Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Hits Single "Runaway" Karya Jozua Aaron Isaias Wowor Makin Semarakkan Musik Tanah Air

Hits Single "Runaway" Karya Jozua Aaron Isaias Wowor Makin Semarakkan Musik Tanah Air

Pemuda berdarah Belanda – Indonesia ini, Jozua Aaron Isaias Wowor atau yang akrab disama JAI kini menghadirkan karya musik Pok Modern, dengan Hits Single "Runaway" yang diluncurkan dengan penuh optimisme, karena JAI yakin mampu memanfaatkan media informasi dan teknologi saat ini, untuk mendukung promo album terbaru bernuansa Pok Kreatif tersebut.

Lagu Runaway dirilis atas ungkapan hatinya, yang sedang jatuh cinta pada Wanita Indonesia, sehingga lirik lagu tersebut ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia, Diusianya yang masih muda, JAI mengaku akan terus mengembangkan diri di dunia entertain Indonesia, bahkan dirinya siap untuk tampil di layar kaca Sinetron Indonesia.

Lagu Runaway mesti beraliran Pok, namun juga kental bernuansa Rok, yang diharapkan memberi warna baru di Blantika Musik Indonesia, dengan Lagu unggulan berjudul "Runaway" dan dinyanyikan dalam dua bahasa tersebut, JAI mengaku lebih mengangkat kisah cinta Jai dengan gadis Indonesia, bagaimana Pemuda Ganteng keturunan Menado-Belanda ini mencerikatan suka duka dalam bercinta, hingga kerinduannya pada kekasih hatinya.

12 lagu lain tengah dirilis, untuk melengkapi satu album yang juga akan dibuatkan Video Klip-nya, JAI yakin Dunia Musik Indonesia masih besar pangsa pasarnya, apalagi jumlah penduduk Indonesia sangat banyak, ini akan membantu dirinya untuk mempromosikan albumnya melalui media sosial, Single pertamanya sudah dapat didengar di berbagai platform digital dan hari ini Ia juga akan membocorkan projek album yang sudah dikerjakannya. Untuk mengetahui update mengenai JAI, ikuti lewat instagram di: @jaiwopwop.

JAI juga akan memanfaatkan Media Sosial selalin twitter, seperti Youtube, Facebook, Tiktok serta Medsos lainnya, namun demikian dirinya juga siap menggelar tour Album ke sejumlah Radio, di Jakarta maupun daerah-daerah, ungkapnya.

Komandan Lantamal III Jakarta, Hadiri Sertijab Aslog dan Dankolat Koarmada 1

Komandan Lantamal III Jakarta,
Hadiri Sertijab Aslog dan Dankolat Koarmada 1


Jakarta - Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI
(Mar) Hermanto SE. MM. menghadiri acara serah terima jabatan Asisten Logistik
Pangkoarmada 1 dan Komandan Komando Latihan Koarmada 1 yang dipimpin Pangkoarmada 1 Laksamana Muda TNI Muhammad Ali SE. MM. di Mako Kolat
Koarmada 1 Jl. Gading Raya Kelapa Gading Barat Kodamar Sunter Jakarta Utara, Senin (17/2/2020).

Serah terima jabatan Aslog Pangkoarmada 1 dari Kolonel Laut (T) Maman Rohman ST. kepada Kolonel Laut (T) Moch Taufik Hidayat ST. M.Si. sedangkan
Komandan Kolat dari Kolonel Laut (P) Fauzi SE. MM. kepada Kolonel Laut (P) Teguh Prasetya ST. M.Si.
 
Dalam sambutannya Pangkoarmada 1 menyampaikan,  serah terima jabatan pada hakekatnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam upaya pen gembangan dan pembinaan organisasi untuk lebih mendinamisasikan kinerja dan gerak organisasi. Disamping itu merupakan wujud kepercayaan pemimpin dalam rangka pengembangan jiwa kepemimpinan, kreatifitas dan kemampuan konsepsional sebagai bagian dari upaya pembinaan personel secara menyeluruh.

Aslog Pangkoarmada 1 memiliki tugas menyelenggarakan fungsi pembinaan kewasgiatan dan berperan terhadap proses pembinaan logistik, sedangkan Kolat sebagai Komando pelaksana pembinaan danmenyelenggarakan berbagai latihan serta mengkaji, mengembangkan taktik dan teknik peperangan laut,” ucap Pangkoarmada 1.

Hadir pada kegiatan ini, Kas Koarmada 1, pejabat Koarmada 1, deputasi Pamen, dan peserta upacara pleton Satsik, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS.(Guffe).
Jelang HUT Pomal, Danpomal Lantamal III Hadiri Olahraga Bersama Kasal di Mako Puspomal


Jakarta - Jelang HUT Pomal ke-74, Komandan Pomal Lantamal III Kolonel Laut (PM) Firdaus Agus Cahyadie menghadiri acara olahraga bersama Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE. MM. dan pejabat lainnya dalam rakaian kegiatan menjelang HUT POMAL ke-74 yang akan datang, bertempat di Mako
Puspomal, Jl. Boulevard Bukit Gading Raya Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (18/2/2020).

Setelah apel pagi, kegiatan olahraga diawali dengan pemanasan tari sajojo yang
dikombinasikan dengan senam aerobik, dan dilanjutkan jalan sehat mengelilingi Mako
Puspomal.

Selama kegiatan olahraga tersebut diikuti dengan kegiatan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti Balai Prajurit Pomal Oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji  SE. MM. penaburan benih ikan patin oleh ibu Kasal Ny. Manik
Siwi Sukma Adji, sekaligus melihat perkembangan hasil bibit ikan dan taman toga/ apotek hidup.

Acara olahraga bersama ini dimeriahkan oleh demo karate, unit K-9 Pomal dan freestyle motor kawal Pomal serta pembagian doorprize oleh Kasal beserta Ibu.

Hadir pada kegiatan ini, para Pejabat Mabesal, Danpuspomal serta prajurit jajaran Pomal TNI Angkatan Laut.(Guffe).

LUXATME PERMUDAH GENERASI MILLENNIAL PEROLEH TAS BRANDED EROPA DAN AMERIKA ORIGINAL

Ade Hanurati (owner luxatme) kiri dan Anesya Mascita (chief operating officer) kanan

LUXATME PERMUDAH GENERASI MILLENNIAL PEROLEH TAS BRANDED EROPA DAN AMERIKA ORIGINAL


Brand Fashion Ternama karya Desainer Dunia, seperti Produk Furla, Gucci, Bally, Nannini, Fossil saat ini mulai merebak ke sejumlah negara, termasuk Indonesia, karena kolektor dari Indonesia yang selama ini berburu barang ke Singapura, Italia hingga ke Eropa, mulai mencari ke sejumlah Pusat Perbelanjaan hingga perwakilah resmi produk kenamaan tersebut di Indonesia, dan salahsatu Pemegang Lisensi merk NANNINI dari Italia, yang juga menyediakan kebutuhan Fashion ternama tersebut telah hadir di Kemang Selatan, Jakarta. Yaitu LUXATME yang berlokasi di jl Madrasah No.11G, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Beberapa motif dan jenis Tas yang disajikan merupakan beberapa brand fashion yang terkenal di dunia, dan koleksinya selalu laku diburu pencinta mode di dunia termasuk di Indonesia, karena Brand asal Eropa dan Amerika tersebut bagi Sosialitas maupun Generasi Millennial telah menjadi kebutuhan keseharian, bahkan ada yang menjadikan sebagai barang kolektor, karena harganya makin lama justru semakin mahal dan bergengsi, karena jumlah produksi dibatasi untuk tiap model.


Lebih jauh Ade Hanurati menjelaskan, bahwa untuk menjaring kaum Millennial saat ini LUXATME memberikan berbagai kemudahan yang diberikan pada members, seperti kemudahan pembayaran dengan sistem Angsuran melalui pinjaman berbasis online, ataupun pembayaran menggunakan Kartu Kredit, beberapa mitra pembayaran maupun pemesanan berbasis online terus di kembangkan dalam pemenuhan Produk Tas, Dompet, Sabuk serta kebutuhan Fashion asli buatan Eropa dan Amerika.

Dan untuk ofline, kini tidak perlu jauh-jauh terbang ke Eropa maupun Amerika, karena produk kebutuhan Fashion branded, original dan berkelas seperti merk Furla, Gucci, Bally, Nannini, Fossil serta produk lain dari Eropa maupun Amerika, anda cukup datang ke Stan kami di jl Madrasah No.11G, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tegasnya.



Seluruh produk yang disediakan adalah asli dari Eropa dan Amerika, semua merek terkenal kami sediakan disini, dan semua dijamin Asli,dan salahsatu lisensi yang dipercayakan pada LUXATME dari Perusahaan Tas di Ilatila adalah merk NANNINI, dan kita menjamin produk 100% asli, kita menjamin jika ditemukan produk tidak asli, maka akan kita ganti 100%, tegasnya.



Sebagaimana kondisi pasar online yang mulai dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di luar Jakarta, maka tran penjualan online juga terus ditingkatkan, hingga saat ini juga 40% masyarakat belanja di LUXATME secara online, dan 60% nya masih of line, atau datang ke outlet kami disini, mungkin customers lebih puas memilih tipe, merk dan jenis tas maupun aksesoris lainnya, namun  kami juga memberikan garansi bagi pembelian online, agar tiba di pembeli dalam kondisi baik, sehingga kami menyiapkan kemasan yang aman, serta menggunakan ekspedisi khusus dan asuransi barang hingga ditempat, tambah Ade Hanurati.

Anesya Mascita Chief operating officer LUXATME juga menambahkan, bahwa untuk mendukung penjualan online LUXATME juga telah menggandeng10 Marketplace, seperti Tokopedia, Shopee. JD.ID dan yang lainnya, Tas yang di pasarkan dijamin baru dan kita mendatangkan barang seminggu sekali, harganya sangat terjangkau oleh Pecinta Fashion Mewah, karena kita punya orang-orang yang berada di Eropa dan Amerika, sehingga kita akan ikuti trand produk terbaru, tegasnya.

Disamping outlet di Daerah Kemang ini, LUXATME juga berencana akan membuka gerai baru di Pekanbaru Riau, karena daerah Pekanbaru berada ditengah Sumatera serta berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, dan pendapatan perkapita masyarakat Pekanbaru cukup tinggi, demikian juga Pekanbaru merupakan wilayah yang banyak menjadi members LUXATME di luar Jakarta, ungkap Anesya.

Untuk memberikan pelayanan tambahan, pada outlet disini juga dibuka bagi members jika ingin mengganti warna, perawatan hingga perbaikan tas, karena produk Barang Mewah Berkelas seperti ini jika sudah bosen menggunakan, maka bisa dijual kembali, karena produk branded dari Eropa ini bisa juga sebagai investasi, jadi harga jualnya tidak jatuh, bahkan jika usianya sudah lama, harganya bisa lebih mahal dengan saat mereka beli, untuk itu kuncinya adalah bagaimana kita merawat barang-barang berkualitas tinggi seperti ini, tambah Anesya Mascita. (Red).

Bantuan Masker Gratis Dari EMJI, Disambut Antrian WNI Di Hongkong

Bantuan Masker Gratis Dari EMJI, Disambut Antrian WNI Di Hongkong

Perkembangan terkini dan menyusun langkah bersama mengantisipasi meluasnya penyebaran virus Corona, Relawan Emak Mandiri Jaya Indonesia ( EMJI) menggelar Aksi Peduli, dengan memberikan bantuan pada warga Indonesia di Hongkong, yaitu dengan mengirim masker.

Penasehat EMJI, Habib Syakur Ali Mahdi, pada wartawan menjelaskan, bahwa masyarakat Indonesia turut prihatin, sebagaimana kita tau, seluruh dunia terus memantau dengan ketat perkembangan situasi pandemik virus Corona, kita mendoakan agar tidak menyebar ke Hongkong maupun Indonesia.


Kita hari ini membagikan 1000 masker dalam upaya pencegahan, sehingga warga Indonesia di Hongkong bisa terhindar dari ancaman virus corona tersebut.

Kalau hari ini kita bagikan 1.000 masker dan dalam waktu dekat kita tambah lagi, bantuan ini guna mengantisipasi meluasnya penyebaran virus Corona. tegas Habib Syakur Ali Mahdi.


Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Umum DPP EMJI, Pebrety Magdalena, yang juga didampingi Sekjen EMJI, Utami Untoro, serta Penasehat EMJI, Habib Syakur Ali Mahdi juga mengaku sangat prihatin dengan meluasnya penyebaran virus Corona, di beberapa,negara di dunia, bahkan saat ini sudah terdeteksi di Hongkong, dan Sebagai bentuk kepedulian, EMJI mengirim bantuan 1000 Masker ke Hongkong serta membagikan secara gratis, bagi warga Indonesia di Hongkong maupun warga Hongkong yang membutuhkan.

Lebih jauh Pebrety Magdalena menambahkan bahwa Bantuan ini merupakan bagian dari upaya membantu WNI di Hongkong, yang dekat dengan China, dalam penanganan pencegahan, Bantuan ini merupakan bagian dari kerjasama antara EMJI Indonesia dengan EMJI Hongkong, guna mengantisipasi penyebaran virus Corona, tegasnya.

Ketua EMJI Hongkong KILA, juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan masker yang sudah terbatas jumlahnya, dengan bantuan ini diharapkan mampu membantu upaca pencegahan dari ancaman virus mematikan tersebut, paparnya. (Red).

KPK Jangan Goreng Kasus, KORUPTOR Gerogoti APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar

KPK Jangan Goreng Kasus, KORUPTOR Gerogoti APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Puluhan Warga Tanimbar menggelar Aksi Demo didepan KPK, Dalam aksinya koordinator Lapangan Rully Aresyaman, korlap RAKYAT ANTI KORUPSI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR, menegaskan, bahwa Kabupaten Kepulauan Tanimbar adalah salah satu Kabupaten termiskin di Provinsi Maluku saat ini, Sejak menjabat sebagai Bupati Kepulauan Tanimbar pada Mei 2017 silam, Petrus Fatlolon telah membuat kebijakan yang tidak menguntungkan bagi masyarakat setempat.

Demonstran hadir dengan menghadirkan Gerobak Nasi Goreng, Rully menegaskan, konsep nasi goreng ini kami mengikuti tren Ketua KPK sendiri menggoreng Nasi untuk karyawan KPK, model konsep ini kami ambil mengikuti tren, Dengan pesan moral di sana, sebuah nasi goreng, kami meminta kepada pimpinan KPK agar kasus yang sudah kami laporkan di 2018 tidak digoreng-goreng, lakukam upaya tegas dalam pemberantasan korupsi di Kepulauan Tanimbar, pintanya.

Beberapa kebijakannya kemudian menjadi temuan DPRD Kepulauan Tanimbar dan mereka melaporkannya ke Kejaksaan Agung RI & KPK RI pada pertengahan tahun 2018.

Antara lain Kasus korupsi 40 ton beras sejahtera (rastra) yang tidak tersalurkan ke masyarakat Pembengkakan Anggaran Operasional dan Perjalanan Dinas bupati.
Korupsi anggaran sejumlah proyek di dinas PU.
Penyelewengan anggaran taktis.
Kasus korupsi SPPD.
Dana Rawan Pangan dll.

Kasus-kasus tersebut kemudian hilang dan sirna begitu saja setelah Petrus Fatlolon memutuskan Pindah Partai dari Partai Demckrat ke Partai Nasdem  pada november 2018.

Selain itu, di tahun 2017-2018 banyak kontraktor luar daerah mulai didatangkan Petrus Fatlolon untuk menggarap proyek-proyek APBD kabupaten kepulauan tanimbar. Proyek-proyek fisik yang bernilai ratusan milyar antara lain, Proyek Jalan Seira-Ngurangar, Proyek Drainase Dalam Kota Saumlaki, Proyek Danau Lorulun yang tumpang tindih anggaran, Proyek Jalan Siwahan-Karatat, Proyek Jalan Batu Putih Makatian, Proyek Taman Kota yang saat ini masih bergulir di Kejayaan Maluku karena terindikasi korupsi dan lain sebagainya.

Sebagian besar proyek ini tidak selesai dikerjakan namun pembayarannya mencapai 100%. Ada juga proyek yang tidak selesai dikerjakan dalam satu tahun anggaran, kemudian dianggarkan lagi ( double) pada anggaran tahun berikutnya. Yang lebih parah lagi, ada proyek yang sama sekali tidak dikerjakan dan sudah menerima uang muka 30% namun perusahaan tersebut tidak dikenakan sanksi black list, malahan, perusahaan itu diberikan 5 paket proyek baru di tahun 2019 dengan jumlah milyaran rupiah.

Diduga kuat, para pengusaha ini adalah donatur Petrus Fatlolon saat mencalonkan diri sebagai bupati Kepulauan Tanimbar pada periode kemarin. Olehnya itu, patut diduga ada unsur kongkalikong antara Petrus Fatlolon dengan para Pengusaha ini untuk melahap APBD Kepulauan Tanimbar secara bersama-sama.

 Bukan hanya itu, ditemukan juga beberapa perusahaan fiktif (borrow name) yang diduga milik Petrus Fatlolon.
Perusahaan-perusahaan ini didirikan tahun 2018 namun telah memenangkan proyek milyaran rupiah.

Petrus Fatlolon dianggap telah mengelola perusahaan-perusahaan tersebut untuk mendapatkan keuntungan dari proyek-proyek APBD.

Sejak memimpin Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang merupakan lokasi KILANG DARAT BLOK MASELA ini, Petrus Fatlolon telah menciptakan hutang daerah sebesar 92 milyar rupiah selama 2017-2018. (belum termasuk APBD 2019)

Oleh karena itu, kami Rakyat Anti Korupsi Kepulauan Tanimbar menyatakan sikap: 1. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan memeriksa Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon terkait berbagai kasus korupsinya itu dan jika terbukti maka Petrus Fatlolon harus dijebloskan ke dalam penjara sesuai perbuatannya agar masyarakat terbebas dari kemiskinan akibat korupsi pejabat daerah. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi 3 x 24 Jam menindaklanjuti pernyataan sikap kami, demi mencegah kehancuran sistemik pada APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar tahun Anggaran 2020

Mendukung Hukuman Mati terhadap Koruptor karena KORUPSI merupakan kejahatan kemanusiaan dan menghancurkan Negara ,tegas Rully Aresyaman, korlap RAKYAT ANTI KORUPSI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR. (RED)

MENGENANG PERTEMPURAN LAUT ARAFURU, KOARMADA I GELAR NONTON BARENG

MENGENANG PERTEMPURAN LAUT ARAFURU, KOARMADA I GELAR NONTON BARENG

Dalam rangka mengenang pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962, Koarmada I menggelar acara nonton bareng film dokumenter “A Brave Gentleman” di GOR O.B. Syaaf Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari No. 67 Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Acara nonton bareng tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera  Tahun 2020 dilaksanakan secara serentak oleh seluruh satuan TNI Angkatan Laut baik didalam maupun yang sedang bertugas di luar negeri.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Inspektorat Koarmada I Kolonel Laut (T) A.R. Agus Santoso, S.T., K., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama yaitu pertama sebagai salah satu bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan Pertempuran Laut Arafuru dan pertempuran laut lainnya yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan kedua adalah adalah mewariskan nilai-nilai luhur para pahlawan pertempuran laut kepada generasi penerus untuk dapat diaktualisasikan dalam tugas-tugas kekinian.

Pertempuran Laut Arafuru telah tercatat sebagai pertempuran laut paling heroik dalam sejarah Indonesia dimana tiga kapal cepat ALRI jenis motor torpedo boat yaitu RI Harimau, RI Matjan Tutul, dan RI Matjan Kumbang yang tergabung dalam satuan tugas chusus-9 dengan misi mengemban tugas infiltrasi mendaratkan pasukan Angkatan Darat di Timur Kaimana sebagai langkah awal perjuangan Trikora harus berjibaku melawan tiga kapal kombatan dan satu pesawat udara kerajaan Belanda.

Ditengah situasi genting dengan kekuatan yang tidak seimbang, Komodor Yos Sudarso yang berada di RI Matjan Tutul mengambil alih komando kapal dengan melakukan manuver menyongsong gerak maju tiga kapal kombatan Belanda sehingga serangan kapal musuh tertuju pada RI Matjan Tutul yang akhirnya menyebabkan RI Matjan Tutul tenggelam secara Gentle And Brave bersama Komodor Yos Sudarso yang gugur sebagai kusuma bangsa.

Pengorbanan pahlawan samudera itu justru mengobarkan sentimen nasional untuk segera mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi dan berhasil diwujudkan pada tanggal 1 Mei 1963.

PERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA, LANAL BANTEN TABUR BUNGA DI PERAIRAN SELAT SUNDA

PERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA, LANAL BANTEN TABUR BUNGA DI PERAIRAN SELAT SUNDA

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Golkariansyah, S.E., M.Tr. Hanla memimpin jalannya upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2020 di Perairan Selat Sunda dengan menggunakan Unsur KAL Tamposo I-3-34, Rabu (15/1/2020).

Dalam amanat Kepala Staf TNI AL yang dibacakan oleh Danlanal Banten mengatakan Pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962 merupakan peristiwa Heroik dalam sejarah Angkatan Laut yang ditunjukkan pelaut-pelaut dibawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso.

Sebagai prajurit laut, beliau menunjukan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sifat rela berkorban dan ihklas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditujukan dalam peristiwa tersebut.

Selain Prajurit dan PNS Lanal Banten, kegiatan juga diikuti oleh perwakilan Saka Bahari Kwarda Banten dan Siswa SMKN 4 Kota Cilegon dengan didukung oleh unsur KAL Tamposo I-3-34, Patkamla Pulau Sangiang I-3-57, Patkamla Panaitan dan Patkamla Badak.

FKKS Jaktim Tingkatkan Sinergitas Antara Kepala Sekolah Dengan Komite Sekolah


FKKS Jaktim Tingkatkan Sinergitas Antara Kepala Sekolah Dengan Komite Sekolah

Bertempat di Aula Gedung C Kantor Walikota Jakarta Timur, jalan Dr Sumarno Pulogebang Cakung Jakarta Timur, Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Kota Administrasi Jakarta Timur, bekerjasama dengan Sudin Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Kota Administrasi Jakarta Timur, serta BNN Kota Jaktim, Badan Kesbangpol Jaktim dan mitra sponsor, seperti Bank DKI, Telkom Jakarta Timur, KPA Jaktim, Kwarcab Gerakan Pramuka Jaktim, Poet-poet J-Skirt, CV Solusi Artha Utama, Gandhys Music, CV Semesta Esa Laksana, Klinik Berkat Agung, Dapur Mamaca, Sahid Tour Umroh dan Haji, PT Citra Asri Yalasindo Authorized Money Changer, Islamic Medical Service, Terminal Haji Tour & Travel, Indigo Creation, PT Indigo Mandiri Sejahtera, PT Griya Ilmu Mandiri Sejahtera, Jamkrindo serta mitra FKKS Jakarta Timur yang lain, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, dalam upaya mencetak Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas, Trampil, Beraklak Mulia, Berkarakter Kebangsaan.


Dalam acara Seminar Sinkronisasi Komite dan Sekolah, dengan tema "Upaya Meningkatkan Prestasi dan Membina Karakter Peserta Didik di Sekolah" telah digelar dari 11 Desember 2019, 7 Januari 2020 dan 9 Januari 2020, beberapa pembicara/nara sumber dihadirkan dalam mengupas kebijakan pemerintah akan peran Komite Sekolah untuk bersama-sama pengelola sekolah dalam memajukan pendidikan di Jakarta, khususnya Jakarta Timur, diantaranya, Kasudin Pendidikan Jakarta Timur, Wilayah 2, Drs H Gunas Mahdianto. M.Si, Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Ade Yulia Narun, Ketua FKKS Jakarta Timur, Kesbangpol, Dr Supardiyo, M.Pd Drs H Masdi Supriatik, Pemerhati Pendidikan yang juga mantan Ketua Dewan Pendidikan Jakarta Timur, Jafar Mahu, SE,MM, Wakil Ketua FKKS Jaktim, Ir. A. Agung B Karang.


Dalam Sesion Ke 3, pada 9 Januari 2020, Pembicara Utama Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Ade Yulia Narun, menegaskan, bahwa selama ini dalam pengelolaan kegiatan pendidikan di sekolah terkadang tidak sejalan, antara Pengelola Pendidikan dengan Komite Sekolah, bahkan terkadang menimbulkan masalah yang diakibatkan ketidaksinkronan antara Sekolah dengan Komite, walaupun sudah banyak Komite yang berjalan dengan baik dan luar biasa, masalah bisa timbul karena kurang Sinkronisasi antara Komite dengan Sekolah, untuk itu saya berharap Kepala Sekolah bisa memahami tugasnya dengan merujuk pada aturan yang sudah ditentukan.


Selaku Kasudin Pendidikan di Jakarta Timur, mengapresiasi atas kinerja Forum Komunikasi Komite Sekolah yang turut membantu meningkatkan kualitas pendidikan serta pengawasan jalannya proses pembelajaran di Jakarta Timur ini, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, nomor 75 tahun 2016, ungkapnya.


Sementara Ketua FKKS Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H Masdi Supriatik disela Seminar Sinkronisasi tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa Seminar Sinkronisasi Komite dan Sekolah ini, merupakan upaya dalam meningkatkan prestasi dan membina karakter peserta didik di sekolah, Serta dengan Seminar ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi sesama pengurus Komite Sekolah dan Kepala Sekolah di Jakarta Timur, pintanya..

STP Trisakti, Mahasiswa dan Alumni Bantu Korban Banjir Bintaro

STP Trisakti, Mahasiswa dan Alumni Bantu Korban Banjir Bintaro

Banjir Jakarta juga menenggelamkan sebagian wilayah di RW 12 dan RW.04 Kelurahan Bintaro, sekitar 1.200 orang harus mengungsi dan saat ini ditampung di 2 lokasi, yaitu Madrasah Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti).

Ketua RW.012 Kelurahan Bintaro, Samsul Ridwan pada wartawan menjelaskan, bahwa bencana banjir ini melanda RW.12 pada pagi hari tgl 1 Januari 2020 pukul 5.00 WIB, dimana air datang tiba-tiba yang disebabkan tanggul kali pesanggrahan di RW.12 Jebol 20 meter, air meluap dengan cepat hingga ketinggian 4 meter, karena sudah menjelang pagi sehingga warga sudah bangun dan cepat-cepat menyelamatkan diri, mesti tidak sempat menyelamatkan barang-barang.


Syamsul juga menegaskan bahwa ini banjir terbesar diantara banjir sebelumnya, demikian juga korban harta benda juga cukup besar karena barang-barang elektronik tak terselamatkan, namun kita bersyukur tidak ada korban jiwa, mereka ditampung di Madrasah dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.

Sebagai ketua RW, Syamsul Ridwan juga mengaku sangat berterimakasih pada STP Trisakti yang selalu peduli dengan lingkungan dimana komunikasi civitas STP Trisakti dengan Wilayah RT/RW terjalin baik, sehingga saat banjir pihak kampus langsung membuka pintu bagi korban banjir, dan saat ini ibu-ibu dan anak-anak untuk sementara bisa ditampung di Aula STP Trisakti, tegas Ketua RW.12 Bintaro ini.


Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM saat menyambangi para korban juga sempat berdialog dengan ibu-ibu korban banjir serta menanyakan langsung kebutuhan yang masih kurang, dan dengan permintaan perlengkapan bayi seperti Bedak Bayi, Sabun Bayi, minyak bayi serta perlengkapan anak, langsung memerintahkan staf kampus untuk segera memenuhi kebutuhan yang masih kurang.

Wati Ibu dengan 3 anak yang masih kecil saat ditemui wartawan mengaku mengucapkan terimakasih, bisa ditampung Kampus STP Trisakti ini, seluruh kebutuhan termasuk makanan bayi, Susu maupun perlengkapan bayi sudah disediakan, baik dari kampus serta dari posko banjir, ungkapnya.



Hal yang sama juga diungkapkan Haryanti, pengungsi warga RT.03 RW.04 Bintaro ini juga mengaku bersyukur bisa ditampung di STP Trisakti ini, karena seluruh kebutuhan yang diperlukan semua dipenuhi dan fasilitas lain juga disediakan termasuk kebutuhan anak, hingga tim medis, dan berharap tanggul segera diperbaiki sehingga tidak banjir lagi, harapnya.

Saat ditemui wartawan, Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM menjelaskan, bahwa hingga hari ini ada 185 orang ditampung di Aula STP Trisakti, kita juga memperhatikan makanan maupun kebutuhan mereka, STP Trisakti, Mahasiswa maupun Alumni juga banyak yang menyerahkan bantuan ke Posko di ruang bawah STP Trisakti, kita memang harus saling tolong-menolong, semoga banjir ini membawa hikmah buat kita semua, banjir Sungai Pesanggrahan dan kita tampung juga pernah terjadi pada tahun 2002, 2007 dan hari ini masuk tahun 2020, kami bersyukur dengan keberadaan STP Trisakti bisa membantu masyarakat sekitar kampus yang memerlukan bantuan, dari kami berharap mudah-mudahan hal ini segera berlalu, dan tidak  sampai berkepanjangan, harapnya.

Terlihat juga bantuan dari Alumni STP Trisakti, Muhammad Rizki, Owner Ayam Geprek Bensu, dengan membawakan 200 bungkus Ayam Benzu, diakuinya ini merupakan CSR dari Ayam Geprek Benzu untuk berbagi, dan ini khusus dari otlet Kebayoran Lama, demikian juga otlek lain juga turut mengirimkan bantuan sebagaimana himbauan pemilik Ayam Geprek Benzu, saudara Ruben, karena ini almamater saya, maka saya hadir di sini, tegasnya. (Pry)

TEGUK MINUMAN UNTUK PARA MILLENIALS

TEGUK MINUMAN UNTUK PARA MILLENIALS

Belakangan ini di Jabodetabek khususnya dijakarta makin banyak tempat minuman kekinian yang sedang hits yang menyajikan Minuman enak tapi juga harga Murah.

Beberapa waktu lalu, Saya selalau perhatikan gerai minuman Teguk yang selalu Antri. Nah, kemaren kebetulan aku seharian belum ngopi, rasanya ada yang kurang akhirnya aku search tempat ngopi terdekat. Sebenernya di deket kantor aku ada beberapa tempat ngopi enak, seperti starbucks, excelso dan Max coffe, tapi biasanya harga yang mereka tawarkan agak relative mahal. Akhirnya aku mutusin buat pergi ke Gerai Minuman Teguk
Ini pertama kalinya aku dateng langsung ke gerainya, tapi sebelumnya aku udah pernah nyobain kopi ini dengan order by Ojek Online. Karena penasaran sama tempatnya aku pun langsung kesana. Lokasi kedainya ada di Jalan Raya Batu Ampar Jakarta Timur. Sebenernya lokasinya cukup strategis tapi memang bukan di jalanan besar pada umumnya, Kelihatran sekali banyak warga sekitar yang mengantri untuk membeli minuman Teguk ini.



Hampir mirip dengan minuman pada umumnya, Kelihatan tempat duduk seadanya tanpa ada meja-meja cafĂ© pada umumnya.ini tempatnya juga relative kecil untuk sebuah gerai, minimalis tapi cukup  nyaman untuk menganti. Tapi karena aku kemaren dateng pas jam kerja jadinya tempat ini cukup rame oleh pengunjung yang didominasi oleh warga sekitar yang hilir mudik silih bergantian. Disini hanya ada beberapa meja dan kursi. Interiornya cukup minimalis dengan warna ruangan yang khas hitam putih dan Abu2. Dilengkapi dengan kipas angin sehingga ruangannya lumayan tidak terlalu panas ditambah  ada musiknya. Menurut aku sih cenderung lebih rame daripada minuman-minuman sejenisnya, padahal lokasinya sama-sama berdekatan.

Sebenernya aku pengen cobain menu BOBA nya, tapi karena lagi kosong akhirnya aku beralih ke menu favorit aku yaitu Es Kopi Susu Brown Sugar ets tapi Untuk Penamaan disini ada yang berbeda mereka coba membuat nama yang mendekatkan kepada kaum millennials yaitu Kopi Semanis kamu, sehingga pada ssat pesan pun sang kasir sering senyum, Sungguh marketing yang baik.Harganya juga cukup terjangkau dengan kocek ku yaitu Rp 10.000 aja per cup nya.

Es Kopi Susu Brown Sugar ini atau Kopi Semanis kamu terdiri dari Cold Brew, Susu Fresh Milk dan Gula Aren. Awalnya aku agak sangsi saat pertama kali nyobain, tapi ternyata rasanya enak banget dan aku ketagihan. Kopi dan gula aren kayaknya bisa melebur sempurna dilidah. Rasa pahitnya ada tapi rasa manisnya juga ngga terlalu mendominasi. Pokoknya sempurna banget guys, aku sampe ngga bisa jelasin lagi pake kata-kata. Kalian harus cobain langsung!

Aku merekomendasikan kalian buat cobain langsung kopi Semanis Kamu  ini. Kopinya cocok banget buat kalian para penikmat kopi ataupun kalian yang pemula dalam ngopi. Selamat mencoba ya!

BPDPKS Dukung Industri Sawit Indonesia Lebih Berkelanjutan

BPDPKS Dukung Industri Sawit Indonesia Lebih Berkelanjutan

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memberi dukungan untuk industri sawit Indonesia lebih berkelanjutan. Badan Layanan Umum (BLU) di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini mempaparkan hal itu dalam konferensi pers akhir tahun 2019 di Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.

Narasumber dalam acara tersebut antara lain Direktur Utama BPDPKS Dono Boestami, Direktur Keuangan, Umum, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko Catur Aryanto Widodo, Direktur Penghimpunan Dana Sunari, Direktur Penyaluran Dana Edi Wibowo, Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana Kabul Wijayanto,  dan Plt Direktur Kemitraan Muhammad Ferian.

Dono Boestami mengatakan, sejak dibentuk pada pertengahaan 2015 hingga saat ini, BPDPKS telah berhasil melakukan dukungan dana pada berbagai program Pemerintah, antara lain untuk penyaluran dana dukungan program biodiesel. Penyaluran dukungan dana biodiesel ini selain dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia kepada impor minyak solar dan minyak mentah, juga merupakan instrumen kebijakan Pemerintah untuk menciptakan stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) di dalam negeri.

“Dengan kemampuan menyerap kelebihan CPO di pasar domestik, program biodiesel telah mendorong keseimbangan pasar menuju tingkat harga yang lebih baik dibandingkan periode sebelum BPDPKS didirikan. Sejak 2015 sampai saat ini, program biodiesel telah mempertahankan tingkat harga CPO rata-rata di atas USD550/ton,” paparnya.

BPDPKS juga aktif dalam dukungan dana guna persiapan program B30 di awal 2020, antara lain melalui dukungan dana untuk keperluan uji coba mesin dan bahan bakar biodiesel termasuk sosialisasi program biodiesel kepada masyarakat.
Program yang tidak kalah penting dalam mempertahankan komoditas utama di Indonesia ini adalah program peremajaan sawit rakyat untuk meningkatkan produktivitas kebun swadaya, dan memenuhi permintaan minyak nabati dunia yang diproyeksikan akan terus meningkat.

“Untuk menyukseskan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), BPDPKS turut memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan dana sebanyak Rp25 juta per hektare per petani. Sampai dengan bulan November 2019 telah tersalur dana PSR sebesar Rp2,4 Triliun dengan luasan lahan sebesar 98.869 Ha dan melibatkan 43.881 pekebun yang tersebar di 21 Propinsi dan 106 Kabupaten di Indonesia,” paparnya.

Pencapaian tersebut meningkat drastis pada 2019, yaitu peningkatan penyaluran dana sebesar 622% dibandingkan 2018. Hal itu disebabkan adanya penyempurnaan pada proses bisnis dukungan dana peremajaan, antara lain penyederhanaan proses yang semula terdiri dari 14 persyaratan saat ini disimplifikasi menjadi 8 persyaratan. Selain itu, untuk memberi akses yang lebih luas kepada para petani yang membutuhkan dana peremajaan, sejak pertengahan 2019 telah diluncurkan program Aplikasi Peremajaan Sawit Rakyat On-line (PSR On-line).

Peran BPDPKS dalam mendukung kemajuan industri sawit nasional juga turut diberikan pada sektor penelitian dan pengembangan.  Penelitian dan pengembangan berperan sangat besar dalam memastikan industri sawit Indonesia terus berinovasi dan berkreasi untuk mengimbangi peningkatan permintaan dan tuntutan industri yang berkelanjutan dari pasar dunia. “Pada 2019 telah tersalurkan dana untuk penelitian dan pengembangan sebesar Rp98,4 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan 2018 yang realisasi penyalurannya mencapai Rp48,9 miliar,” jelasnya.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor sawit juga terus dilakukan baik terhadap petani maupun kepada putra dan putri petani sawit. “BDPKS turut mendukung pengembangan SDM sawit dengan memberikan pelatihan maupun penyediaan bea siswa bagi putra putri petani sawit. Untuk tahun 2019, jumlah dana pengembangan SDM yang telah disalurkan mencapai Rp30,8 miliar, meningkat dari realisasi tahun 2018 sebesar Rp16,2 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, untuk penyaluran dana promosi, hingga November 2019, BPDPKS telah menggunakan dana sebesar Rp37,7 miliar yang digunakan antara lain untuk mendukung upaya Pemerintah RI untuk menghadapi diskriminasi Eropa terhadap sawit dan produk turunannya. Jumlah ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2018 yang realisasinya mencapai Rp30,3 miliar.
Rencana ke Depan

Dono menjelaskan, upaya stabilisasi harga melalui program penggunaan biodiesel yang mulai Januari 2020 akan ditingkatkan dari semula campuran 20% biodiesel pada setiap liter bahan bakar solar (B20) menjadi B30. Selain itu, BPDPKS menyediakan dukungan dana bagi pengembangan industri bahan bakar berbasis sawit.

“Dengan program ini, diharapkan Indonesia akan mampu menghasilkan minyak mentah dari sumber daya nabati sawit yang berasal dari dalam negeri dan mengurangi ketergantungan akan impor minyak mentah dari luar negeri,” katanya.

Program peremajaan akan diarahkan untuk meremajakan pohon sawit untuk 500 ribu hektare selama 3 tahun ke depan. Untuk ini, tengah dipersiapkan perbaikan pada prosedur dan tata kerja program peremajaan termasuk alternatif untuk menggunakan pihak surveyor untuk melakukan verifikasi petani dan lahan yang akan didanai dengan dana peremajaan BPDPKS. Upaya ini akan didukung dengan konsolidasi data lahan dan produksi sawit, pendataan petani sawit rakyat, perbaikan tata kelola pasokan dari petani ke pabrik kelapa sawit dan perbaikan infrastruktur logistik serta penyediaan akses yang lebih luas kepada petani swadaya atas informasi yang penting untuk meningkatkan daya tawar petani swadaya dalam penjualan TBS dan hasil sawit lainnya.

Dalam bidang penelitian dan pengembangan, BPDPKS mendorong riset yang tepat guna dan dapat diaplikasikan oleh masyarakat khususnya petani sawit. Riset-riset tersebut akan diarahkan untuk mempercepat proses hilirisasi produk sawit. “Dengan riset-riset seperti ini, maka petani sawit dan industri sawit dapat meningkatkan nilai jual TBS produksi sawit yang selama ini hanya bersumber dari hasil CPO menjadi produk-produk turunan lainnya yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Program ini juga memprioritaskan pengembangan pasar domestik untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasar global,” katanya.

Pengembangan SDM petani terus dilanjutkan untuk menciptakan petani dan pelaku industri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan produktivitas industri sawit baik di sektor hulu maupun hilir.
Untuk promosi, BPDPKS berkomitmen menyediakan dukungan dana untuk memperluas pasar ekspor antara lain di negara China, India dan Pakistan. Pada pasar domestik, BPDPKS akan mendukung upaya untuk mengenalkan penggunaan sawit pada bidang kesehatan seperti penggunaan minyak goreng kemasan dan minyak sawit untuk pencegahan stunting.

BPDPKS adalah Badan Layanan Umum (BLU) yang memiliki visi menjadi badan pengelola dana yang terpercaya dalam pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Misi BPDPKS menjalankan kebijakan Pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui penghimpunan, pengembangan , dan penyaluran dana sawit yang terpadu dan tepat guna, secara profesional dan akuntabel, untuk kepentingan: Pengembangan Sumber Daya Manusia; Penelitian dan Pengembangan; Promosi; Peremajaan; Sarana dan Prasarana; Pemenuhan Kebutuhan Pangan; Hilirisasi Industri Perkebunan Kelapa Sawit; Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati.

Dengan visi dan misi tersebut, BPDPKS instrumen Pemerintah yang dibentuk mengelola dana sawit untuk Program Pemerintah yang menjadi tugas berbagai Kementerian/Lembaga yang memiliki tugas dan tanggung jawab mengenai pengembangan industri sawit.

Karenanya, keberhasilan dukungan pendanaan yang dilakukan BPDPKS tidaklah tertumpu seluruhnya pada BPDPKS, tetapi juga tergantung pada kualitas program yang diajukan Kementerian/Lembaga tersebut.

Persidangan Kasus Gugatan Pelanggaran/Penggunaan Hak Cipta Logo KSBSI Kembali Digelar

Persidangan Kasus Gugatan Pelanggaran/Penggunaan Hak Cipta Logo KSBSI Kembali Digelar

Bertempat di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Persidangan Kasus Gugatan Pelanggaran/Penggunaan dan Ganti Rugi Hak Cipta Logo KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia) Perkara No. 47/Pdt.Sus-HakCipta/2019/PN.Niaga Jkt.Pst pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dengan PENGGUGAT: Tn. Prof. Dr. Muchtar Pakpahan Pendiri/ Ketua Umum (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) serta PARA TERGUGAT 1. DEN KSBSI Dewan Eksekutif Nasional - Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), 2. Tn. Mudhofir, SH. 3. Ny. Elly Rositas Silaban, menghadirkan Saksi Ahli Dr. Suyud Margono, SH., MHum., FCIArb. Akademisi/Dosen Bidang Kekayaan Intelektual yang juga Wakil Ketua (Asosiasi Konsultan HKI Indonesia (AKHKI)) serta Sekretaris Jenderal (Badan Arbitrase - Mediasi Hak Kekayaan Intelektual (BAMHKI).

Pada wartawan Dr. Suyud Margono, SH., MHum., FCIArb. Menegaskan, bahwa Kami sebagai Saksi Ahli Hak Kekayaan Intelektual (HKI) khususnya perkara Pelanggaran/Penggunaan dan Ganti Rugi Hak Cipta Logo KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia) Perkara No. 47/Pdt.Sus-HakCipta/2019/PN.Niaga Jkt.Pst pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, selasa tanggal 26 November 2019, bersama ini memberikan penjelasan dan klarifikasi terhadap Suatu Perkara HKI (Hak Cipta) untuk Gugatan Kepemilikan atas Logo KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia).

Dimana dalam persidangan telah hadir, Para Pihak Penggugat diwakili oleh Kuasa Penggugat (LBH Serikat Buruh Sejahtera Indonesia/ SBSI) dan Tergugat 1 dan Tergugat 2, dan Tergugat 3 juga dihadiri oleh Kuasa Tergugat (Tim Advokasi dari LBH Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia/ KSBSI), maka bersama ini menyampaikan bahwa sebagai Saksi Ahli pada sidang pada Selasa, tanggal 26 November 2019 dimuka Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, dengan uraian bahwa, kami sampaikan sekaligus mengklarifikasi sehubungan dengan informasi yang beredar di khalayak ramai perihal permasalahan yang muncul terkait penggunaan Logo KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia) yang selama ini dipublikasikan dimasyarakat oleh Dewan Eksekutif Nasional (DEN) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) (Tergugat 1) yang secara tanpa hak telah menggunakan Logo yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan Logo SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) milik Pihak lain. (Penggugat) yang belakangan diketahui dengan etikad tidak baik diguakan/ dipublikasikan oleh Tn. Mudhofir, SH. (Tergugat 2) bersama-sama dengan Ny. Elly Rositas Silaban (Tergugat 3).

Bahwa, dasar gugatan yang diajukan Penggugat ini karena alasan hukum berdasarkan putusan Pengadilan Niaga No. 01/Pdt. Sus/HakCipta/2013/PN.Niaga.Jkt. Pst juncto Putusan Kasasi Mahkamah Agug RI No. 444 K/Pdt.Sus.HKI/2013 juncto Putusan Peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung RI No. 24/PK/Pdt.Sus/2015, oleh karena itu Penggugat dapat

mendalilkan sebagai Pemegang Hak Cipta atas nama SBSI yang merupakan singkatan dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia dan Logo SBSI.

selanjutnya sebagai Ahli kami mengamati, membanding dari masing-masing ciri/ karakter logo dengan pendapat/ kesimpulan singkat, sebagai berikut :

Logo PENGGUGAT
"Logo SBSI"
Logo PARA TERGUGAT
"Logo KSBSI"

Uraian:
Gambar lingkaran berbentuk rantai dan roda mesin, berwarna hitam
Gambar timbangan sebagai latar Gambar padi dan kapas, berwarna biru
Gamar Pita warna merah, dengan tulisan
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia berwarna putih, terletak dibawah logo


Kesimpulan:
(tidak identik, tidak memiliki kemiripan (similaritas)

Uraian:
Gambar berwarna hitam, merah, biru setengah
melingkar seperti huruf C didalam nya terdapat
tulisan huruf besar KSBSI berwarna biru.
Dibawah Tulisan KSBSI terdapat tulisan
Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia
berwarna merah
terletak dibawah tulisan/singkatan KSBSI

Kesimpulan:
(tidak identik, tidak memiliki kemiripan (similaritas)

Dalam persidangan diperdebatkan tentang pemberlakukan Hak Eksklusif terhadap suatu ciptaan sebagaimana Pasal 1 butir 1 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, sehingga menjadi tolak ukur untuk menilai apakah suatu ciptaan memenuhi kriteria untuk memperoleh perlindungan hak cipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata, hal mana sesuai Ketentuan Pasal 2 Persetujuan TRIPs (Trade Related aspect Intellectual Property rights Agreement) Konsepsi yang mendasar hak cipta adalah bahwa hak cipta tidak melindungi ide-ide, informasi atau fakta-fakta, tetapi lebih melindungi bentuk dari pengungkapan ide-ide, informasi atau fakta-fakta tersebut. Hal mana juga diatur ditentukan oleh negara-negara anggota WIPO (World IP Organization). Dan ditentukan juga berdasarkan ketentuan pasal 40 ayat (3) UU No. 28 Tahun 2014, ditentukan "Pelindungan Hak Cipta termasuk untuk pelindungan terhadap Ciptaan yang tidak atau belum dilakukan Pengumuman tetapi sudah diwujudkan dalam bentuk nyata yang memungkinkan Penggandaan Ciptaan tersebut".

Terkait dengan suatu ide/ pemikiran berdasarkan pengetahuan dari berbagai macam sumber yang dimiliki Pencipta dan telah diwujudkan (expression of ideas) secara tertulis, itu juga merupakan Ciptaan, suatu Logo yang sudah dianggap selesai serta telah diwujudkan dalam suatu hal yang nyata dan khas juga dilindungi sebagai Ciptaan dalam sistem Hukum Hak Cipta, karena untuk mewujudkan (real expression) suatu ide-ide/ gagasan dalam bentuk wujud Ciptaan diperlukan inspirasi, kemampuan, pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian sebagaimana ditentukan Pasal 1 butir 3 UU No. 28 Tahun 2014 (UU Hak Cipta).

Bahwa, adanya Gugatan suatu perkara tentang kepemilikan Ciptaan Logo, namun dalam perkara merupakan lanjutan Putusan Mahkamah Agung Nomor 378 K/Pdt.Sus-HKI/2015, maka sengketa yang digugat Penggugat sekarang adalah sama dengan sengketa yang termaktub dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 378 K/Pdt.Sus-HKI/2015, sedangkan

Putusan Mahkamah Agung Nomor 378 K/Pdt.Sus-HKI/2015 yang didalilkan Penggugat tersebut sampai dengan sekarang ini masih dalam proses upaya hukum Peninjauan Kembali Ke-2 di Mahkamah Agung, karenanya gugatan yang diajukan Penggugat sekarang (perkara aquo) masih tergantung (aanhangig) atau masih berlangsung.

Bahwa, berdasarkan fakta-fakta hukum diatas, menurut ketentuan Pasal 65 UU No. 28 Tahun

2014 tentang Hak Cipta yang dikutip sebagai berikut : Pasal 65 Pencatatan Ciptaan tidak dapat dilakukan terhadap seni /ukis yang berupa logo atau tanda pembeda yang digunakan sebagai merek dalam perdagangan barang/jasa atau digunakan sebagai lambang organisasi, badan usaha, atau badan hukum.

Dari ketentuan pasal tersebut diatas, jelas logo bukan termasuk ciptaan yang harus dilindungi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 UU No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.

Berdasarkan Penjelasan Pasal 4 UU Hak Cipta, hak eksklusif adalah hak yang hanya diperuntukkan bagi Pencipta, sehingga tidak ada pihak lain yang dapat memanfaatkan hak tersebut tanpa izin Pencipta. Pemegang Hak Cipta yang bukan Pencipta hanya memiliki sebagian dari hak eksklusif berupa hak ekonomi, terkait persangkaan pelanggaran Hak cipta, di dalam Hak cipta terdapat 2 (dua) Hak yang mendukungnya, yakni: hak ekonomi (economic rights) dan hak moral (moral rights). Pada umumnya, dalam perkara Pelanggaran Hak Cipta adalah terjadinya pelanggaran Hak Ekonomi dan/ atau hak Moral dari Pencipta, sehingga bentuk ganti rugi yang diminta oleh Pencipta/ Pemegang Hak (copyrights holders) terhadap adanya pelanggaran Hak Cipta adalah tuntutan ganti kerugian atas hak ekonomi berupa ganti

rugi materiil, sedangkan untuk pelanggaran Hak cipta berupa hak moral berupa ganti rugi secara immateriil.

Bahwa, Penggugat sebagai pemilik hak eksklusif telah menderita kerugian materiil maupun immaterial atas tindakan mengumumkan dan menggunakan Ciptaan, namun gugatan Penggugat menggabungkan objek sengketa antara gugatan Perbuatan Melawan Hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1365 KUHPerdata dengan gugatan Hak Cipta sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang menurut hukum acara tidak dapat digabungkan. Selain itu dalil gugatan mendasarkan gugatan pada gugatan perbuatan melawan hukum (PMH), sedangkan dalil yang lainnya gugatan mendasarkan pada gugatan hak cipta (royalti).

Bahwa, mengenai penggabungan objek sengketa dengan cara mencampuradukan gugatan dengan dasar hukum perihal perbuatan melawan hukum (PMH) dan Hak Cipta (Hak Royalti), sehingga mengakibatkan gugatan menjadi kabur, tidak jelas, karena objek sengketa yang digabungkan padahal fakta hukumnya dketahui saling berlainan dan berdiri sendiri.

Bahwa, disamping itu dalam dalil gugatan mengkualifikasikan perbuatan pencemaran atas hasil karya dan nama baik secara berulang-ulang mengajukan gugatan terkait logo, oleh karenanya ketidakjelasan mengenai gugatan tersebut, seharusnya gugatan dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard) berdasarkan putusan Pengadilan, namun sebagaimana amanat ketentuan Pasal 95 UU Hak Cipta, penyelesaian kasus ini seharusnya dapat mempertimbangkan penyelesaian sengketa alternatif (mediasi/ konsiliasi) sehingga terjadi kesepakatan/ perdamaian, paparnya. (Red)

Darah Kebangsaan Ngalir dari Ponpes Uniq Malang Hingga Taman Sekartaji Kediri

Darah Kebangsaan Ngalir dari Ponpes Uniq Malang Hingga Taman Sekartaji Kediri


Kediri, 18 Desember 2019.---   Sesuai dengan nama dari Pondok Pesantren (Ponpes) yang dipimpinnya yang  bernama Ponpes Uniq,
tak sedikit pula kalangan yang terkagum dengan munculnya sosok   Pengasuh Ponpes Uniq  KH. M. Abdul Ghufron Al Banteni. Pasalnya, penguasa banyak bahasa  (termasuk diantaranya bahasa Ajam (non Arab), bahasa Suryani, bahasa Ibrani, bahasa qolbu/hati, bahasa semut, bahasa seluruh burung, dan bahasa binatang buas) ini memiliki keunikan dalam melakukan syiar agama  maupun dalam menyalurkan niatnya untuk turut membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat Indonesia kususnya bagi kawula muda Indonesia.


Hari demi hari dilalui bersama ratusan santri yang tersebar di beberapa daerah karena memang Abah Ghufron, begitu panggilan akrabnya, tak hanya mengurus satu ponpes saja, tetapi ia telah  memiliki ponpes yang cukup banyak dan  tersebar di beberapa daerah, antara lain di Malang, Surabaya, Lamongan, Demak, Semarang, Indramayu, Jakarta, Bogor, Banten, Lembang, Bandung,  Lampung, dan Lomando  Kalimantan Tengah, yang seluruh santrinya tak ada satupun yang diwajibkan membayar. Seluruhnya ia gratiskan. Kini, dirinya telah menggodok sejumlah santrinya untuk segera mempersiapkan diri dalam rangka membuka Ponpes  baru di Kediri, Jawa Timur.


Dalam kesehariannya, para santri tak hanya didulang ilmu keagamaan saja, namun juga selalu disuntikkan nilai-nilai kebangsaan.

Meski tetap mengenakan sarung sebagaimana khas ponpes, para  santri tetap dituntut untuk melakukan upacara bendera.

Lebih unik lagi, Kiyai yang pernah dikubur hidup-hidup selama 40 hari ini ternyata telah berhasil banyak menciptakan lagu-lagu kebangsaan Indonesia. "Iya, saya memang sangat cinta NKRI, sehingga para santri saya juga harus lebih mencintai NKRI di manapun berada dan  sepanjang masa", kata Abah Ghufron di sela-sela  obrolannya.

Adalah Aini Record, salah satu event organizer di Jawa Timur yang cepat tanggap dengan informasi yang diterimanya, sehingga beberapa album telah digarapnya dengan apik. Bahkan Aini Record telah mempersiapkan acara launching sejumlah lagu-lagu kebangsaan itu yang dikemas dalam satu  acara yang akan berlangsung di Taman Tiryoyoso, Kediri, Sabtu, 21 Desember  mendatang yang rencana  akan dihadiri Bupati, Wali Kota, serta para pejabat lainnya di jajaran Pemerintah Daerah  Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Pada acara tersebut Abah Ghufron akan didaulat untuk melantunkan tiga dari belasan judul lagu ciptaannya, yakni lagu Bung Tomo, Penggerak Nusantara, dan Indonesiaku.
Diberdayakan oleh Blogger.