaran untuk peningkatan UKM daripada mengalokasikan anggaran besar tetapi tidak bermanfaat, seperti dana untuk organisasi dan kegiatan yang tidak berdampak positif pada masyarakat.

Disamping itu saat ini penderita gizi buruk di Jakarta juga masih seringkali ditemukan, hal tersebut disebabkan tingkat pendidikan kaum perempuan yang masih rendah, jadi gizi buruk di Jakarta bukan karena tingkat ekonomi yang rendah, tetapi lebih pada ketidak tahuan tentang gizi buat anak, oleh sebab itu pendidikan kaum perempuan harus ditingkatkan, tegas Savitri, Caleg Partai Hanura Jaksel VIII nomor urut 5 tersebut

Demokrat Birukan GOR Ciracas Jaktim

Kampanye kedua Partai Demokrat DPD DKI Jakarta digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas Jakarta Timur (Jaktim). Pada kampanye kali ini, ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat yang datang dari sejumlah wilayah di Jaktim ini turut membirukan GOR Ciracas sejak pukul 13.00 WIB, Selain dihadiri Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, sejumlah calon anggota legislatif (caleg), baik tingkat DPR RI maupun DPRD DKI turut menyampaikan orasi politiknya di depan hadirin.

Dalam sambutannya,H Nachrowi Ramli mengingatkan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di wilayah Jaktim untuk terus bekerja keras guna memenangkan Partai Demokrat di Ibu Kota.  “Tinggal dua minggu lagi, Oleh karena itu, mari bekerjakeras agar Partai Demokrat capai kemenangan,” pesan Nachrowi.

Hal senada dikatakan Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil VI nomor urut 1, H Misan Samsuri, bahwa pihaknya yakin Partai Demokrat akan mampu meraih kursi seperti Pemilu 2009 lalu, jajaran DPC Partai Demokrat Jakarta Timur akan bekerja keras untuk meraih suara terbanya, dan Partai Demokrat akan kembali memimpin Jakarta sebagai Partai terbesar pada Pemilu 9 April mendatang, tegasnya.

Drs Perdata Tambunan SH,MH Caleg DPRD DKI Dapil V Nomor urut 1 juga menegaskan, bahwa pihaknya terus melakukan upaya sosialisasi dalam mencegah golput, karena suara mereka sangat menentukan bagi pembangunan bangsa dan negara, Partai Demokrat sudah berbuat dan akan terus berbuat bagi rakyat, dan kita berjuang dengan gerakan yang pro rakyat, seperti program Pendidikan dan kesehatan yang jauh hari sudah kita berjuangkan di dewan, dan pemerintah yang menjalankan, kita akan terus kawal agar benar-benar tepat sasaran, oleh sebab itu untuk perolehan suara di Jakarta tetap optimis menjadi yang terbaik, tambahnya.

Sementara Hj Murtini sebagai koordinator Relawan H Misan Samsuri, mengaku siap bekerja keras dalam pemenangan Partai Demokrat Jakarta Timur ini, khususnya dari suara kaum perempuan, dimana pihaknya akan terus mensosialisasikan program H Misan Samsuri yang sangat peduli pada kaum perempuan, baik dibidang pembersayaan perempuan maupun peningkatan ketrampilan, sehingga kedepan kaum perempuan akan lebih maju dan sejahtera, ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan  Venny Heriyanti  Caleg DPRD Jakarta  No. Urut 9 Dapil 6 Fraksi Partai Demokrat. Disela acara tersebut, dimana sebagai caleg mewakili perempuan dirinya berharap dukungan perempuan akan terwakili di dewan dalam Pemilu legeslatif ini, sehingga upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan akan meningkat, diakuinya masih adanya gizi buruk di Jakarta, karena selama ini sosialisasi sangat kurang, sehingga pemahaman akan perlunya gizi anak masih rendah, sebagai anggota dewan akan melaksanakan pengawasan dengan baik pada kinerja Pemerintah Daerah atau birokrasi yang pelayanannya belum memuaskan, papar Venny Heriyanti.

Benny Wijaya SHi : Masyarakat Harus Cerdas Dalam Memilih Wakil Rakyat

Perubahan diawali dari kesadaran bahwa kita memang harus berubah, kembali pada titik awal dimana kita mulai sebagai manusia. Perubahan bangsa ini juga di awali dari kesadaran bahwa bangsa kita harus berubah. Kita kembali, merestorasi, nilai-nilai awal kita sebagai suatu bangsa dan negara yang besar dan merdeka.

Bangsa yang sadar bahwa tidak ada jalan lain baginya untuk maju kecuali dengan bekerja keras. Bangsa yang sadar bahwa tidak ada jalan lain baginya untuk besar kecuali dengan jujur mengakui segala kekurangannya. saatnya bukan nanti. Kini adalah saatnya untuk berubah, tegas Benni Wijaya SHi, Caleg DPRD DKI dari Partai Nasdem daerah Pemilihan Jakarta IV yang meliputi Kecamatan Pulogadung, Jatinegara dan Cakung, nomor urut 5.

Lebi jauh mantan Ketua KNPI Kota Jakarta Timur ini mengaku, saat ini pemberdayaan pemuda masih sangat rendah, sehingga bangsa ini tidak bisa maju, oleh sebab itu dirinya terpanggil untuk menjadi Calon anggota legeslatif dari Partai Nasdem, merupakan niat untuk membangun Pemuda Jakarta agar lebih maju, dan berperan yang lebih besar lagi untuk membangun ibukota Jakarta.

Dirinya berharap agar warga Jakarta lebih cerdas dalam memilih wakilnya, jangan hanya karena uang atau sembako, suara mereka jual untuk kebutuhan sesaat, kalau salah pilih akan menyesal  5 tahun, masyarakat harus memahami hak-hal politiknya, untuk bersama-sama memperbaiki kondisi bangsa, khususnya di DKI Jakarta ini, dengan gerakan perubahan,  dengan 4 kunci yaitu memperbaiki, mengembalikan, memulihkan dan mencerahkan,   oleh sebab itu mari dukung restorasi perubahan menuju Jakarta yang lebih baik, tegasnya.

Lebih jauh Benny Wijaya menegaskan, bahwa dalam pemerintahan sekarang ini ada masyarakat yang kecewa, dengan ulah oknum pejabat maupun oknum anggota dewan yang berperilaku korup, namun hendaknya kekecewaan tersebut tidak menjadikan dirinya golput, karena golput adalah perbuatan yang tidak bertanggung jawab, mari sukseskan Pemilu dengan tetap mencoblos, ajak Caleg Nasdem Dapil Cakung, Pulogadung, Matraman nomor urut 5 ini.

Kampanye Gerindra, LOUISE M.A. SITOMPUL, SH,M.Kn dan Syarif MSi Disambut Ribuan Pendukung

Kampanye Partai Gerindra Dapil 6 Jakarta Timur, kali ini berbeda dengan yang lain, dimana masa yang memenuhi GOR Ciracas hanyalah Caleg DPRD DKI Syarif MSi nomor urut 4 dan Caleg DPRRI Dapil Jakarta Timur nomor urut 5 Louise  M.A. Sitompul, SH M.Kn. ribuan massa partai binaan Prabowo Subianto tersebut benar-benar paseh menyebutkan nama caleg dan nomor urut kedua pasangan DPRRI dan DPRD DKI tersebut.

Disela acara tersebut Louise  M.A. Sitompul, SH M.Kn pada wartawan menjelaskan, bahwa pihaknya merasa terharu dengan antosiasnya kader dan simpatisan Partai Gerindra yang hari ini hadir dalam Kampanye di GOR Ciracas ini, bahkan jumlahnya diluar dugaan, dan mereka telah bertekad untuk mendukung partai Gerindra dan Prabowo Subianto, dan pada Pemilu 9 April mendatang siap mensukseskan Caleg DPRD DKI Syarif MSi nomor urut 4 dan Caleg DPRRI Dapil Jakarta Timur nomor urut 5 Louise  M.A. Sitompul SH, ini membuktikan loyalitas Kader dan Simpatisan untuk membesarkan Partai Gerindra, tegasnya.

Diakuinya bahwa keterpanggilannya untuk bergabung ke Gerindra dan menjadi Caleg DPRRI karena prihatin dengan kondisi bangsa yang banyak digerogoti oleh Koruptor, dan korupsi sudah menjadi wabah di negeri ini, ibarat penyakit kanker yang sudah kronis, oleh sebab itu bersama bapak Prabowo Subianto sebagai Capres dan Abraham Samad (Ketua KPK) sebagai Wapres, akan menegakkan hukum untuk memberantas korupsi di negeri ini.
Disamping itu sebagai Caleg Perempuan dirinya juga akan memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, karena yang paham akan perempuan ya… caleg dari Perempuan, oleh sebab itu kaum perempuan harus bisa mendukung caleg yang juga perempuan, harapnya.

Louise  M.A. Sitompul juga mengaku sedih karena bangsa ini dibidang ekonomi sudah sangat terpuruk, dimana semua bahan pokok impor, ini membuktikan bahwa bangsa ini tidak bisa berdiri diatas kaki sendiri, dan tergantung pada bangsa lain, ini sangat memprihatinkan, padahal bangsa ini kaya akan sumber daya alam, oleh sebab itu dirinya bersama Partai Gerindra akan memperjuangkan agar seluruh kekayaan alam benar-benar di kuasai oleh Negara dan digunakan sebanyak-banyaknya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, tegas Caleg DPRRI Dapil Jaktim nomor urut 5 ini.

Sementara Caleg DPRD DKI Syarif MSi nomor urut 4 juga menambahkan, bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk membangun Jakarta bersama Gubernur DKI Jakarta dan Wagub DKI yang di usung oleh Partai Gerindra, ini sebagai tanggung jawab kita bersama untuk mendukung dan mengawal program Jokowi – Ahok, tegasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.